Cara Cek Porsi Haji agar Tahu Estimasi Tahun Keberangkatan

3 months ago 98

Liputan6.com, Jakarta Ibadah haji yang merupakan rukun Islam kelima adalah puncak perjalanan spiritual bagi setiap Muslim yang mampu secara fisik dan finansial. Indonesia yang dikenal sebagai negara muslim terbesar di dunia memiliki jumlah jemaah haji sangat besar. Bahkan pendaftar haji bisa menunggu hingga 40 tahun untuk bisa beribadah ke Tanah Suci. Hal ini membuat banyak orang telah mendaftar haji sejak usia belia agar bisa menunaikan haji saat memasuki usia tua. Para pendaftar ini juga rajin melakukan cek porsi haji karena penasaran kapan kira-kira mereka akan pergi ke Baitullah.

Lama antrean ini disebabkan oleh kuota haji yang ditetapkan pemerintah Arab Saudi terbatas, sementara jumlah pendaftar terus meningkat dari tahun ke tahun. Selain itu, adanya prioritas bagi jemaah lansia, pendamping, serta mereka yang keberangkatannya tertunda akibat pandemi, turut memanjang­kan daftar tunggu. Dalam situasi ini, memahami cara cek porsi haji sangat penting untuk mengetahui estimasi keberangkatan. Mengetahui jadwal perkiraan ini membantu calon jemaah mempersiapkan diri secara fisik, finansial, hingga spiritual, termasuk memperbanyak sholawat haji dan memahami rukun haji sebelum berangkat ke Tanah Suci.

Apa Itu Nomor Porsi Haji dan Mengapa Penting?

Setiap calon jemaah yang telah menyetorkan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) di bank penerima resmi akan mendapatkan nomor porsi haji. Nomor tersebut berisi 10 digit unik yang menjadi bukti sah bahwa seseorang telah masuk antrean keberangkatan. Nomor porsi ini tercantum dalam Bukti Setoran Awal Biaya Haji (SPPH) yang diterbitkan bank.

Nomor porsi berfungsi layaknya identitas administrasi calon jemaah. Tanpa nomor tersebut, seseorang belum dianggap resmi terdaftar sebagai peserta haji reguler. Oleh karena itu, menyimpan nomor ini dengan baik sangat penting agar tidak kesulitan ketika ingin cek porsi haji untuk melihat estimasi keberangkatan.

Penyebab Lamanya Waktu Tunggu Keberangkatan Haji

Antrean haji yang mencapai puluhan tahun di Indonesia disebabkan oleh beberapa faktor. Pertama, kuota haji yang diberikan Pemerintah Arab Saudi terbatas, sementara pendaftar baru setiap tahun bisa mencapai ratusan ribu orang. Kuota Indonesia rata-rata berada di angka sekitar 221.000 jemaah per tahun.

Kedua, kebijakan prioritas bagi jemaah usia lanjut, pendamping, serta jemaah yang tertunda keberangkatannya akibat pandemi ikut memperpanjang antrean reguler. Ketiga, jumlah penduduk Muslim yang terus meningkat membuat pendaftar haji selalu bertambah banyak. Akibatnya, pada sejumlah daerah, estimasi keberangkatan bisa melampaui 30 tahun, bahkan mendekati 40 tahun.

4 Cara Cek Nomor Porsi Haji secara Resmi

Kementerian Agama menyediakan beberapa jalur resmi untuk cek porsi haji, baik melalui laman internet maupun aplikasi. Berikut panduan lengkapnya:

1. Cek Melalui Situs Resmi Kemenag

Langkah-langkahnya:

  • Buka situs resmi Kemenag: haji.kemenag.go.id
  • Pilih menu Estimasi Keberangkatan.
  • Masukkan 10 digit nomor porsi haji.
  • Centang verifikasi “I’m Not a Robot”.
  • Tekan Cari dan tunggu hasilnya.

Hanya hitungan detik, Anda bisa melihat nama jemaah, daerah kabupaten/kota, posisi antrean, serta estimasi tahun keberangkatan (Masehi dan Hijriah). Metode ini disebut paling akurat dan paling sering digunakan calon jemaah.

2. Cek Melalui Aplikasi Pusaka

Pusaka merupakan superapp resmi Kemenag yang menyediakan berbagai layanan keagamaan, termasuk layanan haji dan umrah.

Berikut ini cara cek porsi haji melalui aplikasi Pusaka:

  • Unduh aplikasi Pusaka dari Play Store atau App Store.
  • Pilih Layanan Haji & Umrah.
  • Pilih Estimasi Keberangkatan.
  • Masukkan nomor porsi → tekan Cari Nomor Porsi.

Keunggulan mengecek porsi haji melalui aplikasi Pusaka yakni datanya selalu diperbarui dan terhubung langsung dengan server Kemenag RI.

3. Cek Melalui Aplikasi Haji Pintar

Aplikasi resmi dari Kementerian Agama RI ini berfungsi mempermudah informasi dan pendaftaran haji, seperti pengecekan nomor porsi, estimasi keberangkatan, pendaftaran online, hingga informasi terkait pelaksanaan ibadah haji di Tanah Suci.

Berikut ini cara cek porsi haji melalui aplikasi Haji Pintar:

  • Unduh aplikasi Haji Pintar.
  • Masuk menu Informasi Jemaah Haji → Estimasi Keberangkatan.
  • Ketik nomor porsi dan tekan Cari.

Informasi yang tampil meliputi nama, provinsi, posisi antrean, dan estimasi tahun keberangkatan.

4. Cek Langsung di Kantor Kementerian Agama Setempat

Bagi calon jemaah haji yang kesulitan akses internet, pengecekan bisa dilakukan secara offline. Caranya yakni langsung datang ke Kantor Kemenag kabupaten/kota, lalu petugas akan membantu melakukan pengecekan melalui sistem internal.

Mulai 2025, sebagian urusan haji sudah berada di bawah Kementerian Haji dan Umrah Indonesia, tetapi proses pengecekan nomor porsi masih dilakukan di Kantor Kemenag seperti biasa.

Persiapan Sebelum Berangkat Haji

Mengetahui estimasi keberangkatan merupakan bagian dari persiapan sebelum berangkat haji. Lebih lanjut, jika estimasi keberangkatan sudah dekat, calon jemaah juga perlu menyiapkan:

  • Dokumen administrasi: paspor, visa, dan berkas kesehatan.
  • Kesehatan fisik: vaksinasi meningitis, influenza, dan olahraga ringan.
  • Mental serta spiritual: memahami rukun haji, mempelajari manasik, memperbanyak doa, dan memahami perbedaan haji dan umrah agar lebih mantap menjalani seluruh rangkaian ibadah.
  • Perlengkapan logistik: pakaian ihram, perlengkapan ibadah, hingga obat pribadi.

Persiapan matang membuat perjalanan ke Tanah Suci terasa nyaman, baik dalam haji reguler maupun haji furoda yang keberangkatannya lebih fleksibel.

Tips Menjaga Kesehatan Selama di Tanah Suci

Sementara itu, bagi jemaah haji yang sudah sampai di Tanah Suci, juga diperlukan persiapan ekstra menjaga kesehatan karena perbedaan cuaca Arab Saudi dan Indonesia cukup kentara. Berikut ini beberapa tips menjaga kesehatan selama di Tanah Suci:

  1. Gunakan topi atau payung untuk menghindari panas ekstrem.
  2. Perbanyak minum air putih.
  3. Oleskan tabir surya secara berkala.
  4. Selalu menjaga kebersihan tangan.
  5. Jangan berbagi barang pribadi seperti handuk atau alat cukur.

Disiplin menjaga kesehatan akan membuat ibadah berjalan lancar, terutama ketika menjalankan manasik seperti haji ifrad atau jenis manasik lainnya.

Pertanyaan seputar Cek Porsi Haji

1. Apa itu nomor porsi haji?

Nomor porsi adalah 10 digit kode unik yang diterbitkan setelah calon jemaah membayar setoran awal haji, sebagai tanda resmi masuk daftar antrean.

2. Apakah estimasi keberangkatan bisa berubah?

Bisa. Estimasi bisa bergeser akibat perubahan kuota, prioritas lansia, atau penundaan keberangkatan tahun sebelumnya.

3. Bagaimana jika nomor porsi haji hilang?

Anda dapat meminta salinan di bank tempat menyetor BPIH atau langsung ke Kantor Kemenag dengan membawa identitas diri.

4. Apakah aplikasi Pusaka dan Haji Pintar sama?

Tidak. Pusaka mencakup banyak layanan keagamaan, sedangkan Haji Pintar fokus pada informasi penyelenggaraan haji.

5. Apakah nomor porsi dapat dialihkan ke orang lain?

Tidak bisa. Nomor porsi bersifat pribadi dan hanya bisa digunakan oleh pemiliknya sesuai ketentuan resmi.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |