The SIGIT Bawa Materi Baru di Soundrenaline 2026

3 days ago 20

UNIT rock asal Bandung, The SIGIT, berhasil mengguncang panggung Soundrenaline Sana Sini di Jakarta pada Ahad malam, 19 Juli 2026. Bermain selama satu jam, band yang terbentuk sejak 2002 itu membawakan lagu-lagu dari berbagai albumnya, termasuk materi baru bertajuk “Bread & Circus”.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

The SIGIT kini mengalami perubahan formasi dengan masuknya Absar Lebeh (gitar), Aghan Sudrajat (bas), dan Raveliza (drum) sebagai personel resmi, menemani Rektivianto Yoewono (vokal, gitar) dan Farri Icksan Wibisana (gitar), dua personel awal The SIGIT yang bertahan.

Aksi panggung mereka dibuka dengan lagu “Detourn”, salah satu yang paling populernya sehingga langsung menghentak penonton untuk bernyanyi bersama. Setelahnya, The SIGIT melanjutkan dengan lagu “Soul Sister” dengan layar LED yang menambah suasana alunan musiknya.

Selama di atas panggung, The SIGIT jarang menyapa penonton dan memilih fokus memainkan lagu-lagunya. Hal itu membuat penonton tak berhenti berjoget mengikuti musiknya. “Gue mau sekali lagi ajak joget deh,” kata Rekti. 

Penampilan grup musik The Sigit di panggung festival Soundrenaline 2026 yang digelar di Blok M District, Jakarta, 19 Juli 2026. The Sigit membawakan sejumlah lagu mereka termasuk "Conundrum", "All The Times", "Bread & Circus" dan "Detourn". Tempo/Ilham Balindra

Kemudian sebuah intro pun dimainkan yang kemudian dilanjutkan dengan lagu “Black Amplifier”. Aksi panggung di lagu ini sekali lagi membuat penonton berjingkrakan hingga stage diving, diiringi dengan aksi transisi Rekti dari memainkan keyboard ke gitar sembari tetap bernyanyi. 

Setelahnya, Rekti memperkenalkan lagu terbarunya berjudul “Bread & Circus” “Andiakan ada sengkarut mungkin akan ada sirkus. Lalu kami memilih keduanya,” kata dia. Kemudian intro ikonik lagu berdurasi 4 menit 42 detik itu pun dimainkan.

Menjelang akhir penampilannya, The SIGIT memainkan lagu “Another Day” lalu dilanjutkan dengan “All The Time”. Kedua lagu ini tentu saja membuat penonton bernyanyi mengingat materinya yang easy listening. Aksi panggung mereka ditutup dengan beringas lewat lagu “Conundrum”.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |