Liputan6.com, Jakarta - Bagi umat Islam, sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan adalah fase yang paling dinanti. Pada waktu inilah peluang untuk bertemu dengan malam yang disebut lebih baik daripada seribu bulan terbuka lebar, Lailatul Qadar. Oleh sebab itu, umat Islam perlu mengetahui amalan malam Lailatul Qadar untuk memaksimalkan ibadah demi meraih fadhilahnya.
Keistimewaan Lailatul Qadar dijelaskan secara jelas dalam Al-Qur'an, khususnya dalam Surah Al-Qadr. Dalam ayat ketiga disebutkan bahwa malam tersebut lebih baik daripada seribu bulan. Para ulama menafsirkan bahwa ibadah pada malam itu memiliki nilai yang setara dengan ibadah selama lebih dari 83 tahun.
Dalam kitab Tafsir Al-Misbah karya M. Quraish Shihab, dijelaskan bahwa Lailatul Qadar bukan hanya malam yang memiliki nilai pahala besar, tetapi juga malam penentuan berbagai urusan manusia.
Untuk memperoleh keberkahan Malam Lailatul Qadar, umat Islam dianjurkan memperbanyak berbagai amalan ibadah. Amalan-amalan tersebut menjadi sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT serta meraih pahala yang berlipat ganda. Berikut adalah amalan-amalan utama yang dianjurkan pada malam Lailatul Qadar.
Amalan-Amalan Malam Lailatul Qadar
1. Memperbanyak Shalat Malam (Qiyamul Lail)
Salah satu amalan utama pada Malam Lailatul Qadar adalah melaksanakan shalat malam atau qiyamul lail. Shalat ini dapat berupa shalat tahajud, tarawih, atau shalat sunnah lainnya.
Rasulullah SAW bersabda, "Barangsiapa menegakkan malam Lailatul Qadar (mengisi dengan ibadah) karena iman kepada Allah dan mengharapkan pahala (hanya dari-Nya), maka akan diampuni dosa-dosa yang telah dikerjakannya." (HR Al-Bukhari).
Al-Hafizh Ibnu Rajab berpendapat bahwa maksud dari menegakkan malam Lailatul Qadar adalah menghidupkan malamnya dengan shalat, terutama shalat tahajud. Dalam kitab Syarh an-Nawawi 'ala Muslim, Imam an-Nawawi menjelaskan bahwa hadits ini menjadi dalil dianjurkannya memperbanyak ibadah pada sepuluh malam terakhir Ramadhan serta menghidupkan malam-malamnya dengan berbagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT.
2. Membaca Al-Qur'an (Tilawah)
Amalan lain yang sangat dianjurkan pada Malam Lailatul Qadar adalah membaca Al-Qur'an. Membaca Al-Qur'an dengan tartil (perlahan dan jelas) merupakan salah satu amalan yang dicontohkan Rasulullah SAW.
Dalam kitab Lathaiful Ma'arif, dijelaskan bahwa membaca Al-Qur'an pada malam Lailatul Qadar membawa keberkahan dan rahmat yang melimpah. Umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak tilawah Al-Qur'an, baik dengan memahami maknanya maupun sekadar membacanya dengan ikhlas karena Allah SWT.
3. Memperbanyak Doa
Berdoa merupakan amalan yang sangat dianjurkan pada malam Lailatul Qadar. Menurut Sufyan Ats-Tsauri, amalan sunah Nabi yang paling utama pada malam Lailatul Qadar adalah berdoa. Beliau berkata, "Berdoa di malam itu lebih aku sukai dibanding shalat".
Al-Hafizh Ibnu Rajab menjelaskan bahwa maksudnya adalah memperbanyak doa lebih utama daripada shalat yang sedikit doanya. Doa yang diajarkan Rasulullah SAW untuk dibaca pada malam Lailatul Qadar adalah:
Allāhumma innaka afuwwun karīmun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘annī
(Ya Allah, sungguh Engkau Maha Pemaaf yang Pemurah. Engkau juga menyukai maaf. Oleh karena itu, maafkanlah aku).
Doa ini diriwayatkan oleh Imam At-Tirmidzi. Redaksi lain yang juga diajarkan adalah Allāhumma innaka afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘annī. Doa ini dapat dibaca sepanjang bulan Ramadhan, khususnya di 10 hari terakhir.
4. Memperbanyak Istighfar dan Dzikir
Memperbanyak istighfar (memohon ampunan) dan dzikir (mengingat Allah) juga merupakan amalan yang dianjurkan pada Malam Lailatul Qadar. Rasulullah SAW mendorong umatnya untuk memperbanyak doa pada malam Lailatul Qadar, terutama memohon ampun kepada Allah SWT.
Hadits ini menunjukkan bahwa memohon ampun kepada Allah merupakan salah satu amalan utama pada malam Lailatul Qadar. Memperbanyak dzikir di pertengahan malam juga dianjurkan.
5. I'tikaf di Masjid
I'tikaf, yaitu berdiam diri di masjid untuk beribadah, merupakan amalan yang sangat dianjurkan pada sepuluh hari terakhir Ramadhan. Hukum i'tikaf pada periode ini adalah sunnah muakkadah, yaitu sunnah yang sangat dianjurkan.
Rasulullah SAW senantiasa beri'tikaf pada sepuluh hari terakhir Ramadhan. I'tikaf bertujuan untuk mendekatkan diri kepada Allah dan meraih keutamaan Lailatul Qadar. Menurut pendapat sebagian ulama, i'tikaf yang sah harus dilakukan di masjid.
6. Amalan Sunnah Lainnya
• Selain amalan-amalan di atas, terdapat beberapa amalan sunnah lainnya yang dianjurkan, antara lain:
• Meluruskan dan membulatkan niat serta tekad untuk menghidupkan malam Lailatul Qadar.
• Berpenampilan terbaik dalam menyambutnya.
• Membangunkan sanak famili dan keluarga, baik yang besar maupun yang kecil, untuk bersama-sama beribadah.
• Memperbanyak sedekah.
• Memperbaiki hubungan dengan sesama manusia.
• Tafakur (merenungkan kebesaran Allah).
Waktu Lailatul Qadar
Lailatul Qadar terjadi pada sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan, khususnya pada malam-malam ganjil. Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Carilah Lailatul Qadar pada malam ganjil dalam sepuluh terakhir di bulan Ramadhan." (HR. Bukhari dan Muslim)
Malam-malam yang dimaksud adalah malam ke-21, 23, 25, 27, atau 29 Ramadhan. Dalam riwayat lain, Nabi bersabda: "Carilah Lailatul Qadar pada sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan, pada saat tersisa sembilan malam, tujuh malam, atau lima malam." (HR. Bukhari)
Para ulama berbeda pendapat tentang perhitungan malam ganjil, apakah dihitung dari awal bulan atau dari sisa hari bulan. Namun yang terpenting adalah memperbanyak ibadah sepanjang sepuluh malam terakhir agar tidak melewatkan kesempatan mendapatkan Lailatul Qadar.
Tanda-Tanda Lailatul Qadar
Meskipun waktu pastinya dirahasiakan, terdapat beberapa tanda yang disebutkan dalam hadits:
• Matahari terbit tanpa sinar menyilaukan. Rasulullah bersabda: "Matahari terbit pada pagi harinya dalam keadaan jernih, tidak ada pancaran sinaran." (HR. Muslim)
• Suasana malam yang tenang dan cerah. Udara terasa sejuk, tidak terlalu panas maupun dingin, serta menghadirkan ketenangan bagi orang-orang yang beribadah.
• Tidak ada bintang jatuh. Malam itu langit tampak cerah dan tidak tampak bintang yang dilempar ke setan-setan.
• Bulan terlihat seperti separuh bulatan. Dalam riwayat disebutkan bahwa bulan terbit dengan menampakkan hanya separuhnya.
• Para ulama menegaskan bahwa tanda-tanda ini tidak dapat dijadikan patokan mutlak; yang terpenting adalah kesungguhan dalam beribadah.
Hikmah Melaksanakan Amalan Malam Lailatul Qadar
1. Mendapat Ampunan Dosa
Barangsiapa yang menghidupkan malam Lailatul Qadar dengan ibadah karena iman dan mengharap pahala dari Allah, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni. Ini merupakan janji besar dari Allah SWT bagi hamba-Nya yang bersungguh-sungguh.
2. Meraih Pahala yang Setara dengan Ibadah Seribu Bulan
Ibadah pada malam Lailatul Qadar memiliki nilai yang setara dengan ibadah selama lebih dari 83 tahun (seribu bulan). Ini adalah rahmat yang sangat besar dari Allah SWT kepada umat Nabi Muhammad SAW.
3. Mendapat Keberkahan dan Rahmat yang Melimpah
Pada malam Lailatul Qadar, para malaikat turun ke bumi membawa rahmat dan keberkahan. Malam tersebut juga dipenuhi dengan kedamaian hingga terbitnya fajar. Orang yang menghidupkan malam ini dengan shalat dan doa akan memperoleh ampunan dosa, bahkan Allah SWT menyiapkan berbagai kenikmatan di surga bagi hamba yang bersungguh-sungguh.
4. Mendapat Penentuan Takdir yang Baik
Lailatul Qadar adalah malam penentuan berbagai urusan manusia. Pada malam tersebut, Allah SWT menetapkan takdir hamba-Nya untuk tahun yang akan datang. Dengan memperbanyak ibadah dan doa, seorang Muslim dapat memohon kebaikan dalam takdirnya.
5. Meningkatkan Kualitas Iman dan Ketakwaan
Dengan menghidupkan malam Lailatul Qadar, seorang Muslim akan merasakan kedekatan dengan Allah SWT. Ibadah yang dilakukan dengan ikhlas dan penuh pengharapan akan meningkatkan kualitas iman dan ketakwaan. Hal ini akan berdampak positif pada kehidupan sehari-hari, menjadikan Muslim yang lebih baik dan lebih taat kepada Allah SWT.
Pertanyaan Seputar Lailatul Qadar
1. Apakah Lailatul Qadar hanya terjadi pada malam ke-27 Ramadhan?
Tidak. Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam memberikan petunjuk bahwa Lailatul Qadar berada pada sepuluh malam terakhir Ramadhan, khususnya pada malam-malam ganjil, yaitu malam ke-21, 23, 25, 27, atau 29. Banyak masyarakat yang meyakini malam ke-27 sebagai Lailatul Qadar, namun para ulama menegaskan bahwa itu hanyalah ijtihad, bukan kepastian mutlak. Cara terbaik adalah memperbanyak ibadah sepanjang sepuluh malam terakhir.
2. Apa doa terbaik yang dibaca saat Lailatul Qadar?
Doa yang paling dianjurkan adalah yang diajarkan Rasulullah kepada Aisyah radhiyallahu 'anha: "Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf dan mencintai pemaafan, maka maafkanlah aku."
Doa ini mencerminkan esensi Lailatul Qadar sebagai malam ampunan dan pengampunan.
3. Apakah wanita haid boleh beribadah di malam Lailatul Qadar?
Wanita yang sedang haid tetap dapat meraih keberkahan Lailatul Qadar dengan amalan-amalan yang tidak memerlukan kesucian dari hadas, seperti: membaca Al-Qur'an tanpa menyentuh mushaf (misalnya dari hafalan atau gadget), memperbanyak dzikir, berdoa, beristighfar, bersedekah, mendengarkan kajian Islam, dan menganjurkan anggota keluarga untuk beribadah.
4. Bagaimana cara mengetahui telah mendapatkan Lailatul Qadar?
Seseorang tidak harus melihat tanda-tanda atau mengalami peristiwa khusus untuk mendapatkan Lailatul Qadar. Abdullah bin Mas'ud radhiyallahu 'anhu berkata: "Barangsiapa yang qiyamullail selama setahun, ia pasti mendapatkan Lailatul Qadar." (HR. Muslim). Syaikh Utsaimin rahimahullah menjelaskan bahwa siapa saja yang mengerjakan qiyamullail dengan penuh iman dan mengharap pahala, pasti akan mendapatkan ganjarannya, baik dia mengetahui bahwa malam itu Lailatul Qadar atau tidak.
5. Apakah amalan Lailatul Qadar hanya dilakukan pada malam hari?
Meskipun dinamakan malam Lailatul Qadar, semangat ibadah dapat dilanjutkan pada siang harinya dengan amalan-amalan seperti puasa, membaca Al-Qur'an, bersedekah, dan memperbanyak dzikir. Yang terpenting adalah memaksimalkan seluruh rangkaian sepuluh hari terakhir Ramadhan, baik malam maupun siang, untuk mendekatkan diri kepada Allah.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4491252/original/053957400_1688529312-pexels-meruyert-gonullu-6908028.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5463466/original/014011800_1767615771-unnamed__11_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9321442/original/000641000_1786441576-masjid-pogung-dalangan-Cmh2kEbjlyM-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4388839/original/018565800_1681100984-pexels-alena-darmel-8164742.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3274937/original/075776800_1603351599-photo-1561399452-bdcd36b25b38__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8928545/original/069471700_1782959067-ChatGPT_Image_Jul_2__2026__09_23_09_AM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5156168/original/093553200_1741427681-27937ed9a460ba252f86ffad909d8657.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4859531/original/051220700_1718070898-pexels-serhattugg-20558485.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4759738/original/067093400_1709389500-modern-muslim-woman-hijab-office-room.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3407493/original/089717300_1616386310-ramadan-2412453_1280.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5397187/original/001577400_1761803406-ilustrasi_berdzikir.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5382022/original/048339900_1760524874-Sholawat_dan_Berdzikir.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4374139/original/096709100_1679981555-pexels-alena-darmel-8164742.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3141446/original/078371000_1591071405-15263.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4766225/original/046556200_1709881475-masjid-pogung-raya-LhNePx4kde0-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4613288/original/001487900_1697515634-_fpdl.in__eid-concept-with-group-friends_23-2147799363_normal.jpg)















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5220347/original/094913800_1747281277-41961081_8976420.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5558454/original/058152900_1776419419-cek_fakta_-_petani_milenial_2026.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5327298/original/085035000_1756177391-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__83_.jpg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5534795/original/014528000_1773892938-khutbah.jpg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4909950/original/090842100_1722854822-WhatsApp_Image_2024-08-05_at_17.40.39_50d920d6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4120045/original/038413400_1660195971-pexels-david-mceachan-87500.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5531332/original/004830000_1773565920-bantuan_DAP_australia_umat_kristen.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4576168/original/048568900_1694732112-20230915022441__fpdl.in__medium-shot-woman-posing-with-flowers_23-2150725596_normal.jpg)