Liputan6.com, Jakarta - Shalat Idul Adha adalah ibadah sunnah muakkadah yang dilaksanakan setiap tanggal 10 Zulhijah sebagai puncak perayaan Hari Raya Kurban. Pelaksanaannya, sepintas lalu mirip dengan sholat Idul Fitri, sholat Idul Adha berapa kali takbir?
Dalil utama disyariatkannya sholat Idul Adha terdapat dalam firman Allah SWT surat Al-Kautsar ayat 1-2, yang artinya: "Sungguh, Kami telah memberimu (Muhammad) nikmat yang banyak. Maka laksanakanlah shalat karena Tuhanmu, dan berkurbanlah (sebagai ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah)." (QS. Al-Kautsar [108]: 1-2).
Para ulama tafsir menjelaskan yang dimaksud dengan "shalat" pada ayat ini adalah shalat sunnah Idul Adha. Syekh Dr. Musthafa al-Bugha dalam kitab al-Fiqhul Manhaji 'ala Mazhabil Imam asy-Syafi'i (juz I, halaman 221) menjelaskan bahwa ayat ini menjadi dalil utama disyariatkannya shalat Idul Adha.
Dan takbir tambahan atau takbir zawaid ini memang menjadi salah satu ciri khas sholat Id. Berikut ulasan mengenai jumlah takbir Sholat Idul Adha, merujuk Panduan Tata Cara Sholat Idul Adha, Takmir Masjid Baitussalam dan ebook Bekal-bekal di Dalam Menyambut Idul Adha, Ustadz Abū Salmâ al-Atsarî.
Jumlah Takbir Sholat Idul Adha
Para ulama dari berbagai mazhab, termasuk Syafi'i, Maliki, dan Hanbali, sepakat bahwa shalat Idul Adha terdiri dari dua rakaat dengan takbir tambahan yang jumlahnya telah ditentukan. Pendapat ini dinilai sebagai yang paling kuat karena didukung mayoritas ulama dari kalangan sahabat dan tabi‘in.
Berikut rinciannya:
Rakaat Pertama
7 kali takbir tambahan (di luar takbiratul ihram) setelah takbiratul ihram dan doa iftitah, sebelum membaca Surah Al-Fatihah.
Rakaat Kedua
5 kali takbir tambahan (di luar takbir saat berdiri dari sujud atau takbir intiqal), sebelum membaca Surah Al-Fatihah.
Perlu ditekankan bahwa takbir tambahan ini hukumnya sunnah, bukan wajib. Jika tertinggal, shalat tetap sah dan tidak perlu diganti dengan sujud sahwi.
Dalil dan Pandangan Ulama
Jumlah takbir 7 dan 5 didasarkan pada beberapa hadis shahih berikut:
Hadis dari Aisyah RA (HR. Abu Dawud dan Ibnu Majah, dinilai hasan): “Rasulullah SAW bertakbir dalam shalat Idul Fitri dan Idul Adha: pada rakaat pertama tujuh takbir dan pada rakaat kedua lima takbir, selain takbir rukuk.”
Hadis dari Amr bin Syu'aib (HR. Ahmad dan Abu Dawud): “Nabi SAW bertakbir dalam shalat Idul Adha dua belas takbir: tujuh di rakaat pertama dan lima di rakaat kedua.”
Dalam Kitab Kifayatul Akhyar, Taqiyuddin Abu Bakar Al-Hishni mengutip bahwa Rasulullah SAW bertakbir tujuh kali sebelum membaca surat pada rakaat pertama dan lima kali pada rakaat kedua.
Kemudian, Imam Mawardi dalam Al-Ahkam As-Sulthaniyah menjelaskan bahwa Imam Syafi’i berpendapat takbir rakaat pertama 7 kali (di luar takbiratul ihram) dan rakaat kedua 5 kali (di luar takbir sebelum berdiri).
Begitu pula dengan Ibnu Qudamah dalam Al-Mughni yang menyatakan bahwa takbir sunnah pada shalat Id adalah tujuh kali di rakaat pertama dan lima kali di rakaat kedua, sesuai mayoritas ulama.
Perbedaan Pendapat Jumlah Takbir Zawaid
Berbeda dari jumhur ulama, Imam Abu Hanifah berpendapat jumlah takbir adalah 3 kali di luar takbiratul ihram pada kedua rakaat. Namun, pendapat 7 dan 5 kali dinilai lebih kuat dan diikuti mayoritas ulama.
Jika makmum masbuk (terlambat), ia cukup mengikuti takbir yang tersisa bersama imam tanpa perlu mengqadha yang tertinggal.
Dianjurkan mengangkat tangan setiap kali takbir dan membaca dzikir seperti "Subhanallah walhamdulillah wa la ilaha illallah wallahu akbar" di sela-sela takbir.
Niat dan Tata Cara Shalat Idul Adha
Bacaan Niat
Niat sebagai makmum:
أُصَلِّي سُنَّةَ عِيْدِ الْأَضْحَى رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ مَأْمُوْمًا لِلَّهِ تَعَالَى
Latin: Ushallii sunnata 'iidil adh-haa rak'ataini mustaqbilal qiblati makmuman lillaahi ta'aalaa.Artinya: "Aku niat shalat sunah Idul Adha dua rakaat menghadap kiblat sebagai makmum karena Allah Ta‘ala."
Niat sebagai imam cukup mengganti lafaz "مَأْمُوْمًا" menjadi "إِمَامًا".
Tata Cara Lengkap
- Seruan "ash-shalaatu jaami‘ah" tanpa azan dan iqamah.
- Takbiratul ihram sambil mengangkat kedua tangan.
- Membaca doa iftitah.
- 7 kali takbir tambahan di rakaat pertama (diselingi dzikir).
- Membaca Surah Al-Fatihah dan surat pendek (disunnahkan Al-A‘la atau Qaf).
- Rukuk, i‘tidal, sujud, dan seterusnya seperti shalat biasa.
- Berdiri ke rakaat kedua, lalu 5 kali takbir tambahan sebelum Al-Fatihah.
- Membaca Surah Al-Fatihah dan surat pendek (disunnahkan Al-Ghasyiyah atau Al-Qamar).
- Rukuk, sujud, tasyahud akhir, dan salam.
- Khutbah disampaikan setelah salam.
People Also Ask:
Saat takbir 7 kali baca apa?
Pada rakaat pertama, dilakukan dengan 7 kali takbir. Di sela antar-takbir, Anda dapat melafalkan doa “Allahu akbar kabira walhamdu lilahi katsira wa subhanallahi bukratan wa ashila.” atau “Subhanallah wal hamdu lillah wa laa ilaha illallah wallahu akbar.”
Takbir 5 kali membaca apa?
Takbir 5 kali untuk RAKA'AT KEDUA. 2. Setiap kali setelah bertakbir membaca tasbih yaitu: SUBHANALLOH… WAL HAMDU LILLAH… WA LAA ILAAHA ILLALLOH… WALLOHU AKBAR. 3. Setelah takbir ke 5 tidak perlu membaca tasbih lagi.
Bagaimana tata cara sholat Idul Adha yang benar?
Urutan Tata Cara Shalat IduladhaMembaca niat sesuai posisi (imam atau makmum)Takbiratul ihram (Allahu Akbar)Membaca doa iftitah.Bertakbir sebanyak 7 kali pada rakaat pertama. ...Membaca Surah Al-Fatihah.Dilanjutkan dengan membaca surah atau ayat lain dari Al-Qur'an.Rukuk dengan tuma'ninah.I'tidal dengan tuma'ninah.
Berapa takbir untuk Idul Adha?
Shalat Id terdiri dari dua rakaat (gerakan dan ucapan selama shalat) dan enam takbir (pujian kepada Allah SWT). Orang yang shalat Id akan membuat niat dengan mengatakan, “Saya berniat untuk mengerjakan dua rakaat di belakang imam untuk shalat Id beserta enam takbir tambahan”.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5005172/original/060424600_1731569782-media_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4462892/original/030653200_1686564225-20230612143247__fpdl.in__illuminated-minaret-symbolizes-spirituality-famous-blue-mosque-generated-by-ai_188544-35440_normal.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5450229/original/030945800_1766134797-unnamed__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4030425/original/064674000_1653273891-raka-dwi-wicaksana-Jbk_Tce8Z1U-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5458708/original/072098400_1767088577-Pilihan_yang_Paling_Masuk_Akal_untuk_Pekerja_dengan_Gaji_Pas_Pasan_Admin_Media_Sosial_Skala_Kecil.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5560083/original/050968500_1776658146-unnamed__87_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1336024/original/066771100_1472887334-20160903-Idul-Adha-Jakarta-Qurban-YR3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4083992/original/071029700_1657420935-Salat-Idul-Adha-JIS-Faizal-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4370308/original/064241200_1679646015-Shalot-Jumat-Pertama-Ramadhan-Di-Masjid-Istiqlal-Angga-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5533779/original/098475800_1773775028-unnamed__98_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5165509/original/009073500_1742184236-535f032ee6b6e3beccec5dfc251f3802.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5211926/original/011374200_1746600887-Baju_Koko_Pria.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5417694/original/055901700_1763543336-Kultum_Singkat_tentang_Sabar.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5382022/original/048339900_1760524874-Sholawat_dan_Berdzikir.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3585755/original/069032500_1632814784-muslim-man-using-misbaha-keep-track-counting-tasbih_53876-15256__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4449837/original/055086300_1685614290-WhatsApp_Image_2023-06-01_at_17.06.22.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4120045/original/038413400_1660195971-pexels-david-mceachan-87500.jpg)















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4770150/original/051663000_1710247846-20240312-Berbuka_Puasa_di_Istiqlal-HER_2.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5417338/original/087225200_1763529762-Buka_Puasa.jpg)









:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2898274/original/080785500_1567273060-Pawai-Obor4.jpg)