Liputan6.com, Jakarta - Arti la hawla wala quwwata illa billah beserta manfaat dan keutamaannya kerapkali menjadi pertanyaan sebagian awam yang ingin mengamalkan dzikir agung ini. Kalimat yang juga dikenal dengan sebutan hauqalah ini merupakan salah satu dzikir yang paling ringan namun begitu besar fadhilahnya.
Rasulullah SAW bersabda: “Wahai Abdullah bin Qais, maukah aku tunjukkan kepadamu suatu simpanan dari berbagai simpanan surga?” Aku menjawab: “Tentu, wahai Rasulullah.” Kemudian beliau bersabda: “La haula wala quwwata illa billah.” (HR. al-Bukhari).
Hadits ini menjadi landasan utama keutamaan dzikir ini sebagai salah satu simpanan surga yang paling berharga. Inilah salah satu alasan muslim yang mengamalkannya. Di samping itu, bacaan ini disebut oleh Rasulullah sebagai ringan di lisan, tetapi berat di timbangan pahala.
Imam An-Nawawi dalam Al-Adzkar menjelaskan bahwa kalimat ini adalah ungkapan kepasrahan dan penyerahan diri sepenuhnya kepada Allah. Kementerian Agama RI dalam Buku Kumpulan Doa Sehari-hari juga mencantumkan kalimat ini sebagai dzikir yang dianjurkan dalam kehidupan sehari-hari.
Syaikh Sa'id bin 'Ali bin Wahf al-Qahthani dalam Buku Dzikir Pagi dan Petang dan Sesudah Sholat Fardhu (terjemahan dari kitab Hisnul Muslim) menyusun dzikir ini sebagai bagian dari amalan yang dianjurkan, termasuk saat mendengar adzan.
Tulisan Arab, Latin, dan Arti La Hawla Wala Quwwata Illa Billah
Berikut adalah bacaan lengkap dzikir la hawla wala quwwata illa billah dengan tulisan Arab, latin, dan terjemahannya:
Teks Arab: لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ العَلِيِّ العَظِيْمِ
Latin: Lā haula wa lā quwwata illā billāhil ‘aliyyil ‘azhīm
Artinya: “Tiada daya dan upaya kecuali dengan kekuatan Allah Yang Maha Tinggi lagi Maha Agung.”
Makna Mendalam La Hawla Wala Quwwata Illa Billah
1. Kepatuhan dan Kepasrahan kepada Allah
Imam Nawawi memberikan penjelasan yang mendalam tentang makna kalimat ini. Kalimat 'la haula wala quwwata illa billah' adalah kalimat yang penuh kepatuhan dan kepasrahan diri (kepada Allah) dan sungguh seorang hamba tidak memiliki urusannya sedikit pun, ia tidak memiliki daya untuk menolak keburukan dan tidak memiliki kekuatan untuk menarik kebaikan, kecuali dengan kehendak Allah swt.
Hauqalah adalah ungkapan penyerahan diri total (istislām) dan kepasrahan penuh (tafwīḍ) seorang hamba kepada Allah SWT. Seseorang yang mengucapkannya mengakui bahwa dirinya tidak memiliki kuasa apa pun atas urusannya sendiri—baik untuk menolak keburukan maupun meraih kebaikan—kecuali dengan izin dan pertolongan Allah.
2. Bersandar pada Pertolongan Allah
Kalimat hauqalah mengandung dua makna fundamental. Pertama menolak kemaksiatan, “Tiada daya” bermakna seorang hamba tidak memiliki kemampuan untuk menghindari maksiat tanpa pertolongan Allah.
Kedua, melaksanakan ketaatan, “Tiada kekuatan” bermakna seorang hamba tidak memiliki kekuatan untuk beribadah dan taat kepada Allah kecuali dengan pertolongan-Nya.
3. Pengakuan Keterbatasan Manusia
Syekh M Nawawi Al-Bantani menjelaskan bahwa lafal hauqalah merupakan pengakuan keterbatasan manusia atas kuasa Allah SWT. Ini adalah bentuk kerendahan hati seorang hamba di hadapan Rabb-nya, yang menyadari bahwa dirinya tidak berdaya tanpa pertolongan Allah.
Dalam setiap kesulitan, seorang Muslim diajarkan untuk mengucapkan kalimat ini sebagai bentuk ketergantungan penuh kepada Allah.
4. Inti Ajaran Tauhid dan Tawakal
Kalimat ini juga mengajarkan bahwa seluruh kekuatan, kemampuan, dan pertolongan sejatinya hanya berasal dari Allah SWT. Seorang Muslim tetap diperintahkan berikhtiar, tetapi hasil akhirnya diserahkan sepenuhnya kepada kehendak Allah sebagai bentuk tawakal. Ini adalah inti dari ajaran tauhid—hanya kepada Allah tempat bergantung dan memohon pertolongan.
Manfaat dan Keutamaan La Hawla Wala Quwwata Illa Billah
1. Simpanan Surga (Kanzun Min Kunuzil Jannah)
Keutamaan paling utama dari kalimat ini adalah sebagaimana disebutkan dalam hadits shahih riwayat al-Bukhari bahwa hauqalah adalah simpanan dari berbagai simpanan surga.
Syekh Muhammad Asyraf bin Amir Syaraful Haq as-Siddiqi (wafat 1329 H) menjelaskan bahwa yang dimaksud dengan simpanan (kanzun) dalam hadits tersebut adalah pahala yang oleh Allah disimpan di dalam surga yang kelak di akhirat akan diberikan kepada orang-orang yang membaca kalimat ini.
Bisa juga diartikan sebagai barang surga yang sangat indah yang sudah dipersiapkan oleh Allah untuk orang-orang yang membacanya.
2. Terhindar dari Kefakiran Seumur Hidup
Salah satu keutamaan besar dari membaca hauqalah adalah perlindungan dari kefakiran. Syekh M Nawawi Al-Bantani mengutip hadits riwayat Ibnu Abid Dunya:
“Siapa saja yang membaca Lā haula wa lā quwwata illā billāhil ‘aliyyil azhīmi setiap hari sebanyak 100 kali, maka ia selamanya takkan ditimpa oleh kefakiran.”
Amalan ini dianjurkan oleh banyak ulama dan diamalkan oleh para salihin sebagai bentuk ikhtiar spiritual memohon kemudahan rezeki dan pelunasan utang. Rasulullah SAW juga bersabda: “Barangsiapa yang lambat datang rezekinya hendaklah banyak mengucapkan La hawla Wala Quwwata Illa billah”.
3. Obat bagi 99 Penyakit, Terkecil Adalah Kegelisahan
Para ulama menyebutkan bahwa membaca la hawla wala quwwata illa billah memiliki khasiat sebagai obat bagi 99 penyakit, dan penyakit yang paling ringan di antaranya adalah kegelisahan (ghamm atau hamm).
Ibnu Qayyim menjelaskan bahwa kalimat ini memiliki pengaruh dalam menangkal kecemasan dan depresi karena ia mengandung kepasrahan total, pengakuan bahwa tidak ada kekuatan dan daya kecuali dengan Allah. Dengan mengucapkan hauqalah, seorang Muslim menyerahkan segala kekhawatiran dan kecemasannya kepada Allah, sehingga hati menjadi tenang dan tenteram.
4. Pembuka Pintu Rezeki dan Jalan Keluar dari Kesulitan
Kalimat hauqalah juga dikenal sebagai kalimat pembuka pintu rezeki. Dalam sebuah riwayat disebutkan: “Bila kebimbangan hinggap di hati seseorang lalu ia membaca Lā haula wa lā quwwata illā billāhil ‘aliyyil azhīmi sebanyak 300 kali, niscaya Allah membukakan jalan keluar baginya, maksudnya Allah mengurangi beban kesulitannya.”
5. Perlindungan dari Berbagai Marabahaya Membaca la haula wala quwwata illa billah juga menjadi benteng perlindungan dari berbagai marabahaya. Dalam riwayat disebutkan bahwa malaikat akan turun memberikan kesehatan dan kesembuhan bagi orang yang membacanya.
6. Mendapat Kemuliaan dan Keselamatan
Kalimat ini tidak hanya menjadi media untuk mendapatkan pahala, namun juga menjadi penyebab orang mendapat kenikmatan di surga serta sarana untuk mendapatkan kemuliaan abadi dan keselamatan atas pertolongan-Nya.
Cara Pengamalan La Hawla Wala Quwwata Illa Billah
Berikut adalah panduan tata cara mengamalkan dzikir hauqalah yang dianjurkan:
1. Membaca 100 Kali Setiap Hari
Amalan yang paling dianjurkan adalah membaca Lā haula wa lā quwwata illā billāhil ‘aliyyil azhīmi sebanyak 100 kali setiap hari. Dengan mengamalkannya secara istiqamah, seseorang akan dihindarkan dari kefakiran dan mendapatkan perlindungan Allah.
2. Dibaca Setelah Shalat Lima Waktu
Habib Sholeh menjelaskan bahwa doa ini sebaiknya dibaca setelah shalat lima waktu, sebanyak 100 kali. Ini menjadi amalan rutin yang mudah dan tidak memberatkan.
3. Dibaca 300 Kali Saat Mengalami Kesulitan
Ketika seseorang tengah dirundung kesulitan dan kebuntuan, dianjurkan untuk membaca hauqalah sebanyak 300 kali. Dengan izin Allah, kesulitan akan teratasi dan jalan keluar akan terbuka.
4. Saat Mendengar Adzan
Dalam Hisnul Muslim, diajarkan bahwa ketika muadzin mengucapkan “Hayya ‘alal falah” (marilah menuju kemenangan), kita dianjurkan untuk mengucapkan:
لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ
Lā ḥawla wa lā quwwata illā billāh
“Tiada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah.”
5. Saat Keluar Rumah
Dalam doa keluar rumah, Rasulullah SAW mengajarkan untuk membaca:
بِسْمِ اللهِ تَوَكَّلْتُ عَلَى اللهِ، وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ
Bismillāhi tawakkaltu ‘alallāhi, wa lā ḥawla wa lā quwwata illā billāh
“Dengan nama Allah, aku bertawakal kepada Allah. Tiada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah.”
6. Dilafalkan dengan Penuh Keyakinan dan Kekhusyukan
Yang terpenting dalam mengamalkan dzikir ini adalah membacanya dengan penuh keyakinan dan menghayati maknanya. Dzikir bukan sekadar rangkaian kata, melainkan ungkapan hati yang mengakui kelemahan diri dan kekuasaan mutlak Allah SWT.
Pertanyaan Seputar arti la hawla wala quwwata illa billah
1. Apa arti la hawla wala quwwata illa billah?
Arti la hawla wala quwwata illa billah adalah “Tiada daya dan upaya kecuali dengan kekuatan Allah Yang Maha Tinggi lagi Maha Agung.” Kalimat ini merupakan pengakuan bahwa segala kemampuan dan pertolongan hanya berasal dari Allah SWT.
2. Berapa kali membaca la hawla wala quwwata illa billah setiap hari?
Dianjurkan membaca Lā haula wa lā quwwata illā billāhil ‘aliyyil azhīmi sebanyak 100 kali setiap hari, yang dapat diamalkan setelah shalat lima waktu. Amalan ini akan melindungi dari kefakiran sepanjang hayat.
3. Apa keutamaan membaca la hawla wala quwwata illa billah?
Keutamaan membacanya antara lain: menjadi simpanan surga, terhindar dari kefakiran, obat bagi 99 penyakit (terkecil adalah kegelisahan), pembuka pintu rezeki, serta mendapatkan kemuliaan dan keselamatan dari Allah SWT.
4. Kapan sebaiknya membaca la hawla wala quwwata illa billah?
Sebaiknya dibaca setiap hari sebanyak 100 kali, saat mendengar adzan (mengganti ucapan “Hayya ‘alal falah”), saat keluar rumah, dan 300 kali ketika sedang menghadapi kesulitan berat.
5. Apakah la hawla wala quwwata illa billah termasuk simpanan surga?
Ya, Rasulullah SAW bersabda bahwa kalimat ini adalah salah satu simpanan dari simpanan surga (kanzun min kunuzil jannah). Pahala membaca kalimat ini disimpan oleh Allah di surga dan akan diberikan kepada orang yang membacanya di akhirat kelak.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5422475/original/020765500_1763986575-Ilustrasi_Pasangan_Muslim_-_Priscilla_Du_Preez.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4374139/original/096709100_1679981555-pexels-alena-darmel-8164742.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3309137/original/055065200_1606475068-nurhan-yC70QqvrPRk-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4491252/original/053957400_1688529312-pexels-meruyert-gonullu-6908028.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5463466/original/014011800_1767615771-unnamed__11_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9321442/original/000641000_1786441576-masjid-pogung-dalangan-Cmh2kEbjlyM-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4388839/original/018565800_1681100984-pexels-alena-darmel-8164742.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4010958/original/004782000_1651214800-20220429-Itikaf-Lailatul-Qadar-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3274937/original/075776800_1603351599-photo-1561399452-bdcd36b25b38__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8928545/original/069471700_1782959067-ChatGPT_Image_Jul_2__2026__09_23_09_AM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5156168/original/093553200_1741427681-27937ed9a460ba252f86ffad909d8657.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4859531/original/051220700_1718070898-pexels-serhattugg-20558485.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4759738/original/067093400_1709389500-modern-muslim-woman-hijab-office-room.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3407493/original/089717300_1616386310-ramadan-2412453_1280.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5397187/original/001577400_1761803406-ilustrasi_berdzikir.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5382022/original/048339900_1760524874-Sholawat_dan_Berdzikir.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3141446/original/078371000_1591071405-15263.jpg)















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5220347/original/094913800_1747281277-41961081_8976420.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5558454/original/058152900_1776419419-cek_fakta_-_petani_milenial_2026.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5327298/original/085035000_1756177391-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__83_.jpg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4909950/original/090842100_1722854822-WhatsApp_Image_2024-08-05_at_17.40.39_50d920d6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4120045/original/038413400_1660195971-pexels-david-mceachan-87500.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5531332/original/004830000_1773565920-bantuan_DAP_australia_umat_kristen.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4576168/original/048568900_1694732112-20230915022441__fpdl.in__medium-shot-woman-posing-with-flowers_23-2150725596_normal.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3416144/original/080053900_1617181542-Pare1.jpg)