Kumpulan Doa Umroh untuk Orang Lain, Dibaca oleh yang Beribadah dan Ditinggalkan

1 day ago 7
  • Apa doa untuk orang yang mau umroh?
  • Apa ucapan untuk orang yang mau umroh?
  • Apakah kita bisa titip doa kepada orang yang umroh?

Baca artikel ini 5x lebih cepat

Liputan6.com, Jakarta - Memanjatkan doa untuk orang yang akan berangkat, sedang melaksanakan, atau baru pulang dari umrah merupakan amalan yang sangat dianjurkan dalam Islam. Di lain sisi, doa umroh untuk orang lain seperti keluarga, sahabat, atau kerabat yang belum berkesempatan hadir secara langsung adalah wujud kepedulian dan ikatan persaudaraan yang sangat dianjurkan dalam Islam.

Doa yang tulus untuk saudara seiman juga membawa keberkahan bagi yang didoakan dan pendoanya. Rasulullah mengajarkan umatnya untuk mendoakan saudaranya yang hendak melakukan perjalanan, termasuk ibadah umrah. Ada pula anjuran Rasulullah SAW tentang mustajabnya doa bagi saudara tanpa sepengetahuannya.

Imam An-Nawawi dalam kitab Al-Adzkar menjelaskan bahwa peziarah Baitullah sangat dianjurkan memperbanyak doa, tidak hanya bagi dirinya, tetapi juga orang tua, kerabat, dan guru.

Berikut ini adalah doa umroh untuk orang lain, baik dari sisi orang yang melepas saudaranya berumrah maupun dari yang melaksanakan ibadah umrah, merujuk Buku Manasik Haji dan Umroh Rosululloh, Imam Ghazali, Buku Tuntunan Manasik Haji dan Umrah, Ditjen Haji dan Umrah Kemenag, Buku Fikih Haji dan Umrah, dan sumber relevan lainnya.

Doa-Doa Umroh untuk Orang Lain

Umat Islam dianjurkan untuk mendoakan saudaranya. Dalam konteks umrah, seseorang yang beribadah umroh dianjurkan mendoakan saudaranya yang belum berkesempatan melakukan perjalanan ibadah. Di sisi lain, saudara seiman yang melepas saudaranya berumrah juga dianjurkan berdoa.

Doa untuk Orang yang Akan Berangkat Umroh

1. Doa dari Hadis Riwayat At-Tirmidzi (Doa Keselamatan Perjalanan)

Doa ini dibaca oleh Rasulullah SAW saat mengantar salah seorang sahabatnya yang hendak melakukan perjalanan jauh.

 زَوَّدَكَ اللَّهُ التَّقْوَى وَغَفَرَ ذَنْبَكَ وَيَسَّرَ لَكَ الْخَيْرَ حَيْثُمَا كُنْتَ

Latin: Zawwadakallâhut taqwâ, wa ghafara dzanbaka, wa yassara lakal khaira haitsumâ kunta.

Artinya: “Semoga Allah membekalimu dengan takwa, mengampuni dosamu, dan memudahkanmu dalam jalan kebaikan di mana pun kau berada.”

Doa ini bersumber dari hadis riwayat At-Tirmidzi, diriwayatkan dari sahabat Anas RA. Doa ini juga diriwayatkan oleh Imam Abu Dawud dan Ibnu Majah.

2. Doa dari Imam Al-Ghazali

Imam Al-Ghazali dalam kitab monumental Ihya Ulumuddin menuliskan doa yang dapat dibaca untuk mendoakan orang yang akan berangkat umrah.

فِيْ حِفْظِ اللهِ وَكَنفِهِ وَزَوَّدَكَ اللَهَ التَّقْوَى وَغَفَرَ ذَنْبَكَ وَوَجَّهَكَ لِلْخَيْرِ أَيْنَمَا كُنْتَ

Latin: Fi khifdzillâhi wa kanafihî, wa zawwadakallâhut taqwâ, wa ghafara dzanbaka, wa wajjahaka lil khairi ainamâ kunta.

Artinya: “Semoga engkau selalu dalam penjagaan Allah dan perlindungan-Nya. Semoga Allah memberikan bekal ketakwaan kepadamu, mengampuni dosamu, dan memberikan kebaikan kepadamu di mana pun engkau berada.”

3. Doa Keselamatan

Doa ini diriwayatkan oleh Abu Hurairah RA sebagai doa yang dibaca Rasulullah SAW untuk orang yang akan bepergian, termasuk untuk umrah.

 أَسْتَوْدِعُكَ اللَّهَ الَّذِي لَا تَضِيعُ وَدَائِعُهُ

Latin: Astaudi‘ukallâha alladzî lâ tadlî‘u wadâ’i‘uh.

Artinya: “Aku menitipkan dirimu kepada Allah yang tidak akan menyia-nyiakan barang titipan-Nya.”

Doa ini bersumber dari HR. Abu Dawud dan Ibnu Majah. Diriwayatkan oleh Abu Hurairah RA.

4. Doa Perlindungan dan Kemudahan

Doa ini dapat dipanjatkan sebagai bentuk dukungan agar perjalanan umrah dilindungi dan dipermudah Allah.

 اللَّهُمَّ احْفَظْهُ فِي سَفَرِهِ وَأَعِدْهُ إِلَيْنَا سَالِمًا غَانِمًا

Latin: Allâhummaḥfaẓ-hu fî safarih, wa a‘idhu ilainâ sâliman ghânimâ.

Artinya: “Ya Allah, lindungilah ia selama perjalanan dan kembalikanlah kepada kami dengan selamat dan penuh keberkahan.”

Doa untuk Orang yang Sedang Melaksanakan Umroh

Doa-doa berikut dapat dipanjatkan oleh keluarga dan kerabat di tanah air untuk mendoakan kelancaran dan penerimaan ibadah umrah orang yang dikasihi.

4. Doa agar Ibadah Diterima

 اللَّهُمَّ تَقَبَّلْ نُسُكَهُ وَاغْفِرْ ذَنْبَهُ

Latin: Allâhumma taqabbal nusukahû waghfir dzanbah.

Artinya: “Ya Allah, terimalah ibadahnya dan ampunilah dosanya.”

5. Doa Limpahan Rahmat

 اللَّهُمَّ افْتَحْ لَهُ أَبْوَابَ رَحْمَتِكَ فِي مَكَّةَ وَالْمَدِينَةِ

Latin: Allâhummaftaḥ lahû abwâba raḥmatika fî Makkata wal-Madînah.

Artinya: “Ya Allah, bukakanlah baginya pintu-pintu rahmat-Mu di Makkah dan Madinah.”

Doa untuk Orang yang Baru Pulang Umroh

6. Doa dari Imam Al-Qalyubi (Mazhab Syafi‘i)

Imam Al-Qalyubi, seorang ulama besar dalam mazhab Syafi‘i, meriwayatkan doa yang dianjurkan untuk diucapkan oleh tamu kepada jamaah yang baru pulang dari umrah.

تَقَبَّلَ اللَّهُ عُمْرَتَكَ، وَغَفَرَ ذَنْبَكَ، وَأَخْلَفَ عَلَيْكَ نَفَقَتَكَ

Latin: Taqabbalallâhu ‘umrataka, wa ghafara dzanbaka, wa akhlafa ‘alaika nafaqataka.

Artinya: “Semoga Allah menerima umrahmu, mengampuni dosamu, dan mengganti biaya perjalananmu.”

Imam Al-Qalyubi dalam kitab Qalyubi wa ‘Umayrah (syarah Minhaj at-Thalibin), ulama besar mazhab Syafi‘i.

7. Doa Pulang Umroh untuk Tamu

Doa ini mencakup permohonan kemabruran dan penerimaan amal.

اَللّٰهُمَّ اجْعَلْ حَجَّنَا حَجًّا مَبْرُوْرًا، وَعُمْرَتَنَا عُمْرَةً مَبْرُوْرَةً، وَسَعْيَنَا سَعْيًا مَشْكُوْرًا، وَذَنْبَنَا ذَنْبًا مَغْفُوْرًا، وَعَمَلَنَا عَمَلًا صَالِحًا مَقْبُوْلًا، وَتِجَارَتَنَا تِجَارَةً لَنْ تَبُوْرَ، يَا عَالِمَ مَا فِى الصُّدُوْرِ أَخْرِجْنَا مِنَ الظُّلُمَاتِ إِلَى النُّوْرِ

Latin: Allâhumma-j‘al ḥajjanâ ḥajjan mabrûrâ, wa ‘umratanâ ‘umratan mabrûrah, wa sa‘yanâ sa‘yan masykûrâ, wa dzanbanâ dzanban maghfûrâ, wa ‘amalanâ ‘amalan ṣâliḥan maqbûlâ, wa tijâratanâ tijâratan lan tabûr, yâ ‘âlima mâ fiṣ-ṣudûr, akhrijnâ minaẓ-ẓulumâti ilan-nûr.

Artinya: “Ya Allah, jadikanlah haji kami haji yang mabrur, umrah kami umrah yang mabrur, sa’i kami sa’i yang disyukuri, dosa kami dosa yang diampuni, amal kami amal saleh yang diterima, dan perdagangan kami perdagangan yang tidak merugi. Wahai Dzat Yang Maha Mengetahui apa yang ada dalam hati, keluarkanlah kami dari kegelapan menuju cahaya.”

Diriwayatkan dalam berbagai literatur doa manasik haji dan umrah.

Anjuran Mendoakan Orang Lain

1. Hadis tentang Keutamaan Mendoakan Orang Lain

Rasulullah SAW bersabda: Artinya: “Doa seorang muslim untuk saudaranya sesama muslim tanpa sepengetahuannya adalah mustajab. Di dekat kepalanya ada malaikat yang ditugaskan. Setiap kali dia mendoakan kebaikan untuk saudaranya, malaikat yang ditugaskan itu berkata, ‘Āmīn, dan untukmu kebaikan yang sama.’” (HR. Muslim) juga termaktub dalam Ṣaḥīḥ Muslim, Kitab adz-Dzikr wa ad-Du‘ā’, bab Faḍl ad-Du‘ā’ li al-Muslim biẒahri al-Ghayb.

Dalam kitab Syarh Shahih Muslim, Imam an-Nawawi menjelaskan bahwa keutamaan mendoakan sesama muslim tanpa sepengetahuannya tetap didapatkan walaupun dengan mendoakan sejumlah kaum muslimin. Bahkan, apabila ia mendoakan semua kaum muslim, keutamaan itu pun tetap diperoleh.

Sebagian ulama salaf, ketika hendak berdoa untuk dirinya sendiri, justru mendoakan saudaranya sesama muslim dengan doa yang sama, karena doa semacam itu lebih mudah dikabulkan dan ia pun akan memperoleh kebaikan yang serupa.

2. Dalil Al-Qur’an tentang Doa untuk Saudara Seiman

Allah SWT berfirman, yang artinya: Artinya: “Dan orang-orang yang datang sesudah mereka (Muhajirin dan Anshar), mereka berdoa, ‘Ya Tuhan kami, ampunilah kami dan saudara-saudara kami yang telah beriman lebih dahulu dari kami...’” (QS. Al-Hasyr [59]: 10)

Ayat ini menjadi landasan utama bahwa mendoakan kebaikan bagi saudara seiman, termasuk bagi mereka yang sedang beribadah di Tanah Suci, adalah amalan yang sangat dianjurkan dan dicontohkan oleh para pendahulu yang saleh.

3. Hadis tentang Meminta Doa kepada Orang yang Berangkat Haji/Umrah

Rasulullah SAW bersabda kepada Umar bin Khattab RA ketika beliau hendak berangkat umrah: Artinya: “Wahai saudaraku, sertakan kami dalam doamu dan jangan lupa (mendoakan) kami.” (HR. Tirmidzi).

Hadis ini menunjukkan bahwa meminta didoakan oleh orang yang sedang atau akan berangkat umrah adalah sunnah yang dicontohkan Rasulullah SAW.

Syekh Abdullah Ju’aitsan dalam bukunya Meneladani Nabi dalam Sehari menjelaskan bahwa dengan mendoakan kebaikan bagi saudara kita, berarti kita telah berbuat baik kepada diri kita sendiri dan saudara kita. Doa kita bagi saudara kita merupakan salah satu sebab terkabulnya doa kita.

Saat malaikat mengamini dan berkata, “Āmīn, dan untukmu juga seperti itu,” kita juga berbuat kebaikan kepada saudara kita ketika kita mendoakannya tanpa sepengetahuannya dan dikabulkan.

Keutamaan Doa Umroh untuk Orang Lain

1. Dikabulkan oleh Malaikat dengan Doa yang Sama

Berdasarkan hadis riwayat Muslim, setiap kali seorang Muslim mendoakan saudaranya tanpa sepengetahuannya, malaikat yang ditugaskan akan mengaminkan doa tersebut dan mendoakan hal yang sama untuk si pendoa.

2. Mempererat Ukhuwah Islamiyah

Mendoakan orang yang akan berangkat umrah merupakan wujud nyata kepedulian dan kasih sayang antar sesama Muslim. Imam an-Nawawi menjelaskan bahwa doa tanpa sepengetahuan orang yang didoakan merupakan bukti nyata tulusnya iman dan persaudaraan.

3. Bentuk Dukungan Spiritual bagi Jamaah

Doa yang tulus dari keluarga dan kerabat menjadi kekuatan spiritual tersendiri bagi jamaah yang berangkat. Mereka merasa tidak sendiri dalam perjalanan ibadah karena ada dukungan doa yang mengiringi setiap langkah mereka di Tanah Suci.

4. Mengikuti Sunnah Rasulullah SAW

Rasulullah SAW sendiri meminta kepada Umar bin Khattab RA untuk menyertakan beliau dalam doa saat Umar hendak berangkat umrah. Hal ini menunjukkan bahwa meminta didoakan dan mendoakan orang yang akan beribadah ke Tanah Suci adalah sunnah yang dicontohkan langsung oleh Rasulullah.

5. Mendapatkan Pahala Tanpa Mengurangi Pahala Orang yang Didoakan

Mendoakan orang lain tidak mengurangi pahala orang yang didoakan sedikit pun. Sebaliknya, doa yang tulus justru menambah keberkahan dan pahala bagi pendoanya. Imam an-Nawawi menegaskan bahwa keutamaan mendoakan sesama muslim tanpa sepengetahuannya tetap didapatkan walaupun dengan mendoakan sejumlah kaum muslimin.

People also Ask:

Apa doa untuk orang yang mau umroh?

Doa untuk orang yang berangkat umroh bertujuan memohon keselamatan, keberkahan, dan diterimanya ibadah mereka. Doa yang umum dibaca adalah: Allahummahfazh-hu fī safarih, wa a'idhu ilainā sāliman ghaniman ("Ya Allah, lindungilah ia selama perjalanan dan kembalikanlah kepada kami dengan selamat dan penuh keberkahan").

Apa ucapan untuk orang yang mau umroh?

Ucapan selamat berangkat umroh umumnya berisi doa agar ibadah diterima (mabrur), perjalanan aman, dan sehat. Contohnya: "Alhamdulillah, selamat beribadah di Baitullah. Semoga menjadi umroh yang mabrur dan penuh keberkahan. Aamiin". Kalimat ini bertujuan mendoakan kelancaran ibadah dan keselamatan tamu Allah.

Bagaimana cara melakukan doa umrah untuk orang lain?

Umrah on Behalf of Someone Else: A Complete Guide - HAQ TRAVELSAnda harus memasuki keadaan Ihram sebelum sampai di Makkah. Laki-laki mengenakan dua lembar kain putih. Perempuan mengenakan pakaian yang sopan. Anda harus shalat dua rakaat dan kemudian mengucapkan Talbiyah: "Labbayk Allahumma Umrah." Karena Anda melakukannya untuk orang lain, Anda mengucapkan: "Labbayk Allahumma Umrah atas nama [nama]."

Apakah kita bisa titip doa kepada orang yang umroh?

Ya, menitipkan doa kepada orang yang akan atau sedang umroh diperbolehkan bahkan dianjurkan dalam Islam, karena jamaah umroh dianggap sebagai tamu Allah. Ini adalah ikhtiar mendoakan sesama Muslim di tempat mustajab, selama tidak memberatkan jamaah tersebut dengan daftar doa yang terlalu panjang atau memaksa.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |