Bacaan Doa Surah Al Waqiah, Lancarkan Rezeki dan Perlindungan dari Kemiskinan

10 hours ago 3

Liputan6.com, Jakarta - Doa surah al waqiah merupakan amalan yang sangat dianjurkan bagi umat Islam yang ingin memohon kelancaran rezeki, perlindungan dari kefakiran, dan keberkahan dalam kehidupan. Surat Al Waqiah, yang berarti Hari Kiamat adalah surat ke-56 dalam Al-Qur'an. Meski menjelaskan soal hari akhir, surat ini memiliki keistimewaan yang sangat populer di kalangan umat Islam, yaitu sebagai ‘surat kekayaan’ atau ‘surat rezeki’.

M. Quraish Shihab dalam Tafsir Al-Mishbah menerangkan bahwa tema utama Surat Al Waqiah adalah tentang hari kiamat serta penjelasan apa yang akan terjadi di bumi, kenikmatan yang akan diperoleh orang-orang bertakwa, dan apa yang akan dialami para pendurhaka perintah Allah SWT kelak di hari kiamat.

Sayyid Muhammad bin al-Alawy al-Maliky al-Hasani dalam karyanya Abwab al-Farah menjelaskan bahwa ada rahasia besar di balik surat ini, di antaranya adalah keutamaannya dalam menarik rezeki. Meskipun secara tematik berbicara tentang hari akhir, surat ini justru memiliki keutamaan yang sangat erat kaitannya dengan kehidupan duniawi, terutama dalam hal rezeki dan perlindungan dari kemiskinan.

Syaikh Sa'id bin 'Ali bin Wahf al-Qahthani dalam Buku Dzikir Pagi dan Petang dan Sesudah Sholat Fardhu menyusun berbagai dzikir dan amalan berdasarkan Al-Qur'an dan hadits-hadits shahih memberikan panduan mengenai doa-doa yang diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

Doa Setelah Membaca Surat Al Waqiah

Berikut adalah bacaan doa setelah membaca Surat Al Waqiah lengkap dengan tulisan Arab, latin, dan terjemahannya. Doa ini disusun untuk memohon perlindungan dari kemiskinan dan kelancaran rezeki.

1. Doa Perlindungan dari Kemiskinan

Doa ini dipanjatkan agar Allah menjaga wajah (martabat dan kehormatan) dengan kekayaan, tidak menghinakan dengan kemiskinan, serta memohon kecukupan rezeki.

Arab: اللَّهُمَّ صُنْ وُجُوْهَنَا بِالْيَسَارِ، وَلَا تُوْهِنَّا بِالْإِقْتَارِ، فَنَسْتَرْزِقَ طَالِبِي رِزْقِكَ وَنَسْتَعْطِفَ شِرَارَ خَلْقِكَ وَنَشْتَغِلَ بِحَمْدِ مَنْ أَعْطَانَا وَنُبْتَلَى بِذَمِّ مَنْ مَنَعَنَا وَأَنْتَ مِنْ وَرَاءِ ذَلِكَ كُلِّهِ أَهْلُ الْعَطَاءِ وَالْمَنْعِ

Latin: Allâhumma shun wujûhana bil yasâr, wa lâ tûhinnâ bil iqtâr, fanastarziqa thâlibî rizqika wa nasta’thifa syirâra khalqika wa nasytaghila bihamdi man a’thâna wa nubtalâ bi dzammi man mana’anâ wa anta min warâ-i dzâlika ahlul ‘athâ-i wal mani

Arti: “Ya Allah, jagalah wajah kami dengan kekayaan, dan jangan hinakan kami dengan kemiskinan, sehingga kami harus mencari rezeki dari para pencari rezeki-Mu, dan meminta belas kasihan dari makhluk-Mu yang berbudi buruk, dan sibuk memuji orang yang memberi kami, dan tergoda untuk mengecam yang tidak mau memberi kami. Padahal Engkau di balik semua itu adalah yang berwenang untuk memberi atau tidak memberi.”

2. Doa Memohon Kecukupan dan Perlindungan dari Keperluan kepada Makhluk Arab: اللَّهُمَّ كَمَا صُنْتَ وُجُوهَنَا عَنِ السُّجُودِ إِلَّا لَكَ فَصُنَّا عَنِ الْحَاجَةِ إِلَّا إِلَيْكَ بِجُودِكَ وَكَرَمِكَ وَفَضْلِكَ، يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ (ثلاثا) أَغْنِنَا بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ

Latin: Allâhumma kamâ shunta wujûhana ‘anis-sujûdi illâ laka fa shunnâ ‘anil-hâjati illâ ilaika bijûdika wa karâmika wa fadhlika, yâ arhamar-râhimîn (3×), aghninâ bifadhlika ‘amman siwâka

Arti: “Ya Allah, sebagaimana Engkau menjaga wajah kami dari sujud kecuali kepada-Mu, maka jagalah kami dari keperluan selain kepada-Mu, dengan kedermawanan-Mu, kemurahan-Mu, dan karunia-Mu, wahai Yang Paling Penyayang di antara semua penyayang (3×). Cukupkanlah kami dengan karunia-Mu dari siapa pun selain Engkau.”

3. Doa Memohon Kemudahan Rezeki

Doa ini dipanjatkan agar Allah memudahkan rezeki sebagaimana Dia memudahkannya untuk kebanyakan makhluk-Nya.

Arab: اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ بِحَقِّ سُورَةِ الْوَاقِعَةِ وَأَسْرَارِهَا أَنْ تُيَسِّرَ لِي رِزْقِي كَمَا يَسَّرْتَهُ لِكَثِيرٍ مِنْ خَلْقِكَ يَا أَللَّهُ يَا رَبَّ الْعَالَمِينَ

Latin: Allâhumma innî as’aluka bihaqqi sūratil-Wāqi’ah wa asrārihā an tuvassira lī rizqī kamā yassartahu likathīrin min khalqika, yā Allāhu yā Rabbal-‘ālamīn

Arti: “Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu dengan kebenaran surat Waqiah dan rahasia-rahasianya, agar Engkau berkenan memudahkan rezekiku sebagaimana Engkau memudahkannya untuk kebanyakan makhluk-Mu, ya Allah, ya Rabb al-‘alamin.”

Keutamaan Membaca Surat Al Waqiah

1. Perlindungan dari Kefakiran dan Kemiskinan

Keutamaan paling populer dari Surat Al Waqiah adalah perlindungan dari kefakiran. Rasulullah SAW bersabda: “Barang siapa yang membaca surat al-Waqi'ah tiap malam, ia tak akan terjangkit kemiskinan selamanya.” (HR. Ibnu Mas’ud)

Hadits ini juga diriwayatkan oleh Imam Baihaqi dengan redaksi: “Barang siapa membaca surat Al Waqiah setiap malam, maka tidak akan ditimpa kemiskinan selamanya.”

Para ulama menjelaskan bahwa meskipun sanad hadits ini memiliki kelemahan, namun masih diperbolehkan untuk mengamalkannya demi mendapatkan manfaatnya, karena kelemahan sanad tidak berarti hadits tersebut palsu dan dapat diamalkan dalam rangka fadhilah amal.

2. Pembuka Pintu Rezeki yang Luas

Surat Al Waqiah dipercaya sebagai wasilah untuk membuka pintu rezeki yang luas dan tidak terduga. Banyak Muslim yang rutin membacanya dengan harapan memperoleh keberkahan dalam hidup. Dalam kitab al-Jawahir al-Lamma’ah, dijelaskan bahwa mengamalkan surat al-Waqiah dapat menjadi wasilah untuk memohon kekayaan kepada Allah SWT.

3. Perlindungan dari Kesulitan Ekonomi

Pada konteks keuangan, membaca surat Al-Waqi’ah diyakini bisa membawa berkah rezeki dan melindungi dari kesulitan ekonomi. Surat ini juga dapat menjadi benteng dari kesulitan hidup dan kefakiran.

4. Ketenangan Hati dan Rasa Damai

Amalan membaca Surat Al Waqiah dipercaya menumbuhkan rasa damai, menenangkan hati, serta mengurangi kegelisahan dan rasa takut dalam hidup. Surat ini juga diyakini dapat mendatangkan kebahagiaan dunia dan akhirat bagi yang membacanya secara istiqamah.

5. Dicintai oleh Allah dan Manusia

Dalam sebuah riwayat disebutkan bahwa barang siapa membaca Surat Al Waqiah pada malam Jumat, dia akan dicintai Allah, dicintai manusia, dan tidak melihat kesengsaraan serta kefakiran.

Waktu dan Tata Cara Pengamalan Surat Al Waqiah

Waktu Terbaik Membaca Surat Al Waqiah

Berikut adalah waktu-waktu yang paling dianjurkan untuk membaca Surat Al Waqiah:

• Setiap malam: Waktu paling utama berdasarkan hadits Rasulullah SAW

• Setelah shalat Subuh: Dianjurkan berdasarkan riwayat dari Imam Ahmad

• Setelah shalat Ashar: Dibaca 14 atau 41 kali

• Malam Jumat: Dianjurkan berdasarkan riwayat yang menyebutkan keutamaannya

• Sebelum tidur: Dianjurkan oleh Imam Muhammad Al-Baqir

• Setelah shalat Dhuha atau Tahajud: Waktu yang mustajab untuk berdoa

Tata Cara Pengamalan

Berikut adalah tata cara mengamalkan Surat Al Waqiah sebagaimana diuraikan oleh para ulama:

• Pertama, memulai dengan shalat Tahajud. Amalan ini diawali dengan melaksanakan shalat tahajud pada sepertiga malam terakhir.

• Kedua, tidak tidur hingga Subuh. Setelah itu, dianjurkan untuk tidak tidur kembali hingga masuk waktu Subuh.

• Ketiga, melaksanakan shalat Subuh berjamaah. Lanjutkan dengan shalat sunnah qabliyah Subuh dan shalat Subuh secara berjamaah.

• Keempat, membaca Surat Al Waqiah. Usai shalat Subuh, barulah membaca surat al-Waqi’ah sebanyak satu kali.

• Kelima, membaca wirid. Amalan dilanjutkan dengan membaca wirid sebanyak 1.000 kali: يَا كَرِيمُ يَا وَدُودُ (Yā Karīmu Yā Wadūdu).

• Keenam, jumlah bacaan yang dianjurkan. Jumlah bacaan bisa dipilih sesuai kemampuan: 3 kali, 7 kali, 21 kali, atau 41 kali (lebih banyak diyakini lebih kuat).

• Ketujuh, membaca doa setelah selesai. Setelah selesai membaca Surat Al Waqiah, tutup dengan doa-doa yang telah disebutkan di atas sebagai penyempurna amalan.

Pertanyaan Seputar Membaca Surat Al Waqiah

1. Apa doa setelah membaca surat Al Waqiah untuk rezeki?

Doa setelah membaca Surat Al Waqiah yang utama adalah: "Allāhumma shun wujūhana bil yasār..." (Ya Allah, jagalah wajah kami dengan kekayaan...) dan "Allāhumma innī as'aluka bihaqqi sūratil-Wāqi'ah..." (Ya Allah, aku memohon kepada-Mu dengan kebenaran surat Waqiah...).

2. Kapan waktu terbaik membaca Surat Al Waqiah?

Waktu terbaik membaca Surat Al Waqiah adalah setiap malam, setelah shalat Subuh, setelah shalat Ashar, pada malam Jumat, sebelum tidur, serta setelah shalat Dhuha atau Tahajud.

3. Apakah benar Surat Al Waqiah bisa mencegah kemiskinan?

Ya, Rasulullah SAW bersabda: “Barang siapa yang membaca surat al-Waqi'ah tiap malam, ia tak akan terjangkit kemiskinan selamanya.” (HR. Ibnu Mas’ud). Meskipun sanad hadits ini memiliki kelemahan, para ulama tetap memperbolehkan pengamalannya dalam rangka fadhilah amal.

4. Berapa kali sebaiknya membaca Surat Al Waqiah?

Jumlah bacaan dapat disesuaikan dengan kemampuan, antara lain: 1 kali setiap malam, 3 kali, 7 kali, 21 kali, atau 41 kali. Yang terpenting adalah istiqamah dan konsistensi dalam mengamalkannya.

5. Bagaimana tata cara mengamalkan Surat Al Waqiah untuk rezeki?

Tata caranya meliputi: shalat Tahajud di sepertiga malam, tidak tidur hingga Subuh, shalat Subuh berjamaah, membaca Surat Al Waqiah satu kali, dilanjutkan dengan wirid "Yā Karīmu Yā Wadūdu" sebanyak 1.000 kali, dan diakhiri dengan doa.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |