Liputan6.com, Jakarta - Man fariha bidukhuli Ramadhan sering dikutip dalam berbagai ceramah dan pesan berantai menjelang datangnya bulan suci. Ungkapan ini biasanya diartikan sebagai siapa yang bergembira dengan datangnya Ramadan, maka Allah akan mengharamkan jasadnya dari api neraka. Banyak umat Islam merasa tenang dan penuh harap saat mendengar kalimat tersebut.
Ramadan sendiri adalah bulan yang sangat dimuliakan dalam Islam. Di dalamnya terdapat kewajiban puasa, malam Lailatul Qadar, serta berbagai peluang pahala yang berlipat ganda. Tak heran jika banyak orang merasa bahagia dan menanti kehadirannya dengan penuh suka cita.
Namun, bagaimana sebenarnya kedudukan hadits yang memuat kalimat tersebut? Apakah benar secara sanad dan matan, ataukah hanya sebatas ungkapan motivasi yang populer di tengah masyarakat? Liputan6 akan membahas makna, status hadits, serta bagaimana seharusnya seorang Muslim menyikapi kebahagiaan saat Ramadan tiba. Simak ulasan lengkapnya sebagai berikut, Jumat (13/2/2026).
1. Makna Man Fariha Bidukhuli Ramadhan
Secara bahasa, man fariha bidukhuli Ramadhan berarti “siapa yang bergembira dengan masuknya bulan Ramadan.” Kalimat ini sering dilanjutkan dengan janji bahwa Allah akan mengharamkan tubuhnya dari api neraka. Pesan tersebut terdengar indah dan penuh harapan.
Makna kebahagiaan di sini bukan sekadar senang secara lahiriah. Kebahagiaan yang dimaksud adalah rasa syukur dan antusiasme karena mendapatkan kesempatan beribadah lebih maksimal. Ramadan dipandang sebagai momentum perbaikan diri dan penghapus dosa.
Dalam Islam, perasaan gembira terhadap datangnya kebaikan memang termasuk tanda keimanan. Rasulullah ﷺ mengajarkan agar umatnya menyambut bulan Ramadan dengan doa dan harapan. Bahkan para sahabat disebut mempersiapkan diri berbulan-bulan sebelum Ramadan tiba.
2. Status Hadits tentang Kebahagiaan Menyambut Ramadan
Banyak ulama menjelaskan bahwa redaksi lengkap dari ungkapan ini tidak ditemukan dalam kitab hadits utama seperti karya Imam Bukhari atau Imam Muslim. Karena itu, para ahli hadits menilai bahwa kalimat tersebut tidak memiliki sanad yang kuat. Sebagian bahkan mengkategorikannya sebagai hadits dhaif atau tidak jelas sumbernya.
Meski demikian, substansi tentang keutamaan Ramadan memang didukung banyak hadits shahih. Dalam riwayat sahih disebutkan bahwa ketika Ramadan tiba, pintu-pintu surga dibuka dan pintu-pintu neraka ditutup. Hadits ini menunjukkan betapa agungnya bulan Ramadan dalam Islam.
Oleh karena itu, meskipun redaksi man fariha bidukhuli Ramadhan tidak kuat sebagai hadits, semangat yang terkandung di dalamnya tetap sejalan dengan nilai-nilai Islam. Umat Islam tetap dianjurkan untuk menyambut Ramadan dengan penuh suka cita. Namun, penting untuk berhati-hati dalam mengutip hadits agar tidak menyandarkan sesuatu kepada Nabi tanpa dasar yang jelas.
3. Mengapa Seorang Muslim Harus Bergembira Saat Ramadan Tiba?
Ramadan adalah bulan pengampunan dan rahmat. Di dalamnya terdapat ibadah puasa yang menjadi salah satu rukun Islam. Setiap amal kebaikan dilipatgandakan pahalanya.
Selain itu, Ramadan menghadirkan malam istimewa yaitu Lailatul Qadar. Malam tersebut lebih baik dari seribu bulan dan menjadi kesempatan emas untuk memperbanyak ibadah. Kebahagiaan menyambut Ramadan berarti menyadari betapa besar peluang kebaikan yang Allah berikan.
Seorang Muslim yang bergembira bukan semata karena tradisi atau suasana. Ia bahagia karena diberi kesempatan hidup untuk bertemu Ramadan kembali. Kesadaran ini melahirkan rasa syukur dan tekad untuk memperbaiki kualitas ibadah.
4. Tanda-Tanda Orang yang Benar-Benar Bahagia Menyambut Ramadan
Kebahagiaan sejati terlihat dari persiapan yang dilakukan sebelum Ramadan.
- Seseorang mulai memperbaiki shalat, membaca Al-Qur’an lebih rutin, dan mengurangi kebiasaan buruk. Ia tidak menunggu Ramadan untuk berubah, tetapi sudah memulai sejak awal.
- Tanda lainnya adalah memperbanyak doa agar dipertemukan dengan Ramadan. Para ulama terdahulu berdoa selama enam bulan agar dipertemukan dengan Ramadan, dan enam bulan berikutnya agar amal mereka diterima. Ini menunjukkan betapa berharganya bulan tersebut bagi mereka.
- Selain itu, orang yang bergembira akan menjaga niatnya tetap lurus. Ia tidak sekadar mengejar suasana atau tren ibadah musiman. Kebahagiaannya didasari iman dan harapan akan rahmat Allah.
5. Cara Menyambut Ramadan dengan Kebahagiaan yang Benar
- Pertama, memperdalam ilmu tentang keutamaan Ramadan. Dengan memahami dalil yang shahih, semangat ibadah akan lebih kuat dan terarah. Ilmu juga melindungi dari penyebaran hadits yang tidak jelas sumbernya.
- Kedua, membuat target ibadah yang realistis dan terukur. Misalnya menargetkan khatam Al-Qur’an, memperbaiki kualitas shalat malam, atau meningkatkan sedekah. Target ini membantu menjaga konsistensi sepanjang bulan Ramadan.
- Ketiga, memperbaiki hubungan dengan sesama sebelum Ramadan tiba. Meminta maaf dan menyelesaikan konflik akan membuat hati lebih tenang. Dengan hati yang bersih, kebahagiaan menyambut Ramadan akan terasa lebih mendalam dan bermakna.
People Also Ask
1. Apa arti man fariha bidukhuli Ramadhan?
Jawaban: Artinya adalah siapa yang bergembira dengan masuknya bulan Ramadan.
2. Apakah hadits man fariha bidukhuli Ramadhan shahih?
Jawaban: Sebagian besar ulama menilai redaksi lengkapnya tidak memiliki sanad yang kuat dan tidak ditemukan dalam kitab hadits shahih utama.
3. Bolehkah menyebarkan kalimat tersebut?
Jawaban: Sebaiknya berhati-hati dan tidak menyandarkannya sebagai hadits Nabi tanpa penjelasan, meskipun maknanya mengandung semangat kebaikan.
4. Mengapa umat Islam dianjurkan bergembira saat Ramadan tiba?
Jawaban: Karena Ramadan adalah bulan penuh rahmat, ampunan, dan peluang pahala yang besar.
Jawaban: Dengan mempersiapkan diri melalui taubat, memperbanyak ibadah, menambah ilmu, dan meluruskan niat.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518446/original/031235500_1772508787-febby_rastanty.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3983014/original/073829000_1648909222-20220402-SHALAT-TARAWIH-PERTAMA-MASJID-ISTIQLAL-HERMAN-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5067115/original/068159000_1735273362-1735270416030_kata-kata-mutiara-islami.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5516466/original/077001300_1772301611-Leeds_United_and_Manchester_City.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518501/original/018743900_1772510287-Screenshot_2026-03-03_105707.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4670207/original/029073300_1701403206-rasyid-maulana-yVwiHXoTrnU-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/687375/original/130208021500-smartphone-iphone-xxx-jc-monster.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5501801/original/034251400_1770956928-unnamed__13_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4382809/original/074926600_1680593144-top-view-hand-holding-silver-coins.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518359/original/061148300_1772506142-unnamed__39_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5168524/original/033224600_1742449887-Depositphotos_365597030_L.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2800821/original/002869500_1557387809-IMG_20190509_113107.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3110450/original/059507500_1587634731-Praying_Hands_With_Faith_In_Religion_And_Belief_In_God__Power_Of_Hope_And_Devotion___1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5460744/original/090622000_1767280272-fabio_lefundes.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2820929/original/054084500_1559368646-Tol-Palimanan-Padat-Merayap6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518245/original/007067800_1772495256-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5501163/original/064338700_1770888533-Media_Gathering_-_Cerita_Ramadan_Masa_Kini_bersama_Shopee_Big_Ramadan_Sale.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5514269/original/070613600_1772085444-Tato.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518328/original/018442800_1772505478-Salat_Tarawih_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5517636/original/037027400_1772434717-meisya.jpg)













:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4010689/original/086569000_1651202668-pexels-rayn-l-3163677.jpg)






:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1626268/original/067647800_1497616352-Mantan-MenKes-Siti-Fadilah-Divonis-4-Tahun-Penjara-01.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2855596/original/055794600_1563344847-iStock-1134972492.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5424037/original/048660500_1764130779-sholawat_ujang_bustomi.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4990655/original/018003600_1730716747-tata-cara-sholat-tahajud-agar-keinginan-terkabul.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5376360/original/049261700_1760001962-Ilustrasi_berdoa.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3381466/original/043629600_1613720800-photo-1512632578888-169bbbc64f33.jpg)

