Doa Menyembelih Hewan Qurban untuk Diri Sendiri dan Orang Lain

2 months ago 40

Menyembelih hewan qurban tidak bisa dilakukan secara asal-asalan. Kita tidak bisa meremehkan proses pemotongan ini. Qurban adalah bagian dari ibadah yang sarat dengan nilai kemanusiaan dan kasih sayang. Oleh sebab itu, qurban harus dilaksanakan dengan cara yang lembut, penuh penghormatan, dan tidak menyakiti.

Berikut beberapa adab dan tata cara menyembelih hewan sesuai sunnah Nabi ﷺ yang patut diperhatikan oleh setiap Muslim:

1. Mengikhlaskan niat karena Allah

Segala amal ibadah dalam Islam dimulai dengan niat. Sebelum menyembelih, niatkan dalam hati bahwa ibadah ini dilakukan semata-mata untuk mencari ridha Allah.

2. Menyiapkan alat penyembelihan yang tajam

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Sesungguhnya Allah mewajibkan berbuat baik (ihsan) dalam segala hal. Maka apabila kalian membunuh, bunuhlah dengan cara yang baik; dan apabila kalian menyembelih, sembelihlah dengan cara yang baik. Hendaklah kalian menajamkan pisaunya dan tenangkanlah hewan sembelihan kalian.”

(HR. Muslim)

Pisau yang tajam memastikan proses pemotongan berlangsung cepat sehingga hewan tidak tersiksa. Hindari juga menajamkan pisau di depan hewan, karena hal itu dapat menimbulkan ketakutan dan bertentangan dengan adab Islam.

3. Tidak menyembelih di hadapan hewan lain

Islam sangat menjaga perasaan makhluk hidup. Oleh karena itu, hewan yang akan disembelih tidak boleh melihat penyembelihan hewan lainnya, agar tidak stres atau ketakutan.

4. Menghadapkan hewan ke arah kiblat

Para ulama menjelaskan bahwa disunnahkan untuk mengarahkan tubuh hewan ke arah kiblat, dengan posisi leher di sebelah kanan penyembelih. Hal ini berdasarkan praktik Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan menjadi simbol bahwa ibadah ini dilakukan dalam ketaatan penuh kepada Allah SWT.

5. Membaringkan hewan dengan lembut

Hewan tidak boleh dijatuhkan secara kasar. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menganjurkan untuk membaringkan hewan dengan lembut di sisi kiri tubuhnya agar mudah disembelih. Penyembelih meletakkan kakinya di atas bagian leher hewan (tanpa menindas berlebihan) sebagai penahan agar tidak banyak bergerak saat proses berlangsung.

6. Membaca doa dan menyebut nama Allah

Sebelum memotong urat nadi utama, ucapkan doa menyembelih hewan qurban. Menyebut nama Allah SWT (bismillah) juga menjadi syarat sah sembelihan.

7. Memotong dengan cepat dan tepat

Pisau diarahkan pada bagian bawah leher hewan hingga terputus tiga saluran utama: urat nadi, tenggorokan, dan saluran makanan. Hindari memutus seluruh kepala atau menyiksa hewan setelah dipotong. Semakin cepat darah keluar, semakin baik dan lebih sesuai dengan adab Islam.

Jangan memotong, menguliti, atau mengiris bagian tubuh hewan sebelum hewan benar-benar mati. Hal ini termasuk bentuk penghormatan terhadap makhluk yang dikurbankan.

9. Berdoa setelah penyembelihan

Setelah proses selesai, dianjurkan untuk berdoa dan bersyukur kepada Allah atas kemudahan ibadah ini. Salah satu doa yang bisa dibaca:

“Alhamdulillahi alladzi ballaghana hadza wa ja‘alna min al-muslimin.”

“Segala puji bagi Allah yang telah memudahkan kami untuk melaksanakan ini dan menjadikan kami termasuk orang-orang yang berserah diri.”

10. Membagikan daging kepada yang berhak

Adab terakhir adalah menyalurkan daging sembelihan kepada fakir miskin, tetangga, dan kerabat. Ini merupakan bentuk kepedulian sosial yang menjadi tujuan utama ibadah kurban.

Pertanyaan dan Jawaban

1. Apa doa menyembelih hewan yang benar menurut sunnah?

Doa yang sahih adalah:

Bismillah, Allahu Akbar, Allahumma taqabbal minnī.

Artinya: “Dengan nama Allah, Allah Maha Besar. Ya Allah, terimalah (kurban) dariku.”

2. Apakah boleh membaca shalawat saat menyembelih hewan?

Boleh, tapi tidak disunnahkan dalam doa penyembelihan. Shalawat bisa dibaca sebelum atau sesudahnya sebagai dzikir tambahan.

3. Apakah arah penyembelihan hewan harus ke kiblat?

Disunnahkan menghadap ke kiblat, karena itu termasuk adab dan simbol ketaatan dalam ibadah kurban.

4. Apa perbedaan doa menyembelih untuk diri sendiri dan orang lain?

  • Untuk diri sendiri: Allahumma taqabbal minnī.
  • Untuk orang lain: Allahumma taqabbal min (nama orangnya).
Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |