Doa Agar Dijauhkan dari Fitnah Dunia dan Akhirat Teks Arab, Latin, Arti dan Hikmahnya

14 hours ago 6

Liputan6.com, Jakarta - Kehidupan modern yang serba cepat sering kali menghadapkan manusia pada berbagai ujian dan godaan yang mengancam integritas iman. Memanjatkan doa agar dijauhkan dari fitnah dunia dan akhirat menjadi langkah spiritual bagi setiap Muslim untuk membentengi diri.

Dalam tradisi keilmuan Islam, doa menjadi perisai pertahanan yang amat tangguh. Rasulullah SAW menegaskan bahwa doa adalah senjata orang mukmin, tiang agama, serta cahaya langit dan bumi, sebagaimana termaktub dalam hadis riwayat Imam Al-Hakim.

Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah dalam kitab Ad-Daa' wa Ad-Dawaa' memaparkan bahwa doa merupakan obat yang paling bermanfaat. Beliau menjelaskan bahwa doa mampu menolak turunnya fitnah, mengatasinya, serta meringankan dampak buruk ketika ujian kehidupan menimpa.

Pembiasaan melantunkan munajat perlindungan harus diintegrasikan dalam rutinitas ibadah harian. Merangkum berbagai sumber kredibel, berikut ini adalah bacaan doa agar dijauhkan dari fitnah dunia dan akhirat, sebagai bekal menghadapi era penuh gejolak.

1. Doa Perlindungan dari Fitnah Kehidupan, Kematian, dan Dajjal

Doa ini adalah doa yang paling masyhur dan sering diamalkan oleh Rasulullah ﷺ. Doa ini mencakup perlindungan dari azab neraka, azab kubur, fitnah kehidupan, fitnah kematian, dan fitnah Dajjal. Doa ini dibaca pada tasyahud akhir sebelum salam.

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ جَهَنَّمَ، وَمِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ، وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ، وَمِنْ شَرِّ فِتْنَةِ الْمَسِيحِ الدَّجَّالِ

Latin: Allāhumma innī a‘ūdzu bika min ‘adzābi jahannam, wa min ‘adzābil qabri, wa min fitnatil mahyā wal mamāt, wa min syarri fitnatil masīhid-dajjāl

Arti: “Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari azab neraka Jahanam, dari azab kubur, dari fitnah kehidupan dan kematian, serta dari keburukan fitnah Al-Masih Ad-Dajjal.”

Doa ini diriwayatkan dalam HR. Muslim dari Abu Hurairah RA. Rasulullah ﷺ mengajarkan doa ini dan membacanya dalam shalat, tepatnya pada tasyahud akhir sebelum salam.

Syaikh Abdurrazzaq bin Abdul Muhsin al-Badr menjelaskan bahwa doa ini menggabungkan dua bentuk fitnah yang paling berbahaya—fitnah kematian dan fitnah Dajjal—karena keduanya adalah fitnah yang tidak ada keselamatan bagi siapa pun yang terjatuh ke dalamnya. Beliau juga menyatakan bahwa sebagian ulama berpendapat bahwa membaca doa ini merupakan salah satu kewajiban dalam shalat.

Imam An-Nawawi dalam Riyadhus Shalihin menjelaskan bahwa doa ini adalah doa yang sangat komprehensif karena mencakup perlindungan dari siksa akhirat (neraka), siksa kubur (alam barzakh), fitnah selama hidup, fitnah saat kematian, dan fitnah terbesar di akhir zaman.

Doa ini juga disebutkan dalam Buku Kumpulan Doa Sehari-hari terbitan Kementerian Agama RI sebagai doa yang dianjurkan untuk dibaca setiap selesai shalat.

2. Doa agar Dijauhkan dari Fitnah Kaum yang Zalim (Doa dari Al-Qur’an)

Doa ini diambil dari Al-Qur’an Surah Yunus ayat 85-86, yang dipanjatkan oleh para pengikut Nabi Musa AS ketika menghadapi ancaman Fir‘aun. Doa ini memohon agar tidak dijadikan sasaran fitnah bagi kaum yang zalim.

رَبَّنَا لَا تَجْعَلْنَا فِتْنَةً لِّلْقَوْمِ الظَّالِمِينَ وَنَجِّنَا بِرَحْمَتِكَ مِنَ الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ

Latin: Rabbanā lā taj‘alnā fitnatan lil qaumizh zhālimīn, wa najjinā birahmatika minal qaumil kāfirīn

Arti: “Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan kami sasaran fitnah bagi kaum yang zalim, dan selamatkanlah kami dengan rahmat-Mu dari tipu daya orang-orang kafir.”

Doa ini tercantum dalam Buku Kumpulan Doa Sehari-hari Kementerian Agama RI sebagai doa memohon keselamatan dari fitnah dan kezaliman. Doa ini juga disebutkan dalam Republika dan Detik.com sebagai doa perlindungan dari fitnah.

Imam Al-Qurthubi dalam Tafsir Al-Qurthubi menjelaskan bahwa doa ini mengandung dua permohonan penting: pertama, agar Allah tidak menjadikan orang-orang beriman sebagai sasaran fitnah atau ujian bagi orang-orang zalim yang dapat menyombongkan diri atas kekalahan mereka; kedua, agar Allah menyelamatkan orang-orang beriman dari tipu daya dan kejahatan orang-orang kafir dengan rahmat-Nya.

3. Doa Memohon Keteguhan Hati di Atas Agama (Doa yang Paling Sering Dibaca Rasulullah)

Doa ini adalah doa yang paling sering dibaca oleh Rasulullah ﷺ sebagai bentuk permohonan agar hati tetap teguh di atas agama Allah di tengah berbagai fitnah dan godaan. Doa ini sangat dianjurkan di zaman yang penuh fitnah seperti sekarang.

يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوبِ ثَبِّتْ قَلْبِي عَلَى دِينِكَ

Latin: Yā Muqallibal qulūb, tsabbit qalbī ‘alā dīnik

Arti: “Wahai Zat yang membolak-balikkan hati, teguhkanlah hatiku di atas agama-Mu.”

Doa ini diriwayatkan dalam HR. Tirmidzi (no. 3522), HR. Ahmad (4/302), dan HR. Al-Hakim (1/525).

Syaikh Abdurrazzaq bin Abdul Muhsin al-Badr dalam salah satu nasehatnya menjelaskan bahwa doa ini sangat agung dan sudah selayaknya kita menjaganya dan rutin membacanya, terutama di zaman di mana fitnah begitu banyak tersebar.

Beliau juga mengutip hadis yang menjelaskan mengapa Rasulullah ﷺ selalu membaca doa ini meskipun para sahabat telah beriman: “Para sahabat berkata kepada Nabi ﷺ: ‘Kami sudah beriman kepadamu dan dengan apa yang engkau bawa. Apakah engkau masih khawatir terhadap kami?’ Beliau bersabda: ‘Ya, karena sungguh hati berada di antara dua jari dari jari-jemari Allah, dan Dia bolak-balikkan sekehendak-Nya.’” (HR. Tirmidzi)

Syaikh Abdurrazzaq al-Badr juga menambahkan, jika seseorang menyerahkan urusannya kepada Allah, senantiasa berlindung kepada-Nya, dan jujur terhadap-Nya dalam doanya, niscaya Allah akan memudahkan baginya pintu-pintu taufik, kesuksesan, keselamatan, dan kesehatan, yang akan mengantarkan seorang hamba pada keberuntungan dengan izin Allah.

4. Doa Memohon Perlindungan dari Fitnah Harta dan Anak

Doa ini adalah doa perlindungan dari fitnah harta dan anak, yang sering kali menjadi ujian terbesar bagi manusia di dunia. Harta dan anak dapat menjadi fitnah jika menjadikan seseorang lalai dari mengingat Allah.

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ فِتْنَةِ الْمَالِ وَالْأَهْلِ وَالْوَلَدِ

Latin: Allāhumma innī a‘ūdzu bika min fitnatil māli wal ahli wal walad

Arti: “Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari fitnah harta, keluarga, dan anak.”

Doa ini diriwayatkan dalam berbagai kitab hadis dan tercantum dalam Buku Kumpulan Doa Sehari-hari Kementerian Agama RI.

Imam Ibnu Qayyim dalam Al-Wabil As-Sayyib menjelaskan bahwa harta dan anak bisa menjadi fitnah jika membuat seseorang lalai dari ketaatan kepada Allah, melampaui batas dalam mencarinya, atau menggunakannya untuk hal-hal yang diharamkan. Karena itu, seorang Muslim perlu memohon perlindungan kepada Allah agar harta dan anak tidak menjadi penyebab kesengsaraan di dunia dan akhirat. 

5. Doa Mohon Petunjuk dan Perlindungan dari Segala Fitnah

Doa ini adalah doa yang sangat lengkap, mencakup permohonan petunjuk hati, perlindungan dari fitnah, perbaikan agama, dan perlindungan dari segala kejelekan. Doa ini bersumber dari Buku Kumpulan Doa Sehari-hari terbitan Kementerian Agama RI.

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ رَحْمَةً مِنْ عِنْدِكَ تُهْدِي بِهَا قَلْبِي، وَتَجْمَعُ بِهَا شَمْلِي، وَتَرُدُّ بِهَا الْفِتَنَ عَنِّي، وَتُصْلِحُ بِهَا دِينِي، وَتَحْفَظُ بِهَا غَائِبِي، وَتَرْفَعُ بِهَا شَاهِدِي، وَتُزَكِّي بِهَا عَمَلِي، وَتُبَيِّنُ بِهَا وَجْهِي، وَتُلْهِمُنِي بِهَا رُشْدِي، وَتُعْصِمُنِي بِهَا مِنْ كُلِّ سُوءٍ

Latin: Allāhumma innī as’aluka rahmatan min ‘indika tahdī bihā qalbī, wa tajma‘u bihā syamlī, wa taruddu bihāl fitana ‘annī, wa tushlihu bihā dīnī, wa tahfazu bihā ghā’ibī, wa tarfa‘u bihā syāhidī, wa tuzakkī bihā ‘amalī, wa tubayyinu bihā wajhī, wa tulhimunī bihā rusydī, wa ta‘shimunī bihā min kulli sū’

Arti: “Ya Allah, aku memohon kepada-Mu curahan rahmat dari sisi-Mu, yang dengannya hatiku mendapat petunjuk, terkumpul segala yang bercerai-berai dan terhimpun segala yang terpisah-pisah, tertolak segala fitnah atas diriku dan bertambah baik urusan agamaku, terpelihara segala sesuatu yang jauh dariku dan terangkat apa yang dekat denganku, disucikan segala perbuatanku dan dicerahkan wajahku, diberi ilham menuju petunjuk dan terpelihara diriku dari segala sesuatu yang jelek.”

Doa ini dikutip dari Buku Kumpulan Doa Sehari-hari terbitan Kementerian Agama RI dan kitab Doa Mustajab Terlengkap karya Ustadz H. Amrin Ali Al-Kasyaf. 

6. Doa Berlindung dari Fitnah Diri Sendiri (Kelemahan, Kemalasan, Ketakutan, dan Kekikiran)

Fitnah tidak selalu datang dari luar; sering kali fitnah terbesar berasal dari dalam diri sendiri. Rasulullah ﷺ mengajarkan doa perlindungan dari sifat-sifat negatif yang dapat menjadi fitnah bagi diri sendiri.

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ وَالْجُبْنِ وَالْهَرَمِ وَالْبُخْلِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ

Latin: Allāhumma innī a‘ūdzu bika minal ‘ajzi wal kasali wal jubni wal harami wal bukhli, wa a‘ūdzu bika min ‘adzābil qabri wa min fitnatil mahyā wal mamāt

Arti: “Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kelemahan, kemalasan, ketakutan, kejelekan di waktu tua, dan kekikiran. Dan aku berlindung kepada-Mu dari siksa kubur dan dari fitnah kehidupan dan kematian.”

Doa ini diriwayatkan dalam HR. Bukhari dan disebutkan dalam Kompas.com sebagai doa perlindungan dari fitnah kehidupan dan kematian.

Imam Ibnu Hajar Al-Asqalani dalam Fathul Bari menjelaskan bahwa kelima sifat yang disebutkan dalam doa ini—kelemahan, kemalasan, ketakutan, kejelekan di waktu tua, dan kekikiran—adalah fitnah internal yang dapat menghalangi seseorang dari ketaatan dan menjerumuskannya ke dalam kebinasaan.

7. Doa Perlindungan dari Fitnah Orang-Orang yang Dengki

Doa ini adalah permohonan agar Allah melindungi dari kedengkian dan fitnah orang-orang yang dengki. Doa ini diambil dari Al-Qur’an Surah Al-Hasyr ayat 10.

رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا وَلِإِخْوَانِنَا الَّذِينَ سَبَقُونَا بِالْإِيمَانِ وَلَا تَجْعَلْ فِي قُلُوبِنَا غِلًّا لِّلَّذِينَ آمَنُوا رَبَّنَا إِنَّكَ رَءُوفٌ رَّحِيمٌ

Latin: Rabbanāghfir lanā wa li-ikhwāninal-ladzīna sabaqūnā bil-īmāni wa lā taj‘al fī qulūbinā ghillan lilladzīna āmanū, rabbanā innaka ra’ūfur rahīm

Arti: “Ya Tuhan kami, ampunilah dosa-dosa kami dan dosa-dosa saudara-saudara kami yang telah mendahului kami dengan membawa iman, dan janganlah Engkau membiarkan kedengkian dalam hati kami terhadap orang-orang yang beriman. Ya Tuhan kami, sungguh Engkau Maha Penyantun lagi Maha Penyayang.”

Doa ini tercantum dalam Buku Kumpulan Doa Sehari-hari Kementerian Agama RI sebagai doa selamat dari kedengkian.

Imam Al-Qurthubi dalam Tafsir Al-Qurthubi menjelaskan bahwa doa ini mengajarkan seorang Muslim untuk membersihkan hatinya dari rasa dengki dan kebencian terhadap sesama mukmin. Kedengkian adalah fitnah batin yang dapat merusak amal dan menjauhkan seseorang dari rahmat Allah.

8. Doa Perlindungan dengan Kalimat Allah yang Sempurna

Doa ini memohon perlindungan dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari segala kejahatan, termasuk fitnah dari makhluk dan setan.

أَعُوذُ بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّاتِ مِنْ غَضَبِهِ وَعِقَابِهِ وَشَرِّ عِبَادِهِ، وَمِنْ هَمَزَاتِ الشَّيَاطِينِ وَأَنْ يَحْضُرُونِ

Latin: A‘ūdzu bi kalimātillāhit tāmmāti min ghadhabihī, wa ‘iqābihī, wa syarri ‘ibādihī, wa min hamazātis syayāthīni wa an yahdhurūn

Arti: “Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari murka-Nya, siksa-Nya, keburukan hamba-Nya, gangguan setan, dan dari kehadiran mereka.”

Doa ini tercantum dalam Buku Dzikir Pagi dan Petang karya Syaikh Sa‘id bin ‘Ali bin Wahf al-Qahthani sebagai bagian dari dzikir perlindungan harian.

Imam Ibnu Qayyim dalam Badā’i‘ul Fawā’id menjelaskan bahwa “kalimat-kalimat Allah yang sempurna” merujuk pada Al-Qur’an dan segala firman-Nya yang mengandung keberkahan dan kekuatan untuk menolak keburukan, termasuk segala bentuk fitnah.

Hikmah dan Keutamaan Membaca Doa Perlindungan dari Fitnah

1. Perlindungan dari Fitnah Terbesar

Doa perlindungan dari fitnah Dajjal dan fitnah kematian adalah dua fitnah yang paling berbahaya. Syaikh Abdurrazzaq al-Badr menjelaskan bahwa siapa pun yang terjatuh pada dua fitnah ini tidak akan selamat. Dengan membaca doa ini, seorang Muslim memohon perlindungan dari dua fitnah terbesar tersebut.

2. Ketenangan Hati di Tengah Fitnah

Dengan berdoa dan mengingat Allah, hati menjadi tenang dan tidak mudah goyah oleh berbagai fitnah yang bertebaran. Syaikh Sa‘id al-Qahthani dalam Buku Dzikir Pagi dan Petang menjelaskan bahwa dzikir dan doa adalah benteng bagi kehidupan seorang Muslim.

3. Menjaga Hati Tetap Teguh di Atas Agama

Doa “Yā Muqallibal qulūb, tsabbit qalbī ‘alā dīnik” adalah pengakuan bahwa hati manusia berada di tangan Allah dan dapat berbolak-balik kapan saja. Dengan membaca doa ini, seorang Muslim memohon agar Allah menjaga keteguhan hatinya di atas iman dan Islam.

4. Menjauhkan Diri dari Sifat-Sifat Negatif

Doa perlindungan dari kelemahan, kemalasan, ketakutan, dan kekikiran membantu seorang Muslim membersihkan diri dari fitnah internal yang dapat merusak amal dan keimanan.

5. Perlindungan dari Fitnah Orang Lain

Doa-doa seperti “Rabbanā lā taj‘alnā fitnatan lil qaumizh zhālimīn” memohon perlindungan dari fitnah dan kezaliman orang lain, sehingga seorang Muslim tidak menjadi korban atau sasaran fitnah.

6. Meraih Kemenangan dan Keselamatan

Syaikh Abdurrazzaq al-Badr menyatakan bahwa jika seseorang menyerahkan urusannya kepada Allah, senantiasa berlindung kepada-Nya, dan jujur dalam doanya, Allah akan memudahkan baginya pintu-pintu taufik, kesuksesan, keselamatan, dan kesehatan.

Pertanyaan Seputar Doa Agar Dijauhkan dari Fitnah Dunia dan Akhirat

Doa mohon dijauhkan dari kesusahan dunia dan akhirat?

Doa memohon perlindungan dari kesusahan atau keburukan dunia dan akhirat yang paling utama bersumber dari hadis riwayat Bukhari dan Muslim. Doa ini dibaca untuk memohon perlindungan dari beratnya cobaan, takdir buruk, hingga kesengsaraan.

Doa supaya dimudahkan segala urusan dan disempurnakan hajat?

Berikut adalah beberapa pilihan doa yang diajarkan dalam Islam untuk memohon kemudahan segala urusan dan penyempurnaan hajat. Anda dapat mengamalkan doa-doa ini setelah salat fardhu atau di waktu-waktu yang mustajab.

Apa doa meminta perlindungan dari Allah?

Untuk meminta perlindungan dari Allah SWT, Anda dapat membaca doa yang memohon keselamatan dari segala mara bahaya, penyakit, dan kejahatan. Salah satu doa perlindungan yang paling dianjurkan oleh Rasulullah SAW adalah:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ زَوَالِ نِعْمَتِكَ وَتَحَوُّلِ عَافِيَتِكَ وَفُجَاءِةِ نِقْمَتِكَ وَجَمِيعِ سَخَطِكَ

Doa supaya apa yang ditakutkan tidak terjadi.?

Amalkan doa berikut untuk memohon perlindungan agar dijauhkan dari marabahaya dan ketakutan:1. Doa Saat Khawatir Hal Buruk MenimpaHasbunallahu wa ni'mal wakil, 'alallahi tawakkalna.Artinya: "Cukuplah Allah menjadi Penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik Pelindung."

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |