Periklindo Minta Syarat Terima Insentif EV Diperjelas

1 day ago 17

WAKIL Ketua Umum Bidang Hubungan Masyarakat Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia (Periklindo), Achmad Rofiqi, meminta pemerintah memperjelas ketentuan perusahaan otomotif yang berhak menerima insentif kendaraan listrik (electric vehicle/EV). Pasalnya, insentif tak lagi diberikan langsung kepada konsumen.

“Saya lihat memang hal ini kalau memang dibatasi akan menjadi suatu kemunduran,” katanya dalam sebuah webinar via Zoom pada Jumat, 24 Juli 2026.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Permintaan itu disampaikan setelah Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa pada Selasa lalu menyatakan rencana pemberian insentif dialihkan ke beberapa perusahaan tertentu. Namun rencana itu masih butuh saran dari Kementerian Perindustrian dan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara).

Rofiqi mengatakan pelaku industri kendaraan listrik pun belum mendapatkan petunjuk yang jelas untuk mendapatkan insentif tersebut. Hal-hal teknis seperti Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) per unit kendaraan atau jumlah investasi dari masing-masing merek juga belum diketahui.

Di sisi lain, dia menilai, rencana pemberian insentif ke beberapa perusahaan dianggap kurang baik untuk keadilan industri otomotif. “Ini juga akan memperlambat perkembangan manufaktur di Indonesia,” ujarnya.

Padahal, kata Rofiqi, pelaku industri otomotif dalam negeri masih berharap banyak entitas lain yang masuk. Pemberian insentif secara merata seperti sebelumnya menarik investasi asing.

Selain kebutuhan lapangan pekerjaan, investasi itu akan memberikan transfer teknologi dari segala hal. “Kesempatan bagi generasi muda Indonesia belajar lebih ke teknologi canggih, tidak hanya mobil konvensional,” ucap Rofiqi.

Periklindo tetap menghormati aturan yang akan diberlakukan pemerintah, termasuk evaluasi insentif kendaraan listrik. Pelaku usaha saat ini memilih untuk menunggu peraturan yang akan terbit.

Pada Selasa lalu, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan bahwa insentif untuk mobil listrik akan dipertimbangkan. Kuota subsidi untuk sepeda motor dan mobil juga tetap masing-masing berjumlah 100 ribu unit.

Implementasi insentif kendaraan listrik tahun ini mundur dari rencana awal pada bulan Juni. Ada rencana skema baru, tapi pelaksanaannya pun belum menentu.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |