Liputan6.com, Jakarta - Bacaan Bilal tarawih 8 rakaat menjadi bagian dari tradisi ibadah Ramadan yang akrab di berbagai masjid di Indonesia. Setiap malam, umat Islam memadati saf-saf salat untuk menunaikan Tarawih secara berjamaah, sementara Bilal melantunkan seruan tertentu sebagai penanda perpindahan rakaat.
Salat Tarawih sendiri merupakan bagian dari qiyam Ramadan yang memiliki keutamaan besar. Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk menghidupkan malam Ramadan dengan salat dan tilawah Al-Qur’an. Dalam praktik berjamaah, kehadiran Bilal membantu menjaga ketertiban dan kekhusyukan ibadah.
Tradisi Bilal dalam Tarawih berkembang sebagai bentuk tolong-menolong dalam kebaikan. Meski bukan rukun atau syarat sah salat, bacaan Bilal menjadi sarana pengingat dan penyemangat jamaah agar lebih khusyuk dan teratur. Berikut ulasan Liputan6.com, Selasa (17/2/2026).
Sekilas tentang Salat Tarawih
Secara bahasa, “Tarawih” berasal dari kata raahah yang berarti istirahat. Dalam literatur fikih dijelaskan bahwa istilah ini merujuk pada jeda istirahat setiap selesai empat rakaat. Dalam hadis riwayat Imam al-Bukhari dan Muslim, Rasulullah SAW bersabda:
“Salat malam itu dua rakaat-dua rakaat.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Para ulama sepakat bahwa Tarawih hukumnya sunnah muakkadah (sunnah yang sangat dianjurkan), baik bagi laki-laki maupun perempuan. Rasulullah SAW pernah melaksanakan Tarawih berjamaah beberapa malam, lalu menghentikannya karena khawatir diwajibkan atas umatnya (HR. Bukhari dan Muslim). Setelah beliau wafat, praktik Tarawih berjamaah kembali ditegakkan pada masa Khalifah Umar ibn Al-Khattab.
Jumlah rakaat Tarawih tidak dibatasi secara mutlak. Ada yang melaksanakan 8 rakaat ditambah 3 witir, ada pula yang 20 rakaat atau lebih. Semua memiliki landasan praktik dari para sahabat. Berikut susunan bacaan bilal pada pelaksanaan Tarawih 8 rakaat dan 3 rakaat witir sebagaimana berkembang di Indonesia.
Baik, berikut saya lengkapi terjemahan (arti) secara utuh dan lebih detail untuk setiap bacaan bilal yang sudah Anda tuliskan.
1. Sebelum Salat Tarawih
Bilal:
اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍالصَّلَاةُ التَّرَاوِيْحِ مِنْ قِيَامِ شَهْرِ رَمَضَانَ أَثَابَكُمُ اللَّهُ
Arti lengkap:
Allahumma shalli ‘ala MuhammadYa Allah, limpahkanlah rahmat dan kemuliaan kepada Nabi Muhammad.
Ash-shalatu at-tarawihi min qiyami syahri Ramadhan atsabakumullahSalat Tarawih termasuk bagian dari ibadah qiyam (salat malam) di bulan Ramadan. Semoga Allah memberikan pahala kepada kalian.
Jawaban Jamaah:
الصَّلَاةُ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ
Arti:(Marilah kita dirikan) salat. Tiada Tuhan selain Allah.
2. Setelah Rakaat 1 dan 2
Bilal:
فَضْلاً مِنَ اللهِ وَنِعْمَةً وَمَغْفِرَةً وَرَحْمَةً، لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِ وَيُمِيْتُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌاللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ
Arti lengkap:
(Kami mengharap) karunia dari Allah, nikmat, ampunan, dan rahmat.Tiada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa, tiada sekutu bagi-Nya.Milik-Nya segala kerajaan dan bagi-Nya segala puji.Dialah yang menghidupkan dan mematikan, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.Ya Allah, limpahkanlah salawat kepada Nabi Muhammad.
Jawaban Jamaah:
صَلَّى اللَّهُ وَسَلَّمَ عَلَيْهِ
Arti:Semoga Allah melimpahkan salawat dan salam kepadanya (Nabi Muhammad).
3. Setelah Rakaat 3 dan 4
Bilal:
سُبْحَانَ مَلِكِ الْمَعْبُوْدِسُبْحَانَ الْمَلِكِ الْحَيِّ الَّذِي لَا يَنَامُ وَلَا يَمُوْتُ وَلَا يَفُوْتُ أَبَدًاسُبُّوْحٌ قُدُّوسٌ رَبُّنَا وَرَبُّ الْمَلَائِكَةِ وَالرُّوْحِسُبْحَانَ اللهِ وَالحَمْدُ للهِ وَلَا إِلَهَ إِلَّا الله وَاللهُ أَكْبَرُوَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ العَلِيِّ الْعَظِيْمِاللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ
Arti lengkap dan rinci:
Mahasuci Raja yang disembah. Mahasuci Raja Yang Maha Hidup, yang tidak tidur dan tidak mati, serta tidak akan lenyap selamanya. Maha Suci dan Maha Kudus Tuhan kami dan Tuhan para malaikat serta Ruh (Jibril).Mahasuci Allah, segala puji bagi Allah, tiada Tuhan selain Allah, dan Allah Maha Besar.Tiada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah Yang Maha Tinggi lagi Maha Agung.Ya Allah, limpahkanlah salawat kepada Nabi Muhammad.
Jawaban Jamaah:
صَلَّى اللَّهُ وَسَلَّمَ عَلَيْهِ
Arti:Semoga Allah melimpahkan salawat dan salam kepadanya.
4. Setelah Rakaat 5 dan 6
Bilal:
لا إِلَهَ إِلَّا اللهُ مُحَمَّدٌ رَسُوْلُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَخُلَفَاءُ الرَّاشِدِيْنَ أَبُو بَكْرٍ الصِّدِّيقِ وَعُمَرُ ابْنُ الْخَطَّابِ وَعُثْمَانُ ابْنُ عَفَّانَ وَعَلِيُّ ابْنُ أَبِي طَالِبٍ
Arti lengkap:
Tiada Tuhan selain Allah, Nabi Muhammad adalah utusan Allah, semoga Allah melimpahkan salawat dan salam kepadanya.(Kami juga menyebut) para Khulafaur Rasyidin: Abu Bakar Ash-Shiddiq, Umar bin Khattab, Utsman bin Affan, dan Ali bin Abi Thalib.
Jawaban Jamaah:
رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمْ
Arti:Semoga Allah meridai mereka semua.
5. Setelah Rakaat 7 dan 8
Bacaannya sama seperti setelah rakaat 3 dan 4.
Arti lengkapnya pun sama, yaitu pujian dan penyucian kepada Allah, ditutup dengan salawat kepada Nabi Muhammad SAW.
6. Sebelum Salat Witir
Bilal:
الصَّلَاةُ الْجَامِعَةُ لِسُنَّةِ الْوِتْرِ رَحِمَكُمُ اللَّهُ
Arti lengkap:
Marilah kita melaksanakan salat berjamaah untuk sunnah Witir. Semoga Allah merahmati kalian.
Jawaban Jamaah:
الصَّلَاةُ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ
Arti:(Mari kita dirikan) salat. Tiada Tuhan selain Allah.
Jika Anda ingin, saya juga bisa bantu merapikan ini dalam format artikel siap terbit (rapi, sistematis, dan enak dibaca pembaca umum), lengkap dengan penjelasan makna spiritual dari setiap bacaan.
Fungsi dan Tujuan Seruan Bilal Saat Tarawih
Dalam praktiknya, bacaan bilal tarawih 8 rakaat bukan bagian dari rukun salat. Namun, ia memiliki fungsi penting dalam menjaga keteraturan ibadah.
1. Menandai Jumlah Rakaat
Sebagaimana dijelaskan dalam artikel resmi Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), bilal berperan sebagai pengingat jumlah rakaat. Karena Tarawih terdiri dari banyak rakaat, bilal membantu imam dan jamaah agar tidak keliru menghitung.
Istilah “bilal” sendiri diambil dari nama sahabat Nabi, Bilal ibn Rabah, muazin Rasulullah SAW. Kini istilah tersebut digunakan bagi orang yang memandu jalannya salat Tarawih.
2. Memberi Waktu Istirahat (Tarwihah)
Makna Tarawih sendiri berkaitan dengan istirahat. Dalam kitab-kitab fikih disebutkan bahwa para sahabat beristirahat setiap selesai empat rakaat. Jeda ini memberi kesempatan jamaah untuk relaks sejenak, berdzikir, atau mendengarkan nasihat singkat.
3. Membaca Shalawat dan Dzikir
Menurut buku Menapak Jalan Kebahagiaan karya H. Amrizal dkk., bilal bertugas memandu bacaan shalawat dan doa. Ini menjadi bentuk penghormatan kepada Rasulullah SAW sekaligus memperbanyak dzikir di malam Ramadan.
4. Menghidupkan Syiar Ramadan
Seruan bilal juga berfungsi sebagai syiar dan penyemangat jamaah. Rasulullah SAW bersabda:
“Barang siapa yang berdiri (salat malam) di bulan Ramadan karena iman dan mengharap pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Seruan bilal membantu menjaga semangat qiyam Ramadan agar tetap khusyuk dan tertib.
FAQ Seputar Tarawih
1. Apakah Tarawih wajib?
Tidak. Tarawih hukumnya sunnah muakkadah, sangat dianjurkan tetapi tidak wajib.
2. Apakah harus 8 rakaat?
Tidak. Bisa 8, 20, atau jumlah lain sesuai kesepakatan jamaah, karena tidak ada batas maksimal tegas dalam hadis.
3. Apakah bilal wajib ada dalam Tarawih?
Tidak wajib. Jika imam dan jamaah mampu mengingat jumlah rakaat tanpa bilal, salat tetap sah.
4. Bolehkah Tarawih di rumah?
Boleh, terutama jika tidak bisa ke masjid. Namun berjamaah di masjid lebih utama.
5. Apakah harus khatam Al-Qur’an saat Tarawih?
Tidak wajib, tetapi dianjurkan bagi imam untuk mengkhatamkan Al-Qur’an selama Ramadan.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518091/original/053492900_1772461446-Ramadan_Hub.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518446/original/031235500_1772508787-febby_rastanty.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3983014/original/073829000_1648909222-20220402-SHALAT-TARAWIH-PERTAMA-MASJID-ISTIQLAL-HERMAN-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5067115/original/068159000_1735273362-1735270416030_kata-kata-mutiara-islami.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5516466/original/077001300_1772301611-Leeds_United_and_Manchester_City.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518501/original/018743900_1772510287-Screenshot_2026-03-03_105707.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4670207/original/029073300_1701403206-rasyid-maulana-yVwiHXoTrnU-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/687375/original/130208021500-smartphone-iphone-xxx-jc-monster.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5501801/original/034251400_1770956928-unnamed__13_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4382809/original/074926600_1680593144-top-view-hand-holding-silver-coins.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518359/original/061148300_1772506142-unnamed__39_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5168524/original/033224600_1742449887-Depositphotos_365597030_L.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2800821/original/002869500_1557387809-IMG_20190509_113107.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3110450/original/059507500_1587634731-Praying_Hands_With_Faith_In_Religion_And_Belief_In_God__Power_Of_Hope_And_Devotion___1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5460744/original/090622000_1767280272-fabio_lefundes.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2820929/original/054084500_1559368646-Tol-Palimanan-Padat-Merayap6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518245/original/007067800_1772495256-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5501163/original/064338700_1770888533-Media_Gathering_-_Cerita_Ramadan_Masa_Kini_bersama_Shopee_Big_Ramadan_Sale.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5514269/original/070613600_1772085444-Tato.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518328/original/018442800_1772505478-Salat_Tarawih_2.jpg)













:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4010689/original/086569000_1651202668-pexels-rayn-l-3163677.jpg)





:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1626268/original/067647800_1497616352-Mantan-MenKes-Siti-Fadilah-Divonis-4-Tahun-Penjara-01.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2855596/original/055794600_1563344847-iStock-1134972492.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5424037/original/048660500_1764130779-sholawat_ujang_bustomi.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4990655/original/018003600_1730716747-tata-cara-sholat-tahajud-agar-keinginan-terkabul.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5376360/original/049261700_1760001962-Ilustrasi_berdoa.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3381466/original/043629600_1613720800-photo-1512632578888-169bbbc64f33.jpg)


