MANTAN Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said mendatangi Gedung Bundar Kejaksaan Agung pada Jumat, 17 Juli 2026, sekitar pukul 09.07 WIB. Ia mengenakan batik bermotif hijau saat tiba di lokasi. “Undangan memberikan keterangan, masih urusan soal Petral,” kata Sudirman kepada wartawan.
Sudirman Said juga pernah menjalani pemeriksaan dalam kasus yang sama pada Selasa, 23 Desember 2025 dan Senin, 19 Januari 2026. Kejaksaan Agung tengah menyidik dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang di Petral dan Pertamina Energy Services (PES), serta fungsi integrated supply chain PT Pertamina pada periode 2008–2017.
Dalam kasus ini, penyidik telah menetapkan tujuh orang sebagai tersangka. Mereka ialah beneficial owner Gold Manor, VeritaOil, dan Global Energy Resources (GER) Muhammad Riza Chalid; Manajer Niaga Direktorat Pemasaran dan Niaga PT Pertamina yang terakhir menjabat Managing Director Pertamina Energy Services Bambang Baskoro Guritno; Head of Trading PES periode 2012–2014 Agus Bachtiar; Senior Trader Pertamina Energy Services Pte Ltd periode 2009–2015 Mulyono; Crude Trading Manager di PES Novi Restu Darmawan; serta Vice President Integrated Supply Chain (ISC) PT Pertamina yang terakhir menjabat Direktur Utama PT Pertamina International Shipping Triyono Putro Kuncoro.
Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Syarief Sulaiman Nahdi sebelumnya mengatakan Muhammad Riza Chalid bersama Irawan Prakoso, melalui perusahaan milik dan perusahaan yang terafiliasi dengan mereka, memengaruhi proses pengadaan atau tender minyak mentah, produk kilang, serta pengangkutan di Petral.
Menurut Syarief, para tersangka juga diduga mengondisikan proses tender, termasuk memberikan informasi Harga Perkiraan Sendiri (HPS), sehingga memicu praktik mark-up dan membuat proses pengadaan berlangsung tidak kompetitif.
Kejaksaan menilai praktik tersebut membuat proses pengadaan minyak mentah dan produk kilang menjadi lebih panjang serta lebih mahal, khususnya untuk produk gasoline 88 (Premium) dan gasoline 92. Akibatnya, PT Pertamina diduga mengalami kerugian.
Pilihan Editor: Peran Riza Chalid dalam Korupsi Minyak Pertamina Anaknya








































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5531528/original/007916600_1773619112-unnamed__10_.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4403008/original/008750000_1681991372-20230420-Pemantauan-Hilal-Iqbal-7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5544736/original/021119200_1775115709-gibran_promo_motor_-_klaim.jpg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5378584/original/033747300_1760257934-unnamed__52_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4067423/original/029499900_1656490392-WhatsApp_Image_2022-06-29_at_2.40.46_PM.jpeg)
