Niat Mandi Sholat Ied, Lengkap dengan Tata Cara dan Keutamaannya

9 hours ago 4

Liputan6.com, Jakarta - Mandi sebelum melaksanakan sholat Ied merupakan salah satu amalan sunnah yang dianjurkan bagi umat Islam. Amalan ini dilakukan sebagai bentuk persiapan menyambut hari raya dengan tubuh yang bersih dan hati yang penuh suka cita. Selain itu, mandi sunnah juga menjadi bagian dari adab ketika akan berkumpul bersama umat Muslim lainnya saat shalat Id.

Anjuran mandi di pagi hari Idul Fitri juga dijelaskan oleh Imam Al-Ghazali dalam risalahnya al-Adab fid Din dalam Majmu'ah Rasail al-Imam al-Ghazali. 

وَالِاغْتِسَالُ فِي صَبِيحَةِ يَوْمِهِ

Wal-ightisālu fī ṣabīḥati yaumihī.

“Mandi pada pagi hari itu (hari raya).”

Mandi yang dimaksud bukan sekadar mandi biasa, tetapi mengguyur seluruh tubuh mulai dari kepala hingga kaki dengan air.

Bacaan Niat Mandi Sholat Ied Lengkap Arab, Latin, dan Artinya

Sebelum melaksanakan mandi sunnah Idul Fitri, dianjurkan untuk membaca niat agar ibadah yang dilakukan memiliki tujuan yang jelas karena Allah SWT. Niat ini cukup pendek sehingga mudah dihafalkan oleh umat Muslim.

Berikut bacaan niat mandi sholat Ied lengkap dengan tulisan Arab berharakat, latin, dan terjemahannya:

نَوَيْتُ غُسْلَ عِيْدِ الْفِطْرِ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى

Nawaitu ghusla ‘idil fithri sunnatan lillahi ta‘ala

“Aku niat mandi Idul Fitri sebagai sunnah karena Allah Ta’ala.”

Lafal niat ini dijelaskan dalam kitab Hasyiyatu Asy-Syaikh Ibrahim al-Baijuri ‘ala Syarh al-Allamah Ibn al-Qasim al-Ghazi ‘ala Matn asy-Syaikh Abi Syuja’. Dengan membaca niat tersebut di dalam hati saat mulai mandi, seseorang sudah dianggap menjalankan sunnah mandi sebelum shalat Id.

Waktu Pelaksanaan Mandi Sunnah Sholat Ied

Mandi sunnah untuk sholat Ied memiliki waktu pelaksanaan yang cukup fleksibel. Para ulama menjelaskan bahwa waktu pelaksanaannya dapat dimulai sejak tengah malam menjelang hari raya.

Syekh al-Baijuri menjelaskan dalam kitabnya bahwa waktu mandi sunnah Id telah dimulai sejak tengah malam. Hal ini dijelaskan dalam kutipan berikut: 

وَيَدْخُلُ وَقْتُ هٰذَا الْغُسْلِ بِنِصْفِ اللَّيْلِ

Wa yadkhulu waqtُ hāżā al-ghusli bi niṣfi al-layl.

“Waktu masuknya mandi sunnah (Idul Fitri/Idul Adha) adalah pada tengah malam.”

Meski demikian, sebagian ulama menyebut waktu yang lebih utama adalah setelah terbit fajar hingga sebelum berangkat melaksanakan sholat Id. Dengan begitu, tubuh berada dalam kondisi bersih dan segar ketika mengikuti shalat berjamaah di masjid atau lapangan.

Tata Cara Mandi Sunnah Sebelum Sholat Ied

Untuk melaksanakan mandi sunnah hari raya, tata caranya tidak jauh berbeda dengan mandi pada umumnya. Namun, ada beberapa langkah yang dianjurkan agar pelaksanaannya lebih sempurna.

Berikut tata cara mandi sunnah sebelum sholat Ied:

1. Membaca niat mandi sunnah Idul Fitri

Niat dibaca dalam hati saat mulai mengguyur tubuh dengan air. Niat ini menjadi pembeda antara mandi biasa dengan mandi sunnah ibadah.

2. Mengguyur seluruh tubuh dengan air bersih

Pastikan air membasahi seluruh tubuh dari kepala hingga kaki. Air yang digunakan harus suci dan menyucikan.

3. Mendahulukan bagian tubuh sebelah kanan

Dalam adab mandi sunnah, dianjurkan memulai dari bagian kanan tubuh terlebih dahulu sebelum bagian kiri.

4. Membersihkan sela-sela tubuh

Pastikan air masuk ke bagian lipatan tubuh seperti ketiak, belakang telinga, dan sela jari agar seluruh tubuh benar-benar terkena air.

5. Melanjutkan mandi seperti biasa

Setelah itu, mandi dapat dilanjutkan dengan keramas, menggunakan sabun, menyikat gigi, dan membersihkan tubuh seperti mandi sehari-hari.

Dalil Anjuran Mandi Sebelum Sholat Ied

Mandi sebelum sholat Idul Fitri tidak disebutkan secara langsung dalam Al-Qur’an, tetapi dicontohkan oleh Rasulullah SAW dan para sahabat. Amalan ini menjadi bagian dari sunnah yang dianjurkan untuk dilakukan.

Dalam sebuah hadis disebutkan:

“Dari Ibnu Abbas RA berkata bahwa Rasulullah SAW mandi pada hari Idul Fithri dan Idul Adha.” (HR. Ibnu Hibban)

Selain itu, kebiasaan ini juga dilakukan oleh para sahabat Nabi. Dalam riwayat disebutkan bahwa Abdullah bin Umar biasa mandi pada hari Idul Fitri sebelum berangkat menuju tempat shalat.

Keutamaan Mandi Sebelum Sholat Ied

Mandi sebelum sholat Ied memiliki beberapa keutamaan yang berkaitan dengan kebersihan dan kenyamanan saat beribadah. Hari raya merupakan momen ketika umat Islam berkumpul dalam jumlah besar di masjid atau lapangan.

Dengan mandi terlebih dahulu, seseorang dapat menjaga kebersihan tubuh dan memberikan kenyamanan bagi dirinya sendiri maupun orang lain. Hal ini juga menjadi bentuk penghormatan terhadap hari raya sebagai hari kemenangan setelah menjalani ibadah Ramadan.

Selain itu, mandi sunnah juga melengkapi rangkaian amalan sebelum sholat Id, seperti memakai pakaian terbaik, menggunakan wewangian, dan memperbanyak takbir.

Pertanyaan Seputar Niat Mandi Sholat Ied

1. Apakah mandi sebelum sholat Ied wajib?

Tidak. Mandi sebelum sholat Ied hukumnya sunnah, tetapi sangat dianjurkan untuk dilakukan sebagai bentuk persiapan menyambut hari raya.

2. Kapan waktu terbaik mandi sebelum sholat Idul Fitri?

Waktu mandi sunnah Id dapat dimulai sejak tengah malam, namun waktu yang lebih utama adalah setelah terbit fajar hingga sebelum berangkat sholat.

3. Apakah perempuan haid boleh mandi sunnah Idul Fitri?

Boleh. Mandi sunnah ini tetap dianjurkan meskipun perempuan sedang haid atau tidak ikut melaksanakan sholat Id.

4. Apakah niat mandi Idul Adha sama dengan Idul Fitri?

Hampir sama. Perbedaannya hanya pada lafaz “Idul Fitri” yang diganti dengan “Idul Adha”.

5. Apakah harus wudhu lagi setelah mandi sunnah Id?

Disarankan untuk berwudhu kembali sebelum melaksanakan sholat Ied agar kondisi tetap suci saat beribadah.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |