Liputan6.com, Jakarta - Ramadan menjadi momen yang selalu dinantikan umat Muslim di seluruh dunia, termasuk di Kota Surabaya. Salah satu informasi penting selama bulan suci ini adalah jadwal imsakiyah yang menjadi pedoman waktu sahur hingga berbuka puasa setiap hari.
Mengetahui jadwal imsakiyah secara tepat membuat umat Muslim dapat menjalankan ibadah puasa lebih teratur. Selain itu, jadwal ini juga membantu dalam mengatur waktu salat lima waktu selama bulan Ramadan.
Jadwal Imsakiyah Surabaya 6 Maret 2026
Memasuki 16 Ramadan 1447 Hijriah yang bertepatan dengan 6 Maret 2026, umat Muslim di Surabaya dapat memulai sahur sebelum waktu imsak tiba. Jadwal imsakiyah menjadi acuan penting agar tidak melewati batas waktu sahur.
Berikut rincian jadwal imsakiyah Surabaya untuk 6 Maret 2026:
- Imsak: 04.09 WIB
- Subuh: 04.19 WIB
- Terbit: 05.31 WIB
- Dhuha: 05.58 WIB
- Dzuhur: 11.44 WIB
- Ashar: 14.47 WIB
- Maghrib: 17.50 WIB
- Isya: 18.59 WIB
Jadwal Imsakiyah Lengkap Surabaya Ramadan 1447 H
Selain tanggal 6 Maret, umat Muslim juga dapat melihat jadwal imsakiyah lengkap Surabaya untuk beberapa hari berikutnya di bulan Ramadan. Informasi ini penting untuk membantu mengatur aktivitas ibadah sehari-hari selama berpuasa.
Berikut jadwal imsakiyah Surabaya mulai 7–20 Maret 2026:
7 Maret 2026 – 17 Ramadan 1447 H
- Imsak: 04.09 WIB
- Subuh: 04.19 WIB
- Terbit: 05.31 WIB
- Dhuha: 05.58 WIB
- Dzuhur: 11.44 WIB
- Ashar: 14.48 WIB
- Maghrib: 17.49 WIB
- Isya: 18.58 WIB
8 Maret 2026 – 18 Ramadan 1447 H
- Imsak: 04.09 WIB
- Subuh: 04.19 WIB
- Terbit: 05.31 WIB
- Dhuha: 05.58 WIB
- Dzuhur: 11.43 WIB
- Ashar: 14.48 WIB
- Maghrib: 17.49 WIB
- Isya: 18.58 WIB
9 Maret 2026 – 19 Ramadan 1447 H
- Imsak: 04.09 WIB
- Subuh: 04.19 WIB
- Terbit: 05.31 WIB
- Dhuha: 05.58 WIB
- Dzuhur: 11.43 WIB
- Ashar: 14.48 WIB
- Maghrib: 17.48 WIB
- Isya: 18.57 WIB
10 Maret 2026 – 20 Ramadan 1447 H
- Imsak: 04.09 WIB
- Subuh: 04.19 WIB
- Terbit: 05.31 WIB
- Dhuha: 05.58 WIB
- Dzuhur: 11.43 WIB
- Ashar: 14.49 WIB
- Maghrib: 17.48 WIB
- Isya: 18.57 WIB
11 Maret 2026 – 21 Ramadan 1447 H
- Imsak: 04.09 WIB
- Subuh: 04.19 WIB
- Terbit: 05.31 WIB
- Dhuha: 05.58 WIB
- Dzuhur: 11.43 WIB
- Ashar: 14.49 WIB
- Maghrib: 17.48 WIB
- Isya: 18.56 WIB
12 Maret 2026 – 22 Ramadan 1447 H
- Imsak: 04.09 WIB
- Subuh: 04.19 WIB
- Terbit: 05.31 WIB
- Dhuha: 05.58 WIB
- Dzuhur: 11.42 WIB
- Ashar: 14.49 WIB
- Maghrib: 17.47 WIB
- Isya: 18.56 WIB
13 Maret 2026 – 23 Ramadan 1447 H
- Imsak: 04.09 WIB
- Subuh: 04.19 WIB
- Terbit: 05.31 WIB
- Dhuha: 05.58 WIB
- Dzuhur: 11.42 WIB
- Ashar: 14.49 WIB
- Maghrib: 17.47 WIB
- Isya: 18.55 WIB
14 Maret 2026 – 24 Ramadan 1447 H
- Imsak: 04.09 WIB
- Subuh: 04.19 WIB
- Terbit: 05.31 WIB
- Dhuha: 05.58 WIB
- Dzuhur: 11.42 WIB
- Ashar: 14.50 WIB
- Maghrib: 17.46 WIB
- Isya: 18.55 WIB
15 Maret 2026 – 25 Ramadan 1447 H
- Imsak: 04.09 WIB
- Subuh: 04.19 WIB
- Terbit: 05.30 WIB
- Dhuha: 05.58 WIB
- Dzuhur: 11.42 WIB
- Ashar: 14.50 WIB
- Maghrib: 17.46 WIB
- Isya: 18.54 WIB
16 Maret 2026 – 26 Ramadan 1447 H
- Imsak: 04.09 WIB
- Subuh: 04.19 WIB
- Terbit: 05.30 WIB
- Dhuha: 05.58 WIB
- Dzuhur: 11.41 WIB
- Ashar: 14.50 WIB
- Maghrib: 17.45 WIB
- Isya: 18.54 WIB
17 Maret 2026 – 27 Ramadan 1447 H
- Imsak: 04.09 WIB
- Subuh: 04.19 WIB
- Terbit: 05.30 WIB
- Dhuha: 05.58 WIB
- Dzuhur: 11.41 WIB
- Ashar: 14.50 WIB
- Maghrib: 17.45 WIB
- Isya: 18.53 WIB
18 Maret 2026 – 28 Ramadan 1447 H
- Imsak: 04.09 WIB
- Subuh: 04.19 WIB
- Terbit: 05.30 WIB
- Dhuha: 05.57 WIB
- Dzuhur: 11.41 WIB
- Ashar: 14.51 WIB
- Maghrib: 17.44 WIB
- Isya: 18.53 WIB
19 Maret 2026 – 29 Ramadan 1447 H
- Imsak: 04.08 WIB
- Subuh: 04.18 WIB
- Terbit: 05.30 WIB
- Dhuha: 05.57 WIB
- Dzuhur: 11.40 WIB
- Ashar: 14.51 WIB
- Maghrib: 17.44 WIB
- Isya: 18.52 WIB
20 Maret 2026 – 30 Ramadan 1447 H
- Imsak: 04.08 WIB
- Subuh: 04.18 WIB
- Terbit: 05.30 WIB
- Dhuha: 05.57 WIB
- Dzuhur: 11.40 WIB
- Ashar: 14.51 WIB
- Maghrib: 17.43 WIB
- Isya: 18.52 WIB
Amalan Ramadan untuk Meraih Lailatul Qadar
Memasuki pertengahan hingga akhir Ramadan, umat Muslim dianjurkan untuk memperbanyak ibadah. Hal ini karena pada fase tersebut terdapat malam yang sangat istimewa, yaitu Lailatul Qadar, yang nilainya lebih baik dari seribu bulan. Keutamaan malam tersebut dijelaskan dalam Al-Qur’an sebagai malam penuh keberkahan yang lebih baik dibandingkan ibadah selama seribu bulan.
Allah SWT berfirman:
لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِّنْ أَلْفِ شَهْرٍ
Lailatul-qadri khairum min alfi syahr.
“Malam kemuliaan itu lebih baik daripada seribu bulan.”
(QS. Al-Qadr: 3)
Salah satu amalan utama untuk meraih keutamaan malam tersebut adalah salat malam atau qiyamul lail. Ibadah ini dapat dilakukan melalui salat tarawih, tahajud, hingga witir yang dikerjakan dengan penuh kekhusyukan dan keikhlasan. Rasulullah SAW juga menganjurkan umatnya untuk menghidupkan malam Ramadan dengan salat malam.
Hal ini sebagaimana dijelaskan dalam hadis berikut:
مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
Man qāma Ramaḍāna īmānan waḥtisāban ghufira lahu mā taqaddama min dzanbih.
“Barang siapa melaksanakan salat malam pada bulan Ramadan karena iman dan mengharap pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.”
(HR. Bukhari dan Muslim)
Selain itu, memperbanyak membaca Al-Qur’an juga menjadi amalan yang sangat dianjurkan selama Ramadan. Bulan ini merupakan waktu turunnya Al-Qur’an sehingga umat Muslim dianjurkan untuk memperbanyak tilawah, tadabbur, serta mengamalkan isi kandungannya dalam kehidupan sehari-hari.
Tidak kalah penting adalah memperbanyak doa dan istighfar, khususnya pada malam-malam ganjil di sepuluh hari terakhir Ramadan. Pada waktu tersebut, umat Muslim dianjurkan memohon ampunan dan rahmat kepada Allah SWT karena diyakini menjadi waktu yang sangat mustajab untuk berdoa.
Rasulullah SAW bahkan mengajarkan doa khusus yang dianjurkan dibaca ketika berharap bertemu Lailatul Qadar.
اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي
Allāhumma innaka ‘afuwwun tuḥibbul ‘afwa fa‘fu ‘annī.
“Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf dan menyukai pemaafan, maka maafkanlah aku.”
(HR. Tirmidzi)
Tips Menjaga Kesehatan Selama Puasa
Menjalankan puasa seharian tentu memerlukan kondisi tubuh yang prima. Oleh karena itu, menjaga kesehatan selama Ramadan menjadi hal yang sangat penting agar ibadah dapat berjalan lancar.
Salah satu tips utama adalah mengonsumsi makanan bergizi saat sahur. Pilih makanan yang mengandung karbohidrat kompleks, protein, serta serat agar energi dapat bertahan lebih lama sepanjang hari.
Selain itu, jangan lupa mencukupi kebutuhan cairan tubuh. Minum air putih yang cukup antara waktu berbuka hingga sahur dapat membantu mencegah dehidrasi selama menjalankan puasa.
Tidur yang cukup juga penting untuk menjaga stamina. Mengatur waktu istirahat yang baik akan membantu tubuh tetap segar sehingga aktivitas sehari-hari tetap dapat dijalankan dengan optimal.
Mengatur Aktivitas agar Ibadah Ramadan Lebih Maksimal
Ramadan sering kali menjadi momentum bagi banyak orang untuk meningkatkan kualitas ibadah. Agar ibadah lebih maksimal, penting untuk mengatur aktivitas harian dengan baik.
Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah membuat jadwal kegiatan harian selama Ramadan. Jadwal ini dapat mencakup waktu sahur, bekerja, membaca Al-Qur’an, hingga waktu istirahat.
Mengurangi aktivitas yang tidak terlalu penting juga bisa menjadi langkah bijak. Dengan begitu, waktu yang tersedia dapat dimanfaatkan untuk ibadah seperti salat sunnah, membaca Al-Qur’an, atau mengikuti kajian.
Selain itu, menjaga niat dan konsistensi juga menjadi faktor penting. Dengan niat yang kuat dan disiplin menjalankan ibadah, Ramadan dapat menjadi momen yang penuh berkah dan peningkatan spiritual.
Pertanyaan seputar Jadwal Imsakiyah Ramadan Kota Surabaya
1. Apa itu jadwal imsakiyah?
Jadwal imsakiyah adalah daftar waktu yang menunjukkan batas sahur (imsak), waktu salat lima waktu, hingga waktu berbuka puasa selama bulan Ramadan.
2. Apakah imsak berarti waktu mulai puasa?
Imsak bukan waktu mulai puasa, melainkan penanda agar umat Muslim berhenti makan dan minum sebelum masuk waktu Subuh.
3. Kapan waktu berbuka puasa di Surabaya pada 6 Maret 2026?
Waktu berbuka puasa di Surabaya pada 6 Maret 2026 adalah pukul 17.50 WIB yang ditandai dengan masuknya waktu Maghrib.
4. Mengapa jadwal imsakiyah berbeda setiap daerah?
Perbedaan jadwal imsakiyah terjadi karena faktor letak geografis dan perbedaan posisi matahari di setiap wilayah.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1769689/original/013624100_1510647009-20171114-Monas-akan-Dibuka-untuk-Kegiatan-Agama-Fanani-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2220482/original/035724700_1526813013-The_Blue_Mosque_at_night.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5159323/original/011934800_1741710369-zakat.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4779768/original/056174500_1711004488-hands-holding-knife-fork-alarm-clock-plate-blue-background.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2226297/original/068257000_1527150885-10.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5520948/original/034933600_1772668229-7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2938349/original/053290600_1571028001-absorbent-88257_1920.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4010962/original/065645500_1651214803-20220429-Itikaf-Lailatul-Qadar-6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2811467/original/036476400_1558415448-iStock-537265720.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1609256/original/063394900_1496138662-02_Ilustrasi_Jadwal_Imsak.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5503768/original/028075100_1771211648-jam_weker__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5520075/original/094163400_1772605889-Modena.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5355482/original/010492400_1758338914-q.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2240997/original/070157500_1528277766-arches-architecture-building-460680.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3127703/original/091823000_1589431438-unknown-person-sitting-indoors-2112049__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5519577/original/010229000_1772585257-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5519691/original/032973400_1772594106-unnamed_-_2026-03-04T100805.174.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518091/original/053492900_1772461446-Ramadan_Hub.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518446/original/031235500_1772508787-febby_rastanty.jpg)













:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4010689/original/086569000_1651202668-pexels-rayn-l-3163677.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3381466/original/043629600_1613720800-photo-1512632578888-169bbbc64f33.jpg)




:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1626268/original/067647800_1497616352-Mantan-MenKes-Siti-Fadilah-Divonis-4-Tahun-Penjara-01.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2855596/original/055794600_1563344847-iStock-1134972492.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5424037/original/048660500_1764130779-sholawat_ujang_bustomi.png)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4990655/original/018003600_1730716747-tata-cara-sholat-tahajud-agar-keinginan-terkabul.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5376360/original/049261700_1760001962-Ilustrasi_berdoa.jpg)

