5 Bacaan Doa Asyura 10 Muharram, Waktu Terbaik Mengamalkan dan Fadhilahnya

19 hours ago 10

Liputan6.com, Jakarta - Menyambut hari-hari penuh kemuliaan di awal tahun Hijriah, umat Islam sangat dianjurkan memanjatkan doa Asyura 10 Muharram. Momen istimewa ini merupakan waktu yang sangat mustajab untuk bersimpuh memohon ampunan dan perlindungan kepada Sang Pencipta.

Ibadah pada hari Asyura memiliki landasan syar'i yang sangat kuat. Dalam hadits shahih riwayat Imam Muslim, Rasulullah SAW bersabda, "Puasa pada hari Asyura, aku berharap kepada Allah agar menghapuskan dosa tahun yang berlalu."

Syaikh Muhammad Shalih Al-Munajjid dalam Buku Keutamaan Asyura dan Bulan Muharram, memaparkan bahwa momentum ini merupakan ladang penghapusan dosa-dosa kecil. Dia juga mengungkapkan pentingnya mengiringi puasa Asyura dengan taubat nasuha serta memperbanyak munajat kepada Allah.

Melantunkan dzikir dan doa secara khusyuk pada hari agung ini adalah langkah spiritual terbaik. Merangkum berbagai sumber, berikut ini adalah doa Asyura 10 Muharram.

1. Doa Asyura (Tasbih & Tahmid) – Doa Paling Utama

Doa ini termaktub dalam kitab Kanzun Najah wa Surur karya Syaikh Abdul Hamid bin Muhammad Ali Kudus.

Arab:

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ.

وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ.

سُبْحَانَ اللهِ مِلْءَ الْمِيْزَانِ وَمُنْتَهَى الْعِلْمِ وَمَبْلَغَ الرِّضَا وَزِنَةَ الْعَرْشِ, لَا مَلْجَأَ وَلَا مَنْجَا مِنَ اللهِ إِلَّاَ إِلَيْهِ, سُبْحَانَ اللهِ عَدَدَ الشَّفْعِ وَالْوَتْرِ وَعَدَدَ كَلِمَاتِ اللهِ التَآمَّاتِ كُلِّهَا, نَسْأَلُكَ السَّلَامَةَ كُلَّهَا بِرَحْمَتِكَ يَآ أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ, وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلّاَ بِاللهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيْمِ. وَهُوَ حَسْبُنَا وَنِعْمَ الْوَكِيْلُ, نِعمَ الْمَوْلَى وَنِعْمَ النَّصِيْرُ.

وَصَلَّى اللهُ عَلَى نَبِيِّنَا خَيْرِ خَلْقِهِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ.

Latin: Bismillahirrahmanirrahīm, Washallallāh ala sayyidinā Muhammadin wa 'ala ālihi wa shahbihi wa sallam. Subhānallahi milal mīzāni wa munthal ilmi wa mablaghar ridhā wa zinatal arsy, lā maljaa wa lā manja minallāhi illā ilaihi, subhānallāhi adadas syafi wal watri wa adada kalimātillāhit tāmmāti kullihā, nasalukas salāmata kullihā birahmatika yā arhamar rāhimīn, wa lā hawla wa lā quwwata illa billāhil aliyyil adzīm. Wa huwa hasbunā wa ni'mal wakīl, ni'mal mawlā wa ni'man nashīr. Wa shallallāh alā nabiyyinā khairi khalqihi sayyidinā muhammadin wa 'ala ālihi wa shahbihi wa sallam.

Artinya: “Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Semoga Allah melimpahkan rahmat dan salam kepada junjungan kami Nabi Muhammad, beserta keluarga dan sahabatnya. Maha Suci Allah sepenuh timbangan, sesempurna ilmu, sepenuh keridhaan, dan sebesar timbangan ‘Arsy. Tiada tempat berlindung dan tiada tempat menyelamatkan diri dari Allah kecuali kepada-Nya. Maha Suci Allah sejumlah bilangan genap dan ganjil, dan sejumlah kalimat-kalimat Allah yang sempurna seluruhnya. Kami memohon keselamatan sepenuhnya dengan rahmat-Mu, wahai Yang Maha Pengasih di antara para pengasih. Tiada daya dan kekuatan kecuali dengan Allah Yang Maha Tinggi lagi Maha Agung. Cukuplah Allah bagi kami, dan Dialah sebaik-baik wakil, sebaik-baik pelindung, dan sebaik-baik penolong. Semoga Allah melimpahkan rahmat dan salam kepada Nabi kami, sebaik-baik makhluk-Nya, junjungan kami Muhammad, beserta keluarga dan sahabatnya." 

2. Doa 4 Zikir Terbaik

Jika ingin bacaan yang lebih ringkas, doa ini dapat dibaca sebagai zikir dengan format:

Arab: سُبْحَانَ اللهِ مِلْءَ الْمِيْزَانِ وَمُنْتَهَى الْعِلْمِ وَمَبْلَغَ الرِّضَا وَعَدَدَ النِّعَمِ وَزِنَةَ الْعَرْشِ

Latin: Subhânallâhi mil-al mîzani wa muntahal 'ilmi wa mablaghar ridlâ wa adadan ni'ami wa zinatal 'arsyi.

Artinya: “Mahasuci Allah sepenuh timbangan, sesempurna ilmu, sepenuh keridhaan, sejumlah nikmat-nikmat, dan sebesar timbangan 'Arsy.”

Untuk kalimat Alhamdulillah, La ilaha illallah, dan Allahu Akbar, pola bacaannya sama dengan di atas. 

3. Doa Singkat "Hasbunallah wa Ni'mal Wakil"

Doa ini sangat terkenal karena singkat namun padat makna dan dianjurkan oleh para ulama.

Arab: حَسْبُنَا اللهُ وَنِعْمَ الْوَكِيْلِ، نِعْمَ الْمَوْلَى وَنِعْمَ النَّصِيْرُ

Latin: Hasbunallāhu wa ni'mal wakīl, ni'mal maulā wa ni'man nashīr.

Artinya: “Cukuplah Allah bagi kami, dan Dia adalah sebaik-baik wakil, sebaik-baik pelindung, dan sebaik-baik penolong.” 

4. Doa Buka Puasa Asyura

Setelah seharian berpuasa, dibaca doa berikut saat berbuka:

Arab: اللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ

Latin: Allahumma laka shumtu wa bika amantu wa ‘ala rizqika afthartu. Birahmatika yaa arhamar roohimin.

Artinya: “Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa, dan kepada-Mu aku beriman, serta dengan rezeki-Mu aku berbuka. Dengan rahmat-Mu, wahai Yang Maha Pengasih dan Penyayang.”

5. Doa Asyura Lengkap Sapu Jagat

Doa ini merangkum permohonan untuk berbagai kebutuhan dunia dan akhirat.

Arab: اَللَّهُمَّ يَا مُفَرِّجَ كُلِّ كَرْبٍ، وَيَا مُخْرِجَ ذِي النُّوْنِ يَوْمَ عَاشُوْرَاءَ، وَيَا جَامِعَ شَمْلِ يَعْقُوْبَ يَوْمَ عَاشُوْرَاءَ، وَيَا غَافِرَ ذَنْبِ دَاوُدَ يَوْمَ عَاشُوْرَاءَ، وَيَا كَاشِفَ ضُرِّ أَيُّوْبَ يَوْمَ عَاشُوْرَاءَ، وَيَا مُسْمِعَ دُعَاءِ مُوْسَى وَهَارُوْنَ يَوْمَ عَاشُوْرَاءَ، يَا مَنْ خَلَقَ رُوْحَ نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ ﷺ يَوْمَ عَاشُوْرَاءَ، يَا إِلَهَ الدُّنْيَا وَاْلآخِرَةِ، لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ، اقْضِ حَوَائِجَنَا فِي الدُّنْيَا وَاْلآخِرَةِ، وَأَطِلْ أَعْمَارَنَا فِي طَاعَتِكَ وَمَحَبَّتِكَ وَرِضَاكَ، يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ، وَأَحْيِنَا حَيَاةً طَيِّبَةً، وَأَمِتْنَا عَلَى اْلإِسْلاَمِ وَاْلإِيْمَانِ، يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ، وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ، وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ.

Artinya: “Ya Allah, Yang melepaskan setiap kesulitan, wahai Yang mengeluarkan Dzun Nun (Nabi Yunus) pada hari Asyura, wahai Yang mengumpulkan keluarga Nabi Ya’qub pada hari Asyura, wahai Yang mengampuni Nabi Dawud pada hari Asyura, wahai Yang melepaskan kesulitan Nabi Ayyub pada hari Asyura, wahai Yang mendengar doa Nabi Musa dan Nabi Harun pada hari Asyura, wahai Yang menciptakan ruh Nabi Muhammad ﷺ pada hari Asyura, wahai Tuhan dunia dan akhirat, Tiada Tuhan selain Engkau. Tunaikanlah hajat-hajat kami di dunia dan akhirat, panjangkanlah umur kami dalam ketaatan kepada-Mu, mahabbah (cinta)-Mu, dan keridhaan-Mu, wahai Yang Pengasih di antara yang mengasihi. Dan hidupkanlah kami dengan kehidupan yang baik, dan matikanlah kami dalam agama Islam dan iman, wahai Yang Pengasih di antara yang mengasihi. Semoga Allah mencurahkan shalawat dan salam atas junjungan kita Nabi Muhammad, dan ke atas keluarga dan sahabat beliau, dan segala pujian bagi Allah, Tuhan seru sekalian alam.”

Waktu Mustajab Membaca Doa Asyura

Doa-doa di hari Asyura sangat dianjurkan untuk dibaca sepanjang hari, namun waktu-waktu berikut memiliki keistimewaan tersendiri:

  • Malam 10 Muharram: Termasuk lima waktu di mana doa tidak akan tertolak, sebagaimana sabda Rasulullah SAW. (HR al-Bukhari dan Muslim)
  • Setelah Shalat Fardhu: Momen terbaik untuk berdoa karena kedekatan seorang hamba dengan Tuhannya
  • Saat Menjalankan Puasa: Doa orang yang berpuasa sangat mustajab, terutama menjelang waktu berbuka
  • Sepanjang Hari Asyura: Boleh diamalkan kapan saja, baik pagi, siang, maupun sore hari

Sebagaimana dinukil dari buku Kalender Ibadah Sepanjang Tahun oleh Ustaz Abdul Faqih, sebagian ulama berpendapat doa Hari Asyura bisa dilaksanakan secara langsung atau didahului shalat sunnah 4 rakaat dengan 2 kali salam.

Keutamaan (Fadhilah) Membaca Doa Asyura

Membaca doa pada 10 Muharram memiliki keutamaan yang luar biasa, baik dari sisi spiritual maupun kehidupan sehari-hari.

1. Mencegah Kematian Hati (Hati Tidak Mati)

Syekh Sulaiman Al-Jamal dalam kitab Hasyiyatul Jamal 'ala Syarhil Manhaj (juz II, halaman 348) menukil dari sebagian ulama sufi yang menyatakan bahwa barangsiapa membaca doa ini pada Hari Asyura, niscaya hatinya tidak akan mati pada tahun tersebut. Pernyataan ini juga dikuatkan oleh Imamul muhadditsin Ibnu Hajar Al-‘Asqolany dalam syarah Bukharinya.

2. Mendapatkan Ampunan Dosa

Hari Asyura dikenal sebagai hari penuh ampunan. Selain puasa yang melebur dosa setahun lalu, doa yang dipanjatkan dengan tulus juga menjadi sarana untuk mendapatkan maghfirah dari Allah SWT.

3. Doa Tidak Tertolak

Malam 10 Muharram adalah salah satu dari lima waktu istimewa di mana doa seorang hamba tidak akan ditolak oleh Allah SWT. Di momen ini, sangat dianjurkan untuk memperbanyak doa dengan penuh keyakinan akan dikabulkan.

4. Memperkuat Keimanan dan Ketakwaan

Dengan merenungi makna doa Asyura yang mengingatkan pada berbagai mukjizat para nabi (seperti keselamatan Nabi Musa AS, Nabi Nuh AS, dan lainnya), seorang Muslim diajak untuk meningkatkan rasa syukur, keimanan, dan ketakwaan kepada Allah SWT.

Pertanyaan Seputar Doa Asyura 10 Muharram

Apa dalil yang menjelaskan keutamaan puasa Asyura pada tanggal 10 Muharram?

Dalil utama yang menjelaskan keutamaan puasa Asyura (10 Muharram) adalah hadits riwayat Imam Muslim dari Abu Qatadah RA, di mana Rasulullah SAW bersabda bahwa puasa Asyura dapat menghapuskan dosa setahun yang telah lalu.

Apa saja fakta menarik tentang Muharram?

Bulan Muharram sarat dengan makna keagamaan dan sejarah bagi umat Islam. Tidak hanya sebagai bulan yang ditetapkan Allah (SWT) sebagai bulan suci, tetapi juga sebagai bulan pertama dalam kalender Islam, menandai hijrah (emigrasi) umat Islam ke Madinah dan berdirinya negara Islam pertama pada tahun 622 M.

Kapan waktu baca doa Asyura?

Salah satu amalan yang populer dilakukan pada malam dan hari Asyura adalah membaca Doa Asyura. Doa ini umumnya dibaca setelah salat Maghrib pada tanggal 10 Muharram. Sebagian ulama menganjurkan doa tersebut dibaca sebanyak 7 kali, sementara sebagian lainnya menyebutkan lebih utama jika dibaca hingga 70 kali.

Apa yang sebaiknya dipanjatkan pada tanggal 10 Muharram?

Lakukan shalat sunnah 2 rakaat setelah mandi. Pada setiap rakaat bacalah Surah Al-Fatihah sekali, Surah Al-Iklas 10 kali. Setelah selesai shalat, bacalah Ayat Al-Kursi sekali dan Shalawat Ibrahim 9 kali, kemudian doa pada hari Asyura.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |