Jadwal Rencana Perjalanan Ibadah Haji 2026, Pemberangkatan hingga Pemulangan

2 months ago 35

Liputan6.com, Jakarta - Untuk pertama kali Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI menjadi penyelenggara haji 2026. Kemenhaj juga telah mengumumkan rencana perjalanan ibadah haji 2026 M.

"Rencana Perjalanan Ibadah Haji (RPH) 1447 H insyaAllah akan dimulai pada 21 April 2026 atau 4 Dzulqa’dah 1447 H, saat jemaah mulai memasuki Asrama Haji," demikian dikutip dari akun Instagram Kemenhaj, @kemenhaj.ri. 

Dalam pengumuman resmi disebut, gelombang I akan dimulai 22 April 2026 menuju Madinah Al-Munawwarah. Sedangkan Gelombang II jemaah berangkat dari Tanah Air langsung menuju Makkah Al-Mukarramah, Pada 7 Mei 2026 / 20 Dzulqa’dah 1447 H.

Adapun fase puncak ibadah haji dimulai dengan perjalanan Jemaah menuju Arafah pada 8 Dzulhijjah 1447 H / 25 Mei 2026, dan wukuf di Arafah pada 9 Dzulhijjah 1447 H / 26 Mei 2026.

Di pengumuman yang sama juga dirinci jadwal pemulangan jemaah haji sejak kloter pertama hingga terakhir tiba di Indonesia. Simak ulasan selengkapnya.

Jadwal Rencana Perjalanan Ibadah Haji 2026

Merujuk haji.go.id dan akun instagram @kemenhaj.ri, berikut ini adalah jadwal dan tahapan perjalanan haji 2026 hingga kuota haji per provinsi.

Jadwal Rencana Perjalanan Ibadah Haji 2026:

  • 21 April 2026/4 Dzulqa'dah 1447 H: Jemaah haji masuk asrama haji
  • 22 April 2026/5 Dzulqa'dah 1447 H: Awal pemberangkatan jemaah haji gelombang I dari Tanah Air ke Madinah
  • 1 Mei 2026/14 Dzulqa'dah 1447 H: Awal pemberangkatan jemaah haji gelombang I dari Madinah ke Makkah
  • 6 Mei 2026/19 Dzulqa'dah 1447 H: Akhir pemberangkatan jemaah haji gelombang I dari Tanah Air ke Madinah
  • 7 Mei 2026/20 Dzulqa'dah 1447 H: Awal pemberangkatan jemaah haji gelombang II dari Tanah Air ke Jeddah
  • 15 Mei 2026/28 Dzulqa'dah 1447 H: Akhir pemberangkatan jemaah haji gelombang I dari Madinah ke Makkah
  • 21 Mei 2026/4 Dzulhijjah 1447 H: Akhir pemberangkatan jemaah haji gelombang II dari Tanah Air ke Jeddah
  • 21 Mei 2024/4 Dzulhijjah 1447 H: Closing date KAAIA Jeddah (pukul 24.00 WAS)

Jadwal Puncak Haji

  • 25 Mei 2026/8 Dzulhijjah 1447 H: Pemberangkatan jemaah haji dari Makkah ke Arafah
  • 26 Mei 2026/9 Dzulhijjah 1447 H: Wukuf di Arafah
  • 27 Mei 2026/10 Dzulhijjah 1447 H: Idul Adha 1447 H
  • 28 Mei 2026/11 Dzulhijjah 1447 H: Hari Tasyriq I
  • 29 Mei 2026/12 Dzulhijjah 1447 H: Hari Tasyriq II (Nafar Awal)
  • 30 Mei 2026/13 Dzulhijjah 1447 H: Hari Tasyriq III (Nafar Tsani)

Jadwal Pemulangan Jemaah Haji ke Tanah Air

  • 1 Juni 2026/15 Dzulhijjah 1447 H: Awal pemulangan jemaah haji gelombang I dari Makkah melalui Bandara Jeddah ke Tanah Air
  • 1 Juni 2026/15 Dzulhijjah 1447 H: Awal kedatangan jemaah haji gelombang I di Tanah Air
  • 7 Juni 2026/21 Dzulhijjah 1447 H: Awal pemberangkatan jemaah haji gelombang II dari Makkah ke Madinah
  • 15 Juni 2026/29 Dzulhijjah 1447 H: Akhir pemulangan jemaah haji gelombang I dari Jeddah ke Tanah Air
  • 16 Juni 2026/1 Muharram 1448 H: Tahun Baru Hijriah 1448 H
  • 16 Juni 2026/1 Muharram 1448 H: Awal pemulangan jemaah haji gelombang II dari Madinah ke Tanah Air
  • 16 Juni 2026/1 Muharram 1448 H: Awal kedatangan jemaah haji gelombang II di Tanah Air
  • 21 Juni 2026/6 Muharram 1448 H: Akhir pemberangkatan jemaah haji gelombang II dari Makkah ke Madinah
  • 30 Juni 2026/15 Muharram 1448 H: Akhir pemulangan jemaah haji gelombang II dari Madinah ke Tanah Air
  • 1 Juli 2026/16 Muharram 1448 H: Akhir kedatangan jemaah haji gelombang II di Tanah Air

3 Persiapan Sebelum Berangkat Haji

Merujuk panduan keberangkatan haji dari Kementerian Agama, berikut adalah tiga hal utama yang perlu dipersiapkan sebelum keberangkatan haji:

1. Persiapan Rohani dan Mental 

  • Memantapkan Niat dan Berdoa (Istighfar, Zikir, dan Doa): Memastikan niat hanya karena Allah SWT adalah fondasi utama ibadah. Selain itu, memperbanyak bertaubat (istighfar), berzikir, dan berdoa memohon kemudahan, kekuatan, serta perlindungan selama di Tanah Suci.
  • Memahami Syariat dan Tata Cara Haji (Manasik): Calon jemaah harus mempelajari secara mendalam mengenai rukun, wajib, dan sunnah haji (manasik) melalui pelatihan, buku, atau ceramah. Pemahaman ini sangat penting agar ibadah dilakukan dengan benar dan khusyuk.
  • Menyelesaikan Tanggungan: Menyelesaikan segala urusan duniawi sebelum berangkat, seperti melunasi utang, menyelesaikan tanggungan pada keluarga atau pekerjaan, serta menjaga silaturahim dengan keluarga dan tetangga untuk mendapatkan restu dan doa.  

2. Persiapan Fisik dan Kesehatan 

  • Pemeriksaan Kesehatan Menyeluruh: Melakukan cek kesehatan lengkap untuk memastikan tubuh dalam kondisi prima. Jemaah perlu berkonsultasi dengan dokter terkait penanganan penyakit kronis atau kondisi khusus lainnya.
  • Olahraga Rutin: Melakukan olahraga ringan secara rutin (seperti jalan kaki atau jogging) untuk meningkatkan kebugaran tubuh. Ini bertujuan agar tubuh kuat menjalani aktivitas fisik yang cukup berat selama prosesi haji.
  • Istirahat Cukup dan Persiapan Obat-obatan: Memastikan kualitas dan kuantitas tidur yang cukup. Selain itu, wajib membawa obat-obatan pribadi dan perlengkapan P3K dasar untuk mengantisipasi masalah kesehatan di Tanah Suci.  

3. Persiapan Administrasi dan Logistik 

  • Dokumen Lengkap: Mengurus dan menyimpan dengan aman semua dokumen perjalanan yang diperlukan, seperti paspor, visa haji, dan kartu identitas lainnya.
  • Pengaturan Keuangan: Menyiapkan dana yang cukup untuk kebutuhan sehari-hari dan keperluan mendadak. Jemaah perlu membuat anggaran dan mengelola keuangan dengan baik.
  • Perlengkapan Haji: Menyiapkan perlengkapan pribadi secukupnya, seperti pakaian ihram yang bersih dan nyaman, sandal, alat ibadah, serta perlengkapan mandi, agar perjalanan tidak terbebani oleh barang bawaan yang terlalu banyak.
  • Rencana Perjalanan: Mengetahui secara pasti jadwal keberangkatan dan kepulangan serta rute perjalanan. Memahami urutan dan tata cara pelaksanaan ibadah haji juga akan membantu memaksimalkan waktu di Tanah Suci.

Kuota Haji per Provinsi 2026

Secara keseluruhan, Indonesia mendapatkan kuota sebesar 221 ribu orang pada 2026. Berikut daftar lengkap sebaran kuota haji reguler untuk 34 provinsi di Indonesia:

  • Jawa Timur - 42.409 jemaah haji
  • Jawa Tengah - 34.122 jemaah haji
  • Jawa Barat - 29.643 jemaah haji
  • Sulawesi Selatan - 9.670 jemaah haji
  • Banten - 9.124 jemaah haji
  • DKI Jakarta - 7.819 jemaah haji
  • Sumatera Utara - 5.913 jemaah haji
  • Lampung - 5.827 jemaah haji
  • Nusa Tenggara Barat - 5.798 jemaah haji
  • Aceh - 5.426 jemaah haji
  • Sumatera Selatan - 5.354 jemaah haji
  • Kalimantan Selatan - 5.187 jemaah haji
  • Riau - 4.682 jemaah haji
  • Sumatera Barat - 3.928 jemaah haji
  • DI Yogyakarta - 3.748 jemaah haji
  • Jambi - 3.576 jemaah haji
  • Kalimantan Timur - 3.189 jemaah haji
  • Sulawesi Tenggara - 2.063 jemaah haji
  • Kalimantan Barat - 1.858 jemaah haji
  • Sulawesi Tengah - 1.753 jemaah haji
  • Bali - 1.698 jemaah haji
  • Kalimantan Tengah - 1.559 jemaah haji
  • Sulawesi Barat - 1.450 jemaah haji
  • Bengkulu - 1.357 jemaah haji
  • Kepulauan Riau - 1.085 jemaah haji
  • Bangka Belitung - 1.077 jemaah haji
  • Papua - 933 jemaah haji
  • Maluku Utara - 785 jemaah haji
  • Gorontalo - 608 jemaah haji
  • Maluku - 587 jemaah haji
  • Kalimantan Utara - 489 jemaah haji
  • Papua Barat - 447 jemaah haji

Pertanyaan Seputar Topik Haji

1. Kapan melakukan haji pada tahun 2026?

Haji adalah ibadah tahunan di bulan Dzulhijjah. Untuk tahun 2026 (1447 H), hari-hari besarnya diperkirakan jatuh pada minggu 25–30 Mei 2026, tergantung pada pengamatan hilal di Arab Saudi. Lihat ikhtisar harian di bawah ini dan rencanakan untuk beramal selama hari-hari yang penuh berkah ini.

2. Kapan pengumuman kuota haji 2026?

Hal ini disampaikan oleh Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Hilman Latief, "Pengumuman secara resmi direncanakan pada 10 Juli 2025 atau bertepatan dengan 15 Muharram 1447 H melalui kanal resmi masar nusuk atau e-Hajj," katanya pada beberapa waktu lalu.

3. Haji khusus 2025 berangkat tanggal berapa?

Gelombang Pertama Haji Khusus Berangkat 13 Mei 2025 | IDX CHANNEL - YouTube.

4. Bisakah saya mendaftar haji 2026 sekarang?

Pendaftaran akan dibuka hingga 31 Juli 2025. Calon jemaah haji diwajibkan membaca panduan dan persyaratan dengan saksama sebelum mendaftar. Paspor Internasional India yang dapat dibaca mesin, diterbitkan pada atau sebelum batas waktu pendaftaran dan berlaku setidaknya hingga 31 Desember 2026, wajib dimiliki.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |