Rakaat Tarawih, Lengkap Penjelasan Waktu Pelaksanaan dan Bacaan Niat

2 weeks ago 17

Mengutip buku berjudul Panduan Sholat Wajib & Sunnah Sepanjang Masa Rasulullah SAW (2016) oleh Ustadz Arif Rahman, ada dua pendapat mengenai jumlah rakaat shalat tarawih. Pendapat pertama menyebutkan bahwa jumlah rakaat shalat tarawih sebanyak dua puluh rakaat. Pendapat kedua menyebutkan bahwa jumlah rakaat shalat tarawih sebanyak delapan rakaat. Masing-masing dikerjakan dua rakaat dan salam. Disertai dengan witir.

Keduanya memiliki dasar yang kuat. Rasulullah SAW mengerjakan shalat tarawih di masjid, kemudian para sahabat mengikutinya. Karena khawatir diwajibkan atas umatnya, beliau mengerjakannya di rumah.

Mengutip buku berjudul Kitab Lengkap Panduan Shalat (2017) oleh M. Khalilurrahman Al-Mahfani, Ma, Ust. M. Khalilurrahman Al Mahfani, Abdurrahim Hamdi, MA, menurut mayoritas ulama, dan ini telah dilaksanakan oleh salafus shalih sejak dahulu, pelaksanaan shalat Tarawih yang paling utama adalah setelah shalat Isya dengan berjamaah di masjid.

Ada pun jumlah rakaat shalat Tarawih yang dilaksanakan oleh Rasulullah ﷺ adalah 11 rakaat atau 13 rakaat dengan ditambah 2 rakaat shalat iftitah (2 rakaat pembuka).

Dari Aisyah r.a., ia berkata:

مَا كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَزِيدُ فِي رَمَضَانَ وَلَا فِي غَيْرِهِ عَلَى إِحْدَى عَشْرَةَ رَكْعَةً، يُصَلِّي أَرْبَعًا، فَلَا تَسْأَلْ عَنْ حُسْنِهِنَّ وَطُولِهِنَّ، ثُمَّ يُصَلِّي أَرْبَعًا، فَلَا تَسْأَلْ عَنْ حُسْنِهِنَّ وَطُولِهِنَّ، ثُمَّ يُصَلِّي ثَلَاثًا

Artinya: "Rasulullah ﷺ tidak pernah menambah salat malam, baik pada bulan Ramadan maupun di luar Ramadan, lebih dari sebelas rakaat. Beliau salat empat rakaat—jangan engkau tanya tentang bagus dan panjangnya—kemudian salat empat rakaat lagi—jangan engkau tanya tentang bagus dan panjangnya—kemudian beliau salat tiga rakaat (witir)." (HR. Bukhari dan Muslim)

Berdasarkan hadis tersebut, Ummul Mukminin Aisyah r.a. menjelaskan bahwa jumlah salat malam Rasulullah ﷺ adalah sebelas rakaat, termasuk witir.

Dari Ibnu Umar r.a., ia berkata:

كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُصَلِّي مِنَ اللَّيْلِ مَثْنَى مَثْنَى، وَيُوتِرُ بِرَكْعَةٍ

Artinya: "Nabi ﷺ melaksanakan salat malam dua rakaat dua rakaat dan berwitir dengan satu rakaat." (HR. Bukhari dan Muslim)

Hadis ini menjelaskan tata cara pelaksanaan salat malam yang dilakukan secara berpasangan (dua rakaat salam), kemudian ditutup dengan witir.

Dari Qasim bin Muhammad, ia berkata:

سَمِعْتُ عَائِشَةَ تَقُولُ كَانَتْ صَلَاةُ رَسُولِ اللَّهِ ﷺ مِنَ اللَّيْلِ عَشْرَ رَكَعَاتٍ وَيُوتِرُ بِرَكْعَةٍ

Artinya: "Aku mendengar Aisyah berkata, ‘Salat malam Rasulullah ﷺ adalah sepuluh rakaat dan beliau berwitir dengan satu rakaat." (HR. Bukhari dan Muslim)

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |