Liputan6.com, Jakarta - Hoaks yang berkaitan dengan Thailand banyak beredar di masyarakat. Hoaks ini menyebar melalui media sosial maupun aplikasi percakapan.
Lalu apa saja hoaks seputar Thailand? Berikut beberapa di antaranya:
1. Cek Fakta: Tidak Benar dalam Video ini Polisi Thailand Gerebek Lokasi Penyekapan WNI
Sebuah video yang diklaim Kepolisian Thailand menggerebek tempat penyekapan warga negara Indonesia (WNI) sebelum dikirim ke Kamboja beredar di media sosial. Video tersebut disebarkan salah satu akun Facebook pada 13 Mei 2025.
Dalam video tersebut tampak sejumlah polisi berpakaian preman menggerebek sebuah rumah. Mereka mendobrak pintu rumah menggunakan alat khusus. Rumah tersebut disebut-sebut sebagai tempat penyekapan WNI sebelum dikirim ke Kamboja.
"Kepolisian Thailand baru-baru ini melakukan Penggerebekan Salah satu tempat di mana banyak warga Indonesia Yg di Sekap sebelum di kirim ke Kamboja,..
Banyak di antara mereka yang di jebak oleh teman sesama WNI untuk bekerja di Thailand tetapi ujung ujungnya malah di kirim ke Kamboja...
Pinter2 lh ikak Mileh Bgwe..
Jgn Tegiur Bgwe di Luer," tulis salah satu akun Facebook.
Konten yang disebarkan akun Facebook tersebut telah 95 ribu kali ditonton dan mendapat 112 komentar dari warganet.
Benarkah dalam video tersebut Kepolisian Thailand menggerebek tempat penyekapan WNI sebelum dikirim ke Kamboja? Simak dalam artikel berikut ini...
2. Cek Fakta: Hoaks Artikel Raja Thailand Larang Warganya ke Indonesia karena Indonesia Markas Teroris
Beredar di media sosial postingan artikel Raja Thailand melarang warganya ke Indonesia karena Indonesia markas teroris. Postingan itu beredar sejak bulan lalu.
Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 7 September 2024.
Dalam postingannya terdapat artikel dari Wolipop berjudul:
"Raja Thailand: Melarang Keras Warganya Untuk Berlibur ke Indonesia, Karena Indonesia Markas Teroris"
Lalu benarkah postingan artikel Raja Thailand melarang warganya ke Indonesia karena Indonesia markas teroris? Simak dalam artikel berikut ini...
3. Cek Fakta: Tidak Benar Video PM Thailand Sebut Indonesia Negara Miskin dan Dihuni Banyak Maling
Beredar di media sosial postingan video Perdana Menteri (PM) Thailand, Paetongtarn Shinawatra menyebut Indonesia sebagai negara miskin dan banyak dihuni maling. Postingan itu beredar sejak tengah pekan ini.
Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mmepostingnya pada 31 Juli 2025.
Dalam postingannya terdapat video PM Thailand sedang memberikan pidato dengan narasi sebagai berikut:
"Banyak orang yang minim bahasa Thailand, tapi yang pasti, Perdana Menteri Thailand mengatkan, Indonesia enggak usah ikut campur Thailand negara kuat negara kaya sedangkan Indonesia negara besar tapi miskin negara yang banyak dihuni maling. Terima kasih."
Akun itu menambahkan narasi:
"INDONESIA DIPERMALUKAN PERDANA MENTRI THAILANDPM Thailand bilang "Indonesia gak usah ikut campur konflik Thailand - Kamboja, biar Indonesia negara besar tetapi rakyatnya miskin dan negaranya sarang maling.
Betul 1.000% bu PM dan dimana HARGA DIRI PEMERINTAH INDONESIA DISEBUT SARANG MALING ??"
Lalu benarkah postingan video Perdana Menteri (PM) Thailand, Paetongtarn Shinawatra menyebut Indonesia sebagai negara miskin dan banyak dihuni maling? Simak dalam artikel berikut ini...