Liputan6.com, Jakarta - Doa subuh di Masjid Nabawi adalah amalan yang sarat dengan keberkahan, karena menggabungkan keutamaan waktu sahur yang mustajab dengan kemuliaan tempat yang sangat dicintai Allah. Beribadah di masjid yang dibangun langsung oleh Rasulullah SAW ini memiliki nilai spiritual yang luar biasa, sebagaimana sabda beliau:
“Shalat di masjidku ini lebih baik daripada seribu shalat di masjid lain, kecuali Masjidilharam” (HR. Bukhari dan Muslim).
Keutamaan ini semakin lengkap karena Masjid Nabawi juga menyimpan Raudhah, taman surga yang terletak di antara makam Rasulullah SAW dan mimbarnya. Para ulama sepakat bahwa Raudhah adalah tempat yang maqbul (dikabulkan) untuk berdoa, dan duduk di dalamnya pada pagi hari sambil berzikir hingga matahari terbit memiliki keutamaan seperti pahala haji dan umrah yang sempurna (HR. Tirmidzi).
Sebagaimana dinukil dalam Al-Adzkar karya Imam an-Nawawi, hati yang khusyuk dan penghayatan akan keberadaan di tanah suci ini adalah kunci utama agar doa-doa di waktu subuh lebih mudah diangkat ke langit. Berikut ini adalah doa subuh di masjid Nabawi, merujuk berbagai literatur modern dan klasik.
Rangkaian amalan ini dimulai setelah menunaikan Shalat Fardhu Subuh dan dilanjutkan dengan zikir hingga terbit matahari.
1. Membaca Istighfar (3 Kali)
Membersihkan hati dari dosa dan kesalahan adalah langkah awal yang utama.
أَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِـيْمِ الَّذِيْ لَااِلَهَ اِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّوْمُ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ
Latin: Astaghfirullahal-'Adhiim, Alladzii Laa Ilaaha Illaa Huwal Hayyul Qayyuum, wa Atuubu Ilaiih
Artinya: "Aku memohon ampunan kepada Allah yang Maha Agung, tiada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah, Dzat yang Maha Hidup lagi Maha Berdiri Sendiri, dan aku bertaubat kepada-Nya." (HR. Muslim)
2. Membaca Dzikir Kalimat Tauhid (10 Kali)
Ini adalah bacaan yang agung dengan keutamaan yang luar biasa.
Arab: لَاإِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِيْ وَيُمِيْتُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْئٍ قَدِيْرٌ
Latin: Laa ilaha illallahu wahdahu laa syarika lah, lahul mulku wa lahul hamdu yuhyi wa yumiitu wa huwa 'ala kulli syai-in qadiir
Artinya:"Tiada Tuhan yang haq disembah kecuali Allah semata, tiada sekutu bagi-Nya. Hanya milik-Nya segala kerajaan dan hanya milik-Nya segala pujian, yang menghidupkan dan mematikan. Dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu." (HR. Muslim)
Barang siapa yang mengucapkan zikir ini sepuluh kali di pagi hari, maka akan dituliskan baginya seratus kebaikan, dihapuskan seratus kesalahan, dicatat pahalanya seperti memerdekakan satu orang budak, dan ia akan dijaga hingga waktu sore.
3. Doa Perlindungan dari Siksa Neraka (7 Kali)
اَللَّهُمَّ أَجِرْنِي مِنَ النَّارِ
Latin: Allahumma Ajirnii Minan-Naar
Artinya: "Ya Allah, peliharalah aku dari api neraka." (HR. Abu Dawud, An-Nasa'i)
4. Doa Memohon Ilmu, Rezeki, dan Amal yang Baik
Doa ini adalah doa pagi yang sering dibaca oleh Rasulullah ﷺ.
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا وَرِزْقًا طَيِّبًا وَعَمَلًا مُتَقَبَّلًا
Latin: Allahumma inni as-aluka ‘ilman naafi’an wa rizqan thayyiban wa ‘amalan mutaqobbalan
Artinya: "Ya Allah, sungguh aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rezeki yang baik, dan amal yang diterima." (HR. Ibnu Majah).
5. Dzikir Pagi Lainnya (Dibaca 3 atau 1 Kali)
Selain bacaan-bacaan utama di atas, dianjurkan juga untuk mengamalkan dzikir-dzikir berikut ini:
- Dzikir Perlindungan dengan Nama Allah (3 Kali)
بِسْمِ اللهِ الَّذِي لاَ يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْءٌ فِي اْلأَرْضِ وَلاَ فِي السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ
Latin: Bismillahilladzi laa yadhurru ma’asmihi syai-un fil ardhi wa laa fis samaa’ wa huwas samii’ul ‘aliim
Artinya: "Dengan menyebut nama Allah yang bersama nama-Nya tidak ada sesuatu pun yang membahayakan di bumi maupun di langit. Dan Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui." (HR. Abu Dawud, At-Tirmidzi, dll)
- Dzikir Keridhaan (3 Kali)
رَضِيْتُ بِاللهِ رَبًّا، وَبِاْلإِسْلاَمِ دِيْنًا، وَبِمُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَبِيًّا
Latin: Rodhiitu billaahi robbaa wa bil-islaami diinaa, wa bi-muhammadin shallallaahu ‘alaihi wa sallama nabiyya
Artinya: "Aku rela (ridha) Allah sebagai Tuhanku, Islam sebagai agamaku, dan Muhammad ﷺ sebagai Nabi dan Rasulku." (HR. Ahmad, An-Nasa'i, dll)
- Dzikir "Ya Hayyu Ya Qayyum" (1 Kali)
يَا حَيُّ يَا قَيُّوْمُ بِرَحْمَتِكَ أَسْتَغِيْثُ، أَصْلِحْ لِيْ شَأْنِيْ كُلَّهُ وَلاَ تَكِلْنِيْ إِلَى نَفْسِيْ طَرْفَةَ عَيْنٍ
Latin: Yaa Hayyu Yaa Qayyum, bi-rohmatika as-taghiits, wa ash-lih lii sya’nii kullahu wa laa takilnii ilaa nafsii thorfata ‘ain
Artinya: "Wahai Rabb Yang Maha Hidup, wahai Rabb Yang Maha Berdiri Sendiri (tidak butuh segala sesuatu), dengan rahmat-Mu aku meminta pertolongan, perbaikilah segala urusanku dan janganlah Engkau serahkan (urusanku) kepada diriku sendiri meskipun hanya sekejap mata." (HR. An-Nasa'i, Al-Hakim).
6. Duduk hingga Terbit Matahari dan Ziarah Makam Rasulullah
Setelah menyelesaikan rangkaian zikir, jamaah dianjurkan untuk tetap berada di masjid sambil terus berzikir dan membaca Al-Qur'an hingga matahari terbit. Setelah matahari terbit (waktu syuruq), dianjurkan untuk melaksanakan shalat sunnah Dhuha sebanyak dua rakaat.
Rasulullah SAW bersabda: “Siapa yang shalat subuh berjamaah lalu duduk berdzikir sampai matahari terbit, kemudian shalat dua rakaat, maka pahalanya seperti pahala haji dan umrah, sempurna, sempurna, sempurna.” (HR. Tirmidzi).
Doa Ziarah ke Makam Rasulullah SAW
Di waktu subuh, setelah melaksanakan shalat dan zikir, jamaah dapat meluangkan waktu untuk menghadap makam Rasulullah ﷺ di area Raudhah dengan penuh adab.
- Doa Salam dan Salawat kepada Rasulullah SAW
Saat berdiri di depan makam dengan tenang dan penuh hormat, bacalah salam dan salawat.
ٱلسَّلَامُ عَلَيْكَ أَيُّهَا ٱلنَّبِيُّ وَرَحْمَةُ ٱللَّٰهِ وَبَرَكَاتُهُ
Latin: Assalaamu’alaika ayyuhan nabiyyu wa rahmatullahi wa barakaatuhu
Artinya: "Semoga keselamatan, rahmat Allah, dan berkah-Nya tercurah kepadamu, wahai Nabi."
- Kemudian dilanjutkan dengan salawat, salah satunya:
ٱللَّٰهُمَّ صَلِّ عَلَىٰ مُحَمَّدٍ وَعَلَىٰ آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَىٰ إِبْرَاهِيمَ وَعَلَىٰ آلِ إِبْرَاهِيمَ إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ
Latin: Allahumma shalli ‘ala Muhammad wa ‘ala aali Muhammad kamaa shalayta ‘ala aali Ibrahim, innaka hamiidum majiid
Artinya: "Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada Muhammad dan keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah limpahkan rahmat kepada keluarga Ibrahim. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia."
Adab Sebelum Memulai Doa dan Dzikir Subuh di Masjid Nabawi
Adab menjadi kunci diterimanya sebuah amalan. Sebelum memasuki area masjid dan memulai rangkaian doa serta zikir subuh, perhatikan adab-adab berikut ini:
- Disunnahkan mandi sebelum berangkat ke Masjid Nabawi untuk membersihkan diri dan menghilangkan hadas besar, sebagai bentuk persiapan menyambung ibadah di tempat yang mulia.
- Hendaknya memperbanyak salawat dan salam kepada Nabi ﷺ sejak di perjalanan menuju masjid.
- Masuk ke Masjid Nabawi dengan mendahulukan kaki kanan sebagai bentuk penghormatan kepada Baitullah.
- Membaca doa masuk masjid. Dianjurkan untuk membaca: "Allahummaf tah lii abwaaba rahmatika" (Ya Allah, bukakanlah bagiku pintu-pintu rahmat-Mu).
- Melaksanakan Shalat Tahiyatul Masjid (dua rakaat) sebelum duduk. Lebih utama jika dilakukan di area Raudhah.
- Berusaha shalat di area Raudhah. Rasulullah ﷺ bersabda, "Di antara rumahku dan mimbarku terdapat sebuah taman dari taman-taman surga." (HR. Bukhari).
- Menjaga ketenangan dan kekhusyukan. Tidak berbicara dengan suara keras yang dapat mengganggu jamaah lain yang sedang beribadah.
- Menghadap Kiblat saat berdoa. Termasuk ketika berdoa di hadapan makam Rasulullah ﷺ, dianjurkan untuk tetap menghadap kiblat.
- Memanfaatkan waktu di Raudhah. Selain shalat, perbanyak zikir, memohon ampunan (istigfar), dan membaca salawat kepada Nabi ﷺ.
Keutamaan Doa dan Dzikir Subuh di Masjid Nabawi
Sebelum menyelami amalan, mari kita pahami keistimewaan dari ibadah ini.
1. Shalat di Masjid Nabawi Dilipatgandakan Pahalanya
Rasulullah ﷺ bersabda: "Shalat di masjidku ini lebih baik dari seribu shalat di masjid lainnya, kecuali Masjidil Haram." (HR. Bukhari dan Muslim). Dengan demikian, setiap amalan, termasuk doa dan zikir yang menyertai shalat, juga memiliki nilai spiritual yang sangat tinggi.
2. Waktu Subuh adalah Waktu Utama untuk Berzikir
Imam Nawawi dalam kitabnya, Al-Adzkar An-Nawawiyah, menjelaskan bahwa zikir di waktu pagi, terutama setelah Shalat Subuh, adalah yang paling utama. Ini adalah saat di mana hati masih jernih dan para malaikat turut menyaksikan hamba yang beribadah.
3. Doa Setelah Shalat Subuh Mustajab
Di antara keutamaan shalat Subuh berjamaah adalah doa yang dipanjatkan setelahnya akan lebih mudah dikabulkan oleh Allah SWT.
4. Mendapatkan Perlindungan dan Keberkahan Sehari Penuh
Berdzikir di pagi hari akan menjadi benteng yang melindungi seorang hamba dari keburukan hingga waktu petang.
People Also Ask:
Doa apa yang harus dibaca di Masjid Al Nabawi?
Doa Masuk Masjid Nabawi. As Sholatu Wassalamu Alaika Ya Sayyidi Ya Rasulullah.
Apakah doa di Masjid Nabawi mustajab?
Masjid Nabawi: Tempat Mustajab untuk Berdoa. Tahukah Anda bahwa Masjid Nabawi merupakan salah satu tempat yang memiliki keutamaan luar biasa dalam Islam? Di dalamnya terdapat area mulia seperti Raudhah, yang dikenal sebagai taman surga, tempat di mana doa-doa memiliki peluang besar untuk dikabulkan.
Pintu 338 Masjid Nabawi untuk apa?
Pintu 338 di Masjid Nabawi, Madinah, dikenal viral sebagai "Pintu Romantis" bagi jemaah Indonesia. Lokasi ini menjadi tempat pertemuan favorit pasangan suami istri setelah salat berjamaah karena terpisahnya area shalat, terletak di area perluasan sisi timur.
Ada 3 doa mustajab?
Artinya, “Ada tiga golongan yang doanya tidak tertolak: orang yang berpuasa hingga ia berbuka, pemimpin yang adil, dan doa orang yang dizalimi.” (HR. Sunan al-Tirmidzi).

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1632447/original/056755900_1498200692-20170623-Salat-Jumat-Terakhir-Ramadan-Afandi-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2336374/original/082096200_1534823979-Salat-Idul-Adha-1439-H5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5450229/original/030945800_1766134797-unnamed__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4780649/original/094862900_1711077046-masjid-pogung-raya-9nkMRXMvZiI-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5382617/original/073885900_1760596152-ilustrasi_berdoa.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3062884/original/002425400_1582862191-20200227-Mekah-Pasca-Penghentian-Sementara-Ibadah-Umrah-AFP-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5395967/original/071256700_1761722354-6a.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4449837/original/055086300_1685614290-WhatsApp_Image_2023-06-01_at_17.06.22.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5210970/original/079171200_1746521381-4030a27f-cf92-4a92-baa9-034b02eeb77e.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5548498/original/018512500_1775542937-IMG_20260407_114415.jpg.webp)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5378584/original/033747300_1760257934-unnamed__52_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5546602/original/090949100_1775356160-2877e324-fd41-4a4c-a1fc-6bcb6302739e.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4054720/original/000780500_1655361908-muhammad-adil-6JaO2SVfMq0-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5116935/original/013302500_1738379955-1738376234285_tujuan-khutbah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5382022/original/048339900_1760524874-Sholawat_dan_Berdzikir.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1697411/original/064903100_1504238978-20170901-Jokowi-Salat-di-Sukabumi-FP2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5458708/original/072098400_1767088577-Pilihan_yang_Paling_Masuk_Akal_untuk_Pekerja_dengan_Gaji_Pas_Pasan_Admin_Media_Sosial_Skala_Kecil.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1612134/original/044088500_1496388393-20170602-Salat-Jumat-Pertama-Bulan-Ramadan-di--Istiqlal-Gempur-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3110450/original/059507500_1587634731-Praying_Hands_With_Faith_In_Religion_And_Belief_In_God__Power_Of_Hope_And_Devotion___1_.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5448205/original/085550400_1766022443-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-12-18T084617.730.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4010689/original/086569000_1651202668-pexels-rayn-l-3163677.jpg)




:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1626268/original/067647800_1497616352-Mantan-MenKes-Siti-Fadilah-Divonis-4-Tahun-Penjara-01.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5154231/original/041919200_1741337635-20250307-Tadarus-ANG_2.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5450038/original/011940800_1766126206-Gemini_Generated_Image_n0zy6on0zy6on0zy.png)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3360668/original/038739700_1611729329-abdullah-faraz-fj-p_oVIhYE-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4199341/original/055639700_1666344669-bacaan-doa-untuk-orang-meninggal-latin-dan-artinya.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/755908/original/073849700_1414158415-x6.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5446684/original/008166500_1765938578-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-12-17T092732.158.jpg)