Tata Cara Sholat Tarawih Sendiri yang Benar, Tetap Khusyuk Meski di Rumah

2 weeks ago 20
  • Apakah sholat Tarawih sendiri diperbolehkan?
  • Berapa jumlah rakaat sholat Tarawih yang bisa dilakukan?
  • Bagaimana niat sholat Tarawih sendiri?

Baca artikel ini 5x lebih cepat

Liputan6.com, Jakarta - Tata cara sholat tarawih sendiri ini bisa diamalkan. Sholat tarawih merupakan salah satu ibadah sunnah yang sangat dianjurkan selama bulan Ramadan dan biasanya dilaksanakan secara berjamaah di masjid. Namun, tidak semua orang memiliki kesempatan untuk selalu melaksanakannya di luar rumah karena berbagai kondisi, seperti kesibukan, jarak, atau alasan kenyamanan. Dalam situasi tersebut, sholat tarawih tetap dapat dilakukan sendiri di rumah tanpa mengurangi nilai ibadahnya, asalkan tata caranya dipahami dan dijalankan dengan benar.

Melaksanakan sholat tarawih secara mandiri juga memberi ruang untuk beribadah dengan lebih tenang dan fokus, sehingga kekhusyukan dapat tetap terjaga. Dengan memahami niat, jumlah rakaat, serta urutan pelaksanaannya, siapa pun dapat menjalankan ibadah ini dengan percaya diri. Berikut tata cara sholat tarawih sendiri yang benar, sekaligus memberikan panduan agar ibadah tetap terasa khusyuk meski dilakukan di rumah.

Hukum Melaksanakan Sholat Tarawih Sendiri

Sholat Tarawih merupakan ibadah sunnah muakkad, artinya sangat dianjurkan untuk dilaksanakan oleh umat Muslim selama bulan Ramadhan. Ibadah ini dapat dilakukan secara sendiri (munfarid) maupun berjamaah, memberikan fleksibilitas bagi setiap individu. Meskipun keutamaan berjamaah di masjid atau mushola sering ditekankan karena pahala yang lebih besar dan suasana Ramadhan yang kental, melaksanakannya sendiri di rumah tetap sah dan diperbolehkan.

Kebolehan sholat Tarawih secara munfarid ini didukung oleh pendapat ulama, termasuk Imam Nawawi dalam Al Majmu' yang menyatakan bahwa sholat Tarawih hukumnya sunnah berdasarkan ijma' ulama, dan boleh dilaksanakan sendiri atau berjamaah. Bahkan, Rasulullah SAW sendiri pernah beberapa kali tidak keluar ke masjid untuk sholat Tarawih berjamaah. Hal ini karena beliau khawatir jika terus-menerus melakukannya di masjid, umatnya akan menganggap sholat ini sebagai kewajiban (fardhu), sebagaimana disebutkan dalam hadis riwayat Imam Muslim.

Oleh karena itu, bagi Anda yang mungkin sedang sakit, harus menjaga anak di rumah, atau merasa kelelahan setelah bekerja, tidak perlu khawatir. Melaksanakan sholat Tarawih sendiri di rumah adalah solusi ibadah yang tetap dibolehkan dan tidak mengurangi nilai pahala. Kuncinya terletak pada keikhlasan hati dan kesungguhan dalam mengharap ridha Allah SWT.

Pilihan Jumlah Rakaat Sholat Tarawih

Jumlah rakaat sholat Tarawih bervariasi dan keduanya memiliki dasar dalil yang sah, sehingga dapat dipilih sesuai kemampuan dan keyakinan masing-masing individu. Umumnya, sholat Tarawih dilaksanakan sebanyak 8 atau 20 rakaat, yang kemudian ditutup dengan sholat Witir sebanyak 3 rakaat.

Apabila Anda memilih untuk melaksanakan 8 rakaat Tarawih, tata caranya adalah dengan melakukan 4 kali salam, di mana setiap salam mengakhiri dua rakaat. Sementara itu, jika Anda memilih 20 rakaat Tarawih, pelaksanaannya adalah 10 kali salam, dengan setiap dua rakaat diakhiri dengan salam. Kedua metode ini sah dan telah diamalkan oleh umat Muslim.

Setelah menunaikan sholat Tarawih, sangat dianjurkan untuk melanjutkannya dengan sholat Witir. Jumlah rakaat sholat Witir juga ganjil, bisa 1, 3, atau 5 rakaat, disesuaikan dengan kemampuan dan kebiasaan. Penting untuk diingat bahwa baik 8 maupun 20 rakaat Tarawih, keduanya sah dan diterima, asalkan dilaksanakan dengan niat yang benar dan tata cara yang sesuai.

Niat dan Tata Cara Sholat Tarawih Sendiri

Niat merupakan rukun sholat yang sangat penting dan diucapkan dalam hati sebelum takbiratul ihram. Untuk sholat Tarawih sendiri, niatnya sedikit berbeda dengan sholat berjamaah karena tidak menyertakan status sebagai makmum atau imam. Berikut adalah lafaz niat sholat sunnah Tarawih dua rakaat sendiri:

"أُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ ِللهِ تَعَالَى"

[ ushalli sunnatat-tarāwīḥi rak'ataini mustaqbilal qiblati lillāhi ta'ālā ]

Artinya: "Aku berniat sholat sunnah Tarawih dua rakaat menghadap kiblat karena Allah Ta'ala

Tata cara sholat Tarawih sendiri pada dasarnya sama seperti sholat sunnah lainnya, dilakukan dua rakaat dengan satu salam. Urutan pelaksanaannya dimulai dengan niat di dalam hati, diikuti takbiratul ihram dengan mengangkat kedua tangan. Setelah itu, membaca doa iftitah, kemudian surat Al-Fatihah yang merupakan rukun sholat. Dilanjutkan dengan membaca surat pendek atau ayat Al-Qur'an.

Gerakan selanjutnya adalah rukuk dengan tuma'ninah, i'tidal, sujud pertama, duduk di antara dua sujud, dan sujud kedua. Setelah itu, berdiri untuk rakaat kedua dan mengulangi gerakan serta bacaan dari membaca Al-Fatihah hingga sujud kedua. Kemudian mengakhiri dengan duduk tasyahud akhir untuk membaca doa tasyahud dan shalawat kepada Nabi Muhammad SAW. Terakhir, mengucap salam ke kanan dan ke kiri untuk mengakhiri sholat. Langkah-langkah ini diulang hingga mencapai jumlah rakaat Tarawih yang diinginkan, dengan setiap dua rakaat diakhiri salam.

Niat dan Tata Cara Sholat Witir Sendiri

Setelah menyelesaikan rangkaian sholat Tarawih, sangat dianjurkan untuk melanjutkannya dengan sholat Witir sebagai penutup. Sholat Witir adalah sholat sunnah dengan jumlah rakaat ganjil, dan niatnya juga diucapkan dalam hati sebelum takbiratul ihram. Ada beberapa pilihan niat tergantung jumlah rakaat Witir yang akan dilaksanakan.

Untuk sholat Witir satu rakaat sendiri, niatnya adalah: 

"أُصَلِّى سُنَّةَ الْوِتْرِ رَكْعَةً لِلَّهِ تَعَالَى"

[ Ushallii sunnatal witri rak'atan lillaahi ta'aalaa ]

Artinya: "Aku niat mengerjakan sholat sunnah Witir satu rakaat karena Allah Yang Maha Tinggi."

Jika Anda memilih sholat Witir dua rakaat sendiri, niatnya adalah: 

"أُصَلِّى سُنَّةَ الْوِتْرِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى"

[ Ushallii sunnatal witri rak'ataini lillaahi ta'aalaa ]

Artinya: "Aku niat mengerjakan sholat sunnah Witir dua rakaat karena Allah Yang Maha Tinggi."

Sementara itu, bagi yang ingin melaksanakan sholat Witir tiga rakaat sekaligus dengan satu salam, niatnya adalah: 

"أُصَلِّي سُنَّةَ الْوِتْرِ ثَلَاثَ رَكْعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لِلَّهِ تَعَالَى"

[ Ushalli sunnatal witri tsalatsa raka'atin mustaqbilal qiblati adaan lillahi ta'ala ]

Artinya: "Aku menyengaja sembahyang sunnah sholat Witir tiga rakaat dengan menghadap kiblat, karena Allah Ta'ala."

Doa Setelah Sholat Tarawih dan Witir

Setelah menunaikan sholat Tarawih dan Witir, baik secara berjamaah maupun sendiri, dianjurkan untuk memanjatkan doa sebagai bentuk penghambaan dan harapan akan ridha Allah SWT. Doa setelah sholat Tarawih yang populer dikenal dengan Doa Kamilin, memiliki makna yang mendalam.

Berikut adalah bacaan Doa Kamilin setelah sholat Tarawih: 

"Allaahumma innaa nas'aluka iimaanan daa'iman. Wa nas'aluka qalban khaasyi'an wa nas'aluka 'ilman naafi'an. Wa nas'aluka yaqiinan shaadiqan. Wa nas'aluka 'amalan shaalihan. Wa nas'aluka diinan qayyiman. Wa nas'aluka khairan katsiiran. Wa nas'alukal- 'afwa wal- 'aafiyah. Wa nas'aluka tamaamal-aafiyah. Wa nas'alukasy-syukra alal-aafiyati wa nas'alukal-ghinaa'a anin-naas."

Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya kami memohon kepada-Mu iman yang langgeng. Kami memohon kepada-Mu hati yang khusyuk. Kami memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat. Kami memohon kepada-Mu keyakinan yang benar. Kami memohon kepada-Mu amal yang saleh. Kami memohon kepada-Mu agama yang lurus. Kami memohon kepada-Mu kebaikan yang banyak. Kami memohon kepada-Mu ampunan dan kesehatan. Kami memohon kepada-Mu kesehatan yang sempurna. Kami memohon kepada-Mu syukur atas kesehatan. Kami memohon kepada-Mu kecukupan dari manusia."

Sementara itu, setelah sholat Witir, ada beberapa dzikir dan doa yang bisa diamalkan. Dimulai dengan membaca istighfar, dilanjutkan dengan membaca tasbih sebanyak tiga kali: "Subbūhun, quddūsun, rabbunā wa rabbul malā'ikati war rūh." Kemudian, membaca doa: "Allahumma innaka afuwwun tuhibbul afwa fa'fu anni," yang berarti "Wahai Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf dan mencintai untuk memberikan maaf, maka maafkanlah aku." Setelah itu, bisa dilanjutkan dengan doa memohon ridho dan surga Allah SWT.

Tips Menjaga Kekhusyukan Sholat Tarawih di Rumah

Melaksanakan sholat Tarawih sendiri di rumah memerlukan upaya ekstra untuk menjaga kekhusyukan agar ibadah tetap optimal. Menciptakan suasana yang kondusif adalah kunci utama. Pilih ruangan yang tenang, bersih, dan jauh dari potensi gangguan seperti televisi atau suara bising. Mematikan gadget atau meletakkannya dalam mode senyap juga sangat membantu menghindari notifikasi yang dapat memecah konsentrasi.

Selain itu, persiapan diri juga memegang peranan penting. Kenakan pakaian yang bersih dan rapi, seolah-olah Anda akan bertemu tamu istimewa, untuk membantu menciptakan suasana khusyuk. Sebelum memulai sholat, luangkan waktu sejenak untuk menenangkan pikiran dan memfokuskan niat, membayangkan sedang berdiri di hadapan Allah SWT. Penggunaan wewangian yang menenangkan juga bisa mendukung suasana ibadah yang lebih khidmat.

Fokus pada setiap gerakan dan bacaan sholat juga esensial. Lakukan setiap gerakan dengan perlahan dan tuma'ninah, hindari terburu-buru. Usahakan untuk memahami makna dari setiap bacaan sholat, tidak hanya sekadar menghafal, agar hati lebih terhubung. Jika memungkinkan, ajak anggota keluarga untuk sholat Tarawih bersama, karena kebersamaan dapat menambah semangat dan kekhusyukan. Variasikan surat pendek yang dibaca agar tidak merasa jenuh dan tetap fokus pada makna bacaan. Pastikan juga tubuh dan pikiran dalam kondisi optimal dengan istirahat yang cukup di siang hari, serta kuatkan niat akan keutamaan sholat Tarawih sebagai sarana pengampunan dosa.

Pertanyaan Umum Seputar Topik

1. Apakah sholat Tarawih sendiri diperbolehkan?

Ya, sholat Tarawih hukumnya sunnah muakkad dan boleh dilaksanakan secara sendiri (munfarid) di rumah, terutama jika ada uzur atau halangan, tanpa mengurangi nilai pahala.

2. Berapa jumlah rakaat sholat Tarawih yang bisa dilakukan?

Jumlah rakaat sholat Tarawih bervariasi, umumnya 8 atau 20 rakaat, yang kemudian ditutup dengan sholat Witir sebanyak 3 rakaat. Keduanya sah dan memiliki dasar dalil.

3. Bagaimana niat sholat Tarawih sendiri?

Niat sholat Tarawih dua rakaat sendiri adalah "Ushalli sunnatat-tarāwīḥi rak'ataini mustaqbilal qiblati lillāhi ta'ālā" yang berarti "Aku berniat sholat sunnah Tarawih dua rakaat menghadap kiblat karena Allah Ta'ala."

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |