Lebaran Berapa Hari Lagi? Ini Prediksi Idulfitri 2026 Versi Pemerintah dan Muhammadiyah

13 hours ago 6

Mengetahui bahwa Lebaran tinggal dua minggu lagi seharusnya memacu semangat, bukan justru sibuk pada persiapan duniawi semata. Berikut beberapa amalan utama berdasarkan dalil dan rujukan islami.

1. Mendahulukan Amalan Wajib

Dalam kaidah fikih disebutkan:

الفَرْضُ أَفْضَلُ مِنَ النَّفْلِ

Al-fardhu afdhalu minan nafl

“Amalan wajib lebih utama daripada amalan sunnah.”

Jangan sampai kita sibuk mengejar ibadah tambahan tetapi lalai menjaga kualitas puasa wajib, salat lima waktu, dan kewajiban lainnya.

Rasulullah SAW juga bersabda:

الصيام جنة

Ash-shiyāmu junnah

“Puasa adalah perisai.” (HR. Bukhari)

Puasa bukan sekadar menahan lapar, tetapi menjaga diri dari dosa.

2. Menggabungkan Puasa, Salat, dan Sedekah

Dalam hadis riwayat Sahih Muslim disebutkan bahwa Abu Bakar radhiyallahu ‘anhu menggabungkan puasa, sedekah, dan amal sosial dalam satu hari, dan Nabi SAW bersabda bahwa orang yang menggabungkan kebaikan itu akan masuk surga.

Hadis lain menyebutkan:

الصدقة تطفىء الخطيئة كما يطفىء الماء النار

Ash-shadaqatu tutfi’ul khathi’ah kama yutfi’ul mā’un nār

“Sedekah memadamkan dosa sebagaimana air memadamkan api.” (HR. Tirmidzi)

Menjelang Lebaran, perbanyak sedekah, zakat, dan berbagi makanan berbuka.

3. Menjaga Lisan Saat Berpuasa

Rasulullah SAW bersabda:

وَإِذَا كَانَ يَوْمُ صَوْمِ أَحَدِكُمْ فَلَا يَرْفُثْ، وَلَا يَصْخَبْ

Wa idzā kāna yaumu shaumi ahadikum falā yarfuts walā yashkhab

“Jika salah seorang di antara kalian berpuasa, maka jangan berkata kotor dan jangan berteriak.” (Muttafaqun ‘alaih)

Puasa sejati adalah puasa yang membentuk akhlak.

4. Memperbanyak Istighfar dan Refleksi Diri

Majelis Ulama Indonesia melalui pelatihan Ramadan menekankan pentingnya menjadikan Ramadan sebagai “pit stop” kehidupan. Perbanyak istighfar:

أستغفر الله العظيم وأتوب إليه

Astaghfirullāhal ‘azhīm wa atūbu ilaih

“Aku memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung dan aku bertobat kepada-Nya.”

Ramadan adalah momentum pembersihan jiwa sebelum menyambut hari kemenangan.

5. Menghidupkan 10 Hari Terakhir

Dalam kitab Lathaiful Ma'arif karya Ibnu Rajab disebutkan bahwa Nabi SAW menggabungkan salat malam, tilawah, doa, dan tafakur pada 10 malam terakhir.

Beliau membaca Al-Qur’an dengan tartil, dan setiap melewati ayat rahmat beliau berdoa, serta setiap ayat azab beliau memohon perlindungan.

Inilah fase emas Ramadan. Jika saat ini kita menghitung lebaran berapa hari lagi, seharusnya kita juga menghitung: sudah seberapa maksimal ibadah kita?

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |