Niat Sholat Tarawih: Panduan Lengkap Bacaan Arab, Latin, dan Artinya untuk Imam, Makmum, dan Sendiri

2 weeks ago 7
  • Apakah niat sholat tarawih harus diucapkan dengan lisan?
  • Apa perbedaan niat sholat tarawih sebagai imam, makmum, dan munfarid?
  • Berapa jumlah rakaat sholat tarawih yang paling utama?

Baca artikel ini 5x lebih cepat

Liputan6.com, Jakarta - Niat sholat tarawih penting untuk dipahami karena merupakan bagian dari rukun yang memengaruhi keabsahan ibadah. Bulan suci Ramadhan selalu dinantikan umat Muslim di seluruh dunia sebagai momentum penting untuk meningkatkan ibadah serta meraih ampunan dari Allah SWT. Salah satu ibadah sunnah yang sangat dianjurkan dan hanya ada di bulan penuh berkah ini adalah sholat tarawih. Sholat tarawih memiliki hukum sunnah muakkadah, yang berarti sangat ditekankan pelaksanaannya bagi umat Islam.

Sholat tarawih adalah sholat malam yang dilaksanakan setelah sholat Isya hingga waktu fajar, khusus selama bulan Ramadhan. Keutamaan sholat tarawih sangat besar, di antaranya adalah pengampunan dosa-dosa yang telah lalu bagi mereka yang melaksanakannya dengan iman dan mengharap pahala. Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa sholat malam di bulan Ramadan dengan iman dan ihtisab (mengharap pahala), maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.”

Selain itu, bagi Muslim yang melaksanakan sholat tarawih berjamaah bersama imam sampai selesai, akan dicatat pahala qiyamullail semalam suntuk. Hal ini berdasarkan hadits, “Barangsiapa shalat bersama imam sampai selesai, maka dicatat baginya pahala qiyamullail semalam suntuk.” Niat merupakan rukun pertama dalam sholat yang menentukan sah atau tidaknya ibadah. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui niat sholat tarawih yang benar sesuai dengan posisi kita, baik sebagai imam, makmum, maupun munfarid (sendiri). Jadi, simak bacaan niat selengkapnya berikut ini sesuai dengan tata cara dan jumlah rakaat, sebagaimana telah Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Selasa (17/2/2026).

Bacaan Niat Sholat Tarawih 2 Rakaat

Melaksanakan sholat tarawih dengan niat yang benar adalah kunci sahnya ibadah. Niat sholat tarawih dapat disesuaikan dengan posisi seseorang, apakah ia bertindak sebagai imam, makmum, atau sholat sendirian. Pelafalan niat secara lisan hukumnya sunnah untuk membantu kekhusyukan, namun niat utama cukup dalam hati.

Berikut adalah panduan niat sholat tarawih dua rakaat yang umum diamalkan, seperti yang dijelaskan oleh berbagai ulama:

1. Niat Sholat Tarawih 2 Rakaat sebagai Imam

Ketika seorang Muslim memimpin sholat tarawih berjamaah dengan formasi dua rakaat sekali salam, niatnya adalah:

اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً إِمَامًا ِللهِ تَعَالَى

Ushalli sunnatat tarāwīhi rak‘atayni mustaqbilal qiblati adā’an imāman lillāhi ta‘ālā

Artinya: "Aku menyengaja sembahyang sunnah tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat, tunai sebagai imam karena Allah swt."

2. Niat Sholat Tarawih 2 Rakaat sebagai Makmum

Bagi Muslim yang mengikuti imam dalam sholat tarawih berjamaah dengan formasi dua rakaat sekali salam, niatnya adalah:

اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً مَأْمُوْمًا لِلهِ تَعَالَى

Ushalli sunnatat tarāwīhi rak‘atayni mustaqbilal qiblati adā’an ma’mūman lillāhi ta‘ālā

Artinya: "Aku menyengaja sembahyang sunnah tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat, tunai sebagai makmum karena Allah swt."

3. Niat Sholat Tarawih 2 Rakaat Sendiri (Munfarid)

Jika seorang Muslim melaksanakan sholat tarawih secara individu atau tidak berjamaah dengan formasi dua rakaat sekali salam, niatnya adalah:

اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لِلهِ تَعَالَى

Ushalli sunnatat tarāwīhi rak‘atayni mustaqbilal qiblati adā’an lillāhi ta‘ālā

Artinya: "Aku menyengaja sembahyang sunnah tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat, tunai karena Allah swt."

Bacaan Niat Sholat Tarawih 4 Rakaat

Selain formasi dua rakaat, sholat tarawih juga dapat dilaksanakan dalam formasi empat rakaat sekali salam. Beberapa ulama, seperti Abu Maryam Kautsar Ummu, menjelaskan bahwa Rasulullah SAW pernah melakukan sholat Tarawih 11 rakaat dengan rincian 4 rakaat tarawih sebanyak 2 kali yang disambung dengan 3 rakaat Witir. Penting untuk menyesuaikan niat dengan jumlah rakaat yang akan dikerjakan.

Berikut adalah niat sholat tarawih empat rakaat yang dapat diamalkan:

1. Niat Sholat Tarawih 4 Rakaat sebagai Imam

Niat ini dibaca oleh imam yang memimpin sholat tarawih dengan formasi empat rakaat sekali salam:

اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً إِمَامًا ِللهِ تَعَالَى

Usholli sunnatat-tarawiihi arba'a rakaatin mustaqbilalqiblati adaan imaman lillahi ta'ala.

Artinya: "Aku sengaja sholat sunah Tarawih empat rakaat dengan menghadap kiblat, tunai sebagai imam karena Allah SWT."

2. Niat Sholat Tarawih 4 Rakaat sebagai Makmum

Niat ini digunakan oleh makmum yang mengikuti imam dalam sholat tarawih dengan formasi empat rakaat sekali salam:

اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً مَأْمُوْمًا لِلهِ تَعَالَى

Usholli sunnatat-tarawihi arba'a rakaatin mustaqbilalqiblati adaan makmuman lillahi ta'ala

Artinya: "Aku berniat sholat sunah Tarawih empat rakaat dengan menghadap kiblat, tunai sebagai makmum karena Allah SWT."

3. Niat Sholat Tarawih 4 Rakaat Sendiri (Munfarid)

Niat ini dibaca ketika seorang Muslim melaksanakan sholat tarawih secara individu dengan formasi empat rakaat sekali salam:

اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لِلهِ تَعَالَى

Usholli sunnatat-tarawiihi arba'a rakaatin mustaqbilalqiblati adaan lillahi ta'ala.

Artinya: "Aku berniat sholat sunah Tarawih empat rakaat dengan menghadap kiblat, tunai karena Allah SWT."

Niat Sholat Tarawih Umum dan Sholat Witir

Bagi mereka yang ingin niat sholat tarawih secara lebih singkat, niat dalam hati sudah dianggap cukup. Melafalkannya dengan lisan hukumnya sunnah untuk membantu kekhusyukan, bukan kewajiban. Niat umum ini dapat digunakan sebagai alternatif jika sulit menghafal niat yang lebih panjang.

Niat Sholat Tarawih secara Umum (Tanpa Menyebut Rakaat)

نَوَيْتُ صَلَاةَ التَّرَاوِيْحِ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى

Nawaitu shalātat tarāwīhi sunnatan lillāhi ta'ālā

Artinya: "Aku niat shalat tarawih sunnah karena Allah Ta'ala"

Niat Sholat Witir

Setelah sholat tarawih, biasanya dilanjutkan dengan sholat witir. Sholat witir hukumnya sunnah muakkad, yang artinya sangat dianjurkan, dan dapat dikerjakan dengan 1, 3, atau lebih rakaat. Berikut adalah niat sholat witir:

1. Niat Sholat Witir 1 Rakaat

اُصَلِّى سُنَّةَ الْوِتْرِ رَكْعَةً لِلّٰهِ تَعَالَى

Ushalli sunnatal witri rak'atan lillāhi ta'ālā

Artinya: "Aku niat shalat sunnah witir satu rakaat karena Allah Ta'ala"

2. Niat Sholat Witir 2 Rakaat

اُصَلِّيْ سُنَّةً مِنَ الْوِتْرِ رَكْعَتَيْنِ لِلّٰهِ تَعَالَى

Ushalli sunnatan minal witri rak'ataini lillaahi ta'aalaa

Artinya: "Aku niat shalat sunnah witir 2 rakaat karena Allah Ta'ala"

3. Niat Sholat Witir 3 Rakaat

Sholat witir 3 rakaat dapat dikerjakan dengan formasi 2 rakaat salam kemudian 1 rakaat salam, atau 3 rakaat sekaligus dengan satu kali salam.

اُصَلِّى سُنَّةَ الْوِتْرِ ثَلَاثَ رَكَعَاتٍ لِلّٰهِ تَعَالَى

Ushalli sunnatal witri tsalatsa raka'atin mustaqbilal qiblati adaan lillahi ta'ala

Artinya: "Aku menyengaja sembahyang sunah sholat Witir tiga rakaat dengan menghadap kiblat, karena Allah Ta'ala"

Memahami dan mengamalkan niat sholat tarawih serta witir dengan benar adalah langkah awal untuk meraih keberkahan Ramadhan. Dengan niat yang tulus dan pelaksanaan yang sesuai syariat, ibadah kita akan lebih sempurna dan diterima di sisi Allah SWT. Mari manfaatkan setiap malam Ramadhan untuk beribadah dengan penuh keikhlasan dan kekhusyukan.

FAQ

Q: Apakah niat sholat tarawih harus diucapkan dengan lisan?

A: Niat sholat tarawih cukup dalam hati. Melafalkannya dengan lisan hukumnya sunnah untuk membantu kekhusyukan, bukan kewajiban.

Q: Apa perbedaan niat sholat tarawih sebagai imam, makmum, dan munfarid?

A: Perbedaan niat hanya pada penambahan kata "imāman" (sebagai imam), "ma'mūman" (sebagai makmum), atau tanpa keduanya untuk sholat munfarid (sendiri).

Q: Berapa jumlah rakaat sholat tarawih yang paling utama?

A: Ada dua bilangan rakaat tarawih yang umum diamalkan, yaitu 8 rakaat atau 20 rakaat, biasanya diikuti dengan 3 rakaat sholat witir.

Q: Apakah sholat tarawih harus berjamaah?

A: Sholat tarawih hukumnya sunnah muakkad dan dapat dikerjakan secara berjamaah maupun sendiri, namun pahala berjamaah lebih utama.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |