Sunnah Memperbanyak Sedekah saat Ramadhan, Pahala Berlipat hingga Membuka Pintu Surga

10 hours ago 6

Liputan6.com, Jakarta - Sunnah memperbanyak sedekah saat Ramadhan dicontohkan Rasulullah untuk diteladani umatnya. Nabi SAW dikenal sebagai pribadi yang dermawan, dan kedermawanannya meningkat berlipat-lipat pada bulan suci.

Secara etimologi, sedekah berasal dari kata Arab shadaqah yang berarti pemberian yang ikhlas. Shadaqah adalah pemberian dalam bentuk harta, baik yang wajib maupun yang sunnah.

Merujuk Buku Ramadhan Bulan Ukhuwah, karya Dr. Zubair Ahmad, MA, DKM Al Falah, dalam terminologi Islam, sunnah merujuk pada segala sesuatu yang berasal dari Nabi Muhammad SAW, baik berupa perkataan, perbuatan, maupun ketetapan. Memperbanyak sedekah di bulan Ramadhan termasuk kategori sunnah fi'liyah, yaitu perbuatan yang secara konsisten dilakukan oleh Rasulullah SAW dan menjadi teladan bagi umatnya.

Berikut ini adalah ulasan mengenai sunnah memperbanyak sedekah saat Ramadhan, ragam sedekah dan keutamaannya, merangkum berbagai sumber, termasuk Jurnal Penyuluhan Keutamaan Berbagi Sedekah di Bulan Ramadhan, Dirga Ayu Lestari.

Kedudukan Sedekah di Bulan Ramadhan

Memperbanyak sedekah di bulan Ramadhan memiliki kedudukan khusus dalam ajaran Islam. Hal ini didasarkan pada beberapa alasan:

1. Bulan Ukhuwah

Ramadhan adalah bulan berbagi dan memperkuat tali persaudaraan (ukhuwah). Dalam buku "Ramadhan Bulan Ukhuwah" ditegaskan bahwa kehadiran bulan Ramadhan hendaknya disyukuri sebagai momentum untuk mawas diri dan meningkatkan kepekaan serta kepedulian terhadap penderitaan sesama, terutama mereka yang kurang beruntung (DKM Al Falah, 2009, hlm. 10).

2. Hikmah Sedekah di Bulan Ramadhan

Di bulan ini umat Islam sedang fokus beribadah sehingga banyak yang meninggalkan pekerjaan dan membutuhkan uluran tangan saudaranya. Imam Al-Mawardi dalam kitab Al-Hawi fi Fiqhis Syafi'i menjelaskan bahwa bulan Ramadhan merupakan bulan mulia di mana orang-orang sibuk berpuasa hingga meninggalkan pekerjaan mereka, sehingga kebutuhan terhadap sedekah menjadi sangat mendesak.

3. Pahala Sedekah Berlipat

Pahala sedekah dilipatgandakan secara berlipat-lipat dibandingkan bulan-bulan lainnya. Hal ini sesuai dengan hadits yang menyatakan bahwa sedekah paling utama adalah sedekah di bulan Ramadhan.

Sunnah Sedekah di Bulan Ramadhan, Diajarkan Rasulullah

Rasulullah menganjurkan umatnya untuk memperbanyak sedekah di bulan Ramadhan. Anjuran itu termaktub dalam berbagai hadis:

1. Sedekah Paling Utama

Terdapat berbagai berbagai hadits yang menganjurkan sedekah di bulan Ramadhan. Salah satu hadits utama:

"Dari Anas RA, ditanyakan kepada Rasulullah SAW, 'Sedekah apa yang paling utama?' Rasul menjawab, 'Sedekah di bulan Ramadhan.'" (HR. At-Tirmidzi)

Hadits ini menjadi landasan utama bahwa sedekah di bulan Ramadhan memiliki keutamaan melebihi sedekah di bulan-bulan lainnya. Para ulama menjelaskan bahwa keutamaan ini disebabkan oleh kemuliaan waktu dan pelipatgandaan pahala yang Allah janjikan.

2. Kedermawanan Rasulullah di Bulan Ramadhan

"Dari Ibnu Abbas RA, Rasulullah SAW adalah orang yang paling dermawan, dan beliau lebih dermawan lagi di bulan Ramadhan." (HR. Bukhari dan Muslim)

Hadits ini menunjukkan bahwa Rasulullah SAW secara konsisten memperbanyak sedekah di bulan Ramadhan. Para sahabat menyaksikan bahwa kedermawanan beliau di bulan Ramadhan melebihi bulan-bulan biasanya.

3. Keutamaan Memberi Makanan Berbuka

"Barangsiapa yang memberi makanan berbuka kepada orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti pahala orang yang berpuasa tersebut tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikit pun." (HR. Tirmidzi, Ibnu Majah, dan Ahmad)

Hadits ini secara khusus menganjurkan salah satu bentuk sedekah yang paling utama di bulan Ramadhan, yaitu memberikan makanan untuk berbuka puasa.

4. Hadits tentang Keberkahan dalam Kebersamaan

Dalam buku panduan DKM Al Falah (2009, hlm. 13) dikutip hadits: "Makanlah kalian secara bersama-sama dan jangan terpisah-pisah karena sesungguhnya keberkahan itu selalu ada dalam kebersamaan." (HR. Ibnu Majah)

Hadits ini menjadi landasan bagi kegiatan berbuka puasa bersama yang merupakan salah satu bentuk sedekah dan sarana mempererat ukhuwah.

Sunnah Memperbanyak Sedekah di Bulan Ramadhan, Pandangan Ulama

Para ulama dari berbagai madzhab sepakat tentang keutamaan memperbanyak sedekah di bulan Ramadhan. Berikut adalah pandangan beberapa ulama yang tercatat dalam kitab-kitab klasik:

1. Imam Al-Mawardi

Dlam Kitab Al-Hawi fi Fiqhis Syafi'i, Imam Al-Mawardi menegaskan, dianjurkan bagi manusia untuk memperbanyak kedermawanan dan kebaikan di bulan Ramadhan, mengikuti teladan Rasulullah SAW dan para salaf shaleh setelahnya. Dan karena bulan Ramadhan adalah bulan mulia di mana orang-orang sibuk dengan puasa mereka sehingga meninggalkan pencarian nafkah.

Al-Mawardi menyoroti aspek sosial dari anjuran bersedekah, yaitu membantu mereka yang sedang fokus beribadah sehingga dapat menjalankan puasa dengan tenang.

2. Imam An-Nawawi

Dalam Kitab Al-Majmu' Syarh Al-Muhadzdzab, Imam An-Nawawi menyatakan, keutamaan sedekah tampak jelas di bulan Ramadhan karena kemuliaan bulan ini dan besarnya pahala di dalamnya. Sungguh Rasulullah SAW adalah orang yang paling dermawan, dan beliau lebih dermawan lagi di bulan Ramadhan.

3. Syekh Zainuddin Al-Malibari

Dalam Kitab Fathul Mu'in, Syekh Zainuddin Al-Malibari menjelaskan orang yang menginginkan kebaikan hendaknya tidak melewatkan satu hari pun tanpa bersedekah sesuai kemampuannya meskipun sedikit. Dan bersedekah di bulan Ramadhan lebih utama, terutama pada sepuluh hari terakhirnya.

Pandangan ini menekankan konsistensi dalam bersedekah selama Ramadhan, serta keutamaan khusus pada sepuluh malam terakhir.

4. Syekh Ibrahim Al-Bajuri

Dalam Kitab Hasyiyah Al-BajuriSyekh Ibrahim Al-Bajuri menegaskan hendaknya seseorang memperbanyak amal kebaikan di bulan Ramadhan karena pahala amal kebaikan akan dilipatgandakan dibandingkan ganjaran di luar bulan Ramadhan.

5. Abu Bakar Syaththa

Dalam Kitab I'anatut Thalibin, Abu Bakar Syaththa menjelaskan hikmah di balik anjuran memperbanyak sedekah di bulan Ramadhan. Beliau menyatakan bahwa sedekah dianjurkan di bulan Ramadhan karena bulan ini adalah bulan mulia dan saat itu sebagian besar Muslim fokus untuk beribadah sehingga tidak terlalu aktif bekerja. Akibatnya, kebutuhan terhadap sedekah menjadi sangat mendesak.

Sedekah Utama di Bulan Ramadhan

Berdasarkan buku "Ramadhan Bulan Ukhuwah" dan jurnal karya Dirga Ayu Lestari, berikut adalah sedekah-sedekah utama yang sangat dianjurkan di bulan Ramadhan:

1. Memberi Makanan untuk Berbuka Puasa (Ifthar)

Memberikan makanan atau minuman kepada orang yang berpuasa untuk berbuka, baik berupa kurma, air putih, makanan ringan (takjil), maupun hidangan lengkap.

Hadits Rasulullah SAW: "Barangsiapa memberi makanan berbuka kepada orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikit pun." (HR. Tirmidzi, Ibnu Majah, Ahmad)

Imam Al-Mubarakfuri dalam kitab Tuhfatul Ahwadzi (Syarah Sunan Tirmidzi) menjelaskan bahwa hadits ini menunjukkan keutamaan besar bagi orang yang memberi makan untuk berbuka, karena ia mendapatkan pahala seperti pahala orang yang berpuasa tanpa mengurangi pahala orang tersebut. Ini merupakan karunia Allah yang sangat besar.

Dalam buku panduan DKM Al Falah (2009, hlm. 12), kegiatan berbuka puasa bersama (ta'jil dan ifthar) menjadi salah satu program utama yang dilaksanakan, dengan landasan hadits tentang menyegerakan berbuka dan keberkahan dalam kebersamaan.

2. Zakat Fitrah

Zakat fitrah adalah zakat berupa makanan pokok yang wajib dikeluarkan oleh setiap Muslim yang mampu, untuk dirinya dan orang-orang yang menjadi tanggungannya, sebelum shalat Idul Fitri.

"Rasulullah SAW mewajibkan zakat fitrah sebanyak satu sha' kurma atau gandum atas setiap Muslim, baik budak maupun merdeka, laki-laki maupun perempuan, kecil maupun besar. Dan beliau memerintahkan agar zakat fitrah ditunaikan sebelum orang-orang keluar untuk shalat (Id)." (HR. Bukhari dan Muslim)

Dalam buku panduan DKM Al Falah (2009, hlm. 62-63) dijelaskan bahwa zakat fitrah dibayar dengan makanan pokok sebanyak 1 sha' atau 3,2 liter. Waktu wajibnya adalah sejak terbenam matahari akhir Ramadhan sampai shalat Idul Fitri. Zakat fitrah bertujuan untuk mensucikan diri dan membantu fakir miskin agar dapat merayakan hari raya dengan layak.

3. Zakat Maal (Zakat Harta)

Zakat yang dikeluarkan dari harta yang dimiliki, seperti emas, perak, hasil pertanian, perdagangan, peternakan, dan pendapatan profesi, apabila telah mencapai nisab dan haul.

Dasarnya adalah QS. At-Taubah ayat 103: "Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka."

Dalam buku panduan DKM Al Falah dijelaskan secara rinci tentang harta-harta yang wajib dizakati, nisabnya, dan kadar zakatnya. Misalnya, emas nisabnya 93,6 gram dengan zakat 2,5% per tahun; hasil pertanian zakatnya 5% jika menggunakan biaya pengairan dan 10% jika menggunakan air hujan.

4. Sedekah Uang Tunai

Memberikan sebagian uang yang dimiliki kepada orang yang membutuhkan, baik secara langsung maupun melalui lembaga terpercaya.

QS. Ali Imran ayat 92: "Kamu sekali-kali tidak sampai kepada kebajikan (yang sempurna) sebelum kamu menafkahkan sebagian harta yang kamu cintai."

Bahwa sedekah uang adalah salah satu bentuk sedekah sunnah yang paling umum dilakukan. Uang yang diberikan dapat digunakan oleh penerima untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti makanan, pakaian, atau biaya pendidikan.

5. Sedekah Makanan

Memberikan bahan makanan atau makanan siap saji kepada fakir miskin dan mereka yang membutuhkan.

Dalil QS. Al-Insan ayat 8-9: "Dan mereka memberikan makanan yang disukainya kepada orang miskin, anak yatim, dan orang yang ditawan. (Sambil berkata), 'Sesungguhnya kami memberi makanan kepadamu hanyalah karena mengharapkan keridhaan Allah, kami tidak mengharap balasan dan terima kasih dari kamu.'"

Sedekah makanan sangat dianjurkan, terutama bagi mereka yang tidak memiliki akses cukup terhadap makanan bergizi. Memberikan makanan kepada yang kelaparan merupakan cara efektif meringankan beban mereka.

6. Sedekah dengan Waktu dan Tenaga

Meluangkan waktu dan tenaga untuk membantu orang lain, seperti menjadi relawan sosial, membantu pembagian takjil, mengajar ngaji, atau membantu korban bencana.

"Setiap persendian manusia wajib disedekahi setiap hari dimana matahari terbit." (HR. Bukhari dan Muslim)

Sedekah waktu berarti meluangkan waktu untuk membantu orang lain, seperti mendampingi orang sakit, membantu tetangga yang membutuhkan, atau menjadi relawan dalam kegiatan sosial.

7. Sedekah Ilmu

Berbagi pengetahuan dan keterampilan dengan orang lain, baik melalui mengajar, memberikan nasihat, atau membantu orang lain memahami sesuatu yang bermanfaat. 

"Barangsiapa yang mengajak kepada petunjuk (kebaikan), maka ia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang-orang yang mengikutinya tanpa mengurangi pahala mereka sedikit pun." (HR. Muslim)

Bahwa sedekah ilmu memiliki dampak jangka panjang, karena ilmu yang bermanfaat akan terus mengalirkan pahala selama ilmu tersebut masih digunakan oleh orang lain.

8. Sedekah Jariyah

Sedekah yang pahalanya terus mengalir meskipun pemberinya telah meninggal dunia, seperti membangun masjid, sumur, sekolah, atau mewakafkan tanah untuk kepentingan umat.

"Apabila anak Adam meninggal dunia, terputuslah amalnya kecuali tiga perkara: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, atau anak saleh yang mendoakannya." (HR. Muslim).

Keutamaan Sedekah di Bulan Ramadhan

Para ulama dan peneliti, termasuk Dirga Ayu Lestari dalam jurnalnya serta tim penyusun buku "Ramadhan Bulan Ukhuwah", menjelaskan berbagai keutamaan sedekah di bulan Ramadhan. Berikut adalah penjelasan lengkapnya:

1. Pahala Dilipatgandakan

Keutamaan pertama dan utama dari bersedekah di bulan Ramadhan adalah dilipatgandakannya pahala. Allah SWT berfirman dalam QS. Al-Baqarah ayat 261 bahwa orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Pelipatgandaan ini akan semakin sempurna jika dilakukan di bulan Ramadhan.

2. Menghapus Dosa dan Kesalahan

Sedekah dapat menjadi sarana penghapus dosa-dosa yang telah lalu. Rasulullah SAW bersabda: "Sedekah itu memadamkan kesalahan (dosa) sebagaimana air memadamkan api." (HR. Tirmidzi)

Di bulan Ramadhan, di mana pintu ampunan terbuka lebar, bersedekah menjadi kesempatan emas untuk membersihkan diri dari berbagai kesalahan.

3. Mendapatkan Keberkahan Rezeki

Rasulullah SAW menjamin bahwa sedekah tidak akan mengurangi harta, bahkan akan menambah keberkahannya: "Sedekah tidaklah mengurangi harta." (HR. Muslim)

Sedekah dan infak tidak mengurangi harta, melainkan menambah kemuliaan bagi yang melakukannya, serta memastikan bahwa berinfak tidak akan membuat seseorang menjadi miskin.

4. Mendapatkan Perlindungan di Hari Kiamat

Sedekah akan menjadi naungan bagi pelakunya di hari kiamat. Rasulullah SAW bersabda: "Setiap orang berada di bawah naungan sedekahnya hingga diputuskan perkara di antara manusia." (HR. Ahmad dan Ibnu Hibban)

5. Menyempurnakan Ibadah Puasa

Sedekah dapat menyempurnakan ibadah puasa seseorang. Dalam buku "Ramadhan Bulan Ukhuwah" dijelaskan bahwa puasa Ramadhan sarat dengan mutiara hikmah, salah satunya adalah mendorong seorang Muslim untuk memiliki rasa kepedulian (empati) kepada mereka yang menderita dan kurang beruntung.

Dengan bersedekah, kekurangan-kekurangan dalam puasa dapat ditutupi dan kesalahan-kesalahan dapat dihapuskan.

6. Menumbuhkan Rasa Syukur dan Menghindarkan dari Sifat Kikir

Kebiasaan bersedekah melatih jiwa untuk selalu bersyukur atas nikmat yang Allah berikan. Semakin banyak bersedekah, semakin seseorang menyadari bahwa harta hanyalah titipan yang harus dibagikan kepada sesama. Hal ini juga menjauhkan dari sifat kikir yang tercela.

7. Memperkuat Ukhuwah Islamiyah

Dalam buku "Ramadhan Bulan Ukhuwah" ditegaskan bahwa sedekah memiliki dimensi sosial yang kuat. Berbagi dengan sesama akan mempererat tali persaudaraan, menghilangkan kecemburuan sosial, dan menciptakan masyarakat yang harmonis.

Dua bentuk sedekah (wajib dan sunnah) memiliki peran penting dalam membantu sesama dan mempererat hubungan sosial dalam masyarakat.

8. Meningkatkan Kesehatan Mental dan Kebahagiaan

Selain mendapatkan pahala dari Allah SWT, sedekah juga dapat meningkatkan kesehatan mental, menciptakan kebahagiaan bagi diri sendiri dan orang lain, mencapai keharmonisan fungsi jiwa, menghindari gangguan mental, serta bersikap positif dan menerima orang lain apa adanya.

9. Membuka Pintu Surga

Orang yang gemar bersedekah akan dipanggil masuk surga melalui pintu khusus. Dalam sebuah hadits disebutkan bahwa terdapat pintu surga yang bernama "Bab Ash-Shadaqah" (Pintu Sedekah) yang hanya dimasuki oleh orang-orang yang gemar bersedekah.

10. Membersihkan dan Mensucikan Harta

Zakat dan sedekah berfungsi membersihkan harta dari hal-hal yang tidak baik. "Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka." (QS. At-Taubah: 103).

People also Ask:

Memperbanyak sedekah di bulan Ramadhan hukumnya?

Sedekah di bulan Ramadhan merupakan amalan ibadah yang sangat dianjurkan, apalagi Allah SWT menjanjikan pahala berlipat ganda di bulan ini. Rasulullah SAW pun mencontohkan amalan ini dengan memperbanyak sedekah di bulan suci Ramadhan daripada bulan lainnya.

Rasulullah SAW pernah ditanya sedekah apakah yang paling mulia beliau menjawab yaitu sedekah dibulan Ramadhan HR Tirmidzi?

Artinya, “Dari Anas RA, sahabat bertanya, 'Wahai Rasulullah, sedekah apa yang paling utama? ' Rasulullah SAW menjawab, 'Sedekah di bulan Ramadhan,'” (HR At-Tirmidzi). Para sahabat sendiri menyaksikan kemurahan hati Rasulullah SAW di bulan Ramadhan. Mereka mengatakan bahwa Rasulullah adalah orang paling murah hati.

7 Keutamaan sedekah di Bulan Ramadhan?

Ini 7 Keutamaan Sedekah di Bulan Ramadhan Berdasarkan Hadis7 keutamaan sedekah di bulan Ramadan meliputi pahala berlipat ganda, penghapus dosa, penolak bala, investasi akhirat, hati lebih tenang, melipatgandakan rezeki (berkah), dan kesempatan masuk surga lewat pintu khusus, karena bulan Ramadan adalah waktu istimewa dengan pahala yang dilipatgandakan Allah SWT.

4 Contoh sedekah di Bulan Ramadhan?

4 Contoh Sedekah di Bulan Ramadhan, Banjir Pahala! - Digital ...Empat contoh sedekah di bulan Ramadhan meliputi berbagi takjil atau makanan berbuka, menyediakan hidangan sahur, menyantuni anak yatim dan dhuafa, serta menyumbang untuk pembangunan masjid atau pendidikan (sedekah jariyah), yang semuanya bisa menambah pahala di bulan penuh berkah ini.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |