Liputan6.com, Jakarta - Dari balik kaca kabin kereta gantung Al-Hada, wajah Taif perlahan terbuka. Pegunungan yang selama ini hanya tampak sebagai garis di kejauhan berubah menjadi hamparan tebing dan lembah yang membentang luas.
Jalanan berkelok di lereng gunung terlihat seperti guratan kecil di antara bebatuan, sementara udara sejuk pegunungan menyambut perjalanan yang membawa pengunjung melintasi salah satu kawasan paling memesona di Arab Saudi.
Namun, Taif bukan sekadar tentang pemandangan. Bagi jemaah haji dan umrah yang datang ke kota ini, setiap sudutnya menyimpan lapisan cerita.
Di balik keindahan alamnya, tersimpan kenangan tentang perjalanan dakwah Nabi Muhammad SAW yang penuh ujian, tentang kesabaran yang diuji hingga batas paling berat, tapi tetap melahirkan keteguhan.
Tim Media Center Haji merasakan langsung perjalanan menggunakan Al-Hada Cable Car yang berada di kawasan pegunungan Al-Hada, sekitar 70–80 kilometer dari Makkah, Rabu, 10 Juni 2026. Wahana ini menjadi salah satu pilihan bagi jemaah yang ingin menikmati panorama Taif sekaligus mendekatkan diri dengan jejak sejarah Islam di kota tersebut.
Ketika kabin mulai bergerak meninggalkan stasiun, pemandangan berubah sedikit demi sedikit. Lembah yang semula tersembunyi mulai terlihat, sementara punggung-punggung gunung berdiri kokoh mengelilingi jalur perjalanan.
Dari ketinggian itu, sulit untuk tidak mengingat kisah yang pernah terjadi lebih dari 1.400 tahun lalu. Taif menjadi salah satu tempat yang dikenang dalam perjalanan dakwah Rasulullah SAW.
Sekitar tahun 619 M, setelah kehilangan dua sosok penting yang selama ini menjadi pelindung dan penguat perjuangannya, yakni Khadijah RA dan Abu Thalib, Rasulullah menghadapi masa yang sangat berat. Tahun tersebut kemudian dikenal sebagai Tahun Kesedihan.
Dalam situasi penuh tekanan dari kaum Quraisy, Rasulullah bersama Zaid bin Haritsah melakukan perjalanan menuju Taif. Mereka menempuh jarak sekitar 90 kilometer dari Makkah dengan berjalan kaki, membawa harapan agar masyarakat Taif dan para pemuka Bani Tsaqif dapat menerima ajaran Islam.
Namun yang terjadi jauh dari harapan. Ajakan dakwah Rasulullah SAW ditolak. Beliau tidak hanya menghadapi penolakan, namun juga hinaan dan perlakuan kasar.
Cobaan Besar Rasulullah
Dalam sejumlah riwayat disebutkan, Rasulullah SAW dan Zaid bin Haritsah bahkan dilempari batu oleh penduduk Taif hingga mengalami luka.
Dari atas kereta gantung, perjalanan yang dahulu ditempuh dengan langkah kaki itu terasa semakin menggetarkan. Pegunungan yang kini terlihat damai pernah menjadi saksi bagaimana Rasulullah menghadapi cobaan besar dengan kesabaran yang luar biasa.
Selain nilai sejarahnya, Taif Sama Al-Hada Cable Car juga menawarkan pengalaman wisata yang berbeda. Dengan lintasan sekitar 4,2 kilometer, kereta gantung ini membawa pengunjung melintasi lembah dan tebing di kawasan Al-Hada.
Sebanyak 54 kabin tertutup beroperasi membawa wisatawan pada ketinggian sekitar 1.500 meter di atas permukaan laut. Perjalanan dari dataran tinggi Al-Hada menuju Al Kar Tourist Village berlangsung sekitar 15 hingga 20 menit.
Pada awal perjalanan, hamparan jurang yang berada jauh di bawah sempat menghadirkan rasa tegang. Namun perlahan, kekhawatiran itu berganti dengan rasa takjub. Dari balik kaca kabin, terlihat perpaduan antara bebatuan, lembah, dan jalan pegunungan yang membentuk panorama khas Taif.
Kabin yang tertutup membuat perjalanan terasa nyaman. Pengunjung dapat menikmati pemandangan tanpa harus khawatir dengan perubahan cuaca di ketinggian.
Setibanya di Al Kar Tourist Village, pengunjung dapat menemukan berbagai fasilitas hiburan keluarga, permainan, aktivitas air, restoran, serta area bersantai yang menghadap kawasan pegunungan.
Tiket perjalanan pulang-pergi kereta gantung ini dibanderol sekitar 55 riyal Arab Saudi (sekitar Rp 261 ribu). Banyak jemaah menjadikan kunjungan ke Al-Hada sebagai bagian dari rangkaian perjalanan mengenal Taif.
Bagi sebagian peziarah, perjalanan dengan kereta gantung bukan hanya tentang melihat Taif dari ketinggian. Lebih dari itu, perjalanan ini menjadi ruang untuk merenungkan kembali kisah perjuangan Rasulullah.
Sebab di balik gunung-gunung yang kini menghadirkan ketenangan, tersimpan cerita tentang luka yang tidak membalas dengan kebencian, tentang penolakan yang dijawab dengan kesabaran, dan tentang sebuah perjalanan yang menjadi bagian penting dari sejarah penyebaran Islam.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8256870/original/040164900_1781172896-Pasar_Kakiyah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8256844/original/002466200_1781172077-Mataf_Ka___bah_di_Masjidil_Haram..jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4896192/original/028890500_1721390967-WhatsApp_Image_2024-07-19_at_14.25.09.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3428658/original/001946500_1618390460-WhatsApp_Image_2021-04-14_at_10.58.41_AM__1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3133009/original/069410900_1589908304-3482876.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3444300/original/037742600_1619765801-20210430-Suasana_Sholat_Jumat_Minggu_Ketiga_Ramadhan_di_Masjid_Istiqlal-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5508639/original/064303600_1771581286-woman-taking-care-her-nails.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5343652/original/032220000_1757467250-close-up-hand-clipping-toenails.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6487584/original/069959700_1779346241-20151107185803-tari-dewi-songgo-langit-dan-kuda-lumping-ramaikan-grebeg-suro-kediri-002-nfi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2803721/original/093651700_1557725240-20190513-Bulan-Ramadan-Momentum-Anak-Anak-Belajar-Al-Quran5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6470539/original/060510100_1779332011-20151014164955-kirab-pusaka-meriahkan-penyambutan-1-suro-di-kediri-007-iqbal-nugroho.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6470090/original/081962400_1779331661-ribuan-umat-islam-di-kediri-berdoa-bersama-sambut-1-muharram.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5430345/original/058586700_1764661122-ilustrasi_ulama.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4749999/original/079429500_1708587393-masjid-pogung-raya-owQ3N7FZgIM-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6470151/original/005986700_1779331713-20151013211910-berdoa-bersama-menyambut-tahun-baru-1437-hijriah-007-dru.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3545940/original/072552600_1629436124-pexels-mentatdgt-1071979__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5309824/original/049461300_1754640312-56c16cba-d65e-4d65-9a2f-45a2fa7bdd9a.jpg)











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5502852/original/043074800_1771048777-4.jpg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5263253/original/068977400_1750812433-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__10_.jpg)













