10 Dzikir Harian yang Dianjurkan Rasulullah Teks Arab, Latin dan Artinya

10 hours ago 3

Liputan6.com, Jakarta - Berdzikir adalah amalan yang sangat dianjurkan dalam Islam. Pengamalnya akan memperoleh fadhilah luar biasa. Oleh karena itu, umat Islam perlu memahami 10 dzikir harian yang dianjurkan Rasulullah SAW.

Dzikir diperintahkan langsung Allah SWT dengan firman-Nya, “Hai orang-orang yang beriman, berdzikirlah (dengan menyebut nama) Allah, dzikir yang sebanyak-banyaknya” (QS. Al-Ahzab: 41). Ayat ini menjadi landasan kuat agar umat Islam senantiasa memperbanyak dzikir.

Memperkuat hal itu, Rasulullah SAW bersabda, “Maukah aku kabarkan kepadamu tentang amalan yang terbaik dan paling suci di sisi Raja-mu, paling tinggi derajatnya, dan lebih baik bagimu daripada menginfakkan emas dan perak, serta lebih baik daripada engkau bertemu musuh lalu engkau tebas leher mereka?” Para sahabat menjawab, “Tentu, wahai Rasulullah.” Beliau bersabda, “(Yaitu) dzikir kepada Allah ‘Azza wa Jalla.” (HR. Tirmidzi, Ahmad, dan Ibnu Majah).

Berikut ini adalah 10 dzikir harian yang diajarkan Rasulullah SAW, merujuk Buku Dzikir Pagi dan Petang dan Sesudah Sholat Fardhu, Syaikh Sa'id bin 'Ali bin Wahf al-Qahthani (Hisnul Muslim), karya Syaikh Sa’id bin ‘Ali bin Wahf al-Qahthani serta sumber-sumber kredibel lainnya.

Berikut adalah 10 dzikir harian yang diajarkan Rasulullah SAW, disusun berdasarkan kitab Hisnul Muslim karya Syaikh Sa’id bin ‘Ali bin Wahf al-Qahthani serta sumber-sumber kredibel lainnya.

1. Tasbih, Tahmid, Takbir (33x Setiap Selesai Sholat)

Tasbih (33x):

سُبْحَانَ اللهِ

Latin: Subhanallah

Artinya: Maha Suci Allah

Tahmid (33x):

الْحَمْدُ لِلَّهِ

Latin: Alhamdulillah

Artinya: Segala puji bagi Allah

Takbir (33x):

اللهُ أَكْبَرُ

Latin: Allahu Akbar

Artinya: Allah Maha Besar

Penutup (1x):

لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

Latin: Laa ilaaha illallahu wahdahu laa syarikalahu, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ‘alaa kulli syai-in qadiir

Artinya: Tidak ada tuhan yang berhak disembah selain Allah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya. Milik-Nya kerajaan dan bagi-Nya pujian, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.

Rasulullah SAW bersabda, “Barang siapa yang bertasbih 33 kali, bertahmid 33 kali, dan bertakbir 33 kali setelah sholat, lalu menggenapkannya menjadi seratus dengan kalimat tauhid, maka dosanya akan diampuni meskipun sebanyak buih di lautan” (HR. Muslim). Dzikir ini dicatat dalam Hisnul Muslim sebagai amalan rutin setelah sholat fardhu.

2. Sayyidul Istighfar (Penghulu Istighfar)

Arab: اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ، خَلَقْتَنِي وَأَنَا عَبْدُكَ، وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ، أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ، أَبُوءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ، وَأَبُوءُ بِذَنْبِي، فَاغْفِرْ لِي فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ

Latin: Allahumma anta rabbii laa ilaaha illa anta, khalaqtanii wa ana 'abduka, wa ana 'ala 'ahdika wa wa'dika mastatha'tu, a'udzu bika min syarri maa shana'tu, abuu'u laka bini'matika 'alayya, wa abuu'u bidzanbi, faghfirlii fa innahu laa yaghfirudz-dzunuuba illa anta

Artinya: “Ya Allah, Engkau adalah Tuhanku, tidak ada sesembahan selain Engkau. Engkaulah yang menciptakanku dan aku adalah hamba-Mu. Aku berusaha memenuhi janji dan sumpah kepada-Mu sekuat kemampuanku. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan perbuatanku. Aku mengakui nikmat-Mu kepadaku dan aku mengakui dosaku. Maka ampunilah aku, karena tidak ada yang dapat mengampuni dosa selain Engkau.”

Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa mengucapkannya di siang hari dengan penuh keyakinan, lalu ia meninggal pada siang itu, maka ia termasuk penghuni surga. Demikian pula barangsiapa mengucapkannya di malam hari dengan penuh keyakinan, lalu ia meninggal pada malam itu, maka ia termasuk penghuni surga” (HR. Al-Bukhari). Dzikir ini juga dianjurkan dibaca pagi dan petang.

3. Laa ilaaha illallah Wahdahu Laa Syarikalah (100x)

Arab: لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

Latin: Laa ilaaha illallahu wahdahu laa syarikalahu, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ‘alaa kulli syai-in qadiir

Artinya: “Tidak ada tuhan melainkan Allah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya. Milik-Nya segala kekuasaan dan milik-Nya pula segala pujian, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.”

Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa membacakan kalimat ini sebanyak 100 kali dalam sehari, maka ganjarannya sama seperti membebaskan 10 orang hamba sahaya, dan dituliskan pula baginya 100 pahala, dihapuskan baginya 100 dosa, dan ia akan dijaga dari gangguan setan sepanjang hari hingga sore. Tidak ada seorang pun yang mendapatkan pahala lebih baik dari itu kecuali seseorang yang mengamalkan dzikirnya lebih dari itu” (HR. Bukhari no. 3293, Muslim no. 2691).

4. Subhanallahi wa Bihamdih (100x)

Arab: سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ

Latin: Subhanallahi wa bihamdihi

Artinya: “Maha Suci Allah dan segala puji bagi-Nya.”

Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa membaca kalimat subhanallahi wa bihamdih sebanyak 100 kali dalam sehari, maka akan dihapuskan seluruh kesalahannya, meskipun dosanya itu setara dengan banyaknya buih di lautan” (HR. Bukhari no. 3293, Muslim no. 2691).

5. Dzikir Pagi dan Petang:

Bacaan Dzikir Pagi

Arab: اللَّهُمَّ بِكَ أَصْبَحْنَا، وَبِكَ أَمْسَيْنَا، وَبِكَ نَحْيَا، وَبِكَ نَمُوْتُ، وَإِلَيْكَ النُّشُوْرُ

Latin: Allahumma bika ashbahna, wa bika amsayna, wa bika nahya, wa bika namutu, wa ilaikan nusyur.

Artinya:"Ya Allah, dengan rahmat dan pertolongan-Mu kami berada di waktu pagi, dan dengan rahmat dan pertolongan-Mu kami berada di waktu petang, dan dengan rahmat dan pertolongan-Mu kami hidup, dengan rahmat dan pertolongan-Mu kami mati, dan kepada-Mu kami dibangkitkan."

Bacaan Dzikir Petang

Arab: اللَّهُمَّ بِكَ أَمْسَيْنَا، وَبِكَ أَصْبَحْنَا، وَبِكَ نَحْيَا، وَبِكَ نَمُوْتُ، وَإِلَيْكَ الْمَصِيْرُ

Latin:Allahumma bika amsayna, wa bika ashbahna, wa bika nahya, wa bika namutu, wa ilaikal-mashir.

Artinya:"Ya Allah, karena Engkau kami mengalami waktu petang dan pagi, karena Engkau kami hidup dan mati, dan kepada-Mu pula kami kembali."

Dzikir ini dianjurkan untuk dibaca pagi dan petang berdasarkan hadits riwayat Al-Bukhari. Dzikir ini tercantum dalam Hisnul Muslim sebagai amalan harian yang sangat utama.

6. Surat Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas (3x Pagi & Petang)

Surat Al-Ikhlas (QS. Al-Ikhlas: 1-4)

Arab: قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ ﴿١﴾ اللَّهُ الصَّمَدُ ﴿٢﴾ لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ ﴿٣﴾ وَلَمْ يَكُنْ لَهُ كُفُوًا أَحَدٌ ﴿٤﴾

Latin: Qul huwallāhu aḥad, Allāhuṣ-ṣamad, lam yalid wa lam yūlad, wa lam yakul-lahū kufuwan aḥad.

Artinya: Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa. Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu. Dia tidak beranak dan tidak pula diperanakkan. Dan tidak ada sesuatu yang setara dengan Dia.”

Surat Al-Falaq (QS. Al-Falaq: 1-5)

Arab: قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ ﴿١﴾ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ ﴿٢﴾ وَمِنْ شَرِّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبَ ﴿٣﴾ وَمِنْ شَرِّ النَّفَّاثَاتِ فِي الْعُقَدِ ﴿٤﴾ وَمِنْ شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَدَ ﴿٥﴾

Latin: Qul a‘ūżu birabbil-falaq, min syarri mā khalaq, wa min syarri ghāsiqin idzā waqab, wa min syarrin-naffāthāti fil-‘uqad, wa min syarri ḥāsidin idzā ḥasad.

Artinya: Katakanlah, “Aku berlindung kepada Tuhan yang menguasai subuh (fajar), dari kejahatan (makhluk yang) Dia ciptakan, dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita, dan dari kejahatan (perempuan-perempuan) tukang sihir yang meniup pada buhul-buhul (talinya), dan dari kejahatan orang yang dengki apabila ia dengki.”

Surat An-Nas (QS. An-Nas: 1-6)

Arab:قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ ﴿١﴾ مَلِكِ النَّاسِ ﴿٢﴾ إِلَٰهِ النَّاسِ ﴿٣﴾ مِنْ شَرِّ الْوَسْوَاسِ الْخَنَّاسِ ﴿٤﴾ الَّذِي يُوَسْوِسُ فِي صُدُورِ النَّاسِ ﴿٥﴾ مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ ﴿٦﴾

Latin: Qul a‘ūżu birabbin-nās, malikin-nās, ilāhin-nās, min syarril-waswās al-khannās, alladzī yuwaswisu fī ṣudūrin-nās, minal-jinnati wan-nās.

Artinya: Katakanlah, “Aku berlindung kepada Tuhan manusia, Raja manusia, Sembahan manusia, dari kejahatan (bisikan) setan yang bersembunyi, yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia, dari (golongan) jin dan manusia.”

Dari Abdullah bin Khubaib, Rasulullah SAW bersabda, “Ucapkanlah: Qul huwallahu ahad (Al-Ikhlas) dan dua surat perlindungan (Al-Falaq dan An-Nas) ketika sore hari dan ketika pagi hari sebanyak tiga kali, maka itu akan mencukupimu dari segala sesuatu” (HR. Abu Dawud dan Tirmidzi). Dzikir ini termasuk dalam kumpulan dzikir pagi petang dalam Hisnul Muslim.

7. Ayat Kursi (1x Pagi & Petang)

Arab: اللَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ ۚ لَا تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ ۚ لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ ۗ مَنْ ذَا الَّذِي يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلَّا بِإِذْنِهِ ۚ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ ۖ وَلَا يُحِيطُونَ بِشَيْءٍ مِنْ عِلْمِهِ إِلَّا بِمَا شَاءَ ۚ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ ۖ وَلَا يَئُودُهُ حِفْظُهُمَا ۚ وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيمُ

Latin: Allāhu lā ilāha illā huwal-ḥayyul-qayyūm, lā ta’khudzuhū sinatuw wa lā nawm, lahū mā fis-samāwāti wa mā fil-arḍ, man dzalladzī yasyfa‘u ‘indahū illā bi’idznih, ya‘lamu mā bayna aidīhim wa mā khalfahum, wa lā yuḥīṭūna bi syai’im min ‘ilmihī illā bimā syā’, wasi‘a kursiyyuhus-samāwāti wal-arḍ, wa lā ya’ūduhū ḥifẓuhumā, wa huwal-‘aliyyul-‘aẓīm.

Artinya: Allah, tidak ada tuhan selain Dia, Yang Maha Hidup, Yang terus-menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Milik-Nya apa yang di langit dan apa yang di bumi. Siapa yang dapat memberi syafaat di sisi-Nya tanpa izin-Nya? Dia mengetahui apa yang di hadapan mereka dan apa yang di belakang mereka, sedangkan mereka tidak mengetahui sesuatu pun dari ilmu-Nya kecuali apa yang Dia kehendaki. Kursi-Nya meliputi langit dan bumi. Dan Dia tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Dia Maha Tinggi lagi Maha Agung.

Siapa yang membaca Ayat Kursi ketika pagi hari, maka ia akan dilindungi hingga petang. Siapa yang membacanya ketika petang, maka ia akan dilindungi hingga pagi (HR. Al-Hakim, dishahihkan Syaikh Al-Albani). Dzikir ini juga menjadi amalan utama dalam Hisnul Muslim.

8. Dzikir Perlindungan dari Segala Keburukan (Pagi & Petang)

Arab: بِسْمِ اللَّهِ الَّذِي لَا يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْءٌ فِي الْأَرْضِ وَلَا فِي السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ

Latin: Bismillahil ladzii laa yadurru ma'asmihi syai'un fil ardhi wa laa fis samaa'i wa huwas samii'ul 'aliim

Artinya: “Dengan nama Allah yang dengan nama-Nya tidak ada sesuatu pun yang membahayakan di bumi dan di langit, dan Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”

Rasulullah SAW bersabda bahwa barang siapa membacanya tiga kali di pagi hari atau tiga kali di petang hari, maka tidak ada sesuatu pun yang membahayakannya (HR. Abu Dawud dan Tirmidzi). Dzikir ini tercatat dalam Hisnul Muslim sebagai dzikir pagi petang yang sangat utama.

9. Doa Kebaikan Dunia dan Akhirat

Arab: رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Latin: Rabbanaa aatinaa fid dunyaa hasanah, wa fil aakhirati hasanah, wa qinaa 'adzaaban naar

Artinya: “Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan peliharalah kami dari siksa neraka.”

Doa ini bersumber langsung dari Al-Qur’an (QS. Al-Baqarah: 201). Imam Al-Qurthubi dalam Tafsir Al-Qurthubi menjelaskan bahwa doa ini mencakup seluruh kebaikan di dunia dan akhirat. Doa ini juga termasuk dalam amalan harian yang dianjurkan.

10. Dzikir Memohon Keselamatan (Allahumma inni as’aluka al-‘afiyah)

Arab: اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الْعَافِيَةَ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ

Latin: Allahumma inni as’aluka al-‘afiyah fid dunya wal akhirah

Artinya: “Ya Allah, aku memohon kepada-Mu keselamatan di dunia dan akhirat.”

Dzikir ini dianjurkan untuk dibaca pagi dan petang berdasarkan hadits riwayat Abu Dawud. Imam An-Nawawi dalam kitab Al-Adzkar menjelaskan bahwa doa ini termasuk doa yang paling utama karena mencakup keselamatan dunia dan akhirat.

Fadhilah Berdzikir Secara Istiqamah

Berdzikir secara istiqamah (konsisten) memiliki keutamaan yang sangat besar, baik di dunia maupun di akhirat. Berikut beberapa fadhilahnya:

1. Amalan yang Paling Dicintai Allah

Rasulullah SAW bersabda, “Amalan yang paling dicintai oleh Allah adalah amal yang dilakukan secara rutin (istiqamah) walau pun sedikit” (HR. Bukhari dan Muslim). Ini menunjukkan bahwa konsistensi dalam berdzikir, meskipun hanya sedikit, lebih baik daripada beramal besar tetapi tidak rutin.

2. Mendapat Perlindungan dari Gangguan Setan

Dzikir pagi dan petang yang dibaca secara istiqamah berfungsi sebagai perisai gaib yang melindungi diri dari gangguan setan, jin, sihir, keburukan makhluk, serta musibah yang tak terduga.

3. Mendapat Perlindungan dari Neraka

Nabi Muhammad SAW bersabda, “Dzikir pagi dan petang adalah pelindung dari neraka” (HR. At-Tirmidzi).

4. Hati Menjadi Tenteram dan Terjaga dari Kelalaian

Allah SWT berfirman, “Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram” (QS. Ar-Ra’d: 28). Dzikir yang istiqamah menjaga hati tetap hidup, terhubung dengan Allah, dan tidak mudah tergoda oleh kesibukan dunia.

5. Menumbuhkan Sifat Tawakal dan Kaya Hati

Seorang yang istiqamah berdzikir akan senantiasa bertawakal kepada Allah, hatinya merasa cukup dengan apa yang diberikan Allah, dan terhindar dari sifat iri dan dengki. Istiqamah dalam berdzikir juga menumbuhkan rasa dekat kepada Allah sehingga hidup menjadi lebih bermakna dan penuh keberkahan.

6. Dikelilingi Malaikat Rahmat dan Menjadi Orang yang Beruntung

Melakukan dzikir pagi dan petang secara rutin memiliki banyak keutamaan, antara lain dikelilingi oleh malaikat rahmat serta menjadi orang yang beruntung di dunia dan akhirat.

People Also Ask:

Zikir apa yang paling dahsyat?

Namun, beberapa dzikir yang sering disebut memiliki keutamaan khusus antara lain: dzikir Laa ilaaha illallah, Subhanallah walhamdulillah wala ilaha illallah wallahu akbar, serta dzikir Istighfar (meminta ampunan).

Apakah boleh berdzikir tanpa menghitung?

“Berdzikir ialah mengingat dan atau menyebut. Yang dituntut adalah berdzikir sebanyak-banyaknya (dzikran katsiirã); tidak harus dihitung,” ujar Gus Mus.1

Apa saja dzikir sehari-hari?

Rangkaian Dzikir untuk Dibaca di Pagi dan Petang HariTa'awwuz (Pagi dan Petang, Dibaca 1 Kali) ...Ayat Kursi (Pagi dan Petang, Dibaca 1 Kali) ...Surat Al-Ikhlas (Pagi dan Petang, Dibaca 3 Kali) ...Surat Al-Falaq (Pagi dan Petang, Dibaca 3 Kali) ...Surat An-Nas (Pagi dan Petang, Dibaca 3 Kali)

Amalan Sunnah Rasulullah setiap hari?

Adapun macam-macam sunnah Rasulullah yang bisa dikerjakan sehari-hari adalah sebagai berikut:Memanggil istri dengan mesra. ...Mengerjakan shalat dhuha. ...Membasuh wajah saat baru bangun tidur. ...4. Tidur di sisi kanan. ...Makan dengan tiga jari. ...6. Menyikat gigi dengan menggunakan siwak.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |