70 Kata-Kata Islami tentang Waktu dan Pentingnya Memanfaatkannya

2 days ago 7

Liputan6.com, Jakarta - Dalam pandangan Islam, waktu merupakan modal utama yang diberikan Allah SWT kepada manusia, yang jika disia-siakan akan berujung pada kerugian mendalam. Pentingnya waktu ditegaskan secara eksplisit dalam Al-Qur'an melalui Surah Al-Asr (1-3), di mana Allah bersumpah demi masa bahwa sesungguhnya manusia berada dalam kerugian, kecuali mereka yang beriman, beramal saleh, serta saling menasihati dalam kebenaran dan kesabaran.

Hal ini menunjukkan bahwa setiap detik yang terlewat tanpa nilai ibadah atau kemanfaatan adalah bentuk pengabaian terhadap amanah besar dari Sang Pencipta.

Imam Syafi'i, sebagaimana dikutip dalam kitab Al-Jawaabul Kaafi (atau Ad-Daa' wad Dawaa') karya Imam Ibnul Qayyim Al-Jauziyyah memberikan perumpamaan yang sangat tajam mengenai urgensi mengelola waktu melalui perkataannya yang legendaris, "Waktu ibarat pedang, jika engkau tidak menebasnya maka ialah yang akan menebasmu. Dan jika jiwamu tidak disibukkan dengan kebenaran, maka ia pasti akan disibukkan dengan kebatilan."

Berikut ini adalah kata-kata islami tentang waktu dan pentingnya memanfaatkannya, yang terinsiprasi dari ayat Al-Qur'an, hadis, kata bijak sahabat Nabi SAW, nasihat ulama dan sumber lain yang relevan. Simak selengkapnya.

Kata-kata Islami tentang waktu ini disusun berdasarkan tema, untuk mempermudah pemahaman.

Waktu sebagai Amanah dan Sumpah Allah

1. Allah bersumpah demi waktu dalam Surah Al-Asr untuk menunjukkan betapa berharganya setiap detik. Kita harus menyadari bahwa sumpah Tuhan adalah tanda peringatan agar manusia tidak lalai.

2. Waktu adalah nikmat besar yang sering kali dilupakan oleh banyak hamba. Gunakanlah kesempatan ini untuk beribadah sebelum datang hari di mana waktu tidak lagi berguna.

3. Setiap fajar yang terbit membawa seruan bahwa ia adalah hari baru yang menjadi saksi amalmu. Isilah lembaran putih tersebut dengan ketaatan yang tulus kepada Sang Pencipta.

4. Masa adalah modal utama bagi seorang mukmin dalam perniagaan akhiratnya. Kehilangan waktu jauh lebih berbahaya daripada kehilangan harta benda di dunia.

5. Allah memberikan jatah waktu yang sama kepada setiap manusia namun dengan keberkahan yang berbeda. Keberkahan itu hanya didapat oleh mereka yang mengutamakan rida Allah di setiap saat.

6. Detik yang berlalu tidak akan pernah kembali meskipun dunia dan isinya dikerahkan untuk membelinya. Hargailah waktu seolah ia adalah mutiara terakhir yang kita miliki.

7. Waktu adalah amanah yang akan dimintai pertanggungjawabannya secara mendetail di hari kiamat. Pastikan setiap hembusan napas saksinya adalah kebaikan yang memberatkan timbangan amal.

8. Matahari tidak akan pernah terlambat terbit untuk mengingatkan kita tentang keteraturan hidup. Manusia yang cerdas adalah mereka yang mampu menyesuaikan ritme hidupnya dengan aturan Allah.

9. Allah mencintai hamba yang bersegera dalam melakukan kebaikan tanpa menanti-nanti. Waktu yang digunakan untuk mendekat kepada-Nya adalah waktu yang paling produktif.

10. Kehidupan dunia hanyalah persinggahan singkat di antara dua waktu salat. Janganlah tertipu oleh panjangnya angan-angan yang menjauhkan kita dari kenyataan kematian.

Menghindari Penundaan (Taswif)

11. Menunda amal saleh adalah tanda dari lemahnya iman dan tertipunya jiwa oleh setan. Segerakanlah bertaubat karena kita tidak pernah tahu kapan kontrak umur kita berakhir.

12. Kata "nanti" adalah salah satu tentara iblis yang paling kuat untuk membinasakan manusia. Lawanlah rasa malas itu dengan mengingat bahwa hari esok belum tentu menjadi milik kita.

13. Kesibukan dunia sering kali menjadi alasan untuk menunda kewajiban kepada Allah. Padahal, Allah adalah pemilik waktu yang mampu melapangkan segala urusan hamba-Nya.

14. Orang yang menunda pekerjaan hari ini ke hari esok hanya akan menumpuk penyesalan. Setiap hari memiliki porsi amalnya masing-masing yang tidak bisa digantikan di waktu lain.

15. Penundaan adalah pencuri umur yang bekerja tanpa kita sadari keberadaannya. Jadilah pribadi yang cekatan dalam mengejar ampunan Allah sebelum pintu taubat tertutup.

16. Jangan menunggu tua untuk mulai taat karena maut tidak mengenal urutan usia. Banyak penghuni kubur yang menyesal karena dulu selalu berkata akan bertaubat saat masa tua.

17. Sebaik-baiknya waktu untuk berubah menjadi lebih baik adalah saat ini juga. Tidak ada jaminan bahwa hidayah yang menyapa hari ini akan kembali menyapa esok hari.

18. Bersegeralah memberi sebelum tanganmu tidak lagi mampu menjangkau mereka yang membutuhkan. Waktu luangmu adalah kesempatan emas untuk menanam benih di ladang akhirat.

19. Waktu yang hilang karena menunda-nunda adalah bentuk kerugian yang sangat nyata. Seorang muslim sejati selalu memandang hari ini sebagai kesempatan terakhir untuk beramal.

20. Sibukkan dirimu dengan kebenaran agar engkau tidak terseret oleh kebatilan yang melenakan. Penundaan hanya akan memberikan ruang bagi kemaksiatan untuk masuk ke dalam hati.

Hikmah dari Hadis: Lima Perkara sebelum Lima Perkara

21. Manfaatkan masa mudamu sebelum datang masa tua yang melemahkan fisikmu. Kekuatan di masa muda adalah investasi terbaik untuk menjalankan ibadah dengan sempurna.

22. Jagalah kesehatanmu sebelum datang masa sakit yang membatasi ruang gerakmu. Tubuh yang sehat adalah kendaraan utama untuk mengejar rida Allah melalui amal jariyah.

23. Gunakan masa kayamu untuk bersedekah sebelum datang masa kefakiran yang menghimpit. Harta yang sesungguhnya adalah harta yang kita titipkan di jalan Allah sebelum kita mati.

24. Hargai waktu luangmu sebelum datang masa sibuk yang menyita perhatianmu. Waktu tenang adalah saat terbaik untuk merenungi kebesaran Allah dan memperbaiki diri.

25. Manfaatkan hidupmu di dunia ini sebelum kematian menjemput secara tiba-tiba. Kematian adalah pemutus segala kelezatan sekaligus awal dari pertanggungjawaban abadi.

26. Rasulullah SAW mengingatkan bahwa waktu adalah nikmat yang sering kali disia-siakan manusia. Jangan biarkan dirimu termasuk ke dalam golongan orang yang tertipu oleh waktu luang.

27. Setiap pagi adalah rahmat yang memungkinkan kita untuk menambah pundi-pundi pahala. Syukuri nafas hari ini dengan melakukan minimal satu kebaikan yang berdampak luas.

28. Kecerdasan seseorang terlihat dari caranya mengatur waktu antara urusan dunia dan akhirat. Jangan biarkan urusan yang fana mengalahkan urusan yang kekal abadi.

29. Waktu yang berkah adalah waktu yang digunakan untuk menuntut ilmu yang bermanfaat. Ilmu akan menjaga kita sepanjang waktu, sedangkan harta perlu kita jaga setiap saat.

30. Ingatlah bahwa setiap langkah menuju masjid dicatat sebagai penghapus dosa dan peninggi derajat. Manfaatkan waktu berjalanmu untuk berzikir menyebut asma Allah yang Maha Agung.

Nasihat Ulama dan Sahabat Nabi

31. Hasan al-Basri berkata bahwa manusia hanyalah kumpulan dari hari-hari yang ia lalui. Jika satu hari berlalu, maka hilanglah sebagian dari keberadaan dirimu di dunia ini.

32. Ibnu Mas'ud menyatakan bahwa beliau tidak pernah menyesali sesuatu melebihi penyesalan atas hari yang berlalu tanpa bertambah amalnya. Perasaan ini menunjukkan betapa sensitifnya para sahabat terhadap nilai waktu.

33. Imam Syafi'i mengibaratkan waktu seperti pedang tajam yang bisa memotong siapa saja. Jika engkau tidak menggunakannya untuk kebaikan, maka waktu itulah yang akan membinasakanmu.

34. Waktu bagi seorang arif adalah lebih berharga daripada emas dan perak yang melimpah. Emas yang hilang bisa dicari lagi, namun waktu yang hilang mustahil untuk kembali.

35. Ibnu Qayyim menjelaskan bahwa menyia-nyiakan waktu lebih buruk daripada kematian itu sendiri. Kematian hanya memisahkanmu dari dunia, sedangkan sia-sianya waktu memisahkanmu dari Allah.

36. Jadilah "anak waktu" yang mampu memanfaatkan setiap momentum untuk mendekatkan diri kepada-Nya. Jangan menjadi budak kebiasaan yang membiarkan waktu mengalir tanpa makna dan tujuan.

37. Ulama salaf dahulu sangat pelit terhadap waktu mereka melebihi kepelitan orang bakhil terhadap hartanya. Mereka memahami bahwa setiap detik adalah peluang untuk meraih derajat tinggi di surga.

38. Jika engkau ingin melihat kedudukanmu di sisi Allah, lihatlah di mana Dia menempatkanmu dalam penggunaan waktu. Apakah waktumu habis untuk berzikir atau justru tenggelam dalam kesia-siaan.

39. Hidup ini hanyalah antara azan dan salat yang sangat singkat masanya. Azan dikumandangkan saat kita lahir, dan salat didirikan saat kita kembali ke tanah.

40. Jangan habiskan waktumu untuk membicarakan aib orang lain yang tidak menambah pahalamu. Lebih baik gunakan lisanmu untuk memohon ampun atas dosa-dosa yang telah lalu.

Produktivitas dan Amal Saleh

41. Mukmin yang produktif adalah mereka yang mampu menjadikan hobi dan pekerjaannya sebagai ladang ibadah. Niatkan segala aktivitas harianmu untuk mencari keberkahan dari Allah SWT.

42. Tidur yang cukup diniatkan untuk kekuatan beribadah juga dihitung sebagai pahala di sisi-Nya. Aturlah jam istirahatmu agar tidak melalaikan kewajiban salat malam dan subuh.

43. Memanfaatkan waktu untuk mencari nafkah yang halal adalah bentuk jihad di jalan Allah. Keringat yang menetes demi keluarga tercinta akan menjadi penghalang dari api neraka.

44. Luangkan waktu untuk membaca Al-Qur'an meskipun hanya satu ayat setiap harinya. Kalamullah akan memberikan cahaya dan ketenangan dalam setiap detik kehidupan kita.

45. Kebersihan hati dimulai dari kemampuan kita menyaring informasi yang masuk dalam waktu seharian. Jauhkan diri dari berita yang tidak bermanfaat dan perdebatan yang sia-sia.

46. Berusahalah untuk selalu memiliki wudu agar setiap detikmu berada dalam perlindungan Allah. Keadaan suci akan menjaga pikiran dan perbuatan kita dari bisikan setan yang terkutuk.

47. Zikir di sela-sela kesibukan adalah cara terbaik untuk menjaga hati agar tetap terhubung dengan langit. Lisan yang basah dengan asma Allah tidak akan pernah merasa rugi dalam waktunya.

48. Manfaatkan waktu berkumpul dengan keluarga untuk saling menasihati dalam kebenaran dan kesabaran. Rumah tangga yang berkah adalah rumah yang menghidupkan sunnah di setiap sudut waktunya.

49. Sedekah waktu untuk menolong orang lain adalah bentuk syukur atas nikmat umur yang diberikan. Bantulah kesulitan saudaramu, maka Allah akan memudahkan urusan waktumu.

50. Disiplin dalam waktu salat adalah kunci utama kedisiplinan dalam seluruh aspek kehidupan. Siapa yang menjaga salat tepat waktu, maka Allah akan menjaga urusan dunianya.

Refleksi Akhirat dan Kematian

51. Dunia adalah tempat menanam, sedangkan akhirat adalah tempat memanen hasil jerih payah. Jangan sampai kita menghadap Allah dengan tangan hampa tanpa bekal yang cukup.

52. Setiap kali jarum jam berdetak, ia sebenarnya sedang menghitung mundur sisa umur kita. Sadarilah bahwa setiap detakan membawa kita satu langkah lebih dekat menuju liang lahat.

53. Bayangkan jika hari ini adalah hari terakhirmu bernapas di bumi yang fana ini. Apa amal paling utama yang ingin engkau persembahkan di hadapan Allah Yang Maha Melihat?

54. Kematian tidak datang menunggu kesiapanmu, melainkan datang pada waktu yang telah ditetapkan. Persiapkanlah diri dengan iman yang kokoh dan amal yang istiqamah setiap saat.

55. Penyesalan terbesar penghuni surga hanyalah saat-saat yang mereka lalui di dunia tanpa berzikir. Jika yang di surga saja menyesal, apalagi mereka yang berada di dalam neraka.

56. Hari kiamat adalah hari di mana manusia ingin kembali ke dunia meski hanya untuk satu sujud saja. Jangan sampai kita meratap di sana karena telah membuang waktu dengan percuma di sini.

57. Umur manusia di antara umat Nabi Muhammad adalah antara enam puluh hingga tujuh puluh tahun. Waktu yang singkat ini harus dimaksimalkan untuk mengejar kebahagiaan yang abadi.

58. Jadikanlah akhirat sebagai tujuan utama, maka dunia akan datang kepadamu dalam keadaan tunduk. Orang yang mengejar akhirat tidak akan pernah merasa kekurangan waktu untuk berbuat baik.

59. Cahaya di alam kubur nanti tergantung pada seberapa banyak cahaya Al-Qur'an yang kita serap saat ini. Gunakan waktu malammu untuk bercengkrama dengan ayat-ayat suci-Nya.

60. Ingatlah bahwa setiap perbuatan sekecil biji sawi pun akan diperlihatkan balasannya di hari pembalasan. Tidak ada waktu yang terbuang sia-sia dalam catatan malaikat Raqib dan Atid.

Keberkahan dan Keistiqamahan

61. Keistiqamahan dalam amal kecil lebih dicintai Allah daripada amal besar yang dilakukan sesekali. Rutinitas kebaikan akan membentuk karakter mulia dan menjamin keberkahan umur.

62. Waktu pagi setelah subuh mengandung keberkahan khusus bagi umat Islam yang mau menjemputnya. Jangan lewatkan waktu tersebut dengan tidur kembali karena pintu rezeki sedang dibuka lebar.

63. Barokah dalam waktu artinya engkau mampu melakukan banyak kebaikan dalam durasi yang singkat. Mintalah kepada Allah agar setiap waktumu bernilai manfaat bagi sesama makhluk.

64. Jangan membandingkan kecepatan suksesmu dengan orang lain karena setiap orang punya garis waktu masing-masing. Fokuslah pada proses perbaikan dirimu di hadapan Allah SWT.

65. Kesabaran dalam ketaatan membutuhkan manajemen waktu dan emosi yang sangat kuat. Bertahanlah dalam kebaikan meskipun waktu terasa berjalan lambat saat menghadapi ujian.

66. Syukuri setiap kesempatan untuk belajar dari kesalahan masa lalu agar tidak terulang di masa depan. Waktu adalah guru terbaik bagi mereka yang mau membuka hati dan pikirannya.

67. Doa di waktu-waktu mustajab adalah investasi langit yang tidak akan pernah merugi. Manfaatkan waktu antara azan dan iqamah serta sepertiga malam untuk berkeluh kesah pada-Nya.

68. Kebahagiaan sejati didapat ketika kita mampu melepaskan keterikatan hati pada waktu duniawi. Hati yang tenang adalah hati yang selalu merasa cukup dengan pemberian Allah di setiap saat.

69. Jadikan setiap pertemuan dengan orang lain sebagai kesempatan untuk menebar salam dan kebaikan. Kita tidak tahu pertemuan mana yang akan menjadi saksi kebaikan kita di akhirat kelak.

70. Tutuplah setiap harimu dengan istigfar atas segala kekurangan dan kekhilafan yang terjadi. Semoga Allah memberkahi sisa umur kita dan menjadikannya lebih baik dari masa lalu.

People also Ask:

Apa kata Imam Syafi'i tentang waktu?

Ilmu Tidak Didapatkan dengan Tubuh yang Santai (Serius ...Nasihat Imam Syafi'i tentang waktu sangat terkenal: "Waktu itu laksana pedang, jika tidak engkau gunakan, maka ia yang akan menebasmu. Dan dirimu, jika tidak tersibukkan dengan kebenaran (kebaikan), pasti akan tersibukkan dengan kebatilan (hal yang sia-sia).". Beliau menekankan betapa berharganya waktu, sehingga harus dimanfaatkan untuk amal, ilmu, dan ibadah, bukan disia-siakan, karena waktu yang terbuang tidak akan kembali, dan kehidupan ini adalah kesempatan yang harus diisi dengan hal bermanfaat.

Apa kutipan yang kuat tentang waktu?

Time Quotes to Help You Make the Most of Your Time | Adobe ..."Waktu akan mewujudkan segala sesuatu ." "Waktu adalah penasihat paling bijaksana dari semuanya." "Waktu tidak menunggu siapa pun." "Dua pejuang terkuat adalah kesabaran dan waktu."

Bagaimana Islam memandang tentang pentingnya waktu?

Dalam Islam, waktu memiliki kedudukan yang sangat penting karena merupakan salah satu nikmat terbesar yang Allah berikan kepada manusia. Setiap detik waktu yang berlalu tidak akan pernah bisa kembali, sehingga umat Muslim diajarkan untuk memanfaatkannya sebaik mungkin untuk hal-hal yang bermanfaat.

Kata kata ulama tentang waktu?

Ketahuilah bahwa Engkau Seperti Hari-harimu.Waktu Pasti akan Berlalu, Beramallah.Waktu Bagaikan Pedang.Jika Tidak Tersibukkan dengan Kebaikan, Pasti akan Terjatuh pada Perkara yang Sia-sia.Waktu Berlalu Begitu Cepatnya.Kematian Lebih Layak Bagi Orang yang Menyia-nyiakan Waktu.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |