Jadwal Imsakiyah Ramadan Kota Surabaya 11 Maret 2026, Panduan Ibadah Hari ke-21 Puasa

6 hours ago 3

Liputan6.com, Jakarta - Bulan suci Ramadan 1447 Hijriah terus bergulir, membawa keberkahan dan kesempatan bagi umat Muslim untuk meningkatkan ibadah. Memasuki hari ke-21 Ramadan pada Rabu, 11 Maret 2026, umat Islam di Kota Surabaya kembali mempersiapkan diri untuk menjalankan puasa dengan penuh kekhusyukan. Pengetahuan akan jadwal imsakiyah menjadi krusial sebagai pedoman utama dalam menunaikan ibadah sahur, menahan diri, hingga waktu berbuka puasa.

Jadwal Imsakiyah Ramadan Kota Surabaya 11 Maret 2026 ini tidak hanya sekadar deretan angka, melainkan sebuah penanda waktu yang membantu umat Muslim menjaga disiplin ibadah. Dari waktu imsak hingga maghrib, setiap detiknya memiliki makna spiritual yang mendalam, membimbing setiap individu dalam meraih pahala dan ampunan di bulan penuh berkah ini. Oleh karena itu, informasi akurat mengenai jadwal ini sangat dinantikan.

Dengan memahami jadwal imsakiyah secara tepat, umat Muslim dapat merencanakan kegiatan ibadah harian mereka, mulai dari sahur yang dianjurkan untuk diakhirkan, hingga berbuka puasa yang disunahkan untuk disegerakan. Panduan ini memastikan bahwa setiap rukun dan sunah puasa dapat dilaksanakan sesuai syariat, mengoptimalkan setiap momen di bulan Ramadan yang mulia ini.

Jadwal Imsakiyah Ramadan Kota Surabaya 11 Maret 2026

Untuk umat Muslim di Kota Surabaya, jadwal Imsakiyah pada hari Rabu, 11 Maret 2026, yang bertepatan dengan hari ke-21 Ramadan 1447 H, telah ditetapkan. Jadwal ini menjadi acuan penting untuk memastikan pelaksanaan sahur, imsak, dan shalat wajib tepat waktu, sehingga ibadah puasa dapat berjalan dengan sempurna sesuai tuntunan agama. Kementerian Agama RI menggunakan acuan waktu imsak, yaitu sepuluh menit sebelum waktu Subuh, sementara waktu Maghrib menandai waktu berbuka puasa.

Berikut adalah rincian Jadwal Imsakiyah untuk Kota Surabaya pada 11 Maret 2026:

  • Imsak: 04:09 WIB
  • Subuh: 04:19 WIB
  • Terbit: 05:31 WIB
  • Duha: 05:58 WIB
  • Zuhur: 11:43 WIB
  • Ashar: 14:49 WIB
  • Maghrib: 17:48 WIB
  • Isya: 18:56 WIB

Jadwal imsakiyah disesuaikan secara geografis berdasarkan posisi matahari dan lokasi suatu kota. Untuk memudahkan umat Muslim dalam menjalankan ibadah puasa dan shalat di hari-hari berikutnya, berikut adalah jadwal imsakiyah Kota Surabaya untuk tanggal 12 hingga 20 Maret 2026.

  • 12 Maret 2026 (22 Ramadan 1447 H): Imsak: 04:09, Subuh: 04:19, Terbit: 05:31, Dhuha: 05:58, Dzuhur: 11:42, Ashar: 14:49, Maghrib: 17:47, Isya: 18:56.
  • 13 Maret 2026 (23 Ramadan 1447 H): Imsak: 04:09, Subuh: 04:19, Terbit: 05:31, Dhuha: 05:58, Dzuhur: 11:42, Ashar: 14:49, Maghrib: 17:47, Isya: 18:55.
  • 14 Maret 2026 (24 Ramadan 1447 H): Imsak: 04:09, Subuh: 04:19, Terbit: 05:31, Dhuha: 05:58, Dzuhur: 11:42, Ashar: 14:50, Maghrib: 17:46, Isya: 18:55.
  • 15 Maret 2026 (25 Ramadan 1447 H): Imsak: 04:09, Subuh: 04:19, Terbit: 05:30, Dhuha: 05:58, Dzuhur: 11:42, Ashar: 14:50, Maghrib: 17:46, Isya: 18:54.
  • 16 Maret 2026 (26 Ramadan 1447 H): Imsak: 04:09, Subuh: 04:19, Terbit: 05:30, Dhuha: 05:58, Dzuhur: 11:41, Ashar: 14:50, Maghrib: 17:45, Isya: 18:54.
  • 17 Maret 2026 (27 Ramadan 1447 H): Imsak: 04:09, Subuh: 04:19, Terbit: 05:30, Dhuha: 05:58, Dzuhur: 11:41, Ashar: 14:50, Maghrib: 17:45, Isya: 18:53.
  • 18 Maret 2026 (28 Ramadan 1447 H): Imsak: 04:09, Subuh: 04:19, Terbit: 05:30, Dhuha: 05:57, Dzuhur: 11:41, Ashar: 14:51, Maghrib: 17:44, Isya: 18:53.
  • 19 Maret 2026 (29 Ramadan 1447 H): Imsak: 04:08, Subuh: 04:18, Terbit: 05:30, Dhuha: 05:57, Dzuhur: 11:40, Ashar: 14:51, Maghrib: 17:44, Isya: 18:52.
  • 20 Maret 2026 (30 Ramadan 1447 H): Imsak: 04:08, Subuh: 04:18, Terbit: 05:30, Dhuha: 05:57, Dzuhur: 11:40, Ashar: 14:51, Maghrib: 17:43, Isya: 18:52.

Simak info seputar Ramadan selengkapnya di https://ramadan.liputan6.com/

Amalan Sunah di Bulan Ramadan

Bulan Ramadan adalah periode istimewa yang penuh berkah, menawarkan kesempatan emas bagi umat Muslim untuk meningkatkan ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Berbagai amalan sunah sangat dianjurkan selama bulan puasa, yang dapat melipatgandakan pahala dan memperkaya spiritualitas. Melaksanakan amalan-amalan ini tidak hanya memperkuat iman, tetapi juga membawa ketenangan jiwa.

Salah satu amalan yang sangat ditekankan adalah memperbanyak sedekah, di mana berbagi berkah kepada mereka yang membutuhkan seperti fakir miskin, anak yatim, dan musafir sangat dianjurkan. Selain itu, ibadah malam atau Qiyamul Lail, termasuk shalat tarawih, shalat tahajud, membaca Al-Qur'an, berzikir, dan berdoa, memiliki keistimewaan tersendiri di bulan Ramadan, terutama pada sepuluh hari terakhirnya. Rasulullah SAW sendiri sangat bersungguh-sungguh dalam beribadah pada periode ini.

Membaca Al-Qur'an (Tadarus) juga merupakan amalan yang sangat dianjurkan, khususnya saat malam Lailatul Qadar yang nilainya lebih baik dari seribu bulan. I'tikaf di masjid, yaitu berdiam diri di masjid untuk beribadah, juga dicontohkan oleh Nabi SAW pada sepuluh hari terakhir Ramadan. Amalan lain yang dianjurkan meliputi mengakhirkan sahur, menyegerakan berbuka puasa, berdoa saat berbuka, memperbanyak istighfar, serta berbuat kebaikan kepada sesama untuk menguatkan tali persaudaraan.

Doa Khusus 10 Hari Terakhir Ramadan

Sepuluh hari terakhir Ramadan adalah fase yang paling dinantikan oleh umat Islam karena di dalamnya terdapat malam Lailatul Qadar, sebuah malam yang kemuliaannya melebihi seribu bulan. Pada periode ini, Rasulullah SAW menunjukkan kesungguhan ibadah yang luar biasa, melebihi malam-malam lainnya di bulan Ramadan. Momen ini menjadi puncak perburuan pahala dan ampunan.

Doa utama yang sangat dianjurkan untuk dibaca pada malam Lailatul Qadar, dan juga selama sepuluh hari terakhir Ramadan secara umum, adalah:

"اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي"

 "Allahumma innaka 'afuwwun tuhibbul 'afwa fa'fu 'anni".

 "Ya Allah, sungguh Engkau Maha Pemaaf yang Pemurah. Engkau juga menyukai maaf. Oleh karena itu, maafkanlah aku."

Doa ini dapat diamalkan secara istikamah sepanjang bulan Ramadan atau secara khusus pada malam-malam ganjil di sepuluh hari terakhir, seperti malam ke-21, 23, 25, 27, dan 29 Ramadan.

Keutamaan Bulan Ramadan

Bulan Ramadan memegang posisi istimewa dalam Islam, dipenuhi dengan beragam keutamaan dan keberkahan yang menjadikannya lebih dari sekadar bulan puasa. Salah satu keutamaan utamanya adalah sebagai bulan diturunkannya Al-Qur'an, kitab suci yang menjadi petunjuk bagi seluruh umat manusia. Peristiwa agung ini menegaskan kedudukan Ramadan sebagai bulan yang penuh cahaya dan hidayah.

Ketika Ramadan tiba, pintu-pintu surga dibuka lebar, pintu-pintu neraka ditutup rapat, dan setan-setan dibelenggu, menciptakan suasana yang kondusif bagi umat Muslim untuk beribadah dan menjauhi maksiat. Di dalamnya juga terdapat malam Lailatul Qadar, malam yang lebih baik dari seribu bulan, di mana doa-doa lebih mudah dikabulkan dan pahala amal kebaikan dilipatgandakan.

Ramadan juga dikenal sebagai bulan pengampunan dosa, di mana siapa saja yang melaksanakan qiyam Ramadan dengan penuh keimanan dan mengharap pahala dari Allah, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni. Selain itu, Allah membebaskan beberapa orang dari api neraka pada setiap hari di bulan Ramadan, menjadikannya momentum yang tepat untuk memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas spiritual.

Hikmah Puasa Ramadan

Puasa Ramadan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan sebuah ibadah yang sarat akan hikmah dan manfaat mendalam, baik dari segi spiritual, fisik, maupun sosial. Secara spiritual, puasa menumbuhkan ketakwaan kepada Allah SWT dengan melatih pengendalian hawa nafsu dan kesabaran, yang merupakan bentuk ketaatan yang menguatkan iman.

Puasa juga melatih kesabaran dan pengendalian diri, di mana seorang Muslim harus mampu menahan tidak hanya lapar dan haus, tetapi juga emosi dan dorongan hawa nafsu lainnya. Hal ini mengasah rasa syukur, mengajarkan untuk tidak berlebihan dalam mengonsumsi nikmat, dan lebih menghargai karunia Allah. Selain itu, puasa diyakini dapat membersihkan jiwa dan hati dari sifat-sifat negatif serta meleburkan dosa.

Dari sisi kesehatan, puasa memiliki dampak positif seperti membantu detoksifikasi tubuh, menurunkan kadar gula darah, menyeimbangkan metabolisme, dan meningkatkan daya tahan tubuh. Secara sosial, dengan merasakan lapar, seorang Muslim lebih terdorong untuk berbagi kepada fakir miskin, menumbuhkan empati, dan memperkuat solidaritas sosial. Puasa juga meningkatkan kedisiplinan, menguatkan hubungan keluarga, dan memperdalam kesadaran spiritual.

5 Pertanyaan dan Jawaban

1. Kapan waktu imsak di Surabaya pada 11 Maret 2026?

Waktu imsak di Kota Surabaya pada 11 Maret 2026 menandai batas akhir makan sahur sebelum masuk waktu Subuh. Umat Muslim dianjurkan untuk menghentikan makan dan minum beberapa menit sebelum azan Subuh sebagai bentuk kehati-hatian dalam menjalankan ibadah puasa.

2. Jam berapa waktu Subuh di Surabaya pada 11 Maret 2026?

Waktu Subuh di Surabaya pada 11 Maret 2026 menjadi penanda dimulainya puasa hari ke-21 Ramadan. Setelah azan Subuh berkumandang, umat Islam diwajibkan menahan diri dari makan, minum, dan hal-hal yang membatalkan puasa hingga waktu Magrib tiba.

3. Mengapa jadwal imsakiyah penting selama Ramadan?

Jadwal imsakiyah penting karena menjadi panduan waktu ibadah selama bulan Ramadan. Jadwal ini mencakup waktu imsak, Subuh, Zuhur, Asar, Magrib, dan Isya sehingga umat Muslim dapat menjalankan puasa, salat lima waktu, serta ibadah lain dengan lebih teratur.

4. Apa saja ibadah yang dianjurkan pada hari ke-21 Ramadan?

Pada hari ke-21 Ramadan, umat Islam dianjurkan memperbanyak ibadah seperti salat tarawih, membaca Al-Qur’an, berzikir, bersedekah, dan melaksanakan salat malam atau qiyamul lail. Hari-hari terakhir Ramadan juga menjadi waktu yang istimewa karena terdapat kemungkinan turunnya malam Lailatul Qadar.

5. Di mana bisa melihat jadwal imsakiyah Ramadan Surabaya terbaru?

Jadwal imsakiyah Ramadan Surabaya biasanya dapat dilihat melalui situs resmi kementerian agama, aplikasi jadwal salat, atau media informasi lokal. Banyak juga masjid dan lembaga keagamaan yang membagikan jadwal imsakiyah untuk memudahkan umat Islam menjalankan ibadah puasa.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |