Doa Agar Umur Panjang Sampai Ramadhan, Simak Keutamaan dan Keistimewaannya

3 months ago 32

Liputan6.com, Jakarta - Doa agar umur panjang sampai Ramadhan mencerminkan kerinduan umat Muslim terhadap bulan suci yang penuh berkah tersebut. Umur panjang hingga Ramadhan adalah anugerah karena diberi kesempatan untuk beribadah dalam bulan yang pintu surga dibuka dan pahala dilipatgandakan.

Merujuk Buku Risalah Ramadhan, karya Abdullah bin Jarullah bin Ibrahim al Jarullah, Murajaah Erwandi Tamizi, dijelaskan bahwa kaum salafus shalih (orang-orang saleh terdahulu) memiliki kebiasaan berdoa kepada Allah selama enam bulan agar mereka diberikan kesempatan untuk mendapatkan bulan Ramadhan.

Ketika Ramadhan tiba maka seluruh makhluk akan berbahagia. “Pada malam itu turun para malaikat dan Ruh (Jibril).” (QS. Al-Qadr: 4).

Dalam Tafsir Al-Qur'an al-Adzim, Ibnu Katsir menjelaskan, turunnya malaikat adalah tanda kegembiraan mereka terhadap melimpahnya ketaatan dan ampunan yang Allah buka bagi hamba-Nya.

“Para malaikat turun karena banyaknya berkah yang diturunkan pada malam itu. Mereka bergembira dengan ketaatan para hamba.” (Tafsir Ibn Katsir, 8/444)

Doa Panjang Umur agar Sampai kepada Ramadhan

Doa panjang umur agar dipertemukan dengan bulan Ramadhan cukup banyak disebutkan dalam kitab klasik dan buku modern. Doa ini berisi harapan agar kita bertemu lagi dengan bulan suci yang penuh rahmat tersebut. Doa ini cocok dibaca dalam rangka menyambut momentum bulan ramadhan.

Ibn Rajab al-Hanbali dalam Latha’if al-Ma’arif menjelaskan tentang kebiasaan salaf ketika menjelang Ramadhan:

“Dahulu para salaf berdoa kepada Allah selama enam bulan agar dipertemukan dengan Ramadhan, dan mereka berdoa enam bulan berikutnya agar amal mereka diterima.”Kemudian beliau menyebutkan doa yang masyhur ini:

اَللّٰهُمَّ سَلِّمْنـِي إِلَى رَمَضَانَ وَسَلِّمْ لِـي رَمَضَانَ وَتَسَلَّمْهُ مِنِي مُتَقَبَّلاً

Latin: Allahumma sallimni ilaa raomadhona wa sallimli romadhona wa taslamhu minni mutaqobbalan.

Artinya: "Ya Allah, antarkanlah aku hingga sampai Ramadhan, dan antarkanlah Ramadhan kepadaku, dan terimalah amal-amalku di bulan Ramadhan."

Doa Panjang Umur agar Jumpa Ramadhan Riwayat Anas RA

Doa agar dipertemukan dengan bulan Ramadhan yang tepat dibaca di Bulan Arjab. Doa ini diriwayatkan oleh Anas bin Malik RA:

اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِى رَجَبٍ وَشَعْبَانَ وَبَلِّغْنَا رَمَضَانَ

Latin: Allahumma baariklana fii rojaba wa sya'bana wa ballighnaa romadhona.

Artinya: “Ya Allah berkahilah kami pada bulan Rajab dan Sya'ban dan sampaikanlah kami pada Ramadhan."

Meskipun doa tersebut berangkat dari hadis yang dha'if (lemah), namun Imam Nawawi dan ulama mazhab Syafi'i memperbolehkan mengamalkan doa itu.

"Telah kami sampaikan di beberapa tempat (di kitab ini) bahwa semua ahli ilmu sepakat untuk mengamalkan hadits dha’if pada selain penetapan hukum dan ushul akidah."

Dari pernyataan tersebut jelas bahwa memanjatkan doa agar dipertemukan dengan bulan Ramadhan di atas tidaklah salah. Namun yang tidak boleh adalah meyakini sepenuhnya bahwa doa itu persis dengan doa yang diucapkan oleh Nabi Muhammad SAW.

Doa Panjang Umur Agar Jumpa Bulan Ramadhan

Berikut ini lafal doa agar kita diberikan usia atau umur yang panjang, sehingga dapat bersua lagi dengan Ramadan tahun depan.

اللَّهُمَّ لاَ تَجْعَلْهُ آخِرَ الْعَهْدِ مِنْ صِيَامِنَا إِيَّاهُ، فَإِنْ جَعَلْتَهُ فَاجْعلْنِيْ مَرْحُوْمًا وَ لاَ تَجْعَلْنِيْ مَحْرُوْمًا

Latin: "Allahumma laa taj'alhu aakhiral 'ahdi min shiyaminaa iyyahu, fain jatahu faj'alni marhuuman, walaa taj'alnii mahruuman"

Arab: "Ya Allah, janganlah Kau jadikan bulan Ramadhan ini sebagai Ramadhan terakhir dalam hidupku. Jika Engkau menjadikannya sebagai Ramadhan terakhirku, maka jadikanlah aku sebagai orang yang Engkau sayangi."

Ibn Rajab al-Hanbali menjelaskan tentang doa-doa salaf di akhir Ramadhan, termasuk makna doa ini. Beliau menyebutkan bahwa banyak dari kalangan salaf yang berdoa agar dipertemukan kembali dengan Ramadhan berikutnya, diterima amalannya, tidak tergolong orang yang terhalangi dari rahmat Allah.

“Makna ‘jangan jadikan Ramadhan ini yang terakhir’ adalah harapan agar Allah memanjangkan umur dalam ketaatan. Jika Ramadhan ini menjadi yang terakhir, maka seorang hamba meminta agar ia termasuk golongan yang dirahmati, bukan orang yang terhalangi dari ampunan dan fadilah Ramadhan.” (Lathā’if al-Ma‘ārif, hlm. 216–217).

Umat Islam dianjurkan untuk berdoa panjang umur agar berjumpa Ramadhan mengingat berbagai keutamaan Ramadhan yang luar biasa. Berikut ini ulasannya.

Keutamaan Bulan Ramadhan

Merujuk ebook Risalah Ramadhan, Ramadhan adalah bulan yang diberkahi. Rasulullah ﷺ bersabda untuk memberikan kabar gembira kepada para sahabatnya tentang kedatangan bulan ini.

  1. Pembuka Pintu Surga dan Penutup Pintu Neraka: Pada bulan ini, pintu-pintu surga dibuka, sementara pintu-pintu neraka ditutup.
  2. Pengikatan Setan: Para setan diikat sehingga mereka tidak bebas bergerak seperti pada bulan lainnya.
  3. Turunnya Rahmat dan Pengampunan Dosa: Allah mengunjungimu pada bulan ini dengan menurunkan rahmat, menghapus dosa-dosa, dan mengabulkan do’a.
  4. Malam yang Lebih Baik dari Seribu Bulan: Terdapat satu malam yang lebih baik dari seribu bulan, yaitu Lailatul Qadar. Barangsiapa yang tidak memperoleh kebaikannya, maka dia tidak memperoleh apa-apa.
  5. Allah Membanggakan Hamba-Nya: Allah melihat orang-orang yang berlomba-lomba dalam kebaikan dan membangga-banggakan mereka kepada malaikat-Nya.

Lima Keutamaan untuk Umat Muhammad:

Umat Nabi Muhammad SAW diberi lima keutamaan khusus, di antaranya: bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah daripada aroma kasturi, para malaikat memohonkan ampunan bagi mereka sampai berbuka, dan diberikan ampunan pada akhir malam Ramadhan.

Keutamaan Puasa Ramadhan

Puasa di bulan Ramadhan memiliki kedudukan dan pahala yang sangat istimewa di sisi Allah SWT.

  1. Pahala Khusus dari Allah: Semua amal anak Adam adalah untuknya, dan satu kebaikan dibalas sepuluh kali lipat hingga tujuh ratus kali lipat, kecuali puasa. Allah berfirman: “Kecuali puasa, itu untuk-Ku Aku yang langsung membalasnya.”.
  2. Dua Kesenangan bagi Orang Berpuasa: Orang yang berpuasa akan mendapatkan dua kesenangan: kesenangan ketika berbuka puasa dan kesenangan ketika berjumpa dengan Tuhannya.
  3. Bau Mulut Lebih Harum dari Kasturi: Bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah daripada aroma kasturi.
  4. Dianggap Ibadah Siang dan Malam: Orang yang berpuasa senantiasa dalam keadaan ibadah pada siang dan malam harinya, doanya dikabulkan ketika berpuasa dan berbuka.
  5. Jihad bagi Seorang Mukmin: Orang mukmin melakukan dua jihad di bulan Ramadhan: jihad untuk dirinya pada siang hari dengan puasa dan jihad pada malam hari dengan shalat malam (Qiyamul Lail).
  6. Penghapus Dosa: Puasa Ramadhan adalah salah satu sebab ampunan di bulan Ramadhan bagi yang melaksanakannya karena iman dan mengharap pahala dari Allah.

Kesempurnaan bertaqarrub dengan puasa hanya dicapai jika seorang muslim bertaqarrub dengan meninggalkan hal-hal yang haram (seperti dusta) sebelum meninggalkan hal-hal yang mubah (seperti makan dan minum).

Kekhususan Ramadhan

Ramadhan memiliki sejumlah kekhususan dan keistimewaan yang menjadikannya berbeda dari bulan-bulan lainnya:

  1. Rukun Islam Keempat: Puasa bulan Ramadhan adalah rukun keempat dalam Islam
  2. Tujuan Mencapai Ketakwaan: Allah mewajibkan puasa agar umat Islam mencapai derajat ketakwaan (la'allakum tattaquun) (Al Baqarah: 183).
  3. Pahala Umrah Setara Haji: Melakukan Umrah di bulan Ramadhan memiliki pahala yang amat besar, bahkan sama dengan pahala haji.

Amalan-Amalan Ramadhan Selain Puasa

Berikut ini adalah amalan-amalan utama yang sangat dianjurkan di bulan Ramadhan, di luar kewajiban sholat dan puasa:  

  1. Qiyamul Lail (Shalat Malam): Melaksanakan shalat malam (termasuk Tarawih) juga karena iman dan mengharap pahala Allah.
  2. Membaca Al-Qur'an: Ramadhan adalah bulan diturunkannya Al-Qur'an, sehingga membaca, mempelajari, dan merenungkan isinya adalah amalan utama.
  3. Sedekah: Dianjurkan untuk bersedekah. Salah satu bentuk sedekah adalah membantu orang yang berpuasa dan berzikir agar senantiasa taat, yang dengannya pelakunya memperoleh pahala seperti pahala mereka.
  4. Umrah: Melaksanakan Umrah di bulan ini untuk mendapatkan pahala setara haji.
  5. Taubat dan Istighfar: Bertaubat kepada Allah dengan sebenar-benar taubat (taubat nasuha) dari segala dosa dan perbuatan terlarang.
  6. Berjihad Diri: Melakukan dua jihad (jihad siang hari dengan puasa dan jihad malam hari dengan shalat malam) sebagai cara untuk memenuhi hak-hak Ramadhan dan memperoleh pahala yang tak terhitung.

Pertanyaan Seputar Topik

1. Apa doa supaya panjang umur?

Doa Allahumma Thowwil Umuurona dan Amalan agar Panjang Umur. Allahumma thowwil umuurona adalah bacaan doa minta panjang umur.

2. Apa doa agar saya panjang umur?

Artinya: “ Ya Allah, tingkatkanlah hartaku dan anak-anakku, dan berkahilah apa yang telah Engkau berikan kepadaku. Panjangkanlah umurku dalam ketaatan kepada-Mu, perbaikilah amalku, dan ampunilah dosa-dosaku. ” (HR. Bukhari dan Muslim).

3. Apa doa awet muda?

Doa agar awet muda dapat mencakup permohonan seperti "Ya Allah, sungguh aku berlindung kepada-Mu dari dilanjutkan hingga usia renta" (Allahumma inni a'udzu bika min an uradda ila ardhalil 'umri). Selain itu, ada amalan lain seperti membaca doa Nabi Yusuf AS, surat Al-Waqiah ayat 35-38, atau doa memohon cahaya pada seluruh diri.

4. Apa saja rahasia menurut Islam agar awet panjang umur?

Menurut Islam, amalan untuk panjang umur meliputi menjaga ketaatan dan menjauhi maksiat, berbakti kepada orang tua, menyambung silaturahmi, memperbanyak istighfar dan doa, bersedekah, serta mengamalkan gaya hidup sehat seperti olahraga dan menjaga pola makan.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |