RAKSASA teknologi asal Korea, Samsung, memamerkan teknologi layar terbaru bernama Flex Titanium yang akan menjadi salah satu inovasi utama pada perangkat ponsel lipat generasi berikutnya. Inovasi ini diklaim mampu membuat layar lebih tipis, lebih kuat, serta mengurangi bekas lipatan (crease), sekaligus meningkatkan ketahanan terhadap benturan dan penggunaan berulang saat perangkat dilipat maupun dibuka hingga ratusan ribu kali.
Samsung menyatakan Flex Titanium merupakan pengembangan dari inovasi yang telah dibangun selama tujuh generasi perangkat Galaxy Fold. Teknologi ini menggabungkan dua komponen utama, yakni lapisan film paduan titanium (titanium alloy film) dan pelat titanium fleksibel (flexible titanium plate).
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Film paduan titanium yang baru dikembangkan disebut hanya memiliki ketebalan sekitar sepertiga rambut manusia. Meski sangat tipis, lapisan tersebut diklaim memiliki tingkat kekakuan hingga 20 kali lebih tinggi dibandingkan film polimer yang digunakan pada beberapa desain sebelumnya.
Lapisan film paduan titanium ditempatkan di bawah panel OLED untuk menopang layar saat ditekuk, sedangkan pelat titanium yang berada di bawahnya berfungsi menopang seluruh panel agar permukaan layar menjadi lebih rata dan seragam. Samsung juga menyatakan para insinyurnya berhasil mengurangi celah udara antara layar dan pelat penyangga sehingga keduanya terikat lebih rapat.
“Melalui penerapan lubang berpola mikro pada bagian pelipatan pelat titanium, kami berhasil menghadirkan fleksibilitas sekaligus daya tahan yang kuat,” kata Corporate EVP sekaligus Head of Mobile Display Product Development Team Samsung Display Kyung-Jin Yoo, dikutip dari laporan GSMArena, Rabu, 15 Juli 2026.
“Dengan menggabungkan arsitektur layar beresolusi tinggi dan material organik baru yang memaksimalkan efisiensi daya, kami akan semakin memperkuat daya saing perangkat Galaxy foldable generasi berikutnya,” tuturnya melanjutkan.
Samsung menyebut penggunaan titanium dipilih karena material tersebut memiliki kombinasi kekuatan tinggi dan bobot ringan yang cocok untuk perangkat lipat. Namun, mengintegrasikan titanium ke dalam struktur layar yang tipis dan fleksibel disebut menjadi tantangan besar dari sisi rekayasa.
Perusahaan juga memberi isyarat akan memperkenalkan faktor bentuk baru pada ajang Galaxy Unpacked yang digelar di London, Inggris, pekan depan, dengan tema “A New Shape Unfolds”. Berdasarkan informasi yang telah beredar, perangkat baru itu diperkirakan mengusung desain lipat bergaya buku dengan ukuran lebih lebar, di antara seri Galaxy Z Flip dan Galaxy Z Fold.







































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5531528/original/007916600_1773619112-unnamed__10_.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5544736/original/021119200_1775115709-gibran_promo_motor_-_klaim.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4403008/original/008750000_1681991372-20230420-Pemantauan-Hilal-Iqbal-7.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4067423/original/029499900_1656490392-WhatsApp_Image_2022-06-29_at_2.40.46_PM.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5378584/original/033747300_1760257934-unnamed__52_.jpg)
