:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4861241/original/046142300_1718179339-raka-dwi-wicaksana-Jbk_Tce8Z1U-unsplash.jpg)
Perbesar
Liputan6.com, Jakarta - Referensi khutbah Jumat tentang persatuan antar umat bisa dipilih bagi khatib untuk menyampaikan pesan-pesan terbaik tentang kehidupan sosial masyarakat. Di tengah berbagai perbedaan pandangan, latar belakang, dan kepentingan, Islam mengajarkan pentingnya menjaga persaudaraan serta mengutamakan kebersamaan dalam menjalani kehidupan. Pesan tersebut sangat relevan dalam lingkup umat Islam, karena dapat mencegah perpecahan antar golongan.
Khutbah Jumat menjadi sarana untuk mengingatkan umat agar tidak hanya fokus pada ibadah individual, tetapi juga memperhatikan hubungan dengan sesama manusia. Banyak persoalan yang muncul dalam kehidupan sehari-hari berawal dari hilangnya rasa saling menghormati, kurangnya kepedulian, dan melemahnya semangat kebersamaan.
Karena itu, materi khutbah yang dekat dengan realitas kehidupan dapat menjadi ruang refleksi bagi jamaah. Sebagai bahan renungan yang reflektif, berikut Liputan6 hadirkan 6 referensi Khutbah Jumat bertema persatuan dan kesatuan umat guna mencegah perpecahan, Kamis (25/6).
1. Persatuan Umat Dimulai dari Diri SendiriPengantar
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4749999/original/079429500_1708587393-masjid-pogung-raya-owQ3N7FZgIM-unsplash.jpg)
Perbesar
Persatuan tidak lahir dengan sendirinya. Persatuan tumbuh dari sikap yang dibangun oleh setiap individu dalam kehidupan sehari-hari. Ketika seseorang mampu menjaga hubungan baik dengan orang lain, menghormati perbedaan, dan menghindari pertengkaran, maka ia telah mengambil bagian dalam menjaga persatuan umat.
Khutbah Jumat Pertama
Innalhamdalillaah, nahmaduhu wa nasta'iinuhu wa nastaghfiruhu, wa na'uudzubillaahi min syuruuri anfusinaa wa min sayyi'aati a'maalinaa. Man yahdillahu falaa mudhillalahu, wa yudhlil falaa haadiyalahu. Asyhadu an laa ilaaha illallaah, wahdahu laa syariikalahu, wa asyhadu anna muhammadan 'abduhu wa rasuuluh.
Ma'asyiral Muslimin Rahimakumullah,
Marilah kita meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT dengan menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya. Ketakwaan menjadi bekal yang akan membawa manusia menuju keselamatan di dunia dan akhirat.
Jamaah Jumat yang dirahmati Allah, salah satu perintah yang sering diingatkan dalam Al-Qur'an adalah menjaga persatuan. Allah SWT berfirman dalam Surah Ali Imran ayat 103:
وَاعْتَصِمُوا بِحَبْلِ اللَّهِ جَمِيعًا وَلَا تَفَرَّقُوا
Wa'tashimuu bihablillaahi jamii'an wa laa tafarraquu.
Artinya: "Berpegang teguhlah kamu semuanya kepada agama Allah dan janganlah bercerai-berai."
Ayat ini mengingatkan bahwa persatuan merupakan bagian dari ajaran Islam. Persatuan bukan hanya dibutuhkan ketika menghadapi persoalan besar, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari. Hubungan yang terjaga dalam keluarga, lingkungan, dan masyarakat merupakan fondasi yang mendukung terciptanya kebersamaan.
Allah SWT juga berfirman:
إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ إِخْوَةٌ
Innamal mu'minuuna ikhwatun.
Artinya: "Sesungguhnya orang-orang mukmin itu bersaudara." (QS Al-Hujurat: 10)
Persaudaraan dalam Islam mengajarkan bahwa sesama muslim memiliki ikatan yang harus dijaga. Karena itu, setiap tindakan yang mengarah pada perpecahan perlu dihindari agar hubungan antarsesama tetap terpelihara.
Selanjutnya Allah SWT berfirman:
وَلَا تَنَازَعُوا فَتَفْشَلُوا
Wa laa tanaaza'uu fatafsyaluu.
Artinya: "Janganlah kamu berselisih sehingga kamu menjadi lemah." (QS Al-Anfal: 46)
Ayat ini mengingatkan bahwa perselisihan yang tidak diselesaikan dengan baik dapat melemahkan persatuan. Oleh sebab itu, marilah kita membangun kebiasaan saling memahami, saling menghormati, dan saling membantu dalam kehidupan sehari-hari.
بارك الله لي ولكم في القرآن العظيم ونفعني وإياكم بما فيه من الآيات والذكر الحكيم، أقول قولي هذا وأستغفر الله العظيم لي ولكم.
Khutbah Kedua
الحمد لله رب العالمين والصلاة والسلام على سيدنا محمد وعلى آله وصحبه أجمعين.
Ma'asyiral Muslimin Rahimakumullah,
Marilah kita menjaga persatuan yang telah diperintahkan Allah SWT. Jadikan perbedaan sebagai sarana untuk saling mengenal dan saling memahami, bukan sebagai alasan untuk saling menjauh.
اللهم ألف بين قلوبنا وأصلح ذات بيننا واهدنا سبل السلام.
Ya Allah, satukan hati kami, perbaikilah hubungan di antara kami, dan tunjukkan kepada kami jalan yang membawa kedamaian.
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
2. Menjaga Lisan untuk Menjaga PersaudaraanPengantar
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4054720/original/000780500_1655361908-muhammad-adil-6JaO2SVfMq0-unsplash.jpg)
Perbesar
Banyak persoalan dalam kehidupan bermula dari ucapan yang tidak dijaga. Karena itu, Islam memberikan perhatian terhadap penggunaan lisan agar hubungan antarsesama dapat berjalan dengan baik dan terhindar dari pertengkaran.
Khutbah Jumat Pertama
Innalhamdalillaah, nahmaduhu wa nasta'iinuhu wa nastaghfiruhu, wa na'uudzubillaahi min syuruuri anfusinaa wa min sayyi'aati a'maalinaa. Man yahdillahu falaa mudhillalahu, wa yudhlil falaa haadiyalahu. Asyhadu an laa ilaaha illallaah, wahdahu laa syariikalahu, wa asyhadu anna muhammadan 'abduhu wa rasuuluh.
Jamaah Jumat yang dirahmati Allah,
Lisan merupakan nikmat yang diberikan Allah kepada manusia. Dengan lisan seseorang dapat menyampaikan ilmu, nasihat, dan doa. Namun dengan lisan pula dapat muncul perselisihan yang merusak hubungan antarsesama.
Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Isra ayat 53:
وَقُلْ لِعِبَادِي يَقُولُوا الَّتِي هِيَ أَحْسَنُ
Wa qul li'ibaadii yaquulullatii hiya ahsan.
Artinya: "Katakanlah kepada hamba-hamba-Ku agar mereka mengucapkan perkataan yang lebih baik."
Ayat ini menunjukkan bahwa seorang muslim dituntut untuk menjaga perkataannya. Ucapan yang baik dapat mempererat hubungan, sedangkan ucapan yang tidak dipertimbangkan dapat menimbulkan persoalan.
Allah SWT juga berfirman:
مَا يَلْفِظُ مِنْ قَوْلٍ إِلَّا لَدَيْهِ رَقِيبٌ عَتِيدٌ
Maa yalfizhu min qaulin illaa ladaihi raqiibun 'atiid.
Artinya: "Tidak ada suatu kata yang diucapkannya melainkan ada pengawas yang mencatat." (QS Qaf: 18)
Setiap ucapan akan dimintai pertanggungjawaban. Oleh sebab itu, seorang muslim perlu membiasakan diri berbicara dengan tujuan yang membawa manfaat.
Kemudian Allah SWT berfirman:
وَلَا تَلْمِزُوا أَنْفُسَكُمْ
Wa laa talmizuu anfusakum.
Artinya: "Janganlah kamu saling mencela." (QS Al-Hujurat: 11)
Mencela, menghina, dan merendahkan orang lain hanya akan melahirkan jarak dalam hubungan sosial. Sebaliknya, menjaga lisan akan membantu menciptakan suasana yang mendukung persatuan.
بارك الله لي ولكم في القرآن العظيم.
Khutbah Kedua
Jamaah Jumat yang dimuliakan Allah,
Marilah kita membiasakan diri untuk menjaga lisan dalam setiap keadaan. Jadikan perkataan sebagai sarana untuk menyebarkan manfaat dan mempererat hubungan dengan sesama.
اللهم اجعل ألسنتنا عامرة بذكرك وشكرك وحسن عبادتك.
Ya Allah, jadikan lisan kami senantiasa digunakan untuk mengingat-Mu dan menyampaikan kebaikan kepada sesama.
رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا وَلِوَالِدِينَا وَلِلْمُؤْمِنِينَ يَوْمَ يَقُومُ الْحِسَابُ
3. Menguatkan Persatuan Melalui KeluargaPengantar
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5415968/original/014523800_1763436951-Ceramah_Singkat.jpg)
Perbesar
Keluarga merupakan tempat pertama seseorang belajar tentang kebersamaan. Nilai yang tumbuh dalam keluarga akan memengaruhi cara seseorang berinteraksi dengan masyarakat. Karena itu, menjaga hubungan dalam keluarga menjadi bagian penting dalam membangun persatuan.
Khutbah Jumat Pertama
Innalhamdalillaah, nahmaduhu wa nasta'iinuhu wa nastaghfiruhu, wa na'uudzubillaahi min syuruuri anfusinaa wa min sayyi'aati a'maalinaa. Man yahdillahu falaa mudhillalahu, wa yudhlil falaa haadiyalahu. Asyhadu an laa ilaaha illallaah, wahdahu laa syariikalahu, wa asyhadu anna muhammadan 'abduhu wa rasuuluh.
Ma'asyiral Muslimin Rahimakumullah,
Keluarga adalah amanah yang diberikan Allah kepada manusia. Melalui keluarga, seseorang belajar menghormati, membantu, dan memahami orang lain.
Allah SWT berfirman dalam Surah An-Nisa ayat 1:
وَاتَّقُوا اللَّهَ وَالْأَرْحَامَ
Wattaqullaha wal arhaam.
Artinya: "Bertakwalah kepada Allah dan peliharalah hubungan kekeluargaan."
Ayat ini mengingatkan pentingnya menjaga hubungan dengan anggota keluarga. Hubungan yang terjaga akan memberikan dampak dalam kehidupan sosial yang lebih luas.
Allah SWT juga berfirman dalam Surah Ar-Rum ayat 21:
وَجَعَلَ بَيْنَكُمْ مَوَدَّةً وَرَحْمَةً
Wa ja'ala bainakum mawaddatan wa rahmah.
Artinya: "Dia menjadikan di antara kamu rasa kasih dan sayang."
Hubungan keluarga dibangun atas dasar kasih sayang. Ketika nilai tersebut dijaga, maka kehidupan keluarga akan menjadi tempat yang menghadirkan ketenangan bagi setiap anggotanya.
Selanjutnya Allah SWT berfirman:
وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا
Wabil waalidaini ihsanaa.
Artinya: "Berbuat baiklah kepada kedua orang tua." (QS Al-Baqarah: 83)
Berbakti kepada orang tua merupakan bagian dari menjaga hubungan dalam keluarga. Sikap tersebut menjadi bentuk ketaatan kepada Allah sekaligus sarana memperkuat persatuan dalam lingkungan keluarga.
بارك الله لي ولكم في القرآن العظيم ونفعني وإياكم بما فيه من الآيات والذكر الحكيم.
Khutbah Kedua
Jamaah Jumat yang dirahmati Allah,
Marilah kita menjaga hubungan dengan orang tua, pasangan, anak, dan seluruh anggota keluarga. Keluarga yang saling mendukung akan menjadi fondasi bagi kehidupan masyarakat yang penuh persaudaraan.
اللهم أصلح لنا أهلنا وذرياتنا واجعل بيوتنا عامرة بالطاعة والمودة.
Ya Allah, perbaikilah keluarga kami dan jadikan rumah-rumah kami tempat tumbuhnya ketaatan dan persaudaraan.
رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ
4. Toleransi dalam Kehidupan BermasyarakatPengantar
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5176139/original/066062200_1743063964-5b5fd754-75c6-4c6c-917f-abb65a3ff338.jpg)
Perbesar
Kehidupan masyarakat tidak terlepas dari perbedaan latar belakang, pandangan, kebiasaan, dan cara memahami suatu persoalan. Perbedaan merupakan bagian dari kehidupan yang telah ada sejak dahulu. Islam mengajarkan agar perbedaan tidak menjadi penyebab renggangnya hubungan sosial, melainkan menjadi sarana untuk membangun sikap saling menghormati dan saling memahami.
Toleransi dalam kehidupan bermasyarakat bukan berarti menghilangkan keyakinan yang dimiliki seseorang. Toleransi merupakan sikap menghargai keberadaan orang lain dalam kehidupan bersama. Dengan sikap tersebut, hubungan sosial dapat berjalan dengan baik dan masyarakat dapat hidup berdampingan tanpa menimbulkan perselisihan yang berkepanjangan.
Khutbah Jumat Pertama
Innalhamdalillaah, nahmaduhu wa nasta'iinuhu wa nastaghfiruhu, wa na'uudzubillaahi min syuruuri anfusinaa wa min sayyi'aati a'maalinaa. Man yahdillahu falaa mudhillalahu, wa yudhlil falaa haadiyalahu. Asyhadu an laa ilaaha illallaah, wahdahu laa syariikalahu, wa asyhadu anna muhammadan 'abduhu wa rasuuluh.
Ma'asyiral Muslimin Rahimakumullah,
Marilah kita meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT dengan menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya. Ketakwaan akan membimbing manusia untuk menjaga hubungan dengan Allah sekaligus menjaga hubungan dengan sesama manusia.
Jamaah Jumat yang dirahmati Allah,
Kehidupan manusia dibangun di atas keberagaman. Allah SWT telah menjelaskan hal tersebut dalam firman-Nya pada Surah Al-Hujurat ayat 13:
يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّا خَلَقْنَاكُمْ مِنْ ذَكَرٍ وَأُنْثَى وَجَعَلْنَاكُمْ شُعُوبًا وَقَبَائِلَ لِتَعَارَفُوا
Yaa ayyuhan naasu innaa khalaqnaakum min dzakarin wa untsaa wa ja'alnaakum syu'uuban wa qabaa-ila lita'aarafuu.
Artinya: "Wahai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu saling mengenal."
Ayat ini mengajarkan bahwa perbedaan bukan untuk dipertentangkan. Perbedaan menjadi sarana agar manusia saling mengenal dan membangun hubungan yang baik dalam kehidupan bermasyarakat.
Allah SWT juga berfirman dalam Surah Al-Mumtahanah ayat 8:
لَا يَنْهَاكُمُ اللَّهُ عَنِ الَّذِينَ لَمْ يُقَاتِلُوكُمْ فِي الدِّينِ
Laa yanhaakumullaahu anilladziina lam yuqaatiluukum fid diin.
Artinya: "Allah tidak melarang kamu berbuat baik dan berlaku adil terhadap orang-orang yang tidak memerangi kamu karena agama."
Ayat ini menunjukkan bahwa Islam mengajarkan hubungan sosial yang dibangun atas dasar kebaikan dan keadilan.
Kemudian Allah SWT berfirman:
إِنَّ اللَّهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ
Innallaaha ya'muru bil 'adl.
Artinya: "Sesungguhnya Allah memerintahkan berlaku adil." (QS An-Nahl: 90)
Keadilan menjadi dasar penting dalam menjaga kehidupan bersama. Ketika keadilan dijaga, hubungan sosial akan berjalan dengan lebih baik dan masyarakat dapat hidup dalam suasana yang mendukung persatuan.
بارك الله لي ولكم في القرآن العظيم.
Khutbah Kedua
الحمد لله رب العالمين والصلاة والسلام على سيدنا محمد وعلى آله وصحبه أجمعين.
Jamaah Jumat yang dimuliakan Allah,
Marilah kita menjaga sikap saling menghormati dalam kehidupan sehari-hari. Jangan menjadikan perbedaan sebagai sebab munculnya permusuhan. Sebaliknya, jadikan perbedaan sebagai sarana untuk memperkuat hubungan antarsesama.
اللهم اجعلنا من عبادك الذين يحبون الخير وينشرون السلام بين الناس.
Ya Allah, jadikan kami hamba-hamba-Mu yang menyebarkan kebaikan dan kedamaian di tengah masyarakat.
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
5. Gotong Royong sebagai Wujud PersatuanPengantar
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5408327/original/086578800_1762770478-Ceramah.jpg)
Perbesar
Gotong royong merupakan bagian dari kehidupan masyarakat yang menunjukkan adanya kepedulian terhadap sesama. Ketika masyarakat bekerja bersama untuk membantu orang lain atau menyelesaikan kebutuhan bersama, maka hubungan sosial akan semakin erat dan rasa persaudaraan akan semakin tumbuh.
Dalam ajaran Islam, semangat saling membantu memiliki landasan yang kuat. Karena itu, gotong royong tidak hanya menjadi bagian dari kehidupan sosial, tetapi juga menjadi bagian dari pelaksanaan ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari.
Khutbah Pertama
Innalhamdalillaah, nahmaduhu wa nasta'iinuhu wa nastaghfiruhu, wa na'uudzubillaahi min syuruuri anfusinaa wa min sayyi'aati a'maalinaa. Man yahdillahu falaa mudhillalahu, wa yudhlil falaa haadiyalahu. Asyhadu an laa ilaaha illallaah, wahdahu laa syariikalahu, wa asyhadu anna muhammadan 'abduhu wa rasuuluh.
Ma'asyiral Muslimin Rahimakumullah,
Islam mengajarkan bahwa manusia tidak dapat hidup sendiri. Setiap orang membutuhkan bantuan orang lain dalam menjalani kehidupan. Oleh karena itu, semangat saling membantu harus terus dijaga dalam kehidupan bermasyarakat.
Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Maidah ayat 2:
وَتَعَاوَنُوا عَلَى الْبِرِّ وَالتَّقْوَى
Wa ta'aawanuu 'alal birri wat taqwaa.
Artinya: "Tolong-menolonglah dalam kebajikan dan ketakwaan."
Ayat ini menjadi dasar penting bagi umat Islam untuk membangun kerja sama dalam berbagai bentuk kebaikan. Ketika masyarakat saling membantu, maka banyak persoalan dapat diselesaikan bersama.
Allah SWT juga berfirman:
وَأَحْسِنُوا
Wa ahsinuu.
Artinya: "Berbuat baiklah." (QS Al-Baqarah: 195)
Kebaikan yang dilakukan kepada sesama akan memberikan manfaat yang luas. Kebaikan tidak selalu berbentuk materi, tetapi juga dapat berupa tenaga, waktu, perhatian, dan bantuan dalam berbagai keadaan.
Kemudian Allah SWT berfirman dalam Surah At-Taubah ayat 71:
وَالْمُؤْمِنُونَ وَالْمُؤْمِنَاتُ بَعْضُهُمْ أَوْلِيَاءُ بَعْضٍ
Wal mu'minuuna wal mu'minaatu ba'dhuhum awliyaa-u ba'dh.
Artinya: "Orang-orang mukmin laki-laki dan perempuan saling menolong."
Ayat ini menunjukkan bahwa hubungan sesama muslim dibangun atas dasar kepedulian dan saling membantu. Dengan semangat tersebut, persatuan akan semakin kuat dan manfaatnya dapat dirasakan oleh banyak orang.
بارك الله لي ولكم في القرآن العظيم.
Khutbah Kedua
Jamaah Jumat yang dirahmati Allah,
Marilah kita membiasakan diri untuk membantu sesama sesuai kemampuan yang dimiliki. Jangan menunggu diminta untuk berbuat baik. Jadikan kepedulian sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.
اللهم اجعلنا مفاتيح للخير مغاليق للشر.
Ya Allah, jadikan kami pembuka pintu kebaikan dan penutup pintu keburukan.
رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا وَلِإِخْوَانِنَا الَّذِينَ سَبَقُونَا بِالْإِيمَانِ
6. Muhasabah untuk Memperbaiki Hubungan dengan SesamaPengantar
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4368955/original/037603300_1679558776-pexels-alena-darmel-8164720.jpg)
Perbesar
Muhasabah atau evaluasi diri merupakan bagian penting dalam kehidupan seorang muslim. Dengan melakukan evaluasi diri, seseorang dapat melihat kembali sikap, ucapan, dan tindakan yang telah dilakukan. Dari proses tersebut lahir kesadaran untuk memperbaiki diri dan memperbaiki hubungan dengan orang lain.
Tidak sedikit persoalan dalam kehidupan bermula dari keengganan seseorang untuk mengakui kekurangan yang ada pada dirinya. Karena itu, muhasabah menjadi jalan untuk membangun hubungan yang lebih baik dengan keluarga, tetangga, rekan kerja, dan masyarakat.
Khutbah Pertama
Innalhamdalillaah, nahmaduhu wa nasta'iinuhu wa nastaghfiruhu, wa na'uudzubillaahi min syuruuri anfusinaa wa min sayyi'aati a'maalinaa. Man yahdillahu falaa mudhillalahu, wa yudhlil falaa haadiyalahu. Asyhadu an laa ilaaha illallaah, wahdahu laa syariikalahu, wa asyhadu anna muhammadan 'abduhu wa rasuuluh.
Ma'asyiral Muslimin Rahimakumullah,
Marilah kita senantiasa bertakwa kepada Allah SWT dan menjadikan setiap hari sebagai kesempatan untuk memperbaiki diri. Seorang muslim yang terus memperbaiki diri akan lebih mudah memperbaiki hubungannya dengan sesama.
Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Hasyr ayat 18:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَلْتَنْظُرْ نَفْسٌ مَا قَدَّمَتْ لِغَدٍ
Yaa ayyuhalladziina aamanuuttaqullaha waltanzhur nafsum maa qaddamat lighad.
Artinya: "Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok."
Ayat ini mengajarkan pentingnya melakukan evaluasi terhadap diri sendiri. Setiap manusia perlu melihat kembali apa yang telah dilakukan dan apa yang perlu diperbaiki.
Allah SWT juga berfirman dalam Surah Asy-Syams ayat 9:
قَدْ أَفْلَحَ مَنْ زَكَّاهَا
Qad aflaha man zakkaahaa.
Artinya: "Sungguh beruntung orang yang menyucikan jiwanya."
Menyucikan jiwa dapat dilakukan dengan memperbaiki sikap, memperbanyak amal kebaikan, dan menghindari perbuatan yang merugikan diri sendiri maupun orang lain.
Selanjutnya Allah SWT berfirman:
فَمَنْ يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ خَيْرًا يَرَهُ
Faman ya'mal mitsqaala dzarratin khairay yarah.
Artinya: "Barang siapa mengerjakan kebaikan sebesar zarah, niscaya dia akan melihat balasannya." (QS Az-Zalzalah: 7)
Ayat ini mengingatkan bahwa setiap kebaikan memiliki nilai di sisi Allah. Oleh sebab itu, jangan meremehkan kebaikan sekecil apa pun yang dapat dilakukan kepada sesama manusia.
بارك الله لي ولكم في القرآن العظيم ونفعني وإياكم بما فيه من الآيات والذكر الحكيم.
Khutbah Kedua
الحمد لله رب العالمين.
Ma'asyiral Muslimin Rahimakumullah,
Marilah kita menjadikan hari Jumat sebagai momentum untuk memperbaiki diri. Jika ada hubungan yang renggang, berusahalah untuk memperbaikinya. Jika ada kesalahan, berusahalah untuk meminta maaf dan memperbaiki keadaan.
اللهم اغفر لنا ذنوبنا وأصلح قلوبنا وأعمالنا وعلاقاتنا مع الناس.
Ya Allah, ampunilah dosa-dosa kami, perbaikilah hati kami, perbaikilah amal kami, dan perbaikilah hubungan kami dengan sesama manusia.
رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّابُ
Pertanyaan Seputar Referensi Khutbah Jumat
1. Apa tema khutbah Jumat yang relevan untuk masyarakat saat ini?
Tema yang sering digunakan antara lain persatuan umat, menjaga lisan, memperkuat hubungan keluarga, kepedulian sosial, muhasabah diri, dan menjaga persaudaraan dalam kehidupan sehari-hari.
2. Mengapa tema persatuan umat penting dalam khutbah Jumat?
Karena persatuan menjadi salah satu ajaran Islam yang berperan dalam menjaga hubungan antarsesama serta mencegah munculnya perpecahan di tengah masyarakat.
3. Bagaimana cara menyusun khutbah Jumat yang mudah dipahami jamaah?
Gunakan bahasa yang sederhana, tema yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, serta dalil Al-Qur'an dan hadis yang relevan dengan pembahasan.
4. Apa manfaat khutbah Jumat yang bersifat reflektif?
Khutbah reflektif dapat membantu jamaah melakukan evaluasi diri dan menghubungkan nilai-nilai Islam dengan kehidupan sehari-hari.
5. Ayat apa yang sering digunakan dalam khutbah tentang persatuan?
Salah satu ayat yang sering digunakan adalah QS Ali Imran ayat 103 yang berisi perintah untuk berpegang teguh kepada agama Allah dan tidak bercerai-berai.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3488842/original/008089600_1624273563-teeth-5536858_640.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5501800/original/006278100_1770956928-unnamed__12_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3239983/original/044887600_1600257707-20200916-Ojol-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5534795/original/014528000_1773892938-khutbah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3516536/original/071123800_1626851248-pexels-mikhail-nilov-7582420.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4783488/original/041264600_1711352368-Ilustrasi_bulan_purnama__masjid__Islami.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3141446/original/078371000_1591071405-15263.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3309137/original/055065200_1606475068-nurhan-yC70QqvrPRk-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5415138/original/047923100_1763361872-Gemini_Generated_Image_4jbcgr4jbcgr4jbc.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3977835/original/066021800_1648524608-pexels-ahmed-aqtai-2233416_1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3285859/original/062073000_1604404965-20201103-pembebasan-tarif-bea-masuk-permudah-umkm-ekspor-produk-ke-AS-ANGGA-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4976559/original/079775500_1729596649-nama-nama-surga-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4104854/original/037203900_1659064080-6398519.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4109197/original/057496800_1659407820-muslim-family-having-good-time-outdoors.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4433582/original/003374600_1684488413-20230519135602__fpdl.in__high-angle-woman-holding-beads-meditating_23-2148847546_normal.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5154985/original/052470100_1741423981-ede81875d15153fbe260c34e41fda1ef.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3337095/original/079976700_1609328703-20201230-Rupiah-Ditutup-Menguat-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4863406/original/036872700_1718344791-21918.jpg)











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4382809/original/074926600_1680593144-top-view-hand-holding-silver-coins.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4016804/original/046265400_1652067919-KPK_4.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518245/original/007067800_1772495256-1.jpg)







:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518326/original/022972500_1772505463-bantuan_bibit_ayam_-klaim_link_pendaftaran.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2800821/original/002869500_1557387809-IMG_20190509_113107.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5515623/original/045243200_1772182225-dinas_perhubungan_-_klaim_facebook_cpns.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5460744/original/090622000_1767280272-fabio_lefundes.jpg)