Kumpulan Doa Agar Diberi Pekerjaan Halal dan Gaji yang Berkah Teks Arab, Latin dan Artinya

3 hours ago 1

Liputan6.com, Jakarta - Bekerja bukan sekadar mencari penghasilan, tetapi juga harus diiringi dengan niat ibadah dan upaya untuk mendapatkan rezeki yang halal dan thayib. Untuk itu, umat Islam perlu mengetahui doa agar diberi pekerjaan halal dan gaji yang berkah.

Mencari nafkah merupakan kewajiban bagi setiap Muslim, terutama bagi mereka yang memiliki tanggungan keluarga. Perintah mencari rezeki yang thayyib juga ditegaskan dalam Al-Qur'an.

Allah berfirman: “Wahai manusia, makanlah dari apa yang ada di bumi yang halal lagi baik.” (QS. Al-Baqarah: 168).

Selain berusaha dengan sungguh-sungguh, seorang Muslim juga dianjurkan untuk senantiasa berdoa kepada Allah agar dimudahkan dalam mendapatkan pekerjaan yang halal dan diberkahi. Doa adalah senjata orang beriman dan bentuk ikhtiar batin yang sangat dianjurkan.

Rezeki yang halal dan berkah akan membawa ketenangan hati, kelancaran urusan, dan keberkahan dalam hidup, baik di dunia maupun di akhirat. Merujuk berbagai sumber, berikut ini adalah doa agar diberi pekerjaan halal dan gaji yang berkah.

1. Doa Memohon Rezeki yang Halal dan Baik (Rizqan Thayyiban)

Doa ini adalah permohonan yang sangat ringkas namun mencakup dua hal penting: rezeki yang baik (halal) dan amal yang diterima. Doa ini sangat dianjurkan untuk dibaca setiap pagi hari sebagai bentuk ikhtiar spiritual sebelum memulai aktivitas.

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ رِزْقًا طَيِّبًا، وَعَمَلًا مُتَقَبَّلًا

Latin: Allāhumma innī as’aluka rizqan thayyiban, wa ‘amalan mutaqabbalan

Arti: “Ya Allah, aku memohon kepada-Mu rezeki yang baik dan pekerjaan yang Engkau terima.”

Doa ini tercantum dalam Buku Kumpulan Doa Sehari-hari terbitan Kementerian Agama RI sebagai doa untuk memohon rezeki yang halal dan baik. Doa ini juga banyak dikutip oleh berbagai media Islam sebagai doa pagi yang dianjurkan.

Imam An-Nawawi dalam Al-Adzkar menjelaskan bahwa memohon rezeki yang thayyib (baik) mencakup dua makna: pertama, halal dari segi zat dan cara memperolehnya; kedua, bermanfaat dan membawa kebaikan bagi tubuh dan jiwa. Doa ini juga mengandung permohonan agar amal pekerjaan diterima oleh Allah, yang merupakan indikasi keberkahan.

2. Doa agar Diberi Pekerjaan Halal dan Berkah

Doa ini adalah doa yang diriwayatkan dari Rasulullah ﷺ dan diajarkan untuk dibaca ketika keluar rumah menuju pekerjaan. Doa ini mengandung permohonan perlindungan atas diri, harta, dan agama, serta kerelaan menerima ketetapan Allah dan keberkahan dalam rezeki.

بِسْمِ اللَّهِ عَلَى نَفْسِي وَمَالِي وَدِينِي. اللَّهُمَّ رَضِّنِي بِقَضَائِكَ، وَبَارِكْ لِي فِيمَا قُدِّرَ لِي حَتَّى لَا أُحِبَّ تَعْجِيلَ مَا أَخَّرْتَ وَلَا تَأْخِيرَ مَا عَجَّلْتَ

Latin: Bismillāhi ‘alā nafsī wa mālī wa dīnī. Allāhumma radhdhinī bi qadhā’ika, wa bārik lī fīmā quddira lī hattā lā uḥibba ta‘jīla mā akhkharta wa lā ta’khīra mā ‘ajjalta

Arti: “Dengan nama Allah (yang menjaga) diriku, hartaku, dan agamaku. Ya Allah, ridhailah aku dengan ketetapan-Mu, dan berilah berkah kepadaku pada apa yang telah Engkau tetapkan bagiku, sehingga aku tidak suka menyegerakan apa yang Engkau tunda dan tidak suka menunda apa yang Engkau segerakan.”

Doa ini diriwayatkan oleh Ibnu Umar RA dan disebutkan oleh Imam An-Nawawi dalam kitabnya Al-Adzkarul Muntakhabah min Kalami Sayyidil Abrar (yang dikenal dengan Al-Adzkar). Doa ini juga tercantum dalam NU Online Jatim sebagai doa yang dianjurkan Rasulullah agar rezeki lancar.

Syaikh Sa‘id bin ‘Ali bin Wahf al-Qahthani dalam Buku Dzikir Pagi dan Petang menjelaskan bahwa doa ini termasuk dalam dzikir perlindungan yang dianjurkan untuk dibaca setiap pagi. Beliau menekankan bahwa permohonan “ridhailah aku dengan ketetapan-Mu” mengajarkan seorang hamba untuk menerima apa pun ketetapan Allah, baik itu rezeki yang sedikit maupun banyak, karena di balik ketetapan-Nya pasti ada kebaikan.

3. Doa Memohon Rezeki Halal dan Kecukupan dari Allah

Doa ini adalah permohonan agar Allah mencukupkan kita dengan rezeki yang halal dan menjauhkan kita dari yang haram. Doa ini sangat dianjurkan untuk dibaca setelah shalat fardhu.

اللَّهُمَّ يَا غَنِيُّ يَا حَمِيدُ يَا مُبْدِئُ يَا مُعِيدُ يَا رَحِيمُ يَا وَدُودُ، أَغْنِنِي بِحَلَالِكَ عَنْ حَرَامِكَ، وَاكْفِنِي بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ

Latin: Allāhumma yā ghaniyyu yā ḥamīdu yā mubdi‘u yā mu‘īdu yā raḥīmu yā wadūd, aghninī biḥalālika ‘an ḥarāmika, wakfinī bifaḍlika ‘amman siwāka

Arti: “Ya Allah, wahai Zat Yang Maha Kaya, Maha Terpuji, Maha Memulai, Maha Mengembalikan, Maha Penyayang, Maha Mencintai. Cukupkanlah aku dengan yang halal dari-Mu dari (ketergantungan pada) yang haram, dan cukupkanlah aku dengan karunia-Mu dari selain-Mu.”

Doa ini tercantum dalam Buku Kumpulan Doa Sehari-hari Kementerian Agama RI sebagai doa untuk mendapatkan rezeki yang halal. Doa ini juga disebutkan dalam BAZNAS RI sebagai doa pembuka rezeki yang dapat diamalkan.

Syaikh Abdurrazzaq bin Abdul Muhsin al-Badr dalam Buku Doa-Doa bagi Orang Sakit dan yang Tertimpa Musibah menjelaskan bahwa doa ini mengandung pengakuan terhadap nama-nama Allah yang indah (al-Asma’ul Husna) sebagai wasilah untuk memohon kecukupan rezeki.

Beliau menekankan bahwa memohon kecukupan dengan yang halal adalah bentuk perlindungan dari godaan untuk mencari rezeki dengan cara yang haram.

4. Doa Pembuka Rezeki dari Setiap Penjuru

Doa ini adalah doa yang sangat komprehensif, memohon kepada Allah agar melimpahkan rezeki dari segala penjuru dan dari perbendaharaan-Nya yang tidak terbatas. Doa ini juga mengandung shalawat kepada Nabi Muhammad ﷺ.

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ عَدَدَ أَنْوَاعِ الرِّزْقِ وَالْفُتُوحَاتِ، يَا بَاسِطَ الَّذِي يَبْسُطُ الرِّزْقَ لِمَنْ يَشَاءُ بِغَيْرِ حِسَابٍ، ابْسُطْ عَلَيَّ رِزْقًا كَثِيرًا مِنْ كُلِّ جِهَةٍ مِنْ خَزَائِنِ رِزْقِكَ بِغَيْرِ مَنَّةٍ مَخْلُوقٍ بِفَضْلِكَ وَكَرَمِكَ

Latin: Allāhumma ṣalli ‘alā sayyidinā Muḥammadin ‘adada anwā‘ir-rizqi wal-futūḥāt, yā bāsita alladhī yabsuṭur-rizqa liman yasyā’u bighairi ḥisāb, ubsuṭ ‘alayya rizqan kathīran min kulli jihatin min khazā’ini rizqika bighairi mannatin makhlūqin bifaḍlika wa karamika

Arti: “Ya Allah, limpahkanlah rahmat atas junjungan kami Nabi Muhammad; sebanyak aneka ragam rezeki dan pembukaan. Wahai Dzat Yang Maha Meluaskan rezeki kepada orang yang dikehendaki-Nya tanpa hisab, luaskanlah dan banyakkanlah rezekiku dari segenap penjuru dan perbendaharaan rezeki-Mu tanpa pemberian dari makhluk, berkat kemurahan-Mu dan kedermawanan-Mu.”

Doa ini tercantum dalam Buku Kumpulan Doa Sehari-hari terbitan Kementerian Agama RI sebagai doa pembuka rezeki dari setiap penjuru. Doa ini juga disebutkan dalam berbagai media Islam sebagai amalan pembuka pintu rezeki.

Syaikh Sa‘id bin ‘Ali bin Wahf al-Qahthani dalam Buku Dzikir Pagi dan Petang menjelaskan bahwa doa ini menggabungkan tiga unsur penting: (1) shalawat kepada Nabi sebagai bentuk penghormatan dan wasilah, (2) pengakuan bahwa Allah adalah satu-satunya Pemberi rezeki yang tidak terbatas, dan (3) permohonan rezeki yang luas dari segala penjuru. Beliau menekankan bahwa doa ini sebaiknya dibaca setiap pagi sebagai bentuk optimisme dan keyakinan bahwa rezeki Allah sangat luas.

5. Doa Memohon Ilmu Bermanfaat, Rezeki Baik, dan Amal Diterima

Doa ini adalah doa yang sangat populer dan dianjurkan untuk dibaca setiap pagi hari. Doa ini mencakup tiga permohonan sekaligus: ilmu yang bermanfaat, rezeki yang baik, dan amal yang diterima.

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا، وَرِزْقًا طَيِّبًا، وَعَمَلًا مُتَقَبَّلًا

Latin: Allāhumma innī as’aluka ‘ilman nāfi‘an, wa rizqan thayyiban, wa ‘amalan mutaqabbalan

Arti: “Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rezeki yang baik, dan amal yang diterima.”

Doa ini tercantum dalam Buku Dzikir Pagi dan Petang karya Syaikh Sa‘id bin ‘Ali bin Wahf al-Qahthani sebagai doa yang dianjurkan untuk dibaca setiap pagi. Doa ini juga disebutkan dalam Buku Kumpulan Doa Sehari-hari Kementerian Agama RI dan berbagai sumber lainnya.

Syaikh Sa‘id al-Qahthani dalam Buku Dzikir Pagi dan Petang menjelaskan bahwa doa ini mengajarkan seorang Muslim untuk tidak hanya meminta rezeki, tetapi juga meminta ilmu yang bermanfaat dan amal yang diterima. Ketiga hal ini saling berkaitan: ilmu yang bermanfaat akan membimbing seseorang untuk mencari rezeki yang halal, dan rezeki yang halal akan memudahkan seseorang untuk beramal saleh yang diterima Allah.

Imam An-Nawawi dalam Al-Adzkar menjelaskan bahwa doa ini adalah doa yang sangat komprehensif karena mencakup kebutuhan dunia (rezeki) dan kebutuhan akhirat (ilmu dan amal saleh).

6. Doa Memohon Kemudahan Rezeki (Doa dari Al-Qur’an)

Doa ini diambil dari Al-Qur’an Surat Al-Maidah ayat 114, yang dipanjatkan oleh Nabi Isa AS bersama para pengikutnya. Doa ini memohon kepada Allah agar diturunkan rezeki dari langit sebagai tanda kekuasaan-Nya.

اللَّهُمَّ رَبَّنَا أَنْزِلْ عَلَيْنَا مَائِدَةً مِنَ السَّمَاءِ تَكُونُ لَنَا عِيدًا لِأَوَّلِنَا وَآخِرِنَا وَآيَةً مِنْكَ، وَارْزُقْنَا وَأَنْتَ خَيْرُ الرَّازِقِينَ

Latin: Allāhumma rabbanā anzil ‘alaynā mā’idatan minas-samā’i takūnu lanā ‘īdan li-awwalinā wa ākhirinā wa āyatan minka, warzuqnā wa anta khairur-rāziqīn

Arti: “Ya Allah Tuhan kami, turunkanlah kepada kami suatu hidangan dari langit yang akan menjadi hari raya bagi kami, bagi orang-orang yang bersama kami dan yang datang sesudah kami, serta menjadi tanda bagi kekuasaan-Mu. Berilah kami rezeki, dan Engkaulah Pemberi rezeki yang paling utama.”

Doa ini tercantum dalam Buku Kumpulan Doa Sehari-hari Kementerian Agama RI sebagai doa memohon rezeki yang halal. Doa ini juga disebutkan dalam berbagai sumber sebagai doa yang diambil dari Al-Qur’an.

Imam Al-Qurthubi dalam Tafsir Al-Qurthubi menjelaskan bahwa doa ini mengajarkan seorang hamba untuk memohon rezeki dengan penuh keyakinan bahwa Allah adalah Pemberi rezeki yang paling utama (khairur-rāziqīn).

Meskipun doa ini secara khusus dipanjatkan oleh Nabi Isa AS, doa ini dapat diamalkan oleh siapa pun sebagai bentuk permohonan rezeki yang halal dan berkah.

7. Doa Memohon Rezeki yang Luas, Halal, dan Tanpa Keletihan

Doa ini adalah permohonan agar Allah memberikan rezeki yang halal, luas, baik, dan didapat tanpa keletihan, memberatkan, atau membahayakan.

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ أَنْ تَرْزُقَنِي رِزْقًا حَلَالًا وَاسِعًا طَيِّبًا مِنْ غَيْرِ تَعَبٍ وَلَا مَشَقَّةٍ وَلَا ضَرَرٍ وَلَا نَصَبٍ

Latin: Allāhumma innī as’aluka an tarzuqanī rizqan ḥalālan wāsi‘an thayyiban min ghairi ta‘abin wa lā masyaqqatin wa lā ḍararin wa lā naṣab

Arti: “Ya Allah, aku memohon kepada-Mu limpahan rezeki yang halal, luas, dan baik, yang didapat tanpa letih, memberatkan, membahayakan, dan banting tulang.”

Doa ini disebutkan dalam NU Online dan berbagai sumber sebagai doa memohon rezeki yang halal dan berkah.

Syaikh Abdurrazzaq bin Abdul Muhsin al-Badr dalam Buku Doa-Doa bagi Orang Sakit dan yang Tertimpa Musibah menjelaskan bahwa memohon rezeki tanpa keletihan dan bahaya bukan berarti menghindari kerja keras, tetapi memohon agar Allah memudahkan jalan rezeki dan melindungi dari hal-hal yang membahayakan, baik fisik maupun spiritual. Ini adalah doa yang sangat relevan bagi para pencari kerja yang sering menghadapi berbagai tantangan.

8. Doa Memohon Keberkahan dalam Rezeki dan Keluasan Tempat Tinggal

Doa ini adalah permohonan agar Allah memperbaiki agama, melapangkan tempat tinggal, dan memberkahi rezeki.

اللَّهُمَّ أَصْلِحْ لِي دِينِي وَوَسِّعْ لِي فِي دَارِي وَبَارِكْ لِي فِي رِزْقِي

Latin: Allāhumma aṣliḥ lī dīnī wa wassi‘ lī fī dārī wa bārik lī fī rizqī

Arti: “Ya Allah, perbaikilah agamaku (yang menjadi pokok urusanku), lapangkanlah tempat tinggalku, dan berikanlah keberkahan pada rezekiku.”

Imam Ibnu Qayyim dalam Al-Wabil As-Sayyib menjelaskan bahwa doa ini mengajarkan seorang Muslim untuk tidak hanya memikirkan rezeki, tetapi juga memperbaiki agama dan mencari kelapangan tempat tinggal. Ketiga hal ini—agama, tempat tinggal, dan rezeki—adalah pilar utama kebahagiaan dunia dan akhirat.

9. Doa Memohon Kecukupan dengan yang Halal

Doa ini adalah versi ringkas dari doa nomor 3, memohon kepada Allah agar mencukupkan dengan yang halal dan menjauhkan dari yang haram.

اللَّهُمَّ اكْفِنِي بِحَلَالِكَ عَنْ حَرَامِكَ، وَأَغْنِنِي بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ

Latin: Allāhumma ikfinī biḥalālika ‘an ḥarāmika, wa aghninī bifaḍlika ‘amman siwāka

Arti: “Ya Allah, cukupkanlah aku dengan yang halal dari-Mu dan jauhkan aku dari yang haram, serta cukupkan aku dengan karunia-Mu dari selain-Mu.”

Rasulullah ﷺ menganjurkan doa ini sebagai bentuk permohonan kecukupan rezeki yang halal. Syaikh Abdurrazzaq al-Badr dalam Buku Doa-Doa bagi Orang Sakit dan yang Tertimpa Musibah menjelaskan bahwa doa ini adalah inti dari permohonan rezeki yang halal, memohon agar Allah mencukupkan kebutuhan kita dengan yang halal sehingga kita tidak tergoda untuk mencari yang haram.

Pertanyaan Seputar Doa Agar Diberi Pekerjaan Halal dan Gaji yang Berkah

Apa doa ajaib untuk mendapatkan pekerjaan?

Doa Mendapatkan Pekerjaan Impian

Bismillahi 'alaa nafsi wa maalii wa diini. alloohumma rodhdhini bi qodhooika wa baarik lii fi maaquddiro' alaihi hatta laa uhibbu ta'jiila maa akhkhor ta walaa ta'khiiro maa 'ajjalta.

Apakah ada doa dalam Islam yang dapat membantu seseorang mendapatkan pekerjaan?

Doa untuk Kesuksesan Bisnis dan Pekerjaan

Terjemahan: Ya Allah! Aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rezeki yang baik, dan amal perbuatan yang diterima.

Doa minta rezeki yang berkah dan halal.?

Berikut adalah beberapa pilihan doa yang diajarkan oleh Rasulullah SAW untuk memohon rezeki yang halal, berkah, dan mencukupkan.

Doa agar berkah dalam bekerja?

Agar setiap lelah bernilai ibadah dan rezeki yang didapat membawa berkah, panjatkan doa memohon kelancaran, kemudahan, dan ilmu yang bermanfaat sebelum memulai aktivitas.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |