Liputan6.com, Jakarta - Dalam pandangan Islam dan agama-agama samawi, keberadaan kehidupan akhirat merupakan kepastian. Mengenal surga dengan kenikmatannya, serta nama-nama neraka dan gambaran siksaannya menjadi pengingat agar manusia lebih berhati-hati dalam menjalani kehidupan di dunia.
Peringatan mengenai pedihnya azab neraka juga ditegaskan dalam Al-Qur'an. Allah SWT berfirman, “Sesungguhnya siksa-Ku adalah siksaan yang pedih” (QS. Al-Hijr: 50).
Dr. Abu Hafizhah Irfan dalam Buku pedihnya siksa neraka mengutip pandangan sahabat Umar bin Khaththab yang bersumber dari kitab At-Takhwif minan Nar. Dalam riwayat tersebut digambarkan betapa dahsyatnya siksa neraka, termasuk panasnya yang tidak mampu dibandingkan dengan penderitaan apa pun di dunia.
Gambaran mengenai beratnya penderitaan di neraka pada dasarnya dimaksudkan untuk menumbuhkan rasa takut kepada Allah dan mendorong manusia menjauhi dosa serta memperbanyak amal saleh sebelum datangnya kehidupan akhirat.
Nama-Nama Neraka, Penghuni dan Siksaannya yang Pedih
Nama-Nama Neraka
1. Jahannam (جهنم)
Jahannam adalah nama neraka yang paling sering disebut dalam Al-Qur'an, lebih dari 70 kali. Nama ini merupakan tingkatan neraka paling atas dan menjadi nama umum bagi seluruh neraka.
Allah SWT berfirman: "Sesungguhnya orang-orang munafik itu (ditempatkan) pada tingkatan yang paling bawah dari neraka" (QS. An-Nisa: 145).
Menurut mayoritas ulama tafsir, Jahannam dikhususkan bagi para pelaku dosa besar dari kalangan umat Nabi Muhammad SAW yang meninggal tanpa bertaubat. Imam Al-Qurthubi dalam tafsirnya menjelaskan bahwa tingkatan ini akan dihuni oleh para ahli tauhid yang mendapat siksa sesuai kadar dosa mereka, kemudian setelah disucikan mereka akan dikeluarkan dan dimasukkan ke dalam surga.
2. Lazha (لظى)
Lazha disebutkan dalam QS. Al-Ma'arij ayat 15-16: "Sekali-kali tidak! Sesungguhnya ia (neraka) itu adalah api yang bergejolak, yang mengelupaskan kulit kepala".
Syekh Al-Farahidy menjelaskan bahwa Lazha adalah api yang menyala-nyala dan menyambar-nyambar. Ibnu Mandzhur Al-Ifriqi menambahkan bahwa neraka ini disebut demikian karena api di dalamnya adalah api yang paling ganas.
Neraka Lazha diperuntukkan bagi orang-orang kafir dan pendosa besar yang menentang kebenaran, serta mereka yang menolak keimanan kepada Allah dan mengikuti jalan setan.
3. Huthamah (حطمة)
Allah SWT berfirman dalam QS. Al-Humazah ayat 4-7: "Sekali-kali tidak! Pasti dia akan dilemparkan ke dalam (neraka) Huthamah. Tahukah kamu apakah (neraka) Huthamah itu? (Yaitu) api (disediakan) Allah yang dinyalakan, yang (naik) sampai ke hati".
Ibnu Faris menjelaskan bahwa secara bahasa, Huthamah berasal dari akar kata yang berarti penghancuran. Api ini disebut demikian karena apa pun yang dikenainya akan hancur berkeping-keping. Neraka ini diperuntukkan bagi orang-orang yang suka menggunjing, memfitnah, mengadu domba, dan mereka yang terlalu mencintai harta dunia secara berlebihan.
4. Sa'ir (سعير)
Sa'ir berarti api yang menyala-nyala. Allah SWT berfirman: "Dan orang-orang yang kafir dan mendustakan ayat-ayat Kami, mereka itu penghuni neraka" (QS. Al-Baqarah: 39). Neraka ini diperuntukkan bagi orang-orang yang menolak peringatan Allah, membantah tanpa ilmu, dan mengikuti hawa nafsu serta langkah setan.
5. Saqar (سقر)
Saqar disebutkan dalam QS. Al-Mudatsir ayat 42-43. Ketika penghuni neraka ditanya: "Apakah yang memasukkan kamu ke dalam Saqar (neraka)?" Mereka menjawab: 'Kami dahulu tidak termasuk orang-orang yang mengerjakan shalat'".
Neraka Saqar disiapkan bagi mereka yang meninggalkan shalat lima waktu, tidak peduli pada orang miskin, gemar berkata batil, dan tidak percaya pada hari pembalasan. Penjaga neraka ini adalah sembilan belas malaikat Zabaniyah yang sangat kuat.
6. Jahim (جحيم)
Jahim berarti api yang sangat panas. Allah SWT berfirman: "Dan diperlihatkan dengan jelas neraka Jahim kepada orang-orang yang sesat" (QS. Asy-Syu'araa: 91). Neraka ini disiapkan bagi orang-orang musyrik yang menyekutukan Allah SWT serta mereka yang mendustakan ayat-ayat Allah dan hidup dalam kesesatan.
7. Hawiyah (هاوية)
Hawiyah disebutkan dalam QS. Al-Qari'ah ayat 8-11: "Adapun orang yang ringan timbangan (kebaikan)nya, tempat kembalinya adalah (neraka) Hawiyah. Tahukah kamu apakah (neraka Hawiyah) itu? (Ia adalah) api yang sangat panas".
Syekh Abdurrahman bin Nashir As-Sa'diy dalam Tafsir As-Sa'diy menjelaskan bahwa Hawiyah adalah tempat kembali bagi orang-orang yang amal kebaikannya ringan karena lebih banyak berbuat maksiat daripada beramal saleh. Imam Al-Qurthubi menyebutkan bahwa tingkatan paling bawah dari neraka adalah Hawiyah.
8. Wail (ويل)
Wail disebut dalam Al-Qur'an sebagai salah satu nama neraka yang disediakan bagi para pedagang atau pengusaha yang curang, mengurangi timbangan, dan menaikkan harga secara tidak adil. Wail juga dapat berarti "celaka" sebagai seruan azab bagi orang-orang yang berbuat curang.
Para Penghuni Neraka
Al-Qur'an menyebutkan beberapa golongan yang akan menjadi penghuni neraka. Berdasarkan penelitian Muhammad Saekul Mujahidin dalam Surga Dan Neraka: Kekekalan Umat Manusia Di Akhirat Dalam Perspektif Al-Qur'an, golongan-golongan tersebut antara lain:
1. Orang Kafir (Ashhab al-Nar)
Orang-orang yang tidak beriman kepada Allah, malaikat, rasul, hari kiamat, serta mengingkari dan mendustakan kebenaran agama Allah. Allah SWT berfirman: "Adapun orang-orang yang kafir dan mendustakan ayat-ayat Kami, mereka itu penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya" (QS. Al-Baqarah: 39).
2. Orang Munafik
Allah SWT berfirman: "Allah mengancam orang-orang munafik laki-laki dan perempuan dan orang-orang kafir dengan neraka Jahannam, mereka kekal di dalamnya. Cukuplah neraka itu bagi mereka, dan Allah mela'nati mereka, dan bagi mereka azab yang kekal" (QS. Ath-Taubah: 68). Orang-orang munafik ditempatkan pada tingkatan paling bawah dari neraka.
3. Orang-orang Zalim
Allah SWT berfirman: "Sesungguhnya orang-orang yang kafir dan melakukan kezaliman, Allah sekali-kali tidak akan mengampuni (dosa) mereka dan tidak (pula) akan menunjukkan jalan kepada mereka, kecuali jalan ke neraka Jahannam; mereka kekal di dalamnya selama-lamanya" (QS. An-Nisa: 168-169).
4. Orang-orang yang Meninggalkan Shalat dan Kewajiban
Penghuni neraka Saqar mengakui: "Kami dahulu tidak termasuk orang-orang yang mengerjakan shalat, dan tidak pula memberi makan orang miskin, dan kami membicarakan (yang batil) bersama orang-orang yang membicarakannya, dan kami mendustakan hari pembalasan" (QS. Al-Mudatsir: 43-46).
5. Orang-orang yang Suka Menggunjing dan Memfitnah
Neraka Huthamah diperuntukkan bagi mereka yang suka menggunjing, memfitnah, dan mengumpulkan harta secara berlebihan.
Siksaan yang Mengerikan
1. Kedalaman Neraka
Dr. Abu Hafizhah Irfan dalam Pedihnya Siksa Neraka meriwayatkan dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah SAW bersabda: "Ini adalah batu yang dilemparkan ke dalam Neraka sejak 70 tahun yang lalu, sampai sekarang ia terus meluncur ke dalam Neraka hingga mencapai dasarnya" (HR. Muslim). Ini menunjukkan betapa dalamnya dasar neraka.
2. Panas Api Neraka
Nabi SAW bersabda: "Api kalian (di dunia hanyalah) 1 bagian dari 70 bagian api Neraka Jahannam" (HR. Bukhari-Muslim). Api neraka lebih panas 69 kali lipat dari api dunia, dengan masing-masing bagian memiliki panas yang sama.
3. Siksaan yang Paling Ringan
Rasulullah SAW bersabda: "Sesungguhnya penduduk Neraka yang paling ringan siksanya adalah seorang yang memakai dua sandal dari api yang menjadikan otaknya mendidih seperti mendidihnya kuali" (HR. Muslim). Ini menggambarkan betapa dahsyatnya siksaan neraka, bahkan yang paling ringan sekalipun.
4. Ketebalan Kulit dan Tubuh Penghuni Neraka
Kulit penghuni neraka dijadikan sangat tebal—42 hasta—agar mereka dapat merasakan siksaan yang berkepanjangan. Setiap kali kulit mereka hangus, diganti dengan kulit yang baru. Tubuh mereka juga diperbesar agar merasakan pedihnya siksaan. Gigi geraham mereka sebesar gunung Uhud.
Hikmah Mengetahui Nama-Nama Neraka
Mengetahui nama-nama neraka memiliki beberapa hikmah penting bagi kehidupan seorang muslim:
1. Meningkatkan Ketakwaan dan Keimanan
Dengan mengetahui dahsyatnya nama dan siksaan neraka, seorang muslim akan semakin takut kepada Allah dan termotivasi untuk meningkatkan ketakwaan. Sebagaimana firman Allah: "Dan orang-orang yang berkata, 'Wahai Tuhan kami, jauhkanlah azab Jahanam dari kami, karena sesungguhnya azabnya itu kekal'" (QS. Al-Furqan: 65).
2. Menjadi Motivasi untuk Meninggalkan Maksiat
Mengetahui bahwa setiap dosa memiliki konsekuensi di neraka menjadi cambuk bagi jiwa untuk meninggalkan kemaksiatan. Sebagaimana nasihat Umar bin Khattab: "Peringatkanlah mereka dengan Neraka agar mereka takut". Pengetahuan tentang neraka mendorong seseorang untuk segera bertaubat dan meninggalkan perbuatan dosa.
3. Mendorong untuk Memperbanyak Amal Saleh
Pengetahuan tentang neraka menjadi pendorong untuk memperbanyak amal saleh sebagai bekal menghadapi hari akhir. Orang yang beriman akan berlomba-lomba dalam kebaikan agar terhindar dari siksa neraka.
4. Menyadari Keadilan Allah
Nama-nama neraka yang berbeda dengan tingkatan siksaan yang berbeda pula menunjukkan keadilan Allah SWT. Setiap orang akan mendapat balasan sesuai dengan kadar dosa dan kejahatan yang dilakukannya di dunia.
5. Meningkatkan Kepedulian Sosial
Pengetahuan bahwa beberapa golongan masuk neraka karena tidak peduli pada orang miskin, tidak memberi makan, dan berbuat curang dalam perdagangan, mendorong muslim untuk lebih peduli terhadap sesama dan menjalankan amanah dengan jujur.
Pertanyaan Seputar Nama-Nama Neraka
1. Apa saja 7 nama neraka dalam Islam?
Tujuh nama neraka yang disebutkan dalam Al-Qur'an adalah Jahannam, Lazha, Huthamah, Sa'ir, Saqar, Jahim, dan Hawiyah. Imam Ath-Thabari dalam tafsirnya merinci ketujuh nama ini berdasarkan QS. Al-Hijr ayat 43-44.
2. Siapa saja yang akan menjadi penghuni neraka?
Penghuni neraka terdiri dari orang-orang kafir, munafik, musyrik, orang-orang yang meninggalkan shalat, tidak memberi makan orang miskin, suka menggunjing dan memfitnah, serta orang-orang yang zalim dan sombong.
3. Apa makanan dan minuman ahli neraka?
Makanan ahli neraka antara lain zaqqum (pohon dari dasar neraka), dari' (tumbuhan berduri), dan gislin (darah dan nanah). Minumannya antara lain hamim (air mendidih), ghassaq (nanah dingin), ma' sadid (air nanah), dan ma' ka al-muhl (air seperti besi cair).
4. Di mana disebutkan nama-nama neraka dalam Al-Qur'an?
Nama-nama neraka disebutkan dalam berbagai surah, antara lain: Jahannam (QS. Al-Furqan: 65), Lazha (QS. Al-Ma'arij: 15-16), Huthamah (QS. Al-Humazah: 4-7), Sa'ir (QS. Al-Baqarah: 39), Saqar (QS. Al-Mudatsir: 42-43), Jahim (QS. Asy-Syu'araa: 91), dan Hawiyah (QS. Al-Qari'ah: 8-11).
5. Apakah siksaan neraka kekal?
Ya, berdasarkan ijma' ulama Ahli Sunnah wal Jamaah, surga dan neraka adalah kekal selama-lamanya. Allah SWT berfirman: "Mereka kekal di dalamnya selama-lamanya" (QS. Al-Baqarah: 39). Kekekalan ini adalah atas kehendak Allah SWT.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4491252/original/053957400_1688529312-pexels-meruyert-gonullu-6908028.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5463466/original/014011800_1767615771-unnamed__11_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9321442/original/000641000_1786441576-masjid-pogung-dalangan-Cmh2kEbjlyM-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4388839/original/018565800_1681100984-pexels-alena-darmel-8164742.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4010958/original/004782000_1651214800-20220429-Itikaf-Lailatul-Qadar-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8928545/original/069471700_1782959067-ChatGPT_Image_Jul_2__2026__09_23_09_AM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5156168/original/093553200_1741427681-27937ed9a460ba252f86ffad909d8657.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4859531/original/051220700_1718070898-pexels-serhattugg-20558485.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4759738/original/067093400_1709389500-modern-muslim-woman-hijab-office-room.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3407493/original/089717300_1616386310-ramadan-2412453_1280.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5397187/original/001577400_1761803406-ilustrasi_berdzikir.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5382022/original/048339900_1760524874-Sholawat_dan_Berdzikir.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4374139/original/096709100_1679981555-pexels-alena-darmel-8164742.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3141446/original/078371000_1591071405-15263.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4766225/original/046556200_1709881475-masjid-pogung-raya-LhNePx4kde0-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4613288/original/001487900_1697515634-_fpdl.in__eid-concept-with-group-friends_23-2147799363_normal.jpg)















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5220347/original/094913800_1747281277-41961081_8976420.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5558454/original/058152900_1776419419-cek_fakta_-_petani_milenial_2026.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5327298/original/085035000_1756177391-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__83_.jpg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5534795/original/014528000_1773892938-khutbah.jpg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4909950/original/090842100_1722854822-WhatsApp_Image_2024-08-05_at_17.40.39_50d920d6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4120045/original/038413400_1660195971-pexels-david-mceachan-87500.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5531332/original/004830000_1773565920-bantuan_DAP_australia_umat_kristen.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4576168/original/048568900_1694732112-20230915022441__fpdl.in__medium-shot-woman-posing-with-flowers_23-2150725596_normal.jpg)