RAN Segera Rilis Remake Video Musik Pandangan Pertama

5 hours ago 4

UNIT pop dan R&B asal Jakarta, RAN, akan merilis remake video musik lagu “Pandangan Pertama” yang telah di industri musik Tanah Air nyaris 20 tahun lalu. Lagu pertama yang membuka jalan karier musik Rayi, Asta, dan Nino itu dihidupkan kembali lewat remake video musik dalam rangka perayaan 20 tahun RAN berkarya.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Anindyo “Nino” Baskoro mengatakan remake video musik “Pandangan Pertama” sebagai bagian dari rangkaian selebrasi 20 tahun berkarya. Sebelumnya RAN mengadakan drama musikal “Pandangan Pertama” di Graha Bakti Budaya, Taman Ismail Marzuki pada Sabtu, 18 April 2026.

“Lagu 'Pandangan Pertama' itu memang membuka segalanya untuk RAN, jadi sepertinya lagu itu pantas sekali dirayakan,” katanya kepada Tempo di Dekhad Gandaria, Jakarta Selatan pada Jumat, 9 Mei 2026.

Rayi Putra Rahardjo menuturkan sebenarnya video musik asli “Pandangan Pertama” tak pernah ada di kanal resmi Youtube RAN, sehingga membuat remake menjadi salah satu jalannya. “Itu dari unggahan orang lain. Jadi kami ingin asetnya ada di YouTube kami, jadi kami remake. Uniknya kami memang niat remake dengan video originalnya,” tuturnya. Menurut dia, jika membuat dengan konsep baru justru aneh dan asing bagi penggemar yang sudah akrab dengan video musik aslinya.

Pada video musik “Pandangan Pertama” yang asli, mereka sama sekali tak mengetahui konsep dan koreografi. “Kami dulu tak ada koreografinyan karena pertama kali seumur hidup kami syuting video klip. Jadi yang justru seru syuting remake-nya ini karena benar-benar mengikuti gerakan video klip aslinya,” katanya.

Nino menimpali, kemunculan ide remake video musik dengan konsep yang sama sebagai wadah refleksi melihat diri mereka masing-masing setelah berkarya 20 tahun. “Merasa lucu saja kalau melihat diri kami 20 tahun kemudian dengan konsep yang sama. Sebelum kami melihat masa depan ada baiknya juga kami melihat masa lalu jadi ada perasaan nostalgia buat kami dan yang menonton,” ujarnya.

Perjalanan 20 Tahun Berkarya

Rayi, Asta, dan Nino membentuk RAN di Jakarta pada November 2006. Selain panggung drama musikal dan remake video musik “Pandangan Pertama”, masih ada beberapa rangkaian lagi yang akan dihadirkan dalam rangka merayakan 20 tahun berkarya.

“Sebenarnya banyak dan belum dikurasi juga, pastinya akan ada hal-hal seru dan tentunya pertunjukan musik salah satunya yang bisa jadi sebagai puncak rangkaian perayaan ini. Yang jelas kami sudah punya beberapa ide dan butuh waktu untuk memproses semuanya,” kata Nino.

Nino mengatakan selama 20 tahun, RAN tak henti bereksperiman baik dari segi musikal, lirik, hingga genre. Namun satu hal yang dipegang teguh yakni tak ingin merusak citra RAN itu sendiri meski dua dekade berjalan ada banyak hal yang menginspirasi serta perubahan genre musik.

“Kami sadar dan menganggap ini positif, selama 20 tahun yang tak berubah adalah ciri khas RAN sendiri dengan kesederhanaan musik kami yang notabene banyak orang bilang musik yang ceria,” tuturnya.

Sebab itu, setelah menjalankan seluruh rangkaian perayaan 20 tahun berkarya ini, RAN akan memikirkan serta mendiskusikan proses kreatif ke depannya. “Soal jenis musik itu akan kami diskusikan karena kami tak berhenti berkarya setelah 20 tahun ini, tapi untuk sementara kami ingin merayakan musik-musik kami yang telah ada,” ujar Nino.

Sementara Astono “Asta” Andoko menuturkan RAN ingin terus berkarya dan berinovasi seperti 20 tahun berjalan dengan melakukan pelbagai eksperimen musikal. “Kami memang gemar sekali menantang diri sendiri, melakukan macam-macam di musik. Jadi inginnya api semacam itu tetap bisa berkobar,” kata gitaris itu.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |