Rans Belum Tunjuk Pengganti Direktur yang Mundur

4 hours ago 3

MANAJEMEN PT Rans Entertainmen Indonesia Tbk (RANS) menjelaskan alasan pengunduran diri Grandy Prajayakti sebagai Direktur. Grandy menyerahkan surat pengunduran dirinya pada 22 Juli 2026, beberapa pekan setelah RANS melantai di Bursa Efek Indonesia.

Sekretaris Perusahaan RANS Chintami Maranata Sihombing mengatakan pengunduran diri Grandy disebabkan oleh alasan pribadi. “Sepanjang pengetahuan perseroan, pengunduran diri tersebut merupakan keputusan pribadi Saudara Grandy Prajayakti dan tidak terdapat perselisihan dalam bentuk apa pun, baik dengan perseroan, Direksi, Dewan Komisaris, maupun pemegang saham perseroan,” katanya dalam keterbukaan informasi, dikutip Kamis, 30 Juli 2026.

Menurut Chintami, tidak ada pembahasan maupun indikasi mengenai rencana pengunduran diri Grandy sepanjang proses penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO). Proses tersebut termasuk pada saat penyusunan prospektus, pernyataan pendaftaran, hingga tanggal pencatatan saham perseroan.

Meski demikian, RANS saat ini belum berencana mengangkat direktur pengganti dalam waktu dekat. Chintami menjelaskan, saat ini susunan Direksi yang tersisa terdiri dari satu direktur utama dan dua direktur. Susunan itu, kata dia, tetap memenuhi ketentuan jumlah minimal anggota direksi bagi perusahaan terbuka sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas.

“Tugas dan tanggung jawab Saudara Grandy Prajayakti akan didistribusikan kepada Direktur Utama dan/atau Direktur lain yang menjabat saat ini, sesuai dengan pembagian tugas yang ditetapkan oleh Direksi,” ucap Chintami. Ia menyebutkan, apabila di kemudian hari perseroan merasa perlu menambah jumlah anggota Direksi, maka hal tersebut akan diajukan dan diputuskan melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Manajemen RANS juga mengatakan bahwa sejalan dengan pengunduran diri Grandy, yang bersangkutan tidak lagi menjabat sebagai anggota Direksi di PT Rans Kosmetik Indonesia (Slavina). Kondisi itu, kata Chintami, tidak berdampak terhadap rencana untuk mengakuisisi Slavina.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |