- Apakah shalat Tarawih wajib atau sunnah?
- Berapa jumlah rakaat shalat Tarawih?
- Bolehkah shalat Tarawih dilakukan sendirian di rumah?
Baca artikel ini 5x lebih cepat
Liputan6.com, Jakarta - Shalat Tarawih 11 rakaat adalah ibadah sunnah yang sangat dianjurkan bagi umat Islam pada bulan Ramadan, dilaksanakan setelah shalat Isya secara berjemaah di masjid atau sendiri di rumah. Ibadah ini memiliki keutamaan besar karena menjadi kesempatan memperbanyak amalan, mendekatkan diri kepada Allah SWT, serta mengharapkan keberkahan dan ampunan-Nya.
Pelaksanaan shalat Tarawih sering menjadi momen spiritual yang khusyuk dan penuh kebersamaan, dengan suasana malam yang tenang dan lantunan ayat Al-Qur’an dari imam. Namun, banyak orang masih bingung tentang tata cara pelaksanaan, termasuk jumlah rakaat, niat, bacaan, dan doa setelah shalat.
Memahami tata cara shalat Tarawih dengan benar penting agar ibadah diterima oleh Allah SWT. Berikut Liputan6.com lansir berdasarkan praktik sahih yang umum dilakukan, lengkap dengan niat, bacaan wajib, dan doa setelah shalat, sehingga bisa membantu melaksanakan ibadah dengan penuh penghayatan, Selasa (17/2).
Apa Itu Shalat Tarawih?
Shalat Tarawih adalah shalat sunnah muakkad yang dilaksanakan khusus di bulan Ramadan setelah shalat Isya. Kata “Tarawih” berasal dari bahasa Arab “tarwih” yang berarti istirahat atau beristirahat di antara dua rakaat. Hal ini merujuk pada jeda singkat yang dilakukan antara rakaat, terutama ketika dilaksanakan dalam jumlah banyak rakaat.
Sebagian ulama menyatakan bahwa shalat Tarawih secara umum dianjurkan dilakukan sebanyak 11 atau 20 rakaat, dengan 11 rakaat lebih utama bila mengikuti praktik Nabi Muhammad SAW, sementara 20 rakaat banyak diamalkan oleh umat Islam di berbagai wilayah. Pada artikel ini, kita akan fokus pada tata cara pelaksanaan shalat Tarawih 11 rakaat yang umum dilakukan secara berjemaah.
Shalat Tarawih bukan hanya sekadar tradisi, tetapi memiliki banyak keutamaan, antara lain mendapatkan pahala yang besar, pengampunan dosa, serta menjadi sarana introspeksi batin selama menjalankan ibadah puasa. Karena itu, penting bagi setiap Muslim untuk mengetahui tata cara yang benar dan lengkap.
Waktu Pelaksanaan Shalat Tarawih
Shalat Tarawih dilaksanakan setelah shalat Isya dan dapat disegerakan atau ditunda sesuai kebutuhan jemaah. Namun secara umum, waktu ideal adalah setelah jemaah Isya dan sebelum waktu shalat Witir. shalat Tarawih dapat dilaksanakan kapan saja selama waktu Isya masih berlangsung.
Adapun shalat Witir sendiri disunnahkan dilaksanakan setelah Tarawih, sebagai penutup rangkaian shalat sunnah malam. Sehingga tata cara Tarawih 11 rakaat biasanya diikuti dengan shalat Witir 3 rakaat.
Jumlah Rakaat Shalat Tarawih 11 Rakaat
Tarawih 11 rakaat terdiri dari:
- 8 rakaat Tarawih
- 3 rakaat Witir
Jumlah total: 11 rakaat
Pada pelaksanaan Tarawih berjemaah, imam biasanya melakukan 8 rakaat Tarawih, kemudian imam dan jemaah dilanjutkan dengan shalat Witir 3 rakaat.
Tata Cara Shalat Tarawih 11 Rakaat
Berikut langkah‑langkah pelaksanaan shalat Tarawih 11 rakaat secara bertahap:
1. Niat shalat Tarawih
Sebelum memulai shalat Tarawih, ucapkan niat dalam hati atau lisan sebagai berikut:
Niat shalat Tarawih Berjemaah sebagai Imam
Arab:
أُصَلِّي سُنَّةَ التَّرَاوِيْحَ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اِمَامًا لِلهِ تَعَالَى
Latin:
Ushallî sunnatat tarâwîhi rak'ataini mustaqbilal qiblati imâman lillâhi ta'âlâ.
Artinya: "Saya niat shalat Tarawih dua rakaat menghadap kiblat, menjadi imam karena Allah ta'âlâ."
Niat shalat Tarawih Berjemaah sebagai Makmum
Arab:
أُصَلِّي سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ مَأْمُوْمًا لِلهِ تَعَالَى
Latin:
Ushallî sunnatat tarâwîhi rak'ataini mustaqbilal qiblati ma'mûman lillâhi ta'âlâ.
Artinya: "Saya niat shalat Tarawih dua rakaat menghadap kiblat, menjadi makmum karena Allah ta'âlâ."
Niat shalat Tarawih Sendiri
Niat shalat Tarawih sendirian dilafazkan tanpa menyertakan lafaz imaman atau makmuman:
Arab:
أُصَلِّي سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ لِلهِ تَعَالَى
Latin:
Ushallî sunnatat tarâwîhi rak'ataini mustaqbilal qiblati lillâhi ta'âlâ.
Artinya: "Saya niat shalat Tarawih dua rakaat menghadap kiblat, karena Allah ta'âlâ."
2. Rakaat 1–8: shalat Tarawih
Setiap dua rakaat Tarawih dilaksanakan seperti shalat pada umumnya. Urutannya adalah:
- Melafalkan niat shalat Tarawih
- Takbiratul ihram
- Membaca doa iftitah
- Membaca surat Al-Fatihah
- Membaca surat-surat pendek
- Ruku'
- I'tidal atau berdiri untuk melakukan sujud
- Sujud
- Iftirasy (Duduk di antara dua sujud)
- Sujud kedua
- Berdiri untuk mengerjakan rakaat yang kedua
- Membaca surat Al-Fatihah
- Membaca surat-surat pendek
- Ruku'
- I'tidal
- Sujud
- Iftirasy (duduk di antara dua sujud)
- Sujud kedua
- Tahiyat, membaca dua kalimat syahadat, membaca shalawat Ibrahimi
- Salam
3. Shalat Witir 3 Rakaat Setelah Tarawih
Setelah menyelesaikan 8 rakaat Tarawih, lanjutkan dengan shalat Witir 3 rakaat. Bacaan niatnya:
Niat shalat Witir Berjemaah sebagai Makmum:
Arab:
اُصَلِّى سُنَّةَ الْوِتْرِ ثَلاَثَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ مَأْمُوْمًا لِلهِ تَعَالَ
Latin:
Ushalli sunnatal witri tsalaatsa raka'aatin mustaqbilal qiblati ma'mûman lillâhi ta'âlâ.
Artinya: "Saya niat shalat sunnah witir tiga rakaat menghadap kiblat sebagai makmum karena Allah Ta'ala."
Niat shalat Witir Sendiri
Arab:
اُصَلِّى سُنَّةَ الْوِتْرِ رَكْعَةً لِلهِ تَعَالَى
Latin:
Ushalli sunnatal witri rak'atan lillahi ta'ala.
Artinya: “Saya niat shalat sunnah Witir satu rakaat karena Allah Ta’ālā.”
Witir terdiri dari 3 rakaat yang dilaksanakan dengan satu salam saat selesai rakaat ketiga.
Bacaan Doa Setelah Shalat Tarawih dan Witir yang Dianjurkan
Setelah shalat Tarawih dan Witir, ada beberapa doa yang bisa dibaca sebagai bentuk permohonan dan dzikir. Berikut salah satu doa yang umum:
Doa Setelah shalat Tarawih
Arab:
اَللّٰهُمَّ أَنْتَ السَّلَامُ وَمِنْكَ السَّلَامُ تَبَارَكْتَ يَا ذَا الْجَلاَلِ وَالإِكْرَامِ
Latin:
Allāhumma anta as‑salāmu wa minka as‑salāmu tabārakta yā dhal‑jalāli wal‑ikrām.
Artinya: “Ya Allah, Engkaulah Maha Sempurna dalam keselamatan dan dari‑Mu keselamatan datang, Maha Berkah Engkau, wahai Tuhan yang mempunyai keagungan dan kemuliaan.”
Doa Setelah shalat Witir
Arab:
أَللَّهُمَّ إِنَّا نَسْاَلُكَ إِيْمَانًا دَاِئمًا وَنَسْأَلُكَ قَلْبًا خَاشِعًا وَنَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا وَنَسْأَلُكَ يَقِيْنًا صَادِقًا وَنَسْأَلُكَ عَمَلًا صَالِحًا وَنَسْأَلُكَ دِيْنًا قَيِّمًا وَنَسْأَلُكَ خَيْرًا كَثِيْرًا وَنَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ وَنَسْأَلُكَ تَمَامَ الْعَافِيَةِ وَنَسْأَلُكَ الشُّكْرَ عَلَى الْعَافِيَةِ وَنَسْأَلُكَ الْغِنَى عَنِ النَّاسِ أَللَّهُمَّ رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا صَلَاتَنَا وَصِيَامَنَا وَقِيَامَنَا وَتَخَشُّعَنَا وَتَضَرُّعَنَا وَتَعَبُّدَنَا وَتَمِّمْ تَقْصِيْرَنَا يَا أَللهُ يَاأَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ وَصَلَّى اللهُ عَلَى خَيْرِ خَلْقِهِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِيْنَ وَالْحَمْدُ لِلهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ
Latin:
Allaahumma innaa nas-aluka iimaanan daa-iman. Wanas- aluka qalban khaasyi'an. Wanas-aluka 'ilman naafi'an. Wanas-aluka yaqiinan shaadiqan. Wanas-aluka 'amalan shaalihan. Wanas-aluka diinan qayyiman. Wanas-aluka khairan katsiiran. Wanas-alukal 'afwa wal 'aafiyah. Wanas-aluka tamaamal 'aafiyah. Wanas-alukasy syukra 'alal 'aafiyati, wanas-alukal ghinaa-a 'anin naas. Allaahumma rabbanaa taqabbal minnaa shalaatanaa washiyaamanaa waqiyaamanaa watakhassyu'anaa watadharru'anaa wata'abbudanaa watammim taqshiiranaa yaa allaah yaa allaah yaa allaah yaa arhamar raahimiin. Wasallallaahu 'alaa khairi khalqihii muhammadin wa 'alaa aalihii wasahbihii ajma'iina walhamdu lillaahi rabbil 'aalamiina.
Artinya: "Ya Allah, kami mohon pada-Mu, iman yang langgeng, hati yang khusyuk, ilmu yang bermanfaat, keyakinan yang benar,amal yang saleh, agama yang lurus, kebaikan yang banyak. Kami mohon kepada-Mu ampunan dan kesehatan, kesehatan yang sempurna, kami mohon kepada-Mu bersyukur atas karunia kesehatan, kami mohon kepada-Mu kecukupan terhadap sesama manusia. Ya Allah, tuhan kami terimalah dari kami: shalat, puasa, ibadah, kekhusyu'an, rendah diri dan ibadah kami, dan sempurnakanlah segala kekurangan kami. Ya allah, Tuhan yang Mahapengasih dari segala yang pengasih. Dan semoga kesejahteraan dilimpahkan kepada makhluk-Nya yang terbaik, Nabi Muhammad SAW, demikian pula keluarga dan para sahabatnya secara keseluruhan. Serta segala puji milik Allah Tuhan semesta alam."
Doa ini biasa dibaca setelah shalat sunnah, termasuk Tarawih dan Witir, sebagai bentuk permohonan keselamatan, keberkahan, serta ampunan dari Allah SWT.
Tips Khusyuk dalam Menjalankan Shalat Tarawih
Agar ibadah Anda lebih bermakna:
- Tata gerakan dengan tenang: jangan tergesa‑gesa antara setiap gerakan.
- Perbanyak konsentrasi bacaan Al‑Qur’an: pahami makna ayat yang dibaca agar hati lebih khusyuk.
- Kelola waktu dengan baik: Tarawih tidak harus panjang, tapi penuh penghayatan.
- Berdoa di akhir shalat: mintalah ampunan, hajat, dan keberkahan dari Allah SWT.
Keutamaan Shalat Tarawih di Bulan Ramadan
Shalat Tarawih memiliki banyak keutamaan, antara lain:
- Mendekatkan diri kepada Allah SWT.
- Meningkatkan pahala di bulan yang penuh berkah.
- Menjadi sebab pengampunan dosa.
- Mendekatkan hati dengan Al‑Qur’an melalui pembacaan ayat‑ayatnya.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Topik
1. Apakah shalat Tarawih wajib atau sunnah?
shalat Tarawih hukumnya adalah sunnah muakkadah, yaitu sangat dianjurkan dilakukan pada bulan Ramadan tetapi tidak wajib. Jika tidak dikerjakan, tidak mengurangi sahnya puasa, meskipun umat Islam dianjurkan untuk melaksanakannya agar mendapatkan pahala besar dan keberkahan di bulan Ramadan.
2. Berapa jumlah rakaat shalat Tarawih?
Jumlah rakaat shalat Tarawih tidak dibatasi secara ketat; umat Islam mengamalkan berbagai jumlah seperti 8, 11, atau 20 rakaat, tergantung kebiasaan madzhab atau masjid setempat. Namun praktik Nabi Muhammad SAW sering dipandang sebagai Tarawih 11 rakaat (8 Tarawih plus 3 Witir) yang merupakan praktik yang dikenal kuat dalam hadis.
3. Bolehkah shalat Tarawih dilakukan sendirian di rumah?
Ya, shalat Tarawih dapat dikerjakan sendiri di rumah dan tetap mendapatkan pahala, meskipun salat berjemaah di masjid lebih utama jika memungkinkan. Kondisi seperti sakit atau tidak ada masjid yang dekat tidak menghalangi untuk melaksanakan Tarawih di rumah.
4. Apakah shalat Tarawih bisa dilaksanakan saat bepergian (safar)?
shalat Tarawih tetap dianjurkan bagi orang yang sedang bepergian, karena ini termasuk ibadah yang dianjurkan sepanjang bulan Ramadan dan bukan hanya berlaku di tempat tetap. Nabi SAW tetap berdoa malam saat bepergian, sehingga Tarawih saat safar tetap sah dan mengikut Sunnah.
5. Apakah Tarawih harus dilakukan dalam dua rakaat (dua-dua)?
Ibadah Tarawih dianjurkan dilakukan dalam satuan dua rakaat, sesuai sunnah shalat malam yang diajarkan Rasulullah SAW. Menggabungkan terlalu banyak rakaat sekaligus tanpa salam di antara tiap dua rakaat bukan praktik yang dianjurkan dalam Syariat.
Anda Sedang Mengikuti Pembahasan Seputar
Ricka Milla Suatin, Nisa Mutia SariTim Redaksi
Share

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518446/original/031235500_1772508787-febby_rastanty.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3983014/original/073829000_1648909222-20220402-SHALAT-TARAWIH-PERTAMA-MASJID-ISTIQLAL-HERMAN-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5067115/original/068159000_1735273362-1735270416030_kata-kata-mutiara-islami.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5516466/original/077001300_1772301611-Leeds_United_and_Manchester_City.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518501/original/018743900_1772510287-Screenshot_2026-03-03_105707.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4670207/original/029073300_1701403206-rasyid-maulana-yVwiHXoTrnU-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/687375/original/130208021500-smartphone-iphone-xxx-jc-monster.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5501801/original/034251400_1770956928-unnamed__13_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4382809/original/074926600_1680593144-top-view-hand-holding-silver-coins.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518359/original/061148300_1772506142-unnamed__39_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5168524/original/033224600_1742449887-Depositphotos_365597030_L.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2800821/original/002869500_1557387809-IMG_20190509_113107.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3110450/original/059507500_1587634731-Praying_Hands_With_Faith_In_Religion_And_Belief_In_God__Power_Of_Hope_And_Devotion___1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5460744/original/090622000_1767280272-fabio_lefundes.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2820929/original/054084500_1559368646-Tol-Palimanan-Padat-Merayap6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518245/original/007067800_1772495256-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5501163/original/064338700_1770888533-Media_Gathering_-_Cerita_Ramadan_Masa_Kini_bersama_Shopee_Big_Ramadan_Sale.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5514269/original/070613600_1772085444-Tato.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518328/original/018442800_1772505478-Salat_Tarawih_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5517636/original/037027400_1772434717-meisya.jpg)













:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4010689/original/086569000_1651202668-pexels-rayn-l-3163677.jpg)






:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1626268/original/067647800_1497616352-Mantan-MenKes-Siti-Fadilah-Divonis-4-Tahun-Penjara-01.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2855596/original/055794600_1563344847-iStock-1134972492.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5424037/original/048660500_1764130779-sholawat_ujang_bustomi.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4990655/original/018003600_1730716747-tata-cara-sholat-tahajud-agar-keinginan-terkabul.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5376360/original/049261700_1760001962-Ilustrasi_berdoa.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3381466/original/043629600_1613720800-photo-1512632578888-169bbbc64f33.jpg)

