19 Orang Tewas Akibat Gempa Bumi Filipina

2 days ago 19

SEDIKITNYA 19 orang tewas dan lebih dari 130 orang terluka setelah gempa bumi bermagnitudo 7,8 mengguncang Filipina selatan pada Senin dan memicu peringatan Tsunami di sejumlah wilayah pesisir seperti dilansir Antara.

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,8 skala richter mengguncang wilayah Mindanao, Filipina, pada Senin, 8 Juni 2026. Seperti dilansir NPR, episentrum gempa berpusat di kedalaman 10 kilometer dan berjarak 13 kilometer Barat Daya General Santos yang dipicu pergerakan Palung Cotabato. 

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr mengimbau masyarakat di pesisir segera mengungsi ke wilayah yang lebih tinggi karena berpotensi tsunami. "Pemerintah pusat sedang bergerak dan kami tidak akan meninggalkan Mindanao," kata Marcos.

Ia menambahkan bahwa badan-badan penanggulangan bencana dalam keadaan siaga untuk merespons. Macros mengimbau warganya mewaspadai peringatan Tsunami. "Segera mengungsi ke tempat yang lebih tinggi, nyawa kalian lebih penting," kata Marcros. 

Selain itu otoritas Indonesia dan Malaysia turut mengeluarkan peringatan dini, khususnya wilayah-wilayah pesisir yang berbatas dengan Pulau Mindanao. 

Menurut Institut Vulkanologi dan Seismologi Filipina Teresito Bacolcol gempa ini terjadi pada pukul 7:37 pagi waktu Filipina mengakibatkan kerusakan di sejumlah wilayah. “Ini gempa bumi besar dan kami memperkirakan akan ada kerusakan, kami juga telah melihat beberapa bangunan yang rusak berdasarkan video yang kami lihat,” kata Bacolcol kepada Associated Press, dilansir NPR.

Bacolcol mengatakan pihaknya telah memantau beberapa gelombang yang berpotensi Tsunami. Berdasarkan pengamatan darat wilayah di Provinsi Sultan Kudarat tercatat gelombang setinggi satu meter dan gelombang yang lebih kecil dipantau setidaknya di satu provinsi lain. 

Sementara itu Departemen Meteorologi Malaysia telah menyerukan peringatan Tsunami di negara bagian Sabah. Di samping itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG Indonesia mencatat gelombang setinggi 83 sentimeter di lepas pantai pulau Sulawesi. 

Perubahan gelombang laut yang lebih kecil berpotensi terjadi di Taiwan, Jepang, Papua Nugini serta negara-negara di kepulauan pasifik. Filipina adalah salah satu negara rawan bencana di dunia karena terletak di jalur “Cincin Api” Pasifik. Setiap tahunnya negara itu sering dihantam sekitar 20 topan dan badai tropis hingga gempa bumi serta letusan gunung berapi. 

Berdasarkan informasi terbaru setelah gempa susulan magnitudo 6,5 skala richter negara-negara yang berbatasan langsung dengan Filipina mencabut peringatan dini Tsunami. Pusat Peringatan Dini Tsunami Pasifik (PTWC) yang berbasis di Hawaii, melaporkan sekitar dua jam setelah gempa peringatan untuk Guam telah dicabut karena tidak menimbulkan ancaman bagi Hawaii. 

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |