Liputan6.com, Jakarta - Berkurban merupakan salah satu ibadah yang sangat dianjurkan pada Hari Raya Idul Adha. Namun, tak sedikit umat Islam yang memiliki keinginan tetapi terkendala oleh kondisi finansial yang terbatas. Sebagai ikhtiar batin, kita perlu doa agar dimudahkan berkurban meski rezeki pas-pasan.
Al-Qur’an secara eksplisit menunjukkan bahwa yang dinilai dalam ibadah kurban bukanlah mahalnya hewan, melainkan ketakwaan yang tertanam dalam hati. Dalam kondisi seperti ini, doa menjadi modal sekaligus ikhtiar spiritual untuk memohon kemudahan dari Allah SWT.
Hal ini sebagaimana ditegaskan Rasulullah SAW: "Doa adalah senjata orang mukmin, tiangnya agama, dan cahaya langit dan bumi." (HR. Imam Al-Hakim dalam Al-Mustadrak). Doa menjadi sebab datangnya pertolongan Allah, perlindungan, keteguhan hati, serta kemenangan menghadapi berbagai ujian kehidupan.
Merangkum berbagai sumber, berikut ini adalah doa-doa yang dapat dipanjatkan agar dimudahkan berkurban, lengkap dengan teks Arab, latin, terjemahan, serta dalil dan penjelasan dari para ulama.
1. Doa Memohon Rezeki yang Halal, Baik, dan Penuh Berkah
Doa ini merupakan permohonan komprehensif kepada Allah SWT untuk diberikan rezeki yang tidak hanya halal dan baik, tetapi juga luas dan penuh keberkahan, sehingga mampu melaksanakan ibadah kurban.
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ رِزْقًا حَلَالًا طَيِّبًا وَاسِعًا مُبَارَكًا مِنْ عِنْدِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ
Latin: Allahumma inni as'aluka rizqan halalan tayyiban waasi'an mubarakan min 'indika yaa Arhamar Raahimiin.
Artinya: "Ya Allah, aku memohon kepada-Mu rezeki yang halal, baik, luas, dan penuh berkah dari sisi-Mu, wahai Dzat yang Maha Penyayang di antara para penyayang."
Doa ini sangat relevan bagi siapa pun yang ingin berkurban karena ia mencakup permohonan rezeki yang memadai serta keberkahan di dalamnya. Dalam kitab Lubbabul Hadits, Imam As-Suyuthi menyebutkan bahwa rezeki yang berkah adalah rezeki yang mendatangkan kebaikan dunia dan akhirat serta cukup untuk memenuhi kebutuhan tanpa menjerumuskan pada kemaksiatan.
Faedah dari doa ini adalah bahwa seorang muslim tidak hanya meminta kecukupan harta, tetapi juga memohon agar hartanya bersih, membawa manfaat bagi diri sendiri dan orang lain, serta digunakan di jalan yang diridhai Allah SWT.
2. Doa Agar Dilimpahkan Rezeki (Doa Nabi Sulaiman AS)
Doa ini berasal dari kisah Nabi Sulaiman AS yang memohon kekuasaan dan kekayaan yang tidak diberikan kepada siapa pun setelahnya. Kandungannya sangat kuat untuk memohon kelimpahan rezeki sebagai bekal ibadah kurban.
رَبِّ اغْفِرْ لِي وَهَبْ لِي مُلْكًا لَا يَنْبَغِي لِأَحَدٍ مِنْ بَعْدِي إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّابُ
Latin: Rabbighfir lii wa hab lii mulkan laa yanbaghii li ahadin min ba'dii innaka antal wahhab.
Artinya: "Ya Tuhanku, ampunilah aku dan anugerahkanlah kepadaku kerajaan yang tidak dimiliki oleh seorang pun setelahku. Sungguh, Engkaulah Yang Maha Pemberi." (QS. Shad [38]: 35)
Dalam Tafsir Al-Mishbah, Prof. Quraish Shihab menjelaskan bahwa doa Nabi Sulaiman ini mengajarkan kita untuk memohon kepada Allah sesuatu yang baik dan bermanfaat, bukan untuk kesombongan, melainkan untuk kemaslahatan umat.
Dengan membaca doa ini, seorang muslim belajar meminta dengan penuh keyakinan kepada Allah sebagai satu-satunya Dzat Yang Maha Memberi. Doa ini juga mengingatkan bahwa kekayaan dan kelapangan rezeki adalah anugerah yang harus digunakan untuk ketaatan, termasuk di dalamnya adalah ibadah kurban.
3. Doa Ayat Seribu Dinar (QS. At-Talaq: 2-3)
Ayat ini terkenal dengan sebutan "Ayat Seribu Dinar" karena diyakini sebagai pembuka pintu rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka. Amalan ini sangat masyhur di kalangan ulama sebagai wirid pembuka kelapangan.
... وَمَنْ يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَلْ لَهُ مَخْرَجًا – وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ وَمَنْ يَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ فَهُوَ حَسْبُهُ...
Latin: ... Wa man yattaqillaha yaj'al lahu makhraja – wa yarzuqhu min haitsu la yahtasib, wa man yatawakkal 'alallah fa huwa hasbuh...
Artinya: "...Dan barangsiapa bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan membukakan jalan keluar baginya. Dan Dia memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangkanya. Dan barangsiapa bertawakal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)-nya..."
Syaikh Abdurrahman bin Nashir As-Sa'di dalam Taisir Karimir Rahman menafsirkan ayat ini dengan menjelaskan bahwa ketakwaan adalah sebab terbesar datangnya rezeki dan kemudahan. Barang siapa yang benar-benar bertakwa kepada Allah dengan menjalankan perintah dan menjauhi larangan-Nya, maka Allah akan memberikan jalan keluar dari setiap kesulitan dan melimpahkan rezeki dari arah yang tidak terduga.
Para ulama menganjurkan membaca ayat ini secara rutin, terutama di waktu-waktu mustajab seperti setelah shalat fardhu. Hikmah di baliknya adalah bahwa dengan memperkuat ketakwaan, Allah akan memudahkan segala urusan, termasuk urusan finansial untuk berkurban.
4. Doa "Allahumma La Sahla"
Doa ini merupakan pengakuan bahwa segala kemudahan dan kesulitan sepenuhnya berada di tangan Allah SWT. Sangat tepat dibaca ketika menghadapi tantangan finansial dalam mewujudkan niat berkurban.
اللَّهُمَّ لَا سَهْلَ إِلَّا مَا جَعَلْتَهُ سَهْلًا، وَأَنْتَ تَجْعَلُ الْحَزْنَ إِذَا شِئْتَ سَهْلًا
Latin: Allahumma la sahla illa ma ja'altahu sahla, wa anta taj'alul hazna idza syi'ta sahla.
Artinya: "Ya Allah, tidak ada kemudahan kecuali apa yang Engkau buat mudah. Dan Engkau menjadikan kesulitan, jika Engkau kehendaki, pasti menjadi mudah."
Imam Ibnu Hajar Al-Asqalani dalam kitab Fathul Bari (Syarah Shahih Bukhari) menyebutkan bahwa doa ini sangat dianjurkan bagi siapa pun yang sedang menghadapi kesulitan. Doa ini mengajarkan sikap tawakal yang sempurna, bahwa manusia hanya bisa berusaha, sedangkan hasil dan kemudahan sepenuhnya milik Allah.
Kandungannya sangat cocok untuk kondisi ketika seseorang merasa rezekinya pas-pasan. Dengan mengamalkan doa ini secara rutin, seorang muslim melatih dirinya untuk tetap optimis dan tidak berputus asa dari rahmat Allah SWT.
5. Doa Perlindungan dari Utang dan Kefakiran
Salah satu penghalang utama seseorang untuk berkurban adalah beban utang dan kondisi kekurangan. Doa ini dipanjatkan agar dijauhkan dari keduanya, sehingga keuangan menjadi lebih longgar untuk beribadah.
اللَّهُمَّ اكْفِنِي بِحَلَالِكَ عَنْ حَرَامِكَ، وَأَغْنِنِي بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ
Latin: Allahumma-kfinii bi halaalika 'an haraamik, wa aghnini bi fadhlika 'amman siwaak.
Artinya: "Ya Allah, cukupkanlah aku dengan rezeki-Mu yang halal sehingga aku tidak memerlukan yang haram, dan kayakanlah aku dengan karunia-Mu sehingga aku tidak butuh kepada selain-Mu." (HR. Tirmidzi).
Imam At-Tirmidzi dalam kitab Sunan At-Tirmidzi (No. 3563) meriwayatkan doa ini dan menilainya sebagai doa yang agung untuk memohon kecukupan. Imam An-Nawawi dalam Al-Adzkar menjelaskan bahwa doa ini merupakan benteng dari ketergantungan kepada makhluk dan pintu menuju kekayaan jiwa.
Dengan sering membacanya, seseorang tidak akan mudah tergoda oleh jalan haram untuk memenuhi kebutuhan dan merasa cukup dengan apa yang diberikan Allah, sehingga tabungan untuk kurban pun bisa lebih terkumpul. Ini juga menjadi sarana untuk membersihkan harta yang akan digunakan berkurban dari unsur yang tidak halal.
6. Doa Menetapkan Niat dan Memohon Diterimanya Kurban
Setelah Allah memberikan kemampuan, seorang muslim tetap harus berniat dan berdoa agar kurbannya diterima dengan ikhlas. Bacaan ini dibaca saat akan menyembelih.
بِسْمِ اللَّهِ وَاللَّهُ أَكْبَرُ. اللَّهُمَّ هَذَا مِنْكَ وَلَكَ، هَذَا عَنِّي
Latin: Bismillah, wallahu akbar. Allahumma hadza minka wa laka, hadza 'anni.
Artinya: "Dengan nama Allah, Allah Maha Besar. Ya Allah, (kurban) ini adalah karunia dari-Mu dan untuk-Mu. Ini sebagai tebusan dariku."
Dalam Shahih Muslim (Kitab Al-Adhahi), hadis ini diriwayatkan dari Jabir bin Abdillah RA. Ulama besar seperti Imam An-Nawawi dalam Syarh Shahih Muslim menjelaskan bahwa kalimat "hadza minka wa laka" mengandung pengakuan bahwa harta yang digunakan untuk membeli hewan adalah titipan dari Allah, dan ibadah ini dikembalikan semata-mata untuk-Nya.
Adapun untuk niat sebelum pembelian atau sebelum penyembelihan, bacalah:
Niat Kurban untuk Diri Sendiri (dibaca di hati pada saat menentukan hewan kurban):
نَوَيْتُ الْأُضْحِيَّةَ الْمَسْنُونَةَ عَنْ نَفْسِي لِلّٰهِ تَعَالَى
Latin: Nawaitul udh-hiyyatal masnūnata 'an nafsī lillāhi ta'ālā
Artinya: "Saya niat berkurban sunnah untuk diri saya sendiri karena Allah Ta'ala."
Imam An-Nawawi menyatakan bahwa niat dalam pelaksanaan ibadah kurban merupakan syarat sah, sebagaimana dikutip dalam buku Panduan Lengkap Fiqh Kurban. Niat ini penting untuk membedakan tujuan disembelihnya hewan tersebut, apakah untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT atau sekadar untuk memakan dagingnya.
Rasulullah SAW bersabda, "Sesungguhnya amal-amal itu bergantung pada niatnya" (HR. Bukhari). Faedahnya, dengan niat yang tulus, ibadah kurban yang dilakukan meskipun dengan hewan sederhana akan mendapatkan ganjaran yang besar.
Keutamaan Ibadah Kurban
Memahami keutamaan kurban akan semakin menguatkan tekad untuk berusaha melaksanakannya, meskipun dengan kondisi keuangan yang terbatas. Berikut beberapa keutamaan yang dapat menjadi motivasi:
1. Amal yang Paling Dicintai Allah
Rasulullah SAW bersabda: “Tidak ada amalan anak Adam pada hari Nahr (Idul Adha) yang lebih dicintai Allah selain menyembelih hewan kurban.” (HR. At-Tirmidzi). Hadis ini menunjukkan bahwa ibadah kurban memiliki kedudukan yang sangat istimewa di sisi Allah SWT.
2. Benteng dari Kemiskinan Jiwa
Mengorbankan harta yang dicintai untuk Allah melatih jiwa untuk tidak terikat secara berlebihan pada materi. Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah menjelaskan bahwa kurban mendidik seorang muslim untuk mengalahkan sifat bakhil dan egois, sehingga ia menjadi pribadi yang dermawan dan lapang dada.
3. Perlindungan dari Ancaman Rasulullah SAW
Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad dan Ibnu Majah, Rasulullah SAW bersabda: “Barangsiapa yang memiliki kelapangan (untuk berkurban) tetapi ia tidak berkurban, maka janganlah ia mendekati tempat salat kami.” (HR. Ahmad dan Ibnu Majah). Hadis ini menjadi peringatan keras sekaligus dorongan untuk memaksimalkan ikhtiar agar mampu berkurban.
4. Pahala yang Berlipat Ganda
Setiap helai bulu hewan kurban menjadi catatan kebaikan. Dalam kitab Al-Mughni karya Ibnu Qudamah, disebutkan bahwa pahala kurban sangat besar karena melibatkan niat ikhlas, pengorbanan harta, dan kepedulian sosial yang menyertainya.
5. Bukti Ketakwaan Sejati
Allah SWT berfirman dalam QS. Al-Hajj ayat 37: “Daging (hewan kurban) dan darahnya itu sekali-kali tidak akan sampai kepada Allah, tetapi yang sampai kepada-Nya adalah ketakwaanmu.”. Ayat ini mengajarkan bahwa nilai kurban tidak diukur dari mahalnya hewan, melainkan dari ketulusan hati dan ketaatan pelakunya.
Pertanyaan Seputar Doa Untuk Berkurban
Apa doa untuk berkurban?
Bismillah Wallahu Akbar, Allahumma minka wa ilaika, Fataqabbal min … (sebut nama pemilik kurban). Artinya: “Dengan nama Allah dan Allah Maha Besar, Ya Allah, kurban ini dari-Mu dan untukMu, terimalah kurban … (sebut nama pemilik kurban).
Lebih baik sedekah atau berkurban?
Berkurban lebih utama daripada sedekah sunah jika dilakukan pada waktu pelaksanaannya (10 Dzulhijjah dan hari Tasyrik). Namun, di luar musim kurban, sedekah menjadi amalan yang lebih baik.
Apa yang harus dilakukan jika seseorang tidak mampu berkurban?
Kedua, ketika qurban belum bisa dilakukan, maka sedekah menjadi pilihan terbaik. Para ulama menjelaskan, jika tidak mampu berqurban, maka bersedekah tetap dianjurkan dan berpahala. Namun perlu dipahami, bahwa sedekah bukanlah pengganti qurban, melainkan amal lain yang tetap bernilai besar di sisi Allah.
Apa doa penarik rezeki dari segala penjuru?
Salah satu doa yang sangat dianjurkan untuk memohon rezeki yang luas dan berkah dari segala penjuru adalah doa pembuka pintu rahmat dan kecukupan.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6412795/original/080463400_1779284331-20150717113210-sutan-bhatoegana-laksanakan-salat-id-di-lp-cipinang-009-nfi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5210970/original/079171200_1746521381-4030a27f-cf92-4a92-baa9-034b02eeb77e.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3516535/original/022805800_1626851247-pexels-photo-6587473.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6300026/original/086289200_1779174556-646d5c93-16e9-4559-9a53-c122841c8034.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4081826/original/095015200_1657181935-eid-al-adha-g4b5ad3a7d_1920.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6211301/original/095777700_1779089408-wadah_daging_kurban_selain_plastik_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5243317/original/021005100_1749101371-20250605-Wukuf_di_Arafah-AFP_8.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2208427/original/036977300_1525940688-20180504-Ramai-Ramai-Umrah-Sambut-Ramadan-AP-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5163744/original/091320600_1742047214-pexels-rdne-7249191.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5415968/original/014523800_1763436951-Ceramah_Singkat.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4003818/original/024116500_1650675950-AP22112514136072.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4482819/original/082028900_1687846264-Kekhusyukan_jemaah_haji_panjatkan_doa_di_Jabal_Rahmah-AP__8_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4861241/original/046142300_1718179339-raka-dwi-wicaksana-Jbk_Tce8Z1U-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3081754/original/022995900_1584692954-20200320-Suasana-Salat-Jumat-di--Masjid-Agung-Al-Azhar-Jakarta-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4725886/original/008571900_1706156981-madrosah-sunnah-XvJYidRmpUE-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5215229/original/033266000_1746799361-4ff83da7-1538-4742-9157-6cfce7cd7661.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5411947/original/069430700_1763026620-Kultum_Islami.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5848003/original/026754500_1778749472-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3283638/original/035360600_1604212714-20201101-Hari-Ini_-Jemaah-Umrah-Indonesia-Bertolak-ke-Mekah-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5507757/original/Rinnai_RI-301S_dan_RI-511C_karena_Teknologi_Pembakaran_Efisien_Rinnai_menjadi_salah_satu_merek_yang_konsisten_masuk_daftar_rekomendasi_2026._Model_RI-301S_dan_RI-511C_dikenal_memiliki_burner_berku.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4174191/original/099991100_1664358430-bacaan-doa-setelah-adzan-beserta-arti-dan-keutamaannya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5385863/original/035777200_1760946460-KIP_Kuliah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5502852/original/043074800_1771048777-4.jpg)
















