Amalan Awal Desember, Langkah Memperbaiki Diri Secara Islami

3 months ago 37

Liputan6.com, Jakarta - Amalan Awal Desember kembali menjadi perhatian banyak umat Muslim yang ingin mengisi penghujung tahun dengan ibadah yang ringan namun penuh nilai. Banyak yang memulai bulan ini dengan memperbanyak doa, sedekah, dan puasa sunah. Karena itu, berbagai majelis taklim kembali mengingatkan pentingnya menjalankan Amalan Awal Desember sebagai langkah memperbaiki kualitas diri.

Momentum pergantian bulan sering menjadi tempat instrospeksi dan memperbarui tekad. Karena itu, Amalan Awal Desember banyak dibahas oleh para dai untuk memberikan panduan ibadah yang bisa dijalankan siapa pun. Mulai dari doa awal bulan hingga puasa sunah, semuanya menjadi jalan ringan untuk menambah keberkahan.

Semangat masyarakat dalam mengawali Desember biasanya meningkat karena bersamaan dengan persiapan menutup tahun. Banyak yang ingin memastikan akhir tahun mereka lebih bermakna, tidak sekadar dipenuhi rutinitas duniawi.

Di sisi lain, para guru agama mengingatkan bahwa amalan di bulan ini tidak bergantung pada kalender Masehi, melainkan tetap mengikuti penanggalan Hijriah.

Meski begitu, memulai Desember dengan ibadah tetap menjadi praktik baik yang dianjurkan untuk membangun kebiasaan spiritual yang konsisten.

Doa Awal Bulan

Salah satu amalan penting yang dianjurkan adalah membaca doa awal bulan. Doa ini bukan hanya untuk Desember, tetapi bisa diamalkan setiap memasuki bulan baru. Para ulama menyebut doa ini sebagai wujud syukur karena diberi kesempatan memperbaiki diri.

Berikut bacaan doa awal bulan:

أَكْبَرُ، اَللَّهُمَّ أَهِلَّهُ عَلَيْنَا بِاْلأَمْنِ وَاْلإِيْمَانِ، وَالسَّلاَمَةِ وَاْلإِسْلاَمِ، وَالتَّوْفِيْقِ لِمَا تُحِبُّ رَبَّنَا وَتَرْضَى، رَبُّنَا وَرَبُّكَ اللهُ

Allahu akbar. Allahummah ahillahu ‘alaina bil amni wal iman, was-salamati wal Islam, wat-taufiqi lima tuhibbu rabbana watardha, rabbuna wa rabbukallah.

Artinya: “Ya Allah, tampakkan hilal itu kepada kami dengan membawa keamanan, keimanan, keselamatan, dan Islam, serta taufik untuk menjalankan apa yang Engkau cintai dan ridai.”

Banyak ustaz mengajarkan doa tambahan untuk menandai pergantian bulan:

الله اكبر الله اكبر الله اكبر الحمد لله الذي ذهب بشهر كذا وجاء بشهر كذا

Allahu akbar, Allahu akbar, Allahu akbar. Alhamdulillahil ladzi dzahaba bisyahri kadza wa ja’a bisyahri kadza.

Artinya: “Segala puji bagi Allah yang telah mengakhiri bulan ini dan mendatangkan bulan yang baru.”

Puasa Sunah Penting

Di awal Desember, kaum Muslim dianjurkan memperbanyak puasa sunah. Salah satunya adalah puasa Senin-Kamis. Banyak dai menyebut puasa ini sangat sesuai dipadukan dengan jadwal kegiatan akhir tahun.

Selain itu, terdapat puasa Ayyamul Bidh yang jatuh pada tanggal 13, 14, dan 15 bulan Hijriah. Pada Desember 2024, hari tersebut bertepatan dengan 15–17 Desember. Puasa ini dikenal memiliki keutamaan besar karena pahalanya setara dengan puasa selama setahun penuh.

Bagi yang tidak mampu menjalankan semua puasa sunah, ulama menegaskan bahwa menjalankan sebagian tetap sangat bernilai. Yang terpenting adalah menjaga keikhlasan dan rutinitasnya.

Salat Dhuha dan Witir

Salat Dhuha termasuk amalan yang sangat dianjurkan di awal bulan. Banyak umat Muslim menjadikannya pembuka hari agar hati lebih tenang dan rezeki lebih luas. Waktu terbaiknya adalah ketika matahari mulai naik setinggi tombak.

Selain itu, salat Witir juga bisa menjadi pelengkap ibadah harian yang dilakukan sebelum tidur. Ini menjadi jalan sederhana bagi mereka yang ingin menutup hari dengan amal kebaikan.

Beberapa guru ngaji mengingatkan bahwa kualitas amalan lebih diutamakan daripada kuantitas. Yang penting adalah dikerjakan secara konsisten.

Momen Muhasabah

Awal Desember sering dijadikan momen untuk mengevaluasi perjalanan hidup selama sebelas bulan sebelumnya. Banyak lembaga dakwah mengadakan kajian muhasabah untuk mengajak jamaah mengingat kembali tujuan hidup.

Evaluasi ini mencakup perilaku, hubungan sosial, pekerjaan, hingga ibadah. Dengan muhasabah, seseorang dapat mengetahui apa yang harus diperbaiki di bulan-bulan berikutnya.

Kegiatan ini juga membantu umat Muslim menata ulang prioritas hidup agar lebih terarah.

Sedekah Penghapus Dosa

Selain ibadah fisik, amalan sosial seperti sedekah juga sangat dianjurkan. Para kiai menekankan bahwa sedekah kecil setiap hari lebih baik daripada sedekah besar yang jarang dilakukan.

Sedekah tidak harus berupa uang. Senyuman tulus, tenaga untuk membantu orang lain, atau membagikan makanan juga termasuk sedekah yang berpahala besar.

Karena itu, awal Desember menjadi momentum tepat untuk memperbaiki hubungan dengan sesama melalui kebaikan-kebaikan sederhana.

Membaca Al-Qur’an dan Dzikir

Meningkatkan interaksi dengan Al-Qur’an menjadi amalan utama di bulan ini. Banyak jamaah menargetkan membaca satu juz per minggu sebagai langkah awal.

Dzikir pagi dan petang juga menjadi rutinitas yang banyak disarankan. Tujuannya adalah menjaga hati tetap hidup dan terlindungi dari kegelisahan.

Pengasuh kajian toharah di Jakarta menyebut dzikir sebagai “penjaga ketenangan jiwa di tengah hiruk-pikuk akhir tahun.”

Menjaga Akhlak Sehari-Hari

Amalan Awal Desember tidak hanya berfokus pada ibadah ritual, tetapi juga perilaku sehari-hari. Menjaga ucapan, memperbaiki tata krama, dan menjauhi ghibah termasuk amalan yang sangat dianjurkan.

Banyak ulama menegaskan bahwa akhlak mulia adalah tanda keimanan seseorang. Karena itu, memulai Desember dengan akhlak terpuji dapat membawa keberkahan sepanjang bulan.

Masyarakat pun semakin sadar bahwa ibadah sosial sangat penting untuk memperkuat harmoni antarindividu.

Menyambut Desember dengan Keikhlasan

Mengawali Desember dengan ibadah merupakan langkah sederhana namun penuh makna. Amalan-amalan ringan yang dilakukan secara konsisten dapat menjadi penyempurna perjalanan spiritual di akhir tahun.

Dengan menjalankan Amalan Awal Desember, umat Muslim diingatkan bahwa setiap bulan adalah kesempatan baru untuk berbuat kebaikan. Siapa pun dapat memulainya tanpa menunggu waktu yang lebih baik.

Pada akhirnya, Amalan Awal Desember menjadi pengingat bahwa keberkahan hidup terletak pada keikhlasan hati dalam menjalankan ibadah, sekecil apa pun itu.

Pertanyaan Seputar Topik

 1. Apa saja amalan utama di awal Desember?

Puasa sunah, doa awal bulan, sedekah, dzikir, dan salat sunah seperti Dhuha dan Witir.

2. Kapan puasa Ayyamul Bidh Desember 2024?

Tanggal 15–17 Desember 2024, bertepatan dengan 13–15 Jumadil Akhir.

3. Apakah doa awal bulan wajib dibaca?

Tidak wajib, tetapi sangat dianjurkan sebagai bentuk syukur.

4. Bagaimana cara menjaga konsistensi amalan?

Mulai dari amalan ringan, lakukan setiap hari, dan hindari beban berlebih.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |