GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan baru mengetahui kondisi SDN Kebayoran Lama Selatan 09 yang roboh setelah sebuah video yang menampilkan kondisi sekolah tersebut viral di media sosial. Ia menyatakan akan segera perbaiki.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
"Yang pertama saya ingin jawab ini SD Negeri di Kebayoran Lama. Tentunya segera kami tangani. Dan saya terus terang baru tahu ketika ini viral," kata Pramono kepada wartawan saat ditemui di Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, pada Selasa, 21 Juli 2026.
Pramono mengatakan akan memberikan atensi khusus agar segera diperbaiki. "Jadi untuk SD Negeri yang di Kebayoran Lama ini segera akan kami selesaikan."
Pada kesempatan yang berbeda, Pramono kembali menegaskan akan melakukan perbaikan pada SDN Kebayoran Lama Selatan 09.
"Intinya adalah pendidikan bagi saya, pendidikan, kesehatan, dan sosial itu bagi saya adalah hal yang paling mendasar yang harus diperbaiki di Jakarta," kata Pramono saat ditemui di daerah Jakarta Utara, pada hari yang sama.
Dalam keterangannya, ia mengaku hal ini sebagai tamparan yang keras untuknya. "Yang jelas bagi Jakarta terutama bagi saya pribadi pendidikan yang kemudian seperti itu benar-benar menampar muka saya lah gitu."
Ia melanjutkan, pada hari ini akan dilakukan rapat untuk memutuskan kapan perbaikan sekolah itu dilakukan. "Tetapi segera akan kita lakukan perbaikan, kemarin sudah kita rapatkan, hari ini kita rapatkan untuk diputuskan."
Terkait dengan anggaran yang akan digunakan, ia mengakui anggaran di APBD maupun APBD belum tersedia. Namun, ia tegaskan pembangunan akan tetap dilanjutkan.
"Saya sudah memerintahkan walaupun anggarannya belum apa, belum ada di APBD atau APBD perubahan, kita bisa menggunakan dana-dana yang ada salah satunya KLB dan sebagainya," lanjutnya.
Lebih lanjut, Pramono menjelaskan akan melakukan kunjungan ke SDN Kebayoran Lama Selatan 09 tersebut.
Sebelumnya, dalam video yang beredar tampak sebuah bangunan sekolah yang ambruk. Rangka atap yang terbuat dari besi tak kuat lagi menyangga genteng, hingga melengkung dan ambruk.
Genteng-genteng berserakan di lantai, memenuhi ruang kelas yang seharusnya menjadi tempat belajar siswa sekolah. Bangku dan meja siswa tertumpuk oleh debu dan sisa puing-puing.
Diketahui bahwa ambruknya sekolah ini telah berlangsung selama dua tahun. Hal ini mengakibatkan para siswa perlu mengungsi untuk melakukan kegiatan belajar mengajar.








































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5531528/original/007916600_1773619112-unnamed__10_.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4403008/original/008750000_1681991372-20230420-Pemantauan-Hilal-Iqbal-7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5544736/original/021119200_1775115709-gibran_promo_motor_-_klaim.jpg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5378584/original/033747300_1760257934-unnamed__52_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4067423/original/029499900_1656490392-WhatsApp_Image_2022-06-29_at_2.40.46_PM.jpeg)
