Doa Mendatangkan Rezeki Halal dan Thayyib, Meraih Berkah dan Rahmat Allah

3 months ago 33

Liputan6.com, Jakarta - Doa memohon rezeki halal merupakan wujud kepatuhan seorang Muslim untuk memastikan keberkahan dalam hidupnya. rezeki yang diterima haruslah bersih dari segala bentuk syubhat (samar) dan haram.

Rezeki yang halal ditempatkan sebagai prioritas utama dan menunjukkan bahwa kualitas rezeki (halal) lebih penting daripada kuantitasnya. Kehalalan inilah yang diharapkan mendatangkan berkah dan rahmat Allah, di dunia dan akhirat kelak.

Merujuk Buku Agar Dimudahkan Rezeki, karya Asep Maulana dan Abdullah Jinaan para ulama menjelaskan bahwa doa-doa rezeki halal adalah permohonan agar Allah memberikan kecukupan dari jalan yang sah sehingga seorang hamba terhindar dari keterpaksaan atau godaan untuk mengambil rezeki dari jalur yang dilarang.

Doa adalah senjata bagi seorang muslim, di luar ikhtiar batin yang terus dilakukan. Berikut ini adalah kumpulan doa-doa mendatangkan rezeki halal.

Doa Dimudahkan Mendapat Rezeki Halal

Merujuk Buku Agar Dimudahkan Rezeki, Buku Induk Doa 'Al-Adzkar' karya Imam An-Nawawi, buku Risalah Tuntunan Sholat Lengkap Dzikir dan Doa-Doa Mustajab karya Ustadz Abu Quro, Kumpulan Doa Sehari-Sehari terbitan Kemenag Jatim, Doa-doa Terbaik Sepanjang Masa karya Ust. Ahmad Zacky El-Syafa, berikut ini adalah doa mendatangkan doa halal.

اَللّٰهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ أَنْ تَرْزُقَنِيْ رِزْقًا حَلَالًا وَاسِعًا طَيِّبًا مِنْ غَيْرِ تَعَبٍ وَلَا مَشَقَّةٍ وَلَا ضَيْرٍ وَلَانَصَبٍ إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ

Latin: Allâhumma innî as-aluka an tarzuqanî rizqan ḫalâlan wâsi‘an thayyiban min ghairi ta’abin wa lâ masyaqqatin wa lâ dlairin wa lâ nashabin innaka ‘alâ kulli syai-in qadîr(un)

Artinya: Ya Allah aku mohon kepadamu limpahan rezeki yang halal, luas, dan baik, yang didapat tanpa letih, memberatkan, membahayakan, dan banting tulang. Sungguh Engkau Mahakuasa atas segala sesuatu.

Doa Terhindar dari Harta Haram

اَللّٰهُمَّ اكْفِنِيْ بِحَلَالِكَ عَنْ حَرَامِكَ وَأَغْنِنِيْ بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ

Latin: Allâhumma-kfinî biḫalâlika ‘an ḫarâmika wa aghninî bi fadl-lika ‘am man siwâka

Artinya: Ya Allah, cukupkanlah aku dengan yang halal sehingga terhindar dari yang haram. Cukupkanlah aku dengan anugerahmu sehingga terhindar dari (bergantung pada) selain-Mu.

Doa permintaan rezeki halal tersebut diajarkan Rasulullah kepada Ali bin Abi Thalib.

Doa Lengkap Rezeki dan Keselamatan Dunia Akhirat

Doa lengkap yang mencakup kecukupan rezeki, kesehatan dan selamat dunia akhirat.

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ سَلَامَةً فِي الدِّينِ، وَعَافِيَةً فِي الْبَدَنِ، وَزِيَادَةً فِي الْعِلْمِ، وَبَرَكَةً فِي الرِّزْقِ، وَتَوْبَةً قَبْلَ الْمَوْتِ، وَرَاحَةً عِنْدَ الْمَوْتِ، وَمَغْفِرَةً بَعْدَ الْمَوْتِ.اللَّهُمَّ هَوِّنْ عَلَيْنَا فِي سَكَرَاتِ الْمَوْتِ، وَالنَّجَاةَ مِنَ النَّارِ، وَالْعَفْوَ عِنْدَ الْحِسَابِ.

Latin: Allahumma inni as’aluka salāmatan fid-dīn, wa ‘āfiyatan fil-badan, wa ziyādatan fil-‘ilm, wa barakatan fir-rizqi, wa taubatan qablal-maut, wa rāhatan ‘indal-maut, wa maghfiratan ba’dal-maut. Allahumma hawwin ‘alainā fī sakarāt-il-maut, wan-najāta minan-nār, wal-‘afwa ‘indal-ḥisāb.

Artinya: Ya Allah, aku memohon kepada-Mu keselamatan dalam agamaku, kesehatan pada tubuhku, tambahan ilmu, keberkahan rezeki, taubat sebelum mati, ketenangan saat mati, dan ampunan setelah mati.

Imam Nawawi menegaskan bahwa doa yang berisi permintaan keselamatan agama, kesehatan badan, keberkahan rezeki, tambahan ilmu, dan ketenangan saat sakaratul maut merupakan doa yang sangat dianjurkan

Doa Afiah, Dibaca Nabi SAW Pagi dan Petang

Doa Afiah mencakup semua kebutuhan manusia di dunia dan akhirat. Doa ini diriwayatkan dibaca oleh Rasulullah SAW, pagi  dan petang.

Lafal doa pagi dan sore tersebut adalah:

اَللّٰهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ الْعَافِيَةَ فِي الدُّنْيَا وَاْلاَخِرَةِ، اَللّٰهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ فِيْ دِيْنِيْ وَدُنْيَايَ وَأَهْلِيْ وَمَالِيْ، اَللّٰهُمَّ اسْتُرْ عَوْرَاتِيْ وَاٰمِنْ رَوْعَاتِيْ

Latin: Allâhumma innî as-alukal ‘âfiyah fid dunyâ wal âkhirah, allâhumma innî as-alukal ‘afwa wal âfiyah fî dînî wadunyâya wa ahlî wa mâlî, allâhumma-stur ‘aurâtî wa âmin rau‘âtî

Artinya: “Ya Allah, aku memohon keselamatan di dunia dan akhirat. Ya Allah aku memohon kebajikan dan keselamatan dalam agama, dunia, keluarga, dan hartaku. Ya Allah, tutupilah auratku (aib dan sesuatu yang tidak layak dilihat orang) dan tenteramkanlah aku dari rasa takut…” (Imam Nawawi, al-Adzkar, Semarang: Alawiyah, hal. 74).

Membaca doa ini, maka 5 kebaikan dunia dan akhirat akan diperoleh. Lima kebaikan dunia menurut penjelasan Imam Nawawi adalah, Ilmu, Ibadah, rezeki halal, sabar dan syukur. Kelimanya mencakup kebutuhan manusia dan kebaikan (afiah). Keselamatan yang dimaksud termasuk selamat dari sakit, atau diberi kesehatan.

Doa Rezeki Lancar

Merujuk buku Induk Doa 'Al-Adzkar' karya Imam Nawawi, berikut ini adalah doa kelancaran rezeki. Rezeki lancar yang dimaksud adalah halal dan thayyib.

اَللّٰهُ لَطِيْفٌۢ بِعِبَادِهٖ يَرْزُقُ مَنْ يَّشَاۤءُۚ وَهُوَ الْقَوِيُّ الْعَزِيْزُ

Latin: Allâhu lathîfun bi ‘ibâdihi yarzuqu man yasyâ’(u), wa huwal qawiyyul ‘azîz(u)

Artinya: Allah Mahalembut terhadap hamba-hamba-Nya; Dia memberi rezeki kepada siapa yang Dia kehendaki dan Dia Mahakuat, Mahaperkasa.

Doa ini adalah berasal dari surat Asyura, tepatnya QS. Asy-Syura [42]: 19. Menurut Imam al-Qurthubi dalam Tafsir al-Jami’ li Ahkam al-Qur’an, kata Latif bermakna “lembut dalam cara memberi dan memperhatikan hamba-hamba-Nya tanpa mereka sadari”. Artinya, Allah menurunkan rezeki dengan cara yang halus, sering kali tidak disadari manusia.

Doa Kemudahan Peroleh Rezeki yang Thayyib

اَللّٰهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ أَنْ تَرْزُقَنِيْ رِزْقًا حَلَالًا وَاسِعًا طَيِّبًا مِنْ غَيْرِ تَعَبٍ وَلَا مَشَقَّةٍ وَلَا ضَيْرٍ وَلَانَصَبٍ إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ

Latin: Allâhumma innî as-aluka an tarzuqanî rizqan ḫalâlan wâsi‘an thayyiban min ghairi ta’abin wa lâ masyaqqatin wa lâ dlairin wa lâ nashabin innaka ‘alâ kulli syai-in qadîr(un)

Artinya: Ya Allah aku mohon kepadamu limpahan rezeki yang halal, luas, dan baik, yang didapat tanpa letih, memberatkan, membahayakan, dan banting tulang. Sungguh Engkau Mahakuasa atas segala sesuatu.

Doa ini bukan hadis shahih yang bersumber langsung dari Nabi ﷺ, tetapi merupakan doa yang ma’tsur (doa baik yang disusun berdasarkan makna Al-Qur’an dan hadis-hadis sahih lainnya).

Walaupun doa ini tidak langsung diriwayatkan dari Rasulullah ﷺ, maknanya selaras dengan dalil-dalil kuat, di antaranya permintaan rezeki halal dan baik:

“Wahai manusia, makanlah dari (makanan) yang halal lagi baik yang terdapat di bumi...” (QS. al-Baqarah: 168).

Imam Ghazali berkata: “Sesungguhnya rezeki yang halal dan luas bukanlah banyaknya harta, tetapi hati yang lapang, cukup, dan bersih dari yang haram.” (Ihya’ Ulum ad-Din, Kitab at-Tawakkul)

Doa Rezeki Halal dan Dijauhkan dari Kerakusan

Doa Rezeki Lancar dan Dijauhkan PenyakitDoa berikut ini adalah salah satu doa indah yang sangat masyhur di kalangan ulama dan para salihin, terutama dalam konteks perjalanan (safar) dan permohonan kemudahan urusan dunia-akhirat:

اَللّٰهُمَّ إِنَّكَ تَعْلَمُ مَا نَحْنُ فِيْهِ وَمَا نَطْلُبُـهُ وَنَرْتَجِيْـهِ مِنْ رَحْمَتِكَ فِيْ أَمْرِنَا كُلِّهِ فَيَسِّرْ لَنَا مَا نَحْنُ فِيْهِ مِنْ سَفَرِنَا وَمَا نَطْلُبُهُ مِنْ حَوَائِجِـنَا وَقَرِّبْ عَلَيْنَا الْمَسَافَاتِ وَسَلِّمْنَا مِنَ الْعِلَلِ وَاْلاٰفَاتِ وَلَا تَجْعَلِ الدُّنْيَا أَكْبَرَ هَمِّـنَا وَلَا مَبْلَغَ عِلْمِنَا وَلَا تُسَلِّطْ عَلَيْنَا مَنْ لَا يَرْحَمُنَا بِرَحْمَتِكَ يَاأَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَاٰلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ

Latin: Allâhumma innaka ta‘lamu mâ naḫnu fîhi wa mâ nathlubuhu wa nartajîhi min raḫmatika fî amrinâ kullihi fayassir lanâ mâ naḫnu fîhi min safarinâ wa mâ nathlubuhu min ḫawâijinâ wa qarrib ‘alainâ al-masâfâti wa sallimnâ minal ‘ilali wal âfâti wa lâ taj‘alid dunyâ akbara hamminâ wa lâ mablagha ‘ilminâ wa lâ tusallith ‘alainâ man lâ yarḫamunâ bi raḫmatika yâ arḫamar râḫimîn(a), washallallâhu ‘alâ sayyidinâ muḫammadin wa âlihi wa shaḫbihi wa sallam(a)

Artinya: Ya Allah, sungguh Engkau mengetahui keadaan yang sedang kami hadapi, dan mengetahui apa yang kami cari dan harapkan dari rahmat-Mu dalam semua urusan kami. Karena itu, permudahkanlah perjalanan kami dan pemenuhan keperluan-keperluan kami. Dekatkanlah jarak perjalanan kami, selamatkanlah kami dari segala penyakit dan kerusakan. Janganlah Engkau jadikan dunia ini sebagai perhatian terbesar kami dan puncak pengetahuan kami. Janganlah Engkau kuasakan atas kami orang yang tidak menyayangi kami dengan rahmat-Mu, wahai Tuhan Yang Maha Pengasih sebaik-baik yang mengasihani! Semoga Allah swt mencurahkan rahmat dan keselamatan atas junjungan kami, Nabi Muhammad saw, keluarganya, dan sahabat-sahabatnya.

Doa ini bukan hadis marfu’ (langsung dari Rasulullah ﷺ), namun termasuk doa ma’tsur yang diambil dari makna doa Nabi ﷺ dan para ulama salaf.

Doa ini tercantum dalam “al-Adzkar” karya Imam an-Nawawi (Bab: Doa orang yang bepergian dan permohonan perlindungan dari kesulitan), “Hizb an-Nashr” dan “Hizb al-Bahr” karya Imam Abu Hasan asy-Syadzili, yang sering dibaca oleh para penempuh jalan tasawuf saat safar, dan kitab rujukan doa lainnya.

Doa Memohon Rezeki yang Thayyib

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ رِزْقًا طَيِّبًا، وَعِلْمًا نَافِعًا، وَعَمَلًا مُتَقَبَّلًا

Latin: Allahumma innī as’aluka rizqan ṭayyiban, wa ‘ilman nāfi‘an, wa ‘amalan mutaqabbalan.

Artinya: Ya Allah, aku memohon kepada-Mu rezeki yang baik, ilmu yang bermanfaat, dan amal yang Engkau terima.

Doa ini bersumber dari Sunan Ibnu Majah no. 925.

Dalam Al-Adzkar, Imam An-Nawawi menjelaskan doa ini termasuk doa paling utama yang diajarkan Nabi SAW karena mencakup seluruh kebutuhan manusia: agamanya, badan, ilmu, rezeki, dan keselamatan hidup.

Beliau menegaskan bahwa kata “rizqan tayyiban” bukan sekadar banyaknya rezeki, namun rezeki yang halal, bersih, dan membawa keberkahan, sehingga tidak menjerumuskan kepada maksiat. 

Setelah mengetahui doa-doa mendatangkan rezeki halal adalah mengetahui hal-hal yang mempermudah rezeki dan menyempitkan rezeki. Berikut ini ulasannya.

Hal-Hal yang Mendatangkan Rezeki

Jurnal Hal yang Dapat Mendatangkan dan Menghalangi Rezeki Serta Hal yang Dapat Menambah dan Mengurangi Usia, karya Ica Mustika Sari dan Martoyo berikut ini adalah faktor yang Dapat Mendatangkan Rezeki:

• Amalan Ibadah: Melaksanakan salat dengan khusyuk dan sempurna, termasuk salat Duha.

• Membaca Surat Al-Qur'an: Seperti Surat Al-Waqi'ah (khususnya saat orang-orang tidur), Al-Mulk, Al-Muzammil, dan Al-Lail.

• Perilaku Baik: Bangun pagi, memiliki tulisan yang indah, bermuka ceria, dan berbicara yang baik.

• Dzikir dan Doa: Membaca istighfar 70 kali setiap hari, memperbanyak bacaan "lahaula wala kuwwata ilabillahil a'liyil adzim", serta berbagai macam doa rezeki lainnya.

Hal yang Dapat Menghambat Rezeki

Rezeki dapat terhambat oleh perilaku atau kebiasaan buruk (terdapat 35 perilaku buruk menurut Syekh az-Zarnuji), di antaranya:

  • Berbuat dosa, terutama berbohong.
  • Terlalu banyak tidur, terutama setelah Subuh.
  • Melalaikan shalat.
  • Bersikap kikir, cepat bosan, berlebihan, bermalas-malasan, dan bersikap lelet.
  • Makan-makanan yang haram, baik karena mengandung najis atau memabukkan.

People also Ask:

1. Doa minta rezeki yang berkah dan halal.?

Doa mohon rezeki yang halal dan berkah antara lain: "Allahumma inni as-aluka 'ilman naafi'a, wa rizqon thoyyibaa, wa 'amalan mutaqobbalaa" yang artinya "Ya Allah, sungguh aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rizki yang halal dan baik, dan amal yang diterima". Doa lain adalah "Allahumma ashlihli lii diini wa wassi'lii daarii wabaarik lii fii rizqii" yang artinya "Ya Allah, perbaikilah agamaku, lapangkanlah tempat tinggalku, dan berikanlah keberkahan pada rezekiku".

2. Apa doa agar mendapat rezeki halal?

Ya Allah, berilah kami rezeki yang halal dan berkahilah usaha kami. Semoga Engkau membimbing kami untuk mencari nafkah dengan cara yang diridhai-Mu. Lindungilah kami dari harta haram atau harta yang tidak halal.

3. Doa apa supaya rezeki mengalir deras?

اللَّهُمَّ ارْزُقْنِي مَا يَكْفِيْنِي وَصْنَعْ عَنِّْي مَا يُطْغَيْنِي

Artinya: "Ya Allah, berilah aku rezeki yang cukup dan baik, serta cegahlah diriku dari rezeki yang mencelakakan aku." Doa ini mengajarkan kita untuk memohon rezeki yang bukan hanya cukup, tetapi juga yang membawa berkah.

4. Apa doa penarik rezeki dari segala penjuru?

Allâhumma radl-dlinî bi qadâ-ika, wabârik lî fî mâ quddira lî hattâ lâ uḫibba ta'jîla mâ akh-kharta wa lâ ta'khîra mâ 'ajjaltaDengan menyebut nama Allah, atas diriku, hartaku, dan agamaku.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |