Adab Doa yang Baik dan Benar Agar Keinginan Cepat Dikabulkan Allah SWT

3 months ago 46

Liputan6.com, Jakarta Menjalankan adab doa dengan baik menunjukkan penghormatan kepada Allah SWT dan kesungguhan dalam beribadah.  Dalam Islam, berdoa bukan sekadar meminta, tetapi juga mencerminkan kepasrahan dan keimanan seorang hamba. 

Mengutip dari Al-Adzkarul Muntakhabah min Kalami Sayyidil Abrar karya Imam An-Nawawi, terdapat sepuluh adab berdoa yang perlu diperhatikan agar doa lebih khusyuk dan berpeluang dikabulkan.

Allah SWT berfirman dalam Alquran surat Al Baqarah ayat 186 bahwa Dia sangat dekat dengan hamba-Nya dan akan mengabulkan doa orang yang berdoa kepada-Nya. Berikut Liputan6.com ulas lengkapnya melansir dari berbagai sumber, Rabu (8/10/2025).

Adab-Adab Berdoa Menurut Islam

Islam mengajarkan bahwa berdoa memiliki aturan dan etika yang harus diperhatikan agar lebih afdal dan dikabulkan. Berikut adalah sepuluh adab doa yang perlu diamalkan oleh setiap Muslim:

1. Memilih Waktu-Waktu Mulia untuk Berdoa

Menanti waktu-waktu mulia seperti hari Arafah, bulan Ramadhan, hari Jumat, sepertiga malam terakhir, dan waktu sahur. Waktu-waktu ini dipercaya sebagai momentum istimewa di mana doa lebih mudah dikabulkan Allah SWT.

2. Memanfaatkan Kondisi Istimewa

Berdoa pada kondisi-kondisi tertentu seperti saat sujud dalam salat, ketika dua pasukan berhadap-hadapan siap berperang, saat turun hujan, ketika iqamah salat dikumandangkan, dan sesudah salat. Kondisi-kondisi ini merupakan momen di mana pintu rahmat Allah terbuka lebar.

3. Menghadap Kiblat dan Mengangkat Tangan

Menghadap kiblat saat berdoa, mengangkat kedua tangan dengan telapak menghadap ke atas, dan mengusap wajah setelah selesai berdoa. Gerakan ini menunjukkan sikap memohon dan berserah diri kepada Allah SWT.

4. Mengatur Volume Suara

Mengatur volume suara agar tidak terlalu keras tetapi juga tidak terlalu rendah. Berdoa hendaknya dengan suara sedang yang dapat didengar oleh diri sendiri namun tidak mengganggu orang lain.

5. Menghindari Kalimat Bersajak yang Berlebihan

Menghindari penggunaan kalimat bersajak dalam doa agar tidak berlebihan dalam memilih kata-kata. Doa sebaiknya diucapkan dengan bahasa yang sederhana, jujur, dan tulus dari hati tanpa dibuat-buat.

6. Berdoa dengan Khusyuk dan Penuh Ketundukan

Berdoa dengan penuh ketundukkan, kekhusyukan, dan rasa takut kepada Allah SWT. Sikap ini mencerminkan kerendahan hati dan pengakuan akan kebesaran Allah sebagai satu-satunya tempat bergantung.

7. Mantap Hati dan Yakin akan Dikabulkan

Mantap hati dalam berdoa, meyakini bahwa Allah akan mengabulkan permohonan, dan menaruh harapan besar kepada-Nya. Keyakinan ini merupakan cerminan keimanan yang kuat kepada kekuasaan Allah SWT.

8. Meminta dengan Terus Menerus

Meminta terus menerus dalam berdoa dan tidak mudah putus asa. Ketekunan dalam berdoa menunjukkan kesungguhan hati dan kepercayaan penuh kepada rahmat Allah yang tidak terbatas.

Membuka doa dengan lafal zikir, pujian kepada Allah, dan shalawat kepada Nabi Muhammad SAW. Demikian pula ketika mengakhiri doa, hendaknya ditutup dengan shalawat dan hamdalah sebagai bentuk penghormatan.

10. Bertobat dan Mengembalikan Hak Orang Lain

Bertobat dari segala dosa, mengembalikan benda-benda atau hak kepada mereka yang teraniaya, dan menghadap Allah SWT dengan cara mematuhi segala aturan agama. Membersihkan diri dari dosa dan kezaliman adalah syarat penting agar doa lebih mudah diterima.

Melansir dari Al-Adzkarul Muntakhabah min Kalami Sayyidil Abrar karya Imam An-Nawawi, kesepuluh adab ini merupakan panduan lengkap bagi umat Muslim dalam menjalankan ibadah doa dengan sempurna.

Cara Berdoa Agar Cepat Dikabulkan Allah SWT

Setiap Muslim tentu mengharapkan agar doanya dikabulkan oleh Allah SWT. Selain menjalankan adab doa yang telah diajarkan, ada beberapa cara khusus dapat meningkatkan kemungkinan doa untuk segera dikabulkan.

1. Berdoa Dengan Ikhlas

Pertama, pastikan hati dalam keadaan bersih dan ikhlas. Keikhlasan dalam berdoa merupakan kunci utama agar permohonan sampai ke hadirat Allah SWT. Hindari berdoa sambil ragu-ragu atau setengah hati, karena Allah menyukai hamba yang yakin dengan kekuasaan-Nya. Bersihkan hati dari sifat-sifat tercela seperti riya', dengki, dan kesombongan.

2. Memperbanyak Amal Saleh

Kedua, perbanyak ibadah dan amal saleh sebelum berdoa. Melakukan salat sunnah, bersedekah, membaca Alquran, dan beribadah lainnya dapat menjadi wasilah atau perantara dikabulkannya doa. Amal saleh yang dilakukan dengan konsisten akan membuka pintu rahmat Allah dan memperbesar peluang doa untuk dikabulkan dengan cepat.

3. Berdoa Dengan Menyebut Nama Allah

Ketiga, berdoa dengan menyebut nama-nama Allah (Asmaul Husna) yang sesuai dengan permohonan. Misalnya, saat meminta rezeki sebut nama Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki), atau saat meminta kesembuhan sebut nama Asy-Syafi (Maha Penyembuh). Cara ini menunjukkan pemahaman akan sifat-sifat Allah dan keyakinan penuh kepada-Nya.

Dalam buku Adab dan Doa Sehari-hari untuk Muslim Sejati disebutkan bahwa di antara adab berdoa adalah memulai doa dengan menyebut nama Allah, memuji-Nya, dan bershalawat kepada Nabi sebelum menyampaikan permintaan.

4. Perbanyak Istighfar dan Shalawat

Keempat, perbanyak istighfar dan shalawat. Memohon ampun kepada Allah dan membaca shalawat kepada Nabi Muhammad SAW dapat membersihkan dosa dan menjadi pembuka pintu dikabulkannya doa.

Istighfar juga menunjukkan kesadaran akan kelemahan diri dan ketergantungan penuh kepada Allah SWT. Dengan menjalankan cara-cara ini bersama adab doa yang benar, insya Allah permohonan akan lebih mudah dikabulkan.

Waktu-Waktu Mustajab untuk Berdoa

Dalam Islam, terdapat waktu-waktu tertentu yang disebut waktu mustajab, yaitu waktu di mana doa lebih berpeluang dikabulkan oleh Allah SWT. Mengetahui dan memanfaatkan waktu-waktu ini merupakan bagian penting dari adab doa.

1. Sepertiga Malam Terakhir

Sepertiga malam terakhir atau waktu tahajud merupakan waktu paling mulia untuk berdoa. Allah SWT turun ke langit dunia dan bertanya apakah ada hamba yang berdoa sehingga Dia dapat mengabulkannya. Keheningan malam membuat doa lebih khusyuk dan fokus.

2. Saat Sahur

Waktu sahur di bulan Ramadhan adalah waktu istimewa untuk berdoa. Saat menjelang fajar, pintu rahmat Allah terbuka lebar dan doa-doa hamba lebih mudah dikabulkan. Selain makan sahur, manfaatkan waktu ini untuk memperbanyak doa.

3. Hari Jumat

Hari Jumat memiliki satu waktu istimewa di mana doa pasti dikabulkan. Waktu ini umumnya dipahami sebagai waktu antara duduknya imam di mimbar hingga selesai salat Jumat, atau waktu setelah salat Ashar hingga terbenam matahari.

4. Bulan Ramadhan

Seluruh bulan Ramadhan adalah waktu penuh berkah untuk berdoa. Terutama pada malam-malam terakhir bulan Ramadhan, khususnya malam Lailatul Qadar yang nilainya lebih baik dari seribu bulan. Perbanyak doa di bulan penuh ampunan ini.

5. Saat Sujud dalam Salat

Posisi sujud adalah saat seorang hamba paling dekat dengan Allah SWT. Dalam hadis disebutkan bahwa saat sujud adalah waktu yang sangat baik untuk berdoa, terutama saat salat wajib maupun sunnah.

6. Setelah Salat Wajib

Waktu setelah selesai melaksanakan salat wajib merupakan waktu mustajab untuk berdoa. Setelah membaca dzikir yang disunnahkan, lanjutkan dengan berdoa sesuai kebutuhan dengan hati yang khusyuk.

7. Saat Turun Hujan

Ketika hujan turun adalah waktu yang baik untuk berdoa karena merupakan tanda rahmat Allah yang turun ke bumi. Manfaatkan momen ini untuk memperbanyak permohonan kepada Allah SWT.

8. Saat Berbuka Puasa

Doa orang yang berpuasa saat berbuka tidak akan ditolak. Oleh karena itu, sebelum berbuka puasa, luangkan waktu untuk berdoa dengan sungguh-sungguh memohon kepada Allah SWT.

Melansir dari berbagai sumber hadis sahih, waktu-waktu mustajab ini telah disebutkan dalam ajaran Rasulullah SAW sebagai momen terbaik untuk mendekatkan diri kepada Allah melalui doa.

FAQ

1. Apa itu adab doa?

Adab doa adalah tata cara dan etika yang harus diperhatikan seorang Muslim saat berdoa kepada Allah SWT, mencakup sikap lahir dan batin yang menunjukkan penghormatan dan kekhusyukan.

Menurut Imam An-Nawawi dalam karyanya, terdapat sepuluh adab doa yang patut diamalkan oleh setiap Muslim.

3. Kapan waktu terbaik untuk berdoa?

Waktu terbaik untuk berdoa antara lain sepertiga malam terakhir, saat sahur, hari Jumat, saat sujud, setelah salat wajib, dan saat turun hujan.

4. Apakah harus mengangkat tangan saat berdoa?

Ya, mengangkat tangan dengan telapak menghadap ke atas merupakan salah satu adab doa yang dianjurkan sebagai bentuk permohonan kepada Allah.

5. Bolehkah berdoa dengan suara keras?

Berdoa sebaiknya dengan suara sedang, tidak terlalu keras dan tidak terlalu pelan, cukup terdengar oleh diri sendiri tanpa mengganggu orang lain.

6. Mengapa doa harus dibuka dengan pujian dan shalawat?

Membuka doa dengan pujian kepada Allah dan shalawat kepada Nabi Muhammad SAW adalah adab yang menunjukkan penghormatan sebelum menyampaikan permohonan.

7. Apa yang harus dilakukan agar doa cepat dikabulkan?

Untuk mempercepat dikabulnya doa, pastikan hati ikhlas, perbanyak amal saleh, bertobat dari dosa, gunakan Asmaul Husna, dan berdoa pada waktu mustajab dengan penuh keyakinan. 

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |