Liputan6.com, Jakarta - Sholawat Adzimiyah merupakan kunci pembuka langit dan bumi yang berdasarkan catatan sejarah berasal dari Sayyid Ahmad bin Idris. Sayyid Ahmad diceritakan telah menerima sholawat ini secara langsung dari Rasulullah SAW.
Kemudian, Nabi Muhammad SAW menamainya “sholawat yang agung" (Adzimiyah) setelah Sayyid Ahmad memintanya. Barulah kemudian ia menyusun dan menamakannya sesuai sabda Rasulullah SAW yang disampaikan kepadanya tersebut.
Asal-usul sholawat yang agung ini dijelaskan oleh Syekh al-Arif Billah Qaddur bin Muhammad al-Jazairi al-Mustaghanami dalam kitabnya berjudul Manahilus Shafa fi Mura-il Musthafa.
Syekh al-Jazairi juga menyebut Sayyid Ahmad bin Idris memang memiliki kedudukan tinggi dan sering berjumpa dengan Rasulullah SAW. Beliau secara khusus meminta agar mengajarkan bacaan yang berisi semua dzikir, sholawat, dan istighfar dengan pahala agung tersebut.
Berikut Liputan6.com ulas bacaan sholawat lengkap teks Arab, latin, dan artinya tersebut.
Teks Sholawat Adzimiyah
Ini bacaan lengkap Arab, latin, dan arti dari sholawat tersebut mengutip dari dokumen Scribd berjudul Sholawat Adzimiyah 1 yang diunggah Sohibul Hajah.
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ بِنُوْرِ وَجْهِ اللَّهِ الْعَظِيمِ الَّذِي مَلَا أَرْكَانَ عَرْشِ اللَّهِ الْعَظِيمِ وَقَامَتْ بِهِ عَوَالِمُ اللَّهِ الْعَظِيمِ أَنْ تُصَلِّيَ عَلَى مَوْلَانَا مُحَمَّدٍ ذِي الْقَدْرِ الْعَظِيمِ وَعَلَى آلِ نَبِيِّ اللَّهِ الْعَظِيمِ بِقَدْرِ عَظَمَةِ ذَاتِ اللَّهِ الْعَظِيمِ فِي كُلِّ لَمْحَةٍ وَنَفَسٍ عَدَدَ مَا فِي عِلْمِ اللهِ الْعَظِيمِ صَلَاةً دَائِمَةً بِدَوَامِ اللَّهِ الْعَظِيمِ تَعْظِيمًا لِحَقَّكَ يَا مَوْلَانَا يَا مُحَمَّدُ يَا ذَا الْخُلُقِ الْعَظِيمِ وَسَلَّمْ عَلَيْهِ وَعَلَى آلِهِ مِثْلَ ذَالِكَ وَاجْمَعْ بَيْنِي وَبَيْنَهُ كَمَا جَمَعْتَ بَيْنَ الرُّوْحِ وَالنَّفْسِ ظَاهِرًا وَبَاطِئًا يَقْظَةً وَمَنَامًا وَاجْعَلْهُ يَا رَبِّ رُوْحًا لِذَاتِي مِنْ جَمِيعِ الْوُجُوهِ فِي الدُّنْيَا قَبْلَ الْآخِرَةِ يَا عَظِيمُ
Teks latin: Allâhumma innî as-aluka binûri wajhillâhil ‘adhîmi allazî mala-a arkâna ‘arsyillâhil ‘adhîmi wa qâmat bihi ‘awâlimul ‘adhîmi an tushalliya ‘alâ sayyidinâ wa mawlânâ muḫammadin dzil qadril ‘adhîmi bi qadri ‘adhamatillâhil ‘adhîmi fî kulli lamḫatin
Wa nafasin ‘adada mâ fî ‘ilmillâhil ‘adhîmi shâlâtan dâ-imatan bi dawâmillâhil ‘adhîmi ta’dzîman li haqqika yâ maulânâ yâ muḫammadu yâ dzal khuluqil ‘adhîmi wa sallim ‘alaihi wa ‘alâ âlihi mitsla dzâlika wajma’ bainî wa bainahu kamâ jama’ta bainar rûḫi
Wan nafsi dhâhiran wa bâthinan yaqdhatan wa manâman ya rabba rûḫan li dzâtî min jamî’il wujûhi fiddun-yâ wal âkhirati yâ ‘adhîm
Terjemahannya: “Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu dengan cahaya Dzat Allah Yang Maha Agung, yang memenuhi tiang-tiang arasy Allah SWT yang agung.
Dengannya, berdirilah alam-alam (ciptaan) Allah Yang Maha Agung, agar sholawat tersampaikan atas pelindung kami, Nabi Muhammad SAW, yang memiliki derajat yang agung, sebesar keagungan Dzat Allah Yang Maha Agung dalam setiap kedipan dan napas,
Sebanyak apa yang ada (tertulis) dalam ilmu Allah Yang Agung. Dengan sholawat yang abadi seiring keabadian Allah Yang Maha Agung untuk mengagungkan kedudukanmu, wahai junjungan kami, wahai Muhammad SAW, wahai yang memiliki akhlak yang agung.
(Ya Allah) sampaikanlah salam kepada beliau serta keluarganya seperti yang demikian (disebut) itu. Kumpulkanlah aku dengannya (Nabi Muhammad SAW) sebagaimana Engkau kumpulkan antara ruh dan napas, secara lahir maupun batin, dalam keadaan terjaga maupun tidur.
Jadikanlah dia (Nabi Muhammad SAW), ya Allah, sebagai ruh bagi jiwaku, dari setiap arah di dunia dan di akhirat, wahai Dzat Yang Maha Agung.”
Keutamaan Membaca Sholawat Adzimiyah
Penting bagi umat muslim mengetahui keutamaan membaca sholawat Adzimiyah karena amalan ini memiliki keutamaan khusus yang bisa mengabulkan hajat hingga memperoleh kemudahan di alam kubur. Salah satunya seperti melihat Rasulullah SAW dalam keadaan nyata tepat sebelum meninggal dan memperoleh kemuliaan di alam kubur.
Mengetahui keutamaan sholawat ini dapat memotivasi umat Muslim untuk lebih khusyuk dan istiqomah mengamalkannya sebagai bentuk ibadah dan cinta kepada Rasulullah SAW. Ini penjelasan keutamaan membaca sholawat tersebut.
1. Segala hajat bisa segera terkabul
Sholawat Adzimiyah oleh para ulama dipercaya dapat memudahkan permintaan atau hajat seseorang segera dikabulkan oleh Allah SWT.
2. Menghilangkan kesusahan di dunia dan akhirat
Membaca sholawat ini di waktu-waktu tersebut dapat menjadi salah satu sarana menghilangkan kesulitan atau kesedihan.
3. Mempermudah segala urusan
Muslim yang rutin membacanya, akan memperoleh berbagai kemudahan dan kelancaran dalam berbagai urusan.
4. Melapangkan rezeki
Mengamalkan sholawat ini juga dapat menjadi salah satu jalan yang bisa ditempuh untuk membuka pintu rezeki yang lebih luas.
5. Menerangkan hati setiap muslim
Keutamaan lain dari sholawat ini adalah dapat memberikan pencerahan dan ketenangan pada hati setiap umat muslim.
6. Meninggikan derajat muslim
Mengamalkan sholawat tersebut dengan niat tulus dan ikhlas, seseorang dapat ditinggikan derajatnya di mata Allah SWT.
7. Membuka pintu kebaikan di dunia
Sholawat Adzimiyah merupakan salah satu cara yang dapat membuka banyak pintu kebaikan dalam hidup.
8. Menolak terjadinya musibah di dunia
Mengamalkan sholawat ini dapat melindungi pengamalnya dari berbagai musibah dan bencana yang bisa terjadi kapan saja dan di mana saja.
9. Menyelesaikan masalah di dunia
Sholawat ini menurut para ulama dipercaya dapat membantu menyelesaikan segala permasalahan yang dihadapi di dunia.
10. Memperoleh keistimewaan bertemu Nabi Muhammad SAW
Umat muslim yang biasa membaca sholawat ini akan memperoleh keistimewaan berjumpa dengan Rasulullah SAW dalam keadaan nyata sebelum ajal menjemputnya. Pendapat tersebut disepakati oleh para ulama Nahdlatul Ulama (NU) khususnya menyoal pengamalan sholawat Adzimiyah ini.
Pengamalan Sholawat Adzimiyah
Mengamalkan bacaan sholawat Adzimiyah bisa dilakukan dengan membacanya setiap hari atau rutin. Contoh pengamalannya merangkum dari berbagai sumber, dibaca sebanyak 70 kali sebelum fajar atau 92 kali dalam sehari untuk mempercepat terkabulnya hajat.
Pengamalan sholawat tersebut sebanyak 70 kali memang tidak secara spesifik dijelaskan dalam satu kitab. Namun, keutamaan membaca sholawat, seperti salah satunya sholawat Adzimiyah, seringkali dibahas dalam berbagai kitab tasawuf dan kumpulan sholawat.
Dikatakan oleh Sayyid Muhammad Alwi al Maliki dalam buku berjudul Do'a-Do'a bertemu Nabi SAW yang ditulis oleh Habib Husin Muhammad Syadad bin Umar, ia menerangkan siapa yang membacanya (sholawat ini Adzimiyah) sebanyak 7 kali (bahkan ada yang menyebut 70 kali) sebelum waktu sholat subuh, akan dipertemukan dengan Rasulullah SAW dalam sebuah mimpi yang indah.
Kemudian, banyak dari ulama Ahli Asrar menegaskan siapa saja yang membaca sholawat tersebut sebanyak 92 kali, sholawat itu bagaikan sebuah pedang tajam yang bisa dengan cepat mengabulkan segala keinginan secepat pedang tajam memutuskan leher seekor binatang sembelihan.
Selain yang sudah dibahas sebelumnya, amalan sholawat ini pun bisa dilakukan di waktu-waktu luang atau sebagai dzikir rutin harian. Terutama untuk bisa memperoleh keutamaan, seperti kemuliaan di alam kubur hingga doa cepat dikabulkan oleh Allah SWT. Begini pengamalannya:
1. Mulai menentukan waktu yang tepat untuk membacanya
Dianjurkan memilih waktu yang tenang dan nyaman, misalnya sebelum fajar (sebelum sholat subuh seperti sudah dibahas sebelumnya) atau waktu luang lainnya.
2. Mengamalkannya dengan konsisten
Agar bisa konsisten, mulailah dengan jumlah bacaan yang dianggap sanggup dan tingkatkan secara bertahap setiap harinya. Konsistensi jauh lebih penting daripada jumlah besar di awalan saja.
3. Gunakan pengingat
Mulailah mengatur alarm atau pengingat di ponsel pintar untuk membantu menjaga konsistensi pengamalannya.
4. Mengajak teman atau komunitas untuk rutin mengamalkan
Jika memungkinkan, mengajak teman atau komunitas sholawat untuk menjaga motivasi akan jauh lebih menyenangkan.
5. Meluruskan niat
Selalu berupaya meluruskan niat ketika mengamalkan bacaan sholawat ini. Memang benar sholawat tersebut memiliki banyak keutamaan yang bermanfaat untuk keselamatan hidup di dunia dan akhirat, tetapi paling utama memperoleh ridha Allah SWT atas doa-doa yang dipanjatkan serta sholawat Nabi yang dilafalkan.
6. Melakukan refleksi secara berkala
Cobalah untuk tetap meluangkan waktu untuk merenungkan manfaat yang telah dirasakan dari amalan sholawat ini.
FAQ
1. Apa itu Sholawat Adzimiyah?
Sholawat Adzimiyah merupakan pujian agung yang diwariskan melalui Sayyid Ahmad bin Idris.
2. Mengapa dinamakan Sholawat Adzimiyah?
Karena dinyatakan sebagai “sholawat yang agung” dalam penjelasan mengenai asal-usulnya.
3. Apa manfaat utama Sholawat Adzimiyah?
Membantu mempercepat hajat, melapangkan rezeki, serta memberi ketenangan hati.
4. Berapa kali Sholawat Adzimiyah biasa diamalkan?
Contoh amalan: 70 kali sebelum fajar atau 92 kali dalam satu hari.
5. Apa keistimewaan pengamal Sholawat Adzimiyah?
Pengamal memperoleh banyak kemudahan hidup hingga peluang mimpi indah bertemu Rasulullah SAW.

:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5515924/original/093945900_1772230926-IMG_2876.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5095573/original/012538800_1736934827-pexels-helloaesthe-15707485.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5515280/original/088205300_1772168824-lavicky.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5509541/original/095353100_1771729587-Nasi_kuning_rice_cooker.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5461893/original/099774600_1767492679-Gemini_Generated_Image_oqhbnvoqhbnvoqhb.png)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5515510/original/030308800_1772178655-IMG_8372.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3448555/original/069804000_1620195399-20210505-Ramadhan-Bekasi-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3985383/original/000921600_1649137964-photo-1587617425953-9075d28b8c46.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5511196/original/043290200_1771899757-019966800_1650552451-katerina-kerdi-TAfqq1B3-2s-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1606355/original/da4eee4c0f11eaa06447a469562bbdd4ommons.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5412025/original/035143700_1763029989-d913a63a-d220-4d22-85ec-545e67ee7246.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5515498/original/093226700_1772178025-010411500_1540352808-pf-ake3273-num.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5515616/original/022919100_1772182056-Terminal_Jatijajar_Depok.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4769102/original/014075000_1710171937-20240311-Taraweh_Pertama_di_Istiqlal-ANG_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5382022/original/048339900_1760524874-Sholawat_dan_Berdzikir.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5505405/original/077638700_1771386569-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5505591/original/004405000_1771391548-baju_kurung.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5515025/original/077930200_1772148384-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5169865/original/011956600_1742551032-Depositphotos_650337252_S.jpg)
















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5348709/original/090969100_1757859256-bioskop.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4010689/original/086569000_1651202668-pexels-rayn-l-3163677.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2855596/original/055794600_1563344847-iStock-1134972492.jpg)