- Kapan perkiraan awal puasa Ramadan 2026 menurut pemerintah?
- Mengapa ada potensi perbedaan penetapan awal Ramadan antara Muhammadiyah dan pemerintah?
- Apa itu kriteria MABIMS yang digunakan pemerintah dalam penetapan awal Ramadan?
Baca artikel ini 5x lebih cepat
Liputan6.com, Jakarta - Menjelang bulan suci Ramadan, umat Islam di seluruh dunia mulai mempersiapkan diri untuk menjalankan ibadah puasa. Persiapan ini meliputi ibadah spiritual, fisik, dan mental agar pelaksanaan puasa dapat berjalan dengan baik. Lantas kapan umat Islam di Indonesia mulai menjalankan puasa untuk pertama kali?
Terkait hal ini, pemerintah dan organisasi keagamaan di Indonesia memiliki mekanisme tersendiri dalam menentukan awal bulan Hijriah, termasuk Ramadan. Pemerintah, memiliki metode memantau hilal melalui kegiatan sidang isbat. Sedangkan organisasi Muhammadiyah memiliki penetapannya tersendiri berdasarkan musyawarah nasional oleh Majelis Tarjih.
Jadi, kapan hari pertama bulan Ramadan tahun 2026 ini? Untuk mengetahui selengkapnya, berikut Liputan6 hadirkan informasinya untuk anda, dirangkum, Jumat (13/2).
Kapan Puasa 2026?
Umat Islam di Indonesia akan segera menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. Berdasarkan kalender Hijriah Kementerian Agama Republik Indonesia, awal puasa Ramadan 2026 diperkirakan jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Namun, tanggal ini masih bersifat perkiraan dan keputusan resmi akan diumumkan setelah Sidang Isbat yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama.
Mengutip laman Nahdlatul Ulama (NU Online) Sidang Isbat untuk penetapan awal Ramadan 1447 H dijadwalkan berlangsung pada hari ini Selasa, 17 Februari 2026, bertepatan dengan 29 Syaban 1447 H. Sidang ini akan diawali dengan pemaparan posisi hilal berdasarkan perhitungan astronomi atau hisab, kemudian dilanjutkan dengan laporan hasil rukyatul hilal dari berbagai daerah di Indonesia. Hasil dari sidang tersebut akan menjadi dasar penetapan resmi 1 Ramadan yang diumumkan pemerintah kepada masyarakat.
Sementara itu, Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah menetapkan 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026. Penetapan ini didasarkan pada metode hisab hakiki wujudul hilal. Metode penetapan ini menunjukkan adanya potensi perbedaan dalam penetapan awal puasa antara pemerintah dan Muhammadiyah.
Apakah Pemerintah dan Muhammadiyah Akan Berbeda?
Potensi perbedaan penetapan awal Ramadan antara pemerintah dan Muhammadiyah untuk tahun 2026 memang ada. Berdasarkan Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 2/MLM/1.0/E/2025 yang dirilis di Yogyakarta pada 22 September 2025 yang tertera di laman Suara Muhammadiyah, Muhammadiyah telah mengumumkan bahwa 1 Ramadan 1447 H akan jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026, berdasarkan metode hisab hakiki wujudul hilal. Di sisi lain, pemerintah melalui Kementerian Agama akan menentukan awal Ramadan melalui Sidang Isbat yang dijadwalkan hari ini, 17 Februari 2026.
Berdasarkan kalender Hijriah Kemenag RI dan perkiraan dari beberapa pihak, awal puasa pemerintah kemungkinan besar akan jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Hal ini disebabkan oleh posisi hilal pada saat Magrib 17 Februari 2026 di sebagian besar wilayah Indonesia yang diperkirakan masih berada di bawah ufuk, sehingga tidak memenuhi kriteria visibilitas hilal.
Perbedaan ini bukan hal baru dan merupakan konsekuensi logis dari keberagaman cara umat Islam memaknai awal waktu ibadah. Masyarakat diimbau untuk menunggu hasil sidang isbat yang akan diputuskan secara resmi oleh Kementerian Agama yang biasanya dimulai sejak sore hari hingga setelah maghrib.
Bagaimana Cara Penentapan Ramadan Muhammadiyah dan Pemerintah?
Perbedaan penetapan awal Ramadan antara Muhammadiyah dan pemerintah terletak pada metode yang digunakan. Muhammadiyah menggunakan metode hisab hakiki wujudul hilal, yang berarti awal bulan baru kamariah dimulai sejak terbenam matahari setelah terjadi ijtimak (konjungsi bulan-matahari) dan bulan belum terbenam saat matahari terbenam. Metode ini mengandalkan perhitungan astronomi untuk menentukan posisi hilal secara matematis.
Pemerintah Indonesia, melalui Kementerian Agama, menerapkan pendekatan integratif yang menggabungkan metode hisab dan rukyatul hilal. Hisab berfungsi sebagai dasar perhitungan ilmiah tentang posisi hilal, sementara rukyat menjadi verifikasi faktual di lapangan. Pengamatan hilal dilakukan di berbagai titik di seluruh Indonesia menggunakan teropong khusus, dan hasilnya dilaporkan serta dibahas dalam Sidang Isbat.
Kementerian Agama juga berpedoman pada kriteria MABIMS yang menetapkan ketinggian bulan minimal 3 derajat dan elongasi 6,4 derajat sebagai syarat terlihatnya hilal. Jika hilal tidak terlihat atau tidak memenuhi kriteria MABIMS, bulan Syaban akan digenapkan menjadi 30 hari.
Persiapkan Iman untuk Memaksimalkan Ibadah di Ramadan 2026
Persiapan spiritual merupakan aspek penting dalam menyambut bulan Ramadan. Bulan Ramadan adalah kesempatan untuk memperkuat hubungan dengan Allah, melakukan pemurnian diri, dan meningkatkan kualitas ibadah. Persiapan ini mencakup meluruskan niat, di mana ibadah puasa harus semata-mata karena Allah SWT, bukan sekadar rutinitas tahunan.
Selain niat, memperbanyak taubat dan istighfar juga menjadi bagian dari persiapan spiritual. Ramadan adalah bulan ampunan, sehingga membersihkan hati sebelum bulan suci tiba akan membantu menjalani ibadah dengan lebih khusyuk. Membiasakan ibadah sunnah, seperti puasa sunnah, shalat sunnah, memperbanyak membaca Al-Qur'an, dan berzikir, dapat dilakukan sebagai latihan sebelum Ramadan.
Meningkatkan pemahaman tentang makna dan keutamaan Ramadan melalui kajian atau pengajian juga dapat memperkuat mental dan spiritual. Dengan persiapan spiritual yang matang, umat Islam dapat menjalani tantangan puasa dan meningkatkan kualitas ibadah selama Ramadan.
Jaga Kesehatan dan Fisik Selama Puasa agar Ibadah Lancar
Menjaga kesehatan dan kondisi fisik selama puasa merupakan hal yang penting agar ibadah dapat berjalan lancar. Perubahan pola hidup selama Ramadan, termasuk pola tidur, makan, dan aktivitas sehari-hari, memerlukan adaptasi tubuh. Salah satu tips utama adalah memenuhi kebutuhan cairan tubuh dengan minum air yang cukup saat sahur dan berbuka untuk mencegah dehidrasi.
Pola makan yang seimbang juga berperan penting. Jangan melewatkan sahur karena sahur adalah waktu makan yang menentukan ketahanan tubuh selama berpuasa. Konsumsi makanan bergizi seimbang yang kaya nutrisi saat sahur dan berbuka akan membantu menjaga energi sepanjang hari.
Selain nutrisi dan hidrasi, aktivitas fisik teratur dan istirahat yang cukup juga perlu diperhatikan. Olahraga ringan selama 30 menit tetap penting untuk menjaga kebugaran tubuh. Dengan menjaga kesehatan fisik, metabolisme tubuh akan tetap stabil dan ibadah puasa dapat dijalankan dengan optimal.
Batasi Konsumsi Gorengan dan Gula Sebagai Hidangan Buka dan Sahur
Membatasi konsumsi gorengan dan makanan manis saat berbuka dan sahur adalah langkah penting untuk menjaga kesehatan selama Ramadan. Gorengan, meskipun sering menjadi menu favorit, mengandung lemak yang sulit dicerna tubuh, sehingga dapat mengganggu saluran pencernaan.
Makanan manis dan gorengan juga dapat menyebabkan peningkatan gula darah secara cepat. Peningkatan gula darah yang konstan bisa menimbulkan resistensi insulin, yang pada akhirnya berujung pada diabetes tipe 2. Sebagai alternatif yang lebih sehat, pilihlah makanan yang direbus, dikukus, atau dipanggang.
Untuk berbuka puasa, awali dengan air putih dan kurma, kemudian konsumsi makanan bernutrisi seperti sup tahu, oatmeal, atau salad sayur dengan protein. Saat sahur, oatmeal dengan buah dan kacang-kacangan, telur dan roti gandum, atau yogurt dapat menjadi pilihan yang mengenyangkan dan memberikan energi secara perlahan.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Topik
Q: Kapan perkiraan awal puasa Ramadan 2026 menurut pemerintah?
A: Pemerintah Indonesia memperkirakan awal puasa Ramadan 2026 akan jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026, setelah Sidang Isbat.
Q: Mengapa ada potensi perbedaan penetapan awal Ramadan antara Muhammadiyah dan pemerintah?
A: Perbedaan ini disebabkan oleh metode penetapan yang berbeda; Muhammadiyah menggunakan metode hisab, sementara pemerintah menggunakan kombinasi hisab dan rukyatul hilal.
Q: Apa itu kriteria MABIMS yang digunakan pemerintah dalam penetapan awal Ramadan?
A: Kriteria MABIMS adalah kesepakatan yang menetapkan ketinggian bulan minimal 3 derajat dan elongasi 6,4 derajat sebagai syarat terlihatnya hilal.
Q: Bagaimana cara mempersiapkan diri secara spiritual untuk Ramadan?
A: Persiapan spiritual meliputi meluruskan niat, memperbanyak taubat, dan meningkatkan pemahaman tentang Ramadan.
Q: Apa bahaya mengonsumsi gorengan dan gula berlebihan saat berbuka puasa?
A: Mengonsumsi gorengan dan gula berlebihan dapat menyebabkan gangguan pencernaan, peningkatan kolesterol jahat, dan risiko diabetes tipe 2.
Anda Sedang Mengikuti Pembahasan Seputar
Nurul Diva, Alieza NurulitaTim Redaksi
Share

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518446/original/031235500_1772508787-febby_rastanty.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3983014/original/073829000_1648909222-20220402-SHALAT-TARAWIH-PERTAMA-MASJID-ISTIQLAL-HERMAN-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5067115/original/068159000_1735273362-1735270416030_kata-kata-mutiara-islami.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5516466/original/077001300_1772301611-Leeds_United_and_Manchester_City.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518501/original/018743900_1772510287-Screenshot_2026-03-03_105707.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4670207/original/029073300_1701403206-rasyid-maulana-yVwiHXoTrnU-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/687375/original/130208021500-smartphone-iphone-xxx-jc-monster.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5501801/original/034251400_1770956928-unnamed__13_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4382809/original/074926600_1680593144-top-view-hand-holding-silver-coins.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518359/original/061148300_1772506142-unnamed__39_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5168524/original/033224600_1742449887-Depositphotos_365597030_L.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2800821/original/002869500_1557387809-IMG_20190509_113107.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3110450/original/059507500_1587634731-Praying_Hands_With_Faith_In_Religion_And_Belief_In_God__Power_Of_Hope_And_Devotion___1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5460744/original/090622000_1767280272-fabio_lefundes.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2820929/original/054084500_1559368646-Tol-Palimanan-Padat-Merayap6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518245/original/007067800_1772495256-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5501163/original/064338700_1770888533-Media_Gathering_-_Cerita_Ramadan_Masa_Kini_bersama_Shopee_Big_Ramadan_Sale.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5514269/original/070613600_1772085444-Tato.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518328/original/018442800_1772505478-Salat_Tarawih_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5517636/original/037027400_1772434717-meisya.jpg)













:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4010689/original/086569000_1651202668-pexels-rayn-l-3163677.jpg)






:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1626268/original/067647800_1497616352-Mantan-MenKes-Siti-Fadilah-Divonis-4-Tahun-Penjara-01.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2855596/original/055794600_1563344847-iStock-1134972492.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5424037/original/048660500_1764130779-sholawat_ujang_bustomi.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4990655/original/018003600_1730716747-tata-cara-sholat-tahajud-agar-keinginan-terkabul.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5376360/original/049261700_1760001962-Ilustrasi_berdoa.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3381466/original/043629600_1613720800-photo-1512632578888-169bbbc64f33.jpg)

