Liputan6.com, Jakarta - Doa sahur menjadi salah satu amalan yang sering dibaca umat Islam sebelum memulai puasa Ramadan. Selain sebagai bentuk permohonan kepada Allah, doa ini juga memperkuat niat dan kesiapan hati dalam menjalankan ibadah sepanjang hari. Sahur bukan sekadar makan sebelum subuh, tetapi momentum spiritual yang penuh keberkahan.
Dalam ajaran Islam, sahur memiliki keutamaan tersendiri. Rasulullah ﷺ menganjurkan umatnya untuk tidak meninggalkan sahur karena di dalamnya terdapat berkah. Bahkan, makan sahur menjadi pembeda antara puasa umat Islam dan puasa umat-umat sebelumnya.
Karena itu, memahami bacaan doa sahur, maknanya, serta keutamaannya sangat penting. Dengan membaca doa sebelum berpuasa, seorang Muslim tidak hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga meneguhkan niat ibadah karena Allah semata. Berikut Liputan6 memberikan ulasan lengkapnya untuk Anda, Jumat (13/2/2026).
Bacaan Doa Sahur yang Umum Dibaca
Secara khusus, tidak ada satu redaksi baku yang ditetapkan sebagai doa sahur oleh Nabi. Namun, umat Islam dianjurkan membaca niat puasa dan doa memohon keberkahan sebelum imsak. Salah satu bacaan niat yang populer adalah:
“Nawaitu shauma ghadin ‘an adā’i fardhi syahri Ramadhāna lillāhi ta‘ālā.”
Artinya, “Saya niat berpuasa esok hari untuk menunaikan kewajiban puasa bulan Ramadan karena Allah Ta‘ala.” Bacaan ini membantu menghadirkan kesadaran bahwa puasa yang dilakukan adalah ibadah wajib. Niat menjadi syarat sah puasa dan harus dilakukan sebelum terbit fajar.
Selain niat, seseorang juga boleh membaca doa apa pun yang berisi permohonan kebaikan. Misalnya memohon kekuatan, kesehatan, dan kelancaran dalam beribadah sepanjang hari. Pada dasarnya, doa sahur adalah bentuk komunikasi hamba dengan Tuhannya sebelum memulai ibadah puasa.
Keutamaan Sahur dalam Islam
Sahur memiliki kedudukan istimewa dalam Islam. Dalam hadits shahih yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Imam Muslim, Rasulullah ﷺ bersabda bahwa pada sahur terdapat keberkahan. Hadits ini menjadi dasar kuat anjuran untuk makan sahur meski hanya dengan seteguk air.
Keberkahan sahur bukan hanya dari sisi fisik, tetapi juga spiritual. Waktu sahur bertepatan dengan sepertiga malam terakhir yang dikenal sebagai waktu mustajab untuk berdoa. Di saat itulah doa-doa lebih dekat untuk dikabulkan.
Karena itu, mengisi waktu sahur dengan doa akan memperbesar nilai ibadah. Tidak sekadar makan, tetapi juga memperbanyak istighfar dan memohon ampunan. Momentum ini menjadi awal yang baik untuk menjalani hari puasa dengan hati yang bersih.
Waktu Terbaik Membaca Doa Sahur
Doa sahur dapat dibaca setelah selesai makan sahur atau menjelang waktu imsak. Yang terpenting adalah sebelum terbit fajar sebagai penanda masuknya waktu Subuh. Pada waktu ini, niat puasa juga harus sudah tertanam di dalam hati.
Sepertiga malam terakhir dikenal sebagai waktu yang penuh rahmat. Dalam berbagai hadits dijelaskan bahwa Allah membuka pintu ampunan dan mengabulkan doa hamba-Nya yang memohon. Karena itu, membaca doa sahur pada waktu ini memiliki nilai keutamaan yang besar.
Seseorang bisa memanfaatkan momen sahur untuk memperbanyak doa pribadi. Misalnya memohon kemudahan rezeki, kesehatan keluarga, atau keteguhan iman. Dengan begitu, doa sahur menjadi sarana memperkuat hubungan dengan Allah sebelum memulai aktivitas harian.
Manfaat Membaca Doa Sahur bagi Kualitas Puasa
Membaca doa sahur membantu meneguhkan niat dan tujuan berpuasa. Puasa bukan sekadar menahan lapar dan haus, tetapi latihan pengendalian diri dan peningkatan takwa. Doa menjadikan ibadah lebih sadar dan penuh makna.
- Selain itu, doa sahur memberi ketenangan batin. Seseorang yang memulai hari dengan doa cenderung lebih sabar dan terkontrol dalam menghadapi godaan. Ia menyadari bahwa puasanya dilakukan semata-mata karena Allah.
- Doa juga menjadi pengingat bahwa kekuatan menjalani puasa datang dari pertolongan Allah. Dengan memohon sejak awal, seorang Muslim menanamkan rasa tawakal dalam dirinya. Inilah yang membuat kualitas puasa lebih dalam dan tidak sekadar formalitas.
People Also Ask
1. Apakah ada doa sahur khusus yang diajarkan Nabi?
Jawaban: Tidak ada satu redaksi khusus, tetapi dianjurkan membaca niat puasa dan doa kebaikan sebelum fajar.
2. Kapan waktu terbaik membaca doa sahur?
Jawaban: Sebelum terbit fajar, terutama pada sepertiga malam terakhir.
3. Apakah sahur wajib dilakukan?
Jawaban: Sahur hukumnya sunnah muakkadah dan sangat dianjurkan karena mengandung keberkahan.
4. Bolehkah membaca doa dengan bahasa Indonesia saat sahur?
Jawaban: Boleh, selama isinya adalah permohonan kebaikan dan dilakukan dengan tulus.
5. Apa manfaat utama membaca doa sahur?
Jawaban: Meneguhkan niat, menambah keberkahan, serta memohon kekuatan dalam menjalankan puasa.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518091/original/053492900_1772461446-Ramadan_Hub.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518446/original/031235500_1772508787-febby_rastanty.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3983014/original/073829000_1648909222-20220402-SHALAT-TARAWIH-PERTAMA-MASJID-ISTIQLAL-HERMAN-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5067115/original/068159000_1735273362-1735270416030_kata-kata-mutiara-islami.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5516466/original/077001300_1772301611-Leeds_United_and_Manchester_City.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518501/original/018743900_1772510287-Screenshot_2026-03-03_105707.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4670207/original/029073300_1701403206-rasyid-maulana-yVwiHXoTrnU-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/687375/original/130208021500-smartphone-iphone-xxx-jc-monster.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5501801/original/034251400_1770956928-unnamed__13_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4382809/original/074926600_1680593144-top-view-hand-holding-silver-coins.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518359/original/061148300_1772506142-unnamed__39_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5168524/original/033224600_1742449887-Depositphotos_365597030_L.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2800821/original/002869500_1557387809-IMG_20190509_113107.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3110450/original/059507500_1587634731-Praying_Hands_With_Faith_In_Religion_And_Belief_In_God__Power_Of_Hope_And_Devotion___1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5460744/original/090622000_1767280272-fabio_lefundes.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2820929/original/054084500_1559368646-Tol-Palimanan-Padat-Merayap6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518245/original/007067800_1772495256-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5501163/original/064338700_1770888533-Media_Gathering_-_Cerita_Ramadan_Masa_Kini_bersama_Shopee_Big_Ramadan_Sale.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5514269/original/070613600_1772085444-Tato.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518328/original/018442800_1772505478-Salat_Tarawih_2.jpg)













:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4010689/original/086569000_1651202668-pexels-rayn-l-3163677.jpg)





:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1626268/original/067647800_1497616352-Mantan-MenKes-Siti-Fadilah-Divonis-4-Tahun-Penjara-01.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2855596/original/055794600_1563344847-iStock-1134972492.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5424037/original/048660500_1764130779-sholawat_ujang_bustomi.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4990655/original/018003600_1730716747-tata-cara-sholat-tahajud-agar-keinginan-terkabul.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5376360/original/049261700_1760001962-Ilustrasi_berdoa.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3381466/original/043629600_1613720800-photo-1512632578888-169bbbc64f33.jpg)


