Bobby menegaskan pengendalian inflasi dan pemerataan pembangunan merupakan bagian dari upaya memaknai 81 tahun Kemerdekaan Republik Indonesia.
17 Agustus 2026 | 17.59 WIB
Mengapa Tempo bisa dipercayaINFO TEMPO – Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution mengikuti Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih dalam rangka Peringatan Hari Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia di Lapangan Astaka, Jalan Willem Iskandar, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deliserdang, Senin, 17 Agustus 2026.
Usai upacara, Bobby menegaskan pengendalian inflasi dan pemerataan pembangunan menjadi bagian dari upaya memaknai 81 tahun Kemerdekaan Republik Indonesia. Hal itu dilakukan dengan menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok sekaligus mempercepat pembangunan di wilayah yang masih membutuhkan perhatian lebih, khususnya Kepulauan Nias.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Terkait harga bahan pokok yang memengaruhi inflasi, Bobby menegaskan bahwa pengendalian harga pangan, khususnya beras, menjadi perhatian pemerintah agar masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau.
Bobby juga menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk mempercepat pembangunan di Kepulauan Nias. Momentum Hari Kemerdekaan, menurutnya, menjadi pengingat bahwa wilayah yang masuk kategori Terluar, Terdepan, dan Tertinggal (3T) harus terus didorong menuju kemajuan yang lebih merata.
"Terkait inflasi kita berupaya agar bagaimana harga bahan terutama kebutuhan pokok di semua daerah itu sama. Khususnya di Kepulauan Nias, kita akan membangun gudang pangan di sana. Tujuannya, supaya harga di sana dan di Pulau Sumatera, sama," ujar Bobby.
Menurutnya, pembangunan gudang pangan di Kepulauan Nias merupakan bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan sekaligus menekan disparitas harga kebutuhan pokok antara wilayah kepulauan dan daratan Sumatera. "Sebagaimana arahan Presiden RI, Bapak Prabowo Subianto untuk memastikan ketahanan pangan di seluruh daerah. Karenanya kita ingin hadirkan itu di sana," katanya.
Dalam rangkaian upacara tersebut, Bobby juga menyematkan tanda kehormatan Satyalencana kepada sejumlah aparatur sipil negara (ASN) yang telah mengabdi selama 20 hingga 30 tahun. Selain itu, diserahkan pula remisi dan pengurangan masa pidana kepada narapidana yang memenuhi syarat. (*)





































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5220347/original/094913800_1747281277-41961081_8976420.jpg)






:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4576168/original/048568900_1694732112-20230915022441__fpdl.in__medium-shot-woman-posing-with-flowers_23-2150725596_normal.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3416144/original/080053900_1617181542-Pare1.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5327835/original/090217100_1756190402-Gemini_Generated_Image_14t8d314t8d314t8.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4030425/original/064674000_1653273891-raka-dwi-wicaksana-Jbk_Tce8Z1U-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5502010/original/090952200_1770965006-tiktok_korlantas_klaim.jpg)