Shalat Tarawih 11 Rakaat 2 2 2 2 3, Panduan Lengkap Niat, Tata Cara, dan Doa Witir

2 weeks ago 11
  • Apa perbedaan shalat tarawih 11 rakaat dengan 23 rakaat?
  • Apakah boleh membaca niat dengan suara keras?
  • Surat apa yang dibaca setelah Al-Fatihah?

Baca artikel ini 5x lebih cepat

Liputan6.com, Jakarta - Tata cara shalat tarawih 11 rakaat 2 2 2 2 3, penting untuk diketahui agar ibadah di bulan suci lancar. Bulan Ramadhan merupakan momen istimewa bagi seluruh umat Islam di dunia, di mana setiap Muslim dianjurkan untuk memperbanyak ibadah serta mendekatkan diri kepada Allah SWT. Salah satu ibadah sunnah yang sangat ditekankan selama bulan suci ini adalah shalat Tarawih, yakni shalat malam yang dikerjakan khusus pada bulan Ramadhan.

Di antara berbagai formasi rakaat shalat Tarawih, pelaksanaan shalat tarawih 11 rakaat adalah salah satu yang banyak diamalkan, terutama dalam tradisi Muhammadiyah. Formasi ini umumnya terdiri dari delapan rakaat shalat Tarawih yang dilakukan dengan empat kali salam, kemudian dilanjutkan dengan tiga rakaat shalat Witir. Meskipun ada juga metode lain seperti 4 4 3, artikel ini akan fokus pada panduan lengkap shalat tarawih 11 rakaat 2 2 2 2 3, yang berarti empat kali shalat dua rakaat Tarawih dan diakhiri dengan tiga rakaat Witir.

Landasan untuk jumlah rakaat ini merujuk pada riwayat dari Aisyah radhiyallahu 'anha, yang menyatakan bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam tidak pernah menambah shalat malamnya, baik di bulan Ramadhan maupun di luar Ramadhan, lebih dari sebelas rakaat. Memahami tata cara shalat tarawih 11 rakaat 2 2 2 2 3 dengan benar akan membantu umat Islam menjalankan ibadah ini dengan lebih sempurna dan penuh keberkahan. Jadi simak panduan selengkapnya berikut ini, sebagaimana telah Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Selasa (17/2/2026).

1. Niat Shalat Tarawih 2 Rakaat (Formasi 2-2-2-2)

Sebelum memulai shalat Tarawih, seorang Muslim dianjurkan untuk berniat terlebih dahulu. Niat dapat dilakukan cukup di dalam hati, namun sebagian ulama juga membolehkan pelafalan niat untuk membantu kekhusyukan. Niat shalat Tarawih dilafalkan setiap dua rakaat sekali.

Niat sebagai Imam

أُصَلِّي سُنَّةَ التَّرَاوِيحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ إِمَامًا لِلَّهِ تَعَالَى

Latin: Ushalli sunnatat tarāwīhi rak'atayni mustaqbilal qiblati imāman lillāhi ta'ālā

Artinya: "Aku niat shalat sunnah Tarawih dua rakaat menghadap kiblat sebagai imam karena Allah Ta'ala."

Niat sebagai Makmum

أُصَلِّي سُنَّةَ التَّرَاوِيحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ مَأْمُومًا لِلَّهِ تَعَالَى

Latin: Ushalli sunnatat tarāwīhi rak'atayni mustaqbilal qiblati ma'mūman lillāhi ta'ālā

Artinya: "Aku niat shalat sunnah Tarawih dua rakaat menghadap kiblat sebagai makmum karena Allah Ta'ala."

Niat Sendiri (Munfarid)

أُصَلِّي سُنَّةَ التَّرَاوِيحِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى

Latin: Ushalli sunnatat tarāwīhi rak'atayni lillāhi ta'ālā

Artinya: "Aku niat shalat sunnah Tarawih dua rakaat karena Allah Ta'ala."

2. Tata Cara Shalat Tarawih Rakaat Pertama dan Kedua (Salam ke-1)

Pelaksanaan shalat Tarawih tidak berbeda dengan shalat sunnah lainnya, dimulai dengan niat, takbiratul ihram, dan diakhiri dengan salam. Berikut adalah langkah-langkah praktis untuk dua rakaat pertama dalam formasi shalat tarawih 11 rakaat 2 2 2 2 3:

  1. Berdiri tegak menghadap kiblat.
  2. Melafalkan niat shalat Tarawih (dalam hati atau lisan).
  3. Takbiratul ihram dengan mengangkat kedua tangan sejajar telinga atau bahu, sambil mengucapkan "Allahu Akbar".
  4. Membaca Doa Iftitah (sunnah).
  5. Membaca Surat Al-Fatihah.
  6. Membaca surat pendek setelah Al-Fatihah, dianjurkan dari juz 30, seperti Al-Kafirun, Al-Ikhlas, atau surat lainnya.
  7. Ruku' dengan tuma'ninah (tenang), membaca tasbih ruku'.
  8. I'tidal (bangun dari ruku'), membaca doa i'tidal.
  9. Sujud pertama dengan tuma'ninah, membaca tasbih sujud.
  10. Duduk di antara dua sujud, membaca doa duduk di antara dua sujud.
  11. Sujud kedua dengan tuma'ninah.
  12. Berdiri untuk rakaat kedua (langsung tanpa duduk tahiyat awal).
  13. Mengulang langkah 5-11 (membaca Al-Fatihah dan surat pendek, ruku', i'tidal, sujud pertama, duduk di antara dua sujud, sujud kedua).
  14. Tahiyat akhir pada rakaat kedua, membaca tasyahud akhir dan shalawat.
  15. Salam ke kanan dan ke kiri, mengakhiri dua rakaat shalat Tarawih pertama.

Setelah salam pertama, dua rakaat shalat Tarawih telah selesai. Proses ini akan diulang sebanyak tiga kali lagi untuk melengkapi delapan rakaat Tarawih.

3. Tata Cara Shalat Tarawih Rakaat Ketiga dan Keempat (Salam ke-2)

Untuk rakaat ketiga dan keempat, tata caranya sama persis seperti pelaksanaan rakaat pertama dan kedua. Anda akan mengulang langkah-langkah yang telah dijelaskan sebelumnya.

Setelah salam kedua, dianjurkan untuk duduk istirahat sejenak, yang dikenal sebagai tarwihah. Pada waktu istirahat ini, diperbolehkan membaca doa atau dzikir singkat.

4. Tata Cara Shalat Tarawih Rakaat Kelima dan Keenam (Salam ke-3)

Pelaksanaan shalat Tarawih rakaat kelima dan keenam juga mengulang langkah-langkah yang sama persis seperti dua rakaat sebelumnya. Setiap dua rakaat diakhiri dengan salam.

Anda dapat konsisten dengan bacaan surat pendek pilihan atau berganti-ganti surat sesuai keinginan.

5. Tata Cara Shalat Tarawih Rakaat Ketujuh dan Kedelapan (Salam ke-4)

Ini adalah dua rakaat terakhir dari shalat Tarawih dalam formasi shalat tarawih 11 rakaat 2 2 2 2 3. Tata caranya tetap sama persis dengan rakaat-rakaat sebelumnya.

Setelah salam keempat, selesailah delapan rakaat shalat Tarawih. Selanjutnya, ibadah akan dilanjutkan dengan shalat Witir sebanyak tiga rakaat.

6. Niat Shalat Witir 3 Rakaat (Formasi 2 + 1 atau 3 Sekaligus)

Shalat Witir sebanyak tiga rakaat dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu dengan dua kali salam (dua rakaat salam, lalu satu rakaat salam) atau dengan satu kali salam sekaligus (tiga rakaat tanpa tahiyat awal). Oleh karena itu, niatnya pun akan berbeda tergantung pada formasi yang dipilih.

Witir 2 Rakaat + 1 Rakaat (terpisah)

Niat Witir 2 Rakaat:

أُصَلِّي سُنَّةَ الْوِتْرِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى

Latin: Ushalli sunnatan minal witri rak’ataini lillāhi ta’ālā

Artinya: "Aku niat shalat sunnah Witir dua rakaat karena Allah Ta'ala."

Niat Witir 1 Rakaat:

أُصَلِّي سُنَّةَ الْوِتْرِ رَكْعَةً لِلَّهِ تَعَالَى

Latin: Ushalli sunnatan minal witri rak’atan lillāhi ta’ālā

Artinya: "Aku niat shalat sunnah Witir satu rakaat karena Allah Ta'ala."

Witir 3 Rakaat Sekaligus (satu kali salam, tanpa tahiyat awal)

أُصَلِّي سُنَّةَ الْوِتْرِ ثَلَاثَ رَكَعَاتٍ لِلَّهِ تَعَالَى

Latin: Ushalli sunnatal witri tsalātsa raka'ātin lillāhi ta'ālā

Artinya: "Aku niat shalat sunnah Witir tiga rakaat karena Allah Ta'ala."

Catatan: Pada opsi ini, shalat dilakukan langsung 3 rakaat tanpa tahiyat awal, hanya tahiyat akhir di rakaat ketiga.

7. Tata Cara Shalat Witir 3 Rakaat (Formasi 2 + 1)

Berikut adalah tata cara shalat Witir tiga rakaat yang dilakukan dengan dua kali salam, yaitu dua rakaat pertama dan dilanjutkan dengan satu rakaat terakhir.

Witir 2 Rakaat (salam pertama)

Untuk dua rakaat pertama shalat Witir, tata caranya mirip dengan shalat sunnah dua rakaat lainnya.

  1. Niat witir 2 rakaat.
  2. Takbiratul ihram.
  3. Membaca Al-Fatihah dan surat pendek. Dianjurkan membaca surat Al-A'la di rakaat pertama.
  4. Ruku', i'tidal, sujud pertama, duduk di antara dua sujud, dan sujud kedua seperti biasa.
  5. Rakaat kedua: Membaca Al-Fatihah dan surat pendek. Dianjurkan membaca surat Al-Kafirun.
  6. Tahiyat akhir dan salam.

Witir 1 Rakaat (salam kedua)

Setelah menyelesaikan dua rakaat Witir pertama, lanjutkan dengan satu rakaat Witir terakhir.

  1. Niat witir 1 rakaat.
  2. Takbiratul ihram.
  3. Membaca Al-Fatihah dan surat pendek. Dianjurkan membaca surat Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas.
  4. Ruku', i'tidal, sujud pertama, duduk di antara dua sujud, dan sujud kedua.
  5. Tahiyat akhir dan salam.

8. Doa Setelah Shalat Witir

Setelah selesai melaksanakan shalat Witir, dianjurkan untuk membaca dzikir dan doa berikut.

Dzikir:

سُبْحَانَ الْمَلِكِ الْقُدُّوسِ (3x)

Latin: Subḥānal-malikil-quddūs (3x)

Artinya: "Mahasuci Allah, Raja Yang Mahasuci."

Doa:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِرِضَاكَ مِنْ سَخَطِكَ وَبِمُعَافَاتِكَ مِنْ عُقُوبَتِكَ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْكَ لَا أُحْصِي ثَنَاءً عَلَيْكَ أَنْتَ كَمَا أَثْنَيْتَ عَلَى نَفْسِكَ

Latin: Allahumma inni a'udzu bi ridhaka min sakhathika wa bi mu'afatika min 'uqubatika wa a'udzu bika minka la uhshi tsana'an 'alaika anta kama atsnaita 'ala nafsika

Artinya: "Ya Allah, aku berlindung dengan ridha-Mu dari murka-Mu, dengan keselamatan-Mu dari hukuman-Mu, dan aku berlindung kepada-Mu dari siksa-Mu. Aku tidak mampu menghitung pujian atas-Mu, Engkau adalah sebagaimana yang Engkau puji atas diri-Mu sendiri."

9. Bacaan Surat Pendek yang Dianjurkan

Dianjurkan membaca surat-surat pendek setelah Al-Fatihah, dimulai dari juz 30.

Untuk Tarawih:

  • Rakaat 1 & 2: At-Takatsur, Al-Ashr, Al-Humazah (dapat dibaca bergantian).
  • Atau surat-surat pendek lainnya dari juz 30.

Untuk Witir:

  • Rakaat 1: Al-A'la.
  • Rakaat 2: Al-Kafirun.
  • Rakaat 3: Al-Ikhlas, Al-Falaq, An-Nas (dianjurkan dibaca berturut-turut dalam satu rakaat).

Shalat tarawih 11 rakaat 2-2-2-2-3 adalah ibadah sunnah yang penuh berkah dan mudah dilakukan dengan mengikuti langkah-langkah yang telah dijelaskan di atas. Yang terpenting dalam melaksanakan ibadah ini adalah niat yang ikhlas, tuma'ninah dalam setiap gerakan, dan kekhusyukan dalam beribadah. Mari kita persiapkan diri menyambut bulan Ramadhan dengan ilmu yang benar dan semangat ibadah yang tinggi.

FAQ

Q: Apa perbedaan shalat tarawih 11 rakaat dengan 23 rakaat?

A: Perbedaan utama terletak pada jumlah rakaatnya. Shalat Tarawih 11 rakaat terdiri dari 8 rakaat Tarawih dan 3 rakaat Witir, sementara 23 rakaat terdiri dari 20 rakaat Tarawih dan 3 rakaat Witir. Keduanya sama-sama sah dan memiliki dalil dalam Islam.

Q: Apakah boleh membaca niat dengan suara keras?

A: Niat cukup dilakukan di dalam hati. Namun, melafalkannya dengan lirih untuk membantu kekhusyukan diperbolehkan.

Q: Surat apa yang dibaca setelah Al-Fatihah?

A: Boleh membaca surat apa saja dari Al-Qur'an. Dianjurkan membaca surat-surat pendek dari juz 30 agar tidak terlalu panjang dan memberatkan jamaah.

Q: Apakah ada doa khusus di antara salam Tarawih?

A: Duduk istirahat sejenak di antara salam (tarwihah) diperbolehkan. Pada waktu ini, boleh membaca istighfar, shalawat, atau doa singkat seperti "Allahumma innaka 'afuwwun tuhibbul 'afwa fa'fu 'anni".

Q: Apa keutamaan shalat Tarawih?

A: Rasulullah SAW bersabda: "Barangsiapa yang shalat malam di bulan Ramadhan karena iman dan mengharapkan pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu." Hadits ini diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Imam Muslim.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |