Amalan saat Sahur yang Menyempurnakan Puasa dan Bikin Ramadan Lebih Bermakna

2 weeks ago 16
  • Apakah sahur wajib saat puasa?
  • Bolehkah sahur hanya minum air?
  • Kapan waktu terbaik sahur?

Baca artikel ini 5x lebih cepat

Liputan6.com, Jakarta - Sahur bukan sekadar makan sebelum imsak. Banyak orang fokus pada menu dan rasa kantuk, padahal waktu sahur termasuk bagian dari sepertiga malam terakhir yang penuh rahmat. Dalam berbagai hadis disebutkan bahwa sahur mengandung keberkahan luar biasa. Rasulullah Muhammad SAW menganjurkan sahur meski hanya dengan seteguk air. Artinya, nilai sahur bukan hanya pada makanannya, tetapi pada amalan yang menyertainya.

Jika sahur hanya diisi dengan aktivitas makan dan minum, maka kita kehilangan peluang pahala yang besar. Waktu ini adalah saat doa mudah dikabulkan dan istighfar diijabah oleh Allah SWT. Oleh karena itu, mengisi sahur dengan amalan sunnah akan menyempurnakan puasa sepanjang hari. Dari niat hingga membaca Al-Qur’an, setiap amalan memiliki dalil dan keutamaannya. Berikut amalan saat sahur yang menyempurnakan puasa dan membuat Ramadhan lebih bermakna, dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber pada Selasa (17/2/2026). 

Niat Sahur sebagai Fondasi Puasa

Niat menjadi pembeda antara kebiasaan dan ibadah. Sahur tanpa niat akan kehilangan nilai spiritualnya. Membaca niat sebelum makan sahur membantu menghadirkan kesadaran bahwa aktivitas tersebut adalah bagian dari ibadah puasa. Dengan niat yang benar, rasa lelah bangun dini hari berubah menjadi pahala. Niat juga menguatkan tekad agar puasa dijalankan dengan sungguh-sungguh. Oleh karena itu, jangan melewatkan bacaan niat sebelum sahur.

Bacaan niat sahur:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هَذِهِ السَّنَةِ لِلّٰهِ تَعَالَى

Latin: Nawaitu shauma ghadin ‘an adā’i fardhi syahri Ramaḍāna hādhihi as-sanati lillāhi ta‘ālā.

Artinya: “Saya niat berpuasa esok hari untuk menunaikan fardhu di bulan Ramadhan tahun ini karena Allah Ta’ala.”

Dengan niat tersebut, sahur menjadi bagian dari ibadah yang utuh. Puasa pun terasa lebih ringan karena dimulai dengan kesadaran spiritual. Ini menjadi langkah pertama untuk menyempurnakan ibadah di bulan Ramadhan.

Memperbanyak Doa di Waktu Mustajab

Sahur bertepatan dengan sepertiga malam terakhir, waktu yang sangat mustajab untuk berdoa. Rasulullah Muhammad SAW bersabda:

يَنْزِلُ رَبُّنَا تَبَارَكَ وَتَعَالَى كُلَّ لَيْلَةٍ إِلَى السَّمَاءِ الدُّنْيَا حِينَ يَبْقَى ثُلُثُ اللَّيْلِ الآخِرُ يَقُولُ مَنْ يَدْعُونِى فَأَسْتَجِيبَ لَهُ مَنْ يَسْأَلُنِى فَأُعْطِيَهُ مَنْ يَسْتَغْفِرُنِى فَأَغْفِرَ لَهُ

Artinya: “Rabb kita turun ke langit dunia ketika tersisa sepertiga malam terakhir. Lalu Dia berfirman: Siapa yang berdoa kepada-Ku akan Aku kabulkan, siapa yang meminta akan Aku beri, dan siapa yang memohon ampun akan Aku ampuni.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Salah satu doa yang dianjurkan dibaca menjelang Ramadhan adalah:

اللَّهُمَّ سَلِّمْنِي لِرَمَضَانَ وَسَلِّمْ رَمَضَانَ لِي وَسَلِّمْهُ مِنِّي

Latin: Allāhumma sallimnī li Ramaḍān wa sallim Ramaḍāna lī wa sallimhu minnī.

Artinya: “Ya Allah, sampaikan aku pada Ramadhan, sampaikan Ramadhan kepadaku, dan terimalah amal Ramadhan dariku.”

Dengan memperbanyak doa saat sahur, puasa menjadi lebih terarah dan penuh harapan. Doa menjadikan sahur bukan sekadar rutinitas, melainkan momen komunikasi dengan Allah SWT.

Memperbanyak Istighfar saat Sahur

Istighfar adalah amalan ringan tetapi berdampak besar bagi hati dan kehidupan. Waktu sahur termasuk waktu yang dianjurkan untuk memperbanyak memohon ampun. Allah SWT memuji orang-orang yang beristighfar di waktu sahur dalam Al-Qur’an. Istighfar membersihkan dosa yang bisa mengurangi pahala puasa. Dengan hati yang bersih, ibadah puasa terasa lebih khusyuk.

Bacaan istighfar yang dianjurkan:

أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ الْعَظِيمَ

Latin: Astaghfirullāhal ‘aẓīm.

Artinya: “Aku memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung.”

Semakin banyak istighfar dibaca saat sahur, semakin besar peluang mendapatkan ampunan. Inilah amalan sederhana yang menyempurnakan puasa sejak sebelum fajar.

Makan dan Minum sebagai Sunnah Penuh Berkah

Sahur adalah sunnah yang penuh keberkahan. Rasulullah Muhammad SAW bersabda:

وَعَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ السَّحُورُ كُلُّهُ بَرَكَةٌ فَلَا تَدَعُوهُ وَلَوْ أَنْ يَجْرَعَ أَحَدُكُمْ جُرْعَةً مِنْ مَاءٍ فَإِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى الْمُتَسَحِّرِينَ

Artinya: “Sahur sepenuhnya mengandung berkah. Maka jangan kalian meninggalkannya meskipun hanya seteguk air, karena Allah dan malaikat-Nya bershalawat kepada orang-orang yang bersahur.” (HR. Ahmad).

Hadis lain menyebutkan:

تَسَحَّرُوا وَلَوْ بِجُرْعَةٍ مِنْ مَاءٍ

Artinya: “Bersahurlah kalian meskipun hanya dengan seteguk air.” (HR. Ibnu Hibban).

Makan sahur bukan hanya menjaga energi, tetapi juga mengikuti sunnah Nabi ﷺ. Bahkan doa beliau untuk orang yang sahur berbunyi:

يَرْحَمُ اللَّهُ الْمُتَسَحِّرِينَ

Latin: Yarḥamullāhul mutasaḥḥirīn.

Artinya: “Semoga Allah merahmati orang-orang yang bersahur.”

Membaca Al-Qur’an di Waktu Sahur

Ramadhan adalah bulan diturunkannya Al-Qur’an sehingga memperbanyak tilawah sangat dianjurkan. Waktu sahur yang tenang membuat bacaan lebih khusyuk dan fokus. Setiap huruf Al-Qur’an bernilai sepuluh kebaikan. Membacanya sebelum Subuh akan menambah cahaya iman sepanjang hari. Amalan ini juga menjadi sebab datangnya syafaat di akhirat.

Dengan membaca beberapa ayat saja saat sahur, puasa terasa lebih bermakna. Hati menjadi lebih lembut dan siap menghadapi aktivitas harian. Inilah amalan yang melengkapi keberkahan makan sahur.

Mengakhirkan Sahur Menjelang Subuh

Mengakhirkan sahur hingga mendekati waktu Subuh termasuk sunnah yang dianjurkan. Hal ini membuat tubuh lebih kuat menjalani puasa sepanjang hari. Selain itu, mengakhirkan sahur memaksimalkan waktu ibadah di sepertiga malam terakhir. Imsak bukanlah batas mutlak berhenti makan, melainkan hanya pengingat sebelum adzan. Selama adzan Subuh belum berkumandang, makan dan minum masih diperbolehkan.

Dengan mengakhirkan sahur, seseorang terhindar dari keraguan. Puasa pun terasa lebih yakin dan tenang sejak awal hari. Inilah amalan sederhana yang berdampak besar pada kualitas puasa.

Makan Kurma sebagai Sunnah Nabi

Rasulullah Muhammad SAW menganjurkan kurma sebagai hidangan sahur terbaik. Dalam riwayat disebutkan:

نِعْمَ السَّحُورُ التَّمْرُ

Latin: Ni‘ma as-saḥūru at-tamru.

Artinya: “Sebaik-baik hidangan sahur adalah kurma.” (HR. At-Thabrani).

Kurma memiliki kandungan nutrisi yang membantu menjaga energi dan kadar gula darah. Mengonsumsi 3–5 butir kurma saat sahur sudah cukup memberi manfaat kesehatan. Selain bernilai gizi, makan kurma juga bernilai sunnah. 

Pertanyaan seputar Amalan saat Sahur

Apakah sahur wajib saat puasa?

Tidak wajib, tetapi sangat dianjurkan karena mengandung keberkahan.

Bolehkah sahur hanya minum air?

Boleh, karena Rasulullah menganjurkan sahur meski seteguk air.

Kapan waktu terbaik sahur?

Menjelang adzan Subuh atau di akhir waktu malam.

Apa keutamaan istighfar saat sahur?

Waktu sahur termasuk waktu mustajab untuk memohon ampun.

Apakah membaca Al-Qur’an saat sahur berpahala besar?

Ya, setiap huruf bernilai sepuluh kebaikan dan dilipatgandakan di Ramadhan.

Anda Sedang Mengikuti Pembahasan Seputar

Rizka Nur Laily Muallifa, Nisa Mutia SariTim Redaksi

Share

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |