- Kapan Lailatul Qadar terjadi?
- Apa amalan paling utama di malam ini?
- Apakah harus beribadah semalaman penuh?
Baca artikel ini 5x lebih cepat
Liputan6.com, Jakarta - Malam Lailatul Qadar adalah malam yang lebih baik dari seribu bulan, sehingga setiap amal di dalamnya memiliki nilai yang luar biasa. Siapa pun yang menghidupkannya dengan iman dan mengharap pahala akan mendapatkan ganjaran yang besar dari Allah SWT. Sepuluh malam terakhir Ramadan menjadi momen paling menentukan bagi setiap Muslim.
Keagungan Lailatul Qadar ditegaskan langsung dalam Al-Qur’an dan hadis Nabi Muhammad SAW. Ibadah di malam ini bukan sekadar rutinitas, melainkan momentum pengampunan dosa dan pelipatgandaan pahala. Semakin maksimal amalan dilakukan, semakin besar pula harapan meraih kemuliaan tersebut. Liputan6 merangkum delapan amalan yang bisa menyempurnakan malam lailatul qadar.
Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Qadr ayat 1–3:
إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ ٱلْقَدْرِ وَمَآ أَدْرَىٰكَ مَا لَيْلَةُ ٱلْقَدْرِ لَيْلَةُ ٱلْقَدْرِ خَيْرٌ مِّنْ أَلْفِ شَهْرٍ
Latin: Innā anzalnāhu fī laylati al-qadr. Wa mā adrāka mā laylatu al-qadr. Laylatu al-qadri khayrun min alfi syahr.
Artinya: “Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur’an) pada malam kemuliaan. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan.”
1. Shalat Malam agar Dosa-Dosa Diampuni
Rasulullah SAW menegaskan bahwa shalat malam pada Lailatul Qadar menjadi sebab diampuninya dosa-dosa yang telah lalu. Hadis riwayat Al-Bukhari menyebutkan:
مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ، وَمَنْ قَامَ لَيْلَةَ ٱلْقَدْرِ إِيمَانًا وَٱحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
Latin: Man ṣāma Ramaḍāna īmānan waḥtisāban ghufira lahu mā taqaddama min ḏanbih, wa man qāma laylata al-qadri īmānan waḥtisāban ghufira lahu mā taqaddama min ḏanbih.
Artinya: “Barangsiapa melaksanakan puasa Ramadhan karena iman kepada Allah dan mengharapkan pahala (hanya dari-Nya), maka akan diampuni dosa-dosa yang telah dikerjakannya, dan barangsiapa menegakkan malam lailatul qadar (mengisi dengan ibadah) karena iman kepada Allah dan mengharapkan pahala (hanya dari-Nya) maka akan diampuni dosa-dosa yang telah dikerjakannya.” (HR. Al-Bukhari)
Shalat yang dapat dilakukan meliputi tahajud, witir, tarawih, taubat, tasbih, dan hajat. Semakin khusyuk dan penuh harap, semakin besar peluang mendapatkan ampunan. Inilah sebab-akibat yang dijanjikan langsung oleh Rasulullah SAW.
2. Memperbanyak Doa, Terutama Doa Lailatul Qadar
Aisyah RA bertanya kepada Rasulullah SAW tentang doa terbaik di malam Lailatul Qadar. Beliau menjawab dengan doa berikut:
ٱللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ ٱلْعَفْوَ فَٱعْفُ عَنِّي
Latin: Allāhumma innaka ‘afuwwun tuḥibbu al-‘afwa fa‘fu ‘annī.
Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf, Engkau menyukai pemaafan, maka maafkanlah aku.” (HR. Tirmidzi No. 3513, Ibnu Majah No. 3850)
Sufyan At-Tsauri berkata:
قَالَ سُفْيَانُ ٱلثَّوْرِيُّ: ٱلدُّعَاءُ فِي تِلْكَ ٱللَّيْلَةِ أَحَبُّ إِلَيَّ مِنَ ٱلصَّلَاةِ
Latin: Qāla Sufyānu ats-Tsaurī: ad-du‘ā’u fī tilka al-laylati aḥabbu ilayya mina aṣ-ṣalāh.
Artinya: “Sufyan at-Tsauri berdoa di malam itu lebih aku sukai dibanding shalat.”
Doa menjadi sebab turunnya rahmat dan pengampunan. Karena Lailatul Qadar adalah malam mustajab, memperbanyak doa menjadi amalan yang sangat utama.
3. Membaca Al-Qur’an dan Mentadabburinya
Lailatul Qadar adalah malam turunnya Al-Qur’an, sehingga membaca dan mentadabburinya menjadi amalan yang sangat dianjurkan. Dengan membaca Al-Qur’an secara tartil dan memahami maknanya, hati menjadi lebih khusyuk dan tenang.
Ketika Rasulullah SAW membaca ayat rahmat, beliau berdoa. Ketika membaca ayat azab, beliau memohon perlindungan. Kombinasi antara shalat, tilawah, doa, dan tafakur inilah yang disebut sebagai amal paling sempurna di malam-malam sepuluh terakhir. Kedekatan dengan Al-Qur’an akan menghadirkan akibat berupa ketenangan jiwa dan pahala yang berlipat ganda.
4. I’tikaf di Masjid
I’tikaf adalah berdiam diri di masjid dengan niat ibadah kepada Allah SWT. Amalan ini dilakukan untuk memaksimalkan pencarian Lailatul Qadar. Dengan menjauh dari urusan dunia, hati menjadi lebih fokus pada ibadah.
I’tikaf memungkinkan seseorang memperbanyak shalat, doa, dzikir, dan tilawah tanpa gangguan. Sebab berupa kesungguhan fokus beribadah akan menghasilkan kualitas spiritual yang lebih tinggi. Selain itu, i’tikaf menjadi momen muhasabah diri. Introspeksi ini menjadi jalan taubat yang lebih mendalam.
5. Bersedekah
Sedekah pada malam Lailatul Qadar memiliki nilai berlipat ganda. Karena malam ini lebih baik dari seribu bulan, maka setiap amal termasuk sedekah akan mendapatkan pahala yang luar biasa. Dengan sebab berupa kedermawanan, seorang Muslim berharap keberkahan hidup dan ampunan Allah. Sedekah juga membersihkan harta dan menumbuhkan empati sosial. Malam ini menjadi momentum terbaik untuk berbagi kepada sesama.
6. Bersalawat kepada Nabi Muhammad SAW
Mengirimkan salawat termasuk amalan yang dianjurkan pada malam Lailatul Qadar. Salawat adalah bentuk cinta kepada Rasulullah SAW dan bagian dari dzikir. Dengan sebab berupa salawat, seorang hamba berharap rahmat dan kedekatan dengan Nabi. Salawat juga melembutkan hati dan menambah kekhusyukan. Menggabungkannya dengan doa dan shalat menjadikan ibadah semakin sempurna.
7. Bertaubat dan Memperbanyak Istighfar
Taubat adalah inti dari pencarian Lailatul Qadar. Malam ini menjadi momentum terbaik untuk memohon ampunan dengan sungguh-sungguh. Dengan sebab berupa penyesalan dan istighfar yang tulus, Allah menjanjikan penghapusan dosa. Taubat juga membuat hati lebih ringan dan bersih. Semakin dalam muhasabah dilakukan, semakin besar peluang meraih keberkahan malam tersebut.
8. Memperbanyak Dzikir
Dzikir menjaga hati tetap terhubung dengan Allah SWT. Di malam penuh kemuliaan, memperbanyak tasbih, tahmid, takbir, dan tahlil menjadi penguat spiritual.
Sebab berupa dzikir yang konsisten menghadirkan ketenangan dan kekhusyukan. Dzikir juga menjaga lisan dari hal yang sia-sia.
Menggabungkan dzikir dengan seluruh amalan di atas menjadikan malam Lailatul Qadar lebih hidup dan bermakna.
Pertanyaan Seputar Amalan Malam Lailatul Qadar
1. Kapan Lailatul Qadar terjadi?
Pada salah satu malam ganjil di sepuluh malam terakhir Ramadan.
2. Apa amalan paling utama di malam ini?
Shalat malam, doa khusus Lailatul Qadar, membaca Al-Qur’an, i’tikaf, sedekah, salawat, taubat, dan dzikir.
3. Apakah harus beribadah semalaman penuh?
Tidak wajib, yang penting dilakukan dengan iman dan keikhlasan.
4. Mengapa doa sangat dianjurkan?
Karena Lailatul Qadar adalah malam mustajab.
5. Apa keutamaannya dibanding malam lain?
Lebih baik dari seribu bulan dan menjadi sebab diampuninya dosa.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3130484/original/070235100_1589648722-20200517-Intip-Muslim-Afghanistan-Itikaf-di-Bulan-Ramadan-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2247529/original/092815000_1528777620-20180611-Doa-malam-Lailatul-Qadar-di-Yerusalem-afp-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3448149/original/014754400_1620170420-AP21124444657697.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3127704/original/076595200_1589431440-photo-of-a-person-kneeling-in-front-of-book-2608353__4_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4397210/original/034811800_1681628824-Malam_25_Ramadan__Ribuan_Jemaah_Khusyuk_Menjemput_Lailatul_Qadar_di_Masjid_Istiqlal-ARBAS_4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2248312/original/066899400_1528800309-20180612-Berkah-Ramadan-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5516872/original/038397300_1772357707-Silaturahmi_Idulfitri.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4010959/original/006049900_1651214801-20220429-Itikaf-Lailatul-Qadar-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5296283/original/036173900_1753547510-20250726AA_Persija_Jakarta_VSArema_FC-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5525934/original/057286400_1773099993-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4797222/original/066299300_1712490604-20240407-Kepadatan_Tol_Palikanci-HER_4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2239127/original/019379600_1528186699-astrology-astronomy-beautiful-713664.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5515679/original/062388800_1772184873-090358200_1528800308-20180612-Berkah-Ramadan-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1756958/original/39def16cb16066eaa77007cd56f273cc_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2216209/original/008565000_1526483408-20180516-Tarawih-Istiqlal-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5525842/original/008946400_1773069228-hamish.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3124366/original/044352800_1589173179-quran-36704__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4010957/original/017182000_1651214799-20220429-Itikaf-Lailatul-Qadar-1.jpg)












:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3381466/original/043629600_1613720800-photo-1512632578888-169bbbc64f33.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4010689/original/086569000_1651202668-pexels-rayn-l-3163677.jpg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1626268/original/067647800_1497616352-Mantan-MenKes-Siti-Fadilah-Divonis-4-Tahun-Penjara-01.jpg)




:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5424037/original/048660500_1764130779-sholawat_ujang_bustomi.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4990655/original/018003600_1730716747-tata-cara-sholat-tahajud-agar-keinginan-terkabul.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2855596/original/055794600_1563344847-iStock-1134972492.jpg)



