Pahala Ibadah Bulan Rajab dan Keutamaannya Dibanding Bulan Lain

2 months ago 51

Liputan6.com, Jakarta - Bulan Rajab adalah salah satu dari empat bulan haram (Syahrul Hurum) yang dimuliakan dalam Islam. Pada bulan ini, umat Islam dianjurkan memperbanyak amal dan ibadah karena pahalanya yang berlipat ganda dibandingkan bulan lain yang tak termasuk bulan yang dimuliakan.

Kemuliaan Rajab ditegaskan dalam firman Allah SWT: “Sesungguhnya jumlah bulan menurut Allah adalah dua belas bulan... di antaranya terdapat empat bulan haram” (QS. At-Taubah: 36).

Syekh Yusuf Qardhawi dalam Kitab Tasyirul Fiqh fi Dlow'i Al-Qur'an wa Al-Hadits, bab Fiqh Syiyam menjelaskan bahwa bulan-bulan sebelum Ramadan, termasuk Rajab dan Sya'ban, adalah momentum persiapan rohani untuk menyambut puasa.

Terdapat konsep tazkiyatun nafs dan anjuran memperbanyak amal saleh sebagai latihan menjelang masuknya bulan suci. Ibadah dan amalan itu adalah bagian dari persiapan penting menuju Ramadhan lebih berkah. Berikut ini adalah ulasan mengenai pahala ibadah bulan Rajab dan keutamaannya dibanding bulan lain.

Pahala Ibadah di Bulan Rajab

Bulan Rajab termasuk salah satu dari empat bulan haram (asyhurul hurum) yang disebutkan dalam Al-Qur'an (QS. At-Taubah: 36) dan hadis Nabi SAW. Ibadah dan amal saleh memiliki nilai pahala yang agung sebagai bentuk pengagungan terhadap apa yang disucikan Allah. 

Imam Ibnu Katsir dalam Tafsir Ibnu Katsir, menjelaskan amal saleh di bulan-bulan haram lebih agung pahalanya, dan kezaliman di dalamnya lebih besar dosanya dibanding bulan lainnya. Namun begitu, penjelasan ini bermakna amalan yang dilakukan bukan jenis amal baru yang disyariatkan, tetapi nilai pahala amal yang sudah disyariatkan menjadi lebih besar.

Amal ibadah ketaatan di bulan Rajab, seperti puasa sunnah, sedekah, atau ibadah umum lainnya, bernilai tinggi, terutama karena dilaksanakan di waktu yang diagungkan.

Di sisi lain, mengingat statusnya sebagai bulan haram, larangan berbuat zalim dan maksiat pada bulan Rajab ditekankan lebih keras dibanding bulan lainnya. Ibnu Katsir menjelaskan bahwa meskipun segala kezaliman adalah dosa, berbuat dosa di bulan haram memiliki konsekuensi yang lebih berat karena melanggar kehormatan waktu yang telah Allah muliakan.

Keutamaan Bulan Rajab dalam Islam

Bulan Rajab memiliki beberapa keutamaan yang membuatnya berbeda dari bulan lainnya dalam kalender Islam:

1. Bulan Haram yang Dimuliakan

Dalam Al-Qur'an Surat At-Taubah ayat 36, disebutkan bahwa Allah menetapkan empat bulan haram yang dimuliakan, salah satunya adalah Rajab. Pada bulan ini, umat Islam dianjurkan memperbanyak amal ibadah dan menghindari perbuatan dosa.

2. Peristiwa Isra Mikraj

Rajab juga dikenang sebagai bulan terjadinya Isra Mikraj, di mana Nabi Muhammad SAW menerima perintah untuk melaksanakan salat lima waktu. Peristiwa ini menjadikan bulan Rajab sebagai momen refleksi dan peningkatan ibadah.

3. Doa yang Dikabulkan

Menurut Imam Syafi’i, malam pertama bulan Rajab termasuk dalam lima malam istimewa di mana doa-doa akan dikabulkan oleh Allah SWT. 

Keistimewaan Rajab Dibanding bulan Lainnya

Dosen Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Dartim dalam atikel 5 Keistimewaan Bulan Rajab oleh Gede Arga Adrian menjelaskan, keistimewaan Bulan Rajab Bulan Rajab juga terkait dengan momentum penting dalam perkembangan Islam. Sejumlah peristiwa penting pada masa kenabian Muhammad SAW terjadi pada bulan ini.

Ada 5 alasan mengapa bulan Rajab istimewa, yakni:

1. Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW

Isra Mikraj adalah peristiwa perjalanan Rasulullah SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa dan Sidratul Muntaha. Peristiwa ini terjadi pada malam 27 Rajab tahun kesepuluh kenabian. 

2. Perintah mengubah arah kiblat

Umat Islam awalnya memiliki kiblat di Baitul Maqdis atau Yerusalem, Palestina. Rasulullah mendapat perintah untuk mengubah kiblat ke kabah di Masjidil Haram pada bulan Rajab tahun 2 Hijriah. 

3. Perintah salat lima waktu

Perintah salat lima waktu diturunkan kepada Rasulullah SAW saat berada di Sidratul Muntaha. Peristiwa ini terjadi bersamaan dengan Isra Mikraj.

4. Kemenangan Islam dalam perang Tabuk

Perang Tabuk adalah peperangan antara umat Islam melawan bangsa Romawi yang terjadi pada bulan Rajab tahun 9 Hijriah. Perang ini terjadi di Tabuk yang terletak di antara Wadil Qura dan Syam.

Bangsa Romawi akhirnya berdamai dan bersedia membayar upeti. Perang Tabuk sekaligus menjadi perang terakhir yang diikuti Nabi Muhammad SAW.

6. Hijrah pertama ke Habasyah

Sebelum peristiwa hijrah ke Madinah, Rasulullah SAW pernah mengajak umat Islam untuk hijrah ke Habasyah pada bulan Rajab tahun kelima kenabian. Peristiwa ini bertujuan untuk melindungi umat Islam dari gangguan kaum kafir Quraisy.

Bentuk Amalan dan Keutamaannya di Bulan Rajab

Merujuk Amalan Rajab Abu Ziyad, amal ibadah di bulan Rajab secara umum tak berbeda dengan bulan lainnya. Hanya saja, karena statusnya sebagai bulan haram, maka di bulan Rajab, amal ibadah bernilai pahala lebih besar karena keagungan waktunya.

Berikut ini adalah ibadah dan amalan yang bisa dilakukan pada bulan Rajab.

1. Shalat dan Ibadah Wajib

  • Menjaga shalat wajib di bulan Rajab lebih bernilai karena dilakukan di waktu yang dimuliakan.
  • Shalat sunnah tetap bernilai sunnah, namun waktu Rajab menambah keutamaannya.

2. Puasa Sunnah

  • Tidak ada puasa khusus Rajab yang sahih secara hadis.
  • Namun, puasa sunnah secara umum dianjurkan, karena Rajab termasuk bulan haram. Contohnya puasa Senin Kamis, Ayyamul Bidh, puasa sunnah Mutlak.

3. Sedekah dan Amal Sosial

  • Sedekah di bulan Rajab berpahala besar karena dilakukan di waktu mulia.
  • Membantu sesama termasuk bentuk taqarrub yang sangat dianjurkan.

4. Taubat dan Istighfar

  • Rajab disebut oleh ulama sebagai bulan taubat, persiapan menuju Ramadhan.
  • Taubat di waktu mulia memiliki nilai keutamaan yang lebih tinggi.

People Also Ask:

Apa yang istimewa dari bulan Rajab?

Bulan Rajab adalah bulan ke-7 dalam kalender Islam, bulan yang penuh dengan rahmat dan ampunan Allah SWT. Mari kita sambut bulan Rajab dengan hati yang bersih dan suci, memperbanyak istighfar dan memohon ampunan kepada Allah SWT.

Ahmadu Rasulullah Muhammad Rasulullah dibaca kapan?

Amalan Jumat terakhir di bulan Rajab membaca Ahmad Rasûlullâh Muhammad Rasûlullâh dibaca sebanyak 35 kali ketika khatib duduk di antara khutbah pertama dan kedua seperti yang ditulis Ustadz Mubasysyarum Bih berjudul Amalan pada Jumat Terakhir Bulan Rajab.

Amalan apa di bulan Rajab?

Ketahuilah bahwa bulan Rajab adalah bulan yang utama, dan ibadah di dalamnya memiliki pahala yang besar, khususnya berpuasa, memohon ampun, serta bertaubat dari dosa-dosa. Pada malam pertama bulan tersebut doa dikabulkan, sehingga dianjurkan untuk berdoa.

Apa pahala di bulan Rajab?

Pada bulan Rajab, setiap amal kebaikan mendapatkan pahala yang berlipat ganda. Umat Islam dianjurkan memperbanyak istighfar, melaksanakan puasa sunnah, dan bersedekah, menjadikan bulan ini peluang besar untuk memperbaiki diri dan mendekat kepada Allah SWT.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |